Nasional: Salah seorang penumpang Garuda Indonesia GA 340 Surabaya-Denpasar melihat pesawat yang ditumpanginya dengan pesawat Lion Air JT 960 Bandung-Denpasar 'nyaris tabrakan' di langit Bali Rabu (10/2/2016) pukul 14 WITA. Lalu apa benar informasi tersebut?

Direktur Operasi AirNav Indonesia Wisnu Darjono menyatakan, dua pesawat tersebut tidak nyaris tabrakan. "Nggak nyaris tabrakan, itu pesawat dua-duanya holding dalam rangka mau turun (ke Bandara Ngurah Rai Denpasar). Kemarin ada cuaca buruk kemudian antrean panjang. Lion di 16 ribu feet, Garuda di 17 ribu feet," ujar Wisnu ketika dihubungi, Kamis (11/2/2016). AirNav adalah badan usaha yang menyelenggarakan pelayanan navigasi penerbangan di Indonesia.

Menurut Wisnu, holding Lion di 16 ribu feet dan Garuda di 17 ribu feet pasti terlihat dekat sekali. Namun jarak 1.000 feet tersebut masih termasuk standar internasional. "Jadi ada satu titik pesawat kayak ketemu padahal beda 1.000 feet," katanya.

Kemudian, lanjutnya, Lion diturunkan ke 15 ribu feet dan Garuda diturunkan ke 16 ribu feet. Nah, dalam proses turun itu jaraknya 1.000 feet. "Jadi ada penumpang yang merasa ini nyaris tabrakan. Sementara memang kalau kurang 1.000 feet alarm bunyi, karena minimum jaraknya 1.000 feet. Kemarin itu selisihnya 700 feet. 700 Feet masih sekitar 200 meter," kata Wisnu.

Wisnu memastikan kejadian kemarin tidak mengganggu penumpang. Meski demikian pihaknya akan menginvestigasi apakah Lion yang lambat turun atau Garuda yang cepat turun. "Kita sudah evaluasi ternyata aman. Ke depannya kita akan lakukan perbaikan-perbaikan supaya lebih nyaman tapi kemarin masih batas aman," ucap Wisnu.

Lion Air lantas mendarat ke Ngurah Rai pukul 15.01 WITA, sementara Garuda kembali lagi ke Bandara Juanda Surabaya dan mendarat di Ngurah Rai pukul 16.59 WITA. Sumber: detiknews

Nasional: Salah seorang penumpang Garuda Indonesia GA 340 Surabaya-Denpasar melihat pesawat yang ditumpanginya dengan pesawat Lion Air JT 960 Bandung-Denpasar ‘nyaris tabrakan’ di langit Bali Rabu (10/2/2016) pukul 14 WITA. Lalu apa benar informasi tersebut? Direktur Operasi AirNav Indonesia Wisnu Darjono menyatakan, dua pesawat tersebut tidak nyaris tabrakan. “Nggak nyaris tabrakan, itu pesawat dua-duanya holding dalam rangka mau turun (ke Bandara Ngurah Rai Denpasar). Kemarin ada cuaca buruk kemudian antrean panjang. Lion di 16 ribu feet, Garuda di 17 ribu feet,” ujar Wisnu ketika dihubungi, Kamis (11/2/2016). AirNav adalah badan usaha yang menyelenggarakan pelayanan navigasi penerbangan di Indonesia. Menurut Wisnu, holding Lion di 16 ribu feet dan Garuda di 17 ribu feet pasti terlihat dekat sekali. Namun jarak 1.000 feet tersebut masih termasuk standar internasional. “Jadi ada satu titik pesawat kayak ketemu padahal beda 1.000 feet,” katanya. Kemudian, lanjutnya, Lion diturunkan ke 15 ribu feet dan Garuda diturunkan ke 16 ribu feet. Nah, dalam proses turun itu jaraknya 1.000 feet. “Jadi ada penumpang yang merasa ini nyaris tabrakan. Sementara memang kalau kurang 1.000 feet alarm bunyi, karena minimum jaraknya 1.000 feet. Kemarin itu selisihnya 700 feet. 700 Feet masih sekitar 200 meter,” kata Wisnu. Wisnu memastikan kejadian kemarin tidak mengganggu penumpang. Meski demikian pihaknya akan menginvestigasi apakah Lion yang lambat turun atau Garuda yang cepat turun. “Kita sudah evaluasi ternyata aman. Ke depannya kita akan lakukan perbaikan-perbaikan supaya lebih nyaman tapi kemarin masih batas aman,” ucap Wisnu. Lion Air lantas mendarat ke Ngurah Rai pukul 15.01 WITA, sementara Garuda kembali lagi ke Bandara Juanda Surabaya dan mendarat di Ngurah Rai pukul 16.59 WITA. Sumber: detiknews

Nasional: Salah seorang penumpang Garuda Indonesia GA 340 Surabaya-Denpasar melihat pesawat yang ditumpanginya dengan pesawat Lion Air JT 960 Bandung-Denpasar 'nyaris tabrakan' di langit Bali Rabu (10/2/2016) pukul 14 WITA. Lalu apa benar informasi tersebut? Direktur Operasi AirNav Indonesia Wisnu Darjono menyatakan, dua pesawat tersebut tidak nyaris tabrakan. "Nggak nyaris tabrakan, itu pesawat dua-duanya holding dalam rangka mau turun (ke Bandara Ngurah Rai Denpasar). Kemarin ada cuaca buruk kemudian antrean panjang. Lion di 16 ribu feet, Garuda di 17 ribu feet," ujar Wisnu ketika dihubungi, Kamis (11/2/2016). AirNav adalah badan usaha yang menyelenggarakan pelayanan navigasi penerbangan di Indonesia. Menurut Wisnu, holding Lion di 16 ribu feet dan Garuda di 17 ribu feet pasti terlihat dekat sekali. Namun jarak 1.000 feet tersebut masih termasuk standar internasional. "Jadi ada satu titik pesawat kayak ketemu padahal beda 1.000 feet," katanya. Kemudian, lanjutnya, Lion diturunkan ke 15 ribu feet dan Garuda diturunkan ke 16 ribu feet. Nah, dalam proses turun itu jaraknya 1.000 feet. "Jadi ada penumpang yang merasa ini nyaris tabrakan. Sementara memang kalau kurang 1.000 feet alarm bunyi, karena minimum jaraknya 1.000 feet. Kemarin itu selisihnya 700 feet. 700 Feet masih sekitar 200 meter," kata Wisnu. Wisnu memastikan kejadian kemarin tidak mengganggu penumpang. Meski demikian pihaknya akan menginvestigasi apakah Lion yang lambat turun atau Garuda yang cepat turun. "Kita sudah evaluasi ternyata aman. Ke depannya kita akan lakukan perbaikan-perbaikan supaya lebih nyaman tapi kemarin masih batas aman," ucap Wisnu. Lion Air lantas mendarat ke Ngurah Rai pukul 15.01 WITA, sementara Garuda kembali lagi ke Bandara Juanda Surabaya dan mendarat di Ngurah Rai pukul 16.59 WITA. Sumber: detiknews

Filled under : Promo
Author : MedanTalk
Comment Number : No Comment Yet
Kebakaran di jalan ngumban surbakti (ringroad)  simpang setiabudi saat ini sudah padam dan. Terdapat 3 korban jiwa dalam musibah kebakaran ini korban terdiri Dari 2 orang anak laki-laki Dan 1 orang perempuan (ibunya)
Sumber: @pak.damkar_medan

Kebakaran di jalan ngumban surbakti (ringroad) simpang setiabudi saat ini sudah padam dan. Terdapat 3 korban jiwa dalam musibah kebakaran ini korban terdiri Dari 2 orang anak laki-laki Dan 1 orang perempuan (ibunya) Sumber: @pak.damkar_medan

Kebakaran di jalan ngumban surbakti (ringroad) simpang setiabudi saat ini sudah padam dan. Terdapat 3 korban jiwa dalam musibah kebakaran ini korban terdiri Dari 2 orang anak laki-laki Dan 1 orang perempuan (ibunya) Sumber: @pak.damkar_medan

Filled under : Promo
Author : MedanTalk
Comment Number : No Comment Yet
Telah terjadi kebakaran di jalan Ngumban Surbakti (simpang setia budi - ring road).
Kemacetan sudah mulai terjadi dari arah ngumban surbakti menuju ring road.
Terlihat 5 mobil damkar kota medan bergantian memadamkan api bersama warga sekitar. Sumber @cacamedan

Telah terjadi kebakaran di jalan Ngumban Surbakti (simpang setia budi – ring road). Kemacetan sudah mulai terjadi dari arah ngumban surbakti menuju ring road. Terlihat 5 mobil damkar kota medan bergantian memadamkan api bersama warga sekitar. Sumber @cacamedan

Telah terjadi kebakaran di jalan Ngumban Surbakti (simpang setia budi - ring road). Kemacetan sudah mulai terjadi dari arah ngumban surbakti menuju ring road. Terlihat 5 mobil damkar kota medan bergantian memadamkan api bersama warga sekitar. Sumber @cacamedan

Filled under : Promo
Author : MedanTalk
Comment Number : No Comment Yet
TOLAK REVISI UNDANG-UNDANG KPK

Suara penolakan revisi Undang-undang nomor 30 tahun 2002 semakin ramai, jika malah melemahkan pemberantasan tindak pidana korupsi maka sudah sepatutnya dihentikan.

Hal itu disampaikan oleh Ketua Dewan Pengurus Transparency International Indonesia (TII) Natalia Subagyo. Perempuan yang ikut ambil bagian dalam panitia seleksi pimpinan KPK jilid IV itu menyebut sikapnya tak jauh berbeda dengan komunitas pegiat antikorupsi yang lain.
.
"Kami merasa bahwa memang tidak ada UU yang tidak mungkin tidak direvisi. Saya sependapat. Tapi kita harus lihat konteksnya bagaimana. UU KPK saya kira belum waktunya untuk direvisi terutama sekarang konteks politik begitu tidak mencerminkan semangat antikorupsi yang tinggi," kata Natalia dalam diskusi di kantor Pusat Studi Hukum dan Kebijakan (PSHK) di Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (11/2/2016).
.
Natalia kembali menegaskan bahwa apa yang dilawan bukanlah revisi UU KPK semata. Dia melihat bahwa revisi yang diajukan DPR yang sarat akan kepentingan.
.
"Kami bukannya melawan revisi tapi hanya melawan revisi UU KPK yang sepertinya telah diajukan oleh politisi yang pada saat ini kredibilitasnya sangat rendah. Kami akan pertanyakan apakah revisi ini untuk kepentingan sebagai bangsa yang ingin perang korupsi atau kepentingan jangka pendek," ungkap Natalia.
.
"KPK harus diakui, dia yang paling unggul di antara lembaga-lembaga lainnya. Jadi kami melihat ini justru bertentangan dengan apa yang diinginkan Bapak Presiden. Sudah saatnya kita sebagai anggota masyarakat yang peduli pada nasib bangsa ini sudah saatnya kita suarakan pendapat kita dan beri masukan yang kontruktif kepada pemerintah dan DPR mengenai mengapa kita ambil sikap ini," sambung Natalia.

Di tempat yang sama, peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW) Lola Easter menambahkan bahwa dalam draf RUU KPK terdapat pembentukan Dewan Pengawas yang malah mengebiri kewenangan KPK. Menurutnya hal itu akan membuat KPK tidak berbeda dibandingkan Kejaksaan atau Kepolisian.
.
"Beberapa konten di dalam revisi UU KPK masih potensial, kita jadi khawatir dari anggota Dewan Pengawas adalah 'titipan

TOLAK REVISI UNDANG-UNDANG KPK Suara penolakan revisi Undang-undang nomor 30 tahun 2002 semakin ramai, jika malah melemahkan pemberantasan tindak pidana korupsi maka sudah sepatutnya dihentikan. Hal itu disampaikan oleh Ketua Dewan Pengurus Transparency International Indonesia (TII) Natalia Subagyo. Perempuan yang ikut ambil bagian dalam panitia seleksi pimpinan KPK jilid IV itu menyebut sikapnya tak jauh berbeda dengan komunitas pegiat antikorupsi yang lain. . “Kami merasa bahwa memang tidak ada UU yang tidak mungkin tidak direvisi. Saya sependapat. Tapi kita harus lihat konteksnya bagaimana. UU KPK saya kira belum waktunya untuk direvisi terutama sekarang konteks politik begitu tidak mencerminkan semangat antikorupsi yang tinggi,” kata Natalia dalam diskusi di kantor Pusat Studi Hukum dan Kebijakan (PSHK) di Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (11/2/2016). . Natalia kembali menegaskan bahwa apa yang dilawan bukanlah revisi UU KPK semata. Dia melihat bahwa revisi yang diajukan DPR yang sarat akan kepentingan. . “Kami bukannya melawan revisi tapi hanya melawan revisi UU KPK yang sepertinya telah diajukan oleh politisi yang pada saat ini kredibilitasnya sangat rendah. Kami akan pertanyakan apakah revisi ini untuk kepentingan sebagai bangsa yang ingin perang korupsi atau kepentingan jangka pendek,” ungkap Natalia. . “KPK harus diakui, dia yang paling unggul di antara lembaga-lembaga lainnya. Jadi kami melihat ini justru bertentangan dengan apa yang diinginkan Bapak Presiden. Sudah saatnya kita sebagai anggota masyarakat yang peduli pada nasib bangsa ini sudah saatnya kita suarakan pendapat kita dan beri masukan yang kontruktif kepada pemerintah dan DPR mengenai mengapa kita ambil sikap ini,” sambung Natalia. Di tempat yang sama, peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW) Lola Easter menambahkan bahwa dalam draf RUU KPK terdapat pembentukan Dewan Pengawas yang malah mengebiri kewenangan KPK. Menurutnya hal itu akan membuat KPK tidak berbeda dibandingkan Kejaksaan atau Kepolisian. . “Beberapa konten di dalam revisi UU KPK masih potensial, kita jadi khawatir dari anggota Dewan Pengawas adalah ‘titipan

TOLAK REVISI UNDANG-UNDANG KPK Suara penolakan revisi Undang-undang nomor 30 tahun 2002 semakin ramai, jika malah melemahkan pemberantasan tindak pidana korupsi maka sudah sepatutnya dihentikan. Hal itu disampaikan oleh Ketua Dewan Pengurus Transparency International Indonesia (TII) Natalia Subagyo. Perempuan yang ikut ambil bagian dalam panitia seleksi pimpinan KPK jilid IV itu menyebut sikapnya tak jauh berbeda dengan komunitas pegiat antikorupsi yang lain. . "Kami merasa bahwa memang tidak ada UU yang tidak mungkin tidak direvisi. Saya sependapat. Tapi kita harus lihat konteksnya bagaimana. UU KPK saya kira belum waktunya untuk direvisi terutama sekarang konteks politik begitu tidak mencerminkan semangat antikorupsi yang tinggi," kata Natalia dalam diskusi di kantor Pusat Studi Hukum dan Kebijakan (PSHK) di Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (11/2/2016). . Natalia kembali menegaskan bahwa apa yang dilawan bukanlah revisi UU KPK semata. Dia melihat bahwa revisi yang diajukan DPR yang sarat akan kepentingan. . "Kami bukannya melawan revisi tapi hanya melawan revisi UU KPK yang sepertinya telah diajukan oleh politisi yang pada saat ini kredibilitasnya sangat rendah. Kami akan pertanyakan apakah revisi ini untuk kepentingan sebagai bangsa yang ingin perang korupsi atau kepentingan jangka pendek," ungkap Natalia. . "KPK harus diakui, dia yang paling unggul di antara lembaga-lembaga lainnya. Jadi kami melihat ini justru bertentangan dengan apa yang diinginkan Bapak Presiden. Sudah saatnya kita sebagai anggota masyarakat yang peduli pada nasib bangsa ini sudah saatnya kita suarakan pendapat kita dan beri masukan yang kontruktif kepada pemerintah dan DPR mengenai mengapa kita ambil sikap ini," sambung Natalia. Di tempat yang sama, peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW) Lola Easter menambahkan bahwa dalam draf RUU KPK terdapat pembentukan Dewan Pengawas yang malah mengebiri kewenangan KPK. Menurutnya hal itu akan membuat KPK tidak berbeda dibandingkan Kejaksaan atau Kepolisian. . "Beberapa konten di dalam revisi UU KPK masih potensial, kita jadi khawatir dari anggota Dewan Pengawas adalah 'titipan

Filled under : Promo
Author : MedanTalk
Comment Number : No Comment Yet
Kawanan perampok yang ditaksir berjumlah lima orang membongkar gerai Indomaret yang berada di Jl Sutomo Ujung, simpang Jalan Mahoni, Medan Timur, Kamis (11/2/2016) sekitar pukul 05.00 WIB. Dalam aksinya, para pelaku yang membawa senjata api jenis FN ini sempat baku tembak dengan petugas kepolisian.

Beberapa warga yang diwawancarai tribun-medan.com mengatakan, pertama kali kelima pelaku datang dengan menumpangi mobil Avanza hitam. Mereka kemudian menjebol pintu depanIndomaret.
.
"Setelah menjebol pintu, mereka sempat memadamkan listrik. Saya kebetulan lagi melintas di lokasi," kata salah seorang warga yang enggan menyebutkan namanya di lokasi kejadian.

Melihat pelaku masuk ke Indomaret, sejumlah saksi mata kemudian pergi kePolresta Medan. Di sana, mereka melaporkan kejadian ini.
.
"Enggak lama kejadian, datanglah polisi yang piket malam di Polresta. Para pelaku ini sudah mau kabur pak," kata pria bertubuh kurus ini.

Merasa terdesak, sejumlah pelaku yang membawa senjata api kemudian mengancam petugas. Namun, petugas tak gentar menghadapi para pelaku.
.
"Langsung tembak-tembakan gitu. Saya enggak berani lihatnya dekat-dekat. Saya kan takut juga kena peluru nyasar. Yang saya dengar, ada beberapa kali letusan senjata api," ungkap warga.

Pelaku ini diduga kuat sudah merencanakan aksinya sebab mereka sangat tahu persis bagaimana kondisi toko.
Sumber: www.medan.tribunnews.com

Kawanan perampok yang ditaksir berjumlah lima orang membongkar gerai Indomaret yang berada di Jl Sutomo Ujung, simpang Jalan Mahoni, Medan Timur, Kamis (11/2/2016) sekitar pukul 05.00 WIB. Dalam aksinya, para pelaku yang membawa senjata api jenis FN ini sempat baku tembak dengan petugas kepolisian. Beberapa warga yang diwawancarai tribun-medan.com mengatakan, pertama kali kelima pelaku datang dengan menumpangi mobil Avanza hitam. Mereka kemudian menjebol pintu depanIndomaret. . “Setelah menjebol pintu, mereka sempat memadamkan listrik. Saya kebetulan lagi melintas di lokasi,” kata salah seorang warga yang enggan menyebutkan namanya di lokasi kejadian. Melihat pelaku masuk ke Indomaret, sejumlah saksi mata kemudian pergi kePolresta Medan. Di sana, mereka melaporkan kejadian ini. . “Enggak lama kejadian, datanglah polisi yang piket malam di Polresta. Para pelaku ini sudah mau kabur pak,” kata pria bertubuh kurus ini. Merasa terdesak, sejumlah pelaku yang membawa senjata api kemudian mengancam petugas. Namun, petugas tak gentar menghadapi para pelaku. . “Langsung tembak-tembakan gitu. Saya enggak berani lihatnya dekat-dekat. Saya kan takut juga kena peluru nyasar. Yang saya dengar, ada beberapa kali letusan senjata api,” ungkap warga. Pelaku ini diduga kuat sudah merencanakan aksinya sebab mereka sangat tahu persis bagaimana kondisi toko. Sumber: www.medan.tribunnews.com

Kawanan perampok yang ditaksir berjumlah lima orang membongkar gerai Indomaret yang berada di Jl Sutomo Ujung, simpang Jalan Mahoni, Medan Timur, Kamis (11/2/2016) sekitar pukul 05.00 WIB. Dalam aksinya, para pelaku yang membawa senjata api jenis FN ini sempat baku tembak dengan petugas kepolisian. Beberapa warga yang diwawancarai tribun-medan.com mengatakan, pertama kali kelima pelaku datang dengan menumpangi mobil Avanza hitam. Mereka kemudian menjebol pintu depanIndomaret. . "Setelah menjebol pintu, mereka sempat memadamkan listrik. Saya kebetulan lagi melintas di lokasi," kata salah seorang warga yang enggan menyebutkan namanya di lokasi kejadian. Melihat pelaku masuk ke Indomaret, sejumlah saksi mata kemudian pergi kePolresta Medan. Di sana, mereka melaporkan kejadian ini. . "Enggak lama kejadian, datanglah polisi yang piket malam di Polresta. Para pelaku ini sudah mau kabur pak," kata pria bertubuh kurus ini. Merasa terdesak, sejumlah pelaku yang membawa senjata api kemudian mengancam petugas. Namun, petugas tak gentar menghadapi para pelaku. . "Langsung tembak-tembakan gitu. Saya enggak berani lihatnya dekat-dekat. Saya kan takut juga kena peluru nyasar. Yang saya dengar, ada beberapa kali letusan senjata api," ungkap warga. Pelaku ini diduga kuat sudah merencanakan aksinya sebab mereka sangat tahu persis bagaimana kondisi toko. Sumber: www.medan.tribunnews.com

Filled under : Promo
Author : MedanTalk
Comment Number : No Comment Yet
Tips menghindari banjir

Mengingat beberapa waktu belakangan ini, kota Medan mengalami banjir disebagian titik, maka ada baik nya kita bukan hanya ketika banjir saja kita baru sibuk tetapi seharus nya dari sebelum banjir kita sudah waspada dahulu.

Berikut ada tips menghindari banjir:
1. Membuat saluran pembungan air yang baik dan terencana.
2. Membuang sampah pada tempatnya, tak akan berguna saluran air yg baik jika banyak sampah menghambatnya.
3. Membersihkan saluran air secara teratur.
4. Membangun penampungan air atau waduk.
5. Menanam pohon dan pelestarian hutan.
6. Membuat lubang biopori dan sumur serapan air.
7. Mendalamkan saluran sungai atau kanal air.
8. Membuat jalan paving block.
9. Membuat lebih banyak ruang terbuka hijau di tengah kota sebagai resapan air di perkotaan.
10. Dan yang terpenting adalah menanamkan sikap sadar lingkungan dalam diri masing-masing.

Semoga dengan melaksanakan tips tersebut kota medan dan sekitarnya dapat terhindar dari banjir

Tips menghindari banjir Mengingat beberapa waktu belakangan ini, kota Medan mengalami banjir disebagian titik, maka ada baik nya kita bukan hanya ketika banjir saja kita baru sibuk tetapi seharus nya dari sebelum banjir kita sudah waspada dahulu. Berikut ada tips menghindari banjir: 1. Membuat saluran pembungan air yang baik dan terencana. 2. Membuang sampah pada tempatnya, tak akan berguna saluran air yg baik jika banyak sampah menghambatnya. 3. Membersihkan saluran air secara teratur. 4. Membangun penampungan air atau waduk. 5. Menanam pohon dan pelestarian hutan. 6. Membuat lubang biopori dan sumur serapan air. 7. Mendalamkan saluran sungai atau kanal air. 8. Membuat jalan paving block. 9. Membuat lebih banyak ruang terbuka hijau di tengah kota sebagai resapan air di perkotaan. 10. Dan yang terpenting adalah menanamkan sikap sadar lingkungan dalam diri masing-masing. Semoga dengan melaksanakan tips tersebut kota medan dan sekitarnya dapat terhindar dari banjir

Tips menghindari banjir Mengingat beberapa waktu belakangan ini, kota Medan mengalami banjir disebagian titik, maka ada baik nya kita bukan hanya ketika banjir saja kita baru sibuk tetapi seharus nya dari sebelum banjir kita sudah waspada dahulu. Berikut ada tips menghindari banjir: 1. Membuat saluran pembungan air yang baik dan terencana. 2. Membuang sampah pada tempatnya, tak akan berguna saluran air yg baik jika banyak sampah menghambatnya. 3. Membersihkan saluran air secara teratur. 4. Membangun penampungan air atau waduk. 5. Menanam pohon dan pelestarian hutan. 6. Membuat lubang biopori dan sumur serapan air. 7. Mendalamkan saluran sungai atau kanal air. 8. Membuat jalan paving block. 9. Membuat lebih banyak ruang terbuka hijau di tengah kota sebagai resapan air di perkotaan. 10. Dan yang terpenting adalah menanamkan sikap sadar lingkungan dalam diri masing-masing. Semoga dengan melaksanakan tips tersebut kota medan dan sekitarnya dapat terhindar dari banjir

Filled under : Promo
Author : MedanTalk
Comment Number : No Comment Yet
Promo Vespa buat Medan: Ditahun baru ini semoga kesuksesan dan keberuntungan selalu bersama Kita, Gong Xi Fa Cai, Selamat Tahun Baru Imlek 2567. 
Rayakan tahun baru imlek bersama Vespa, dapatkan ang pao senilai Rp1.500.000 khusus periode 08-29 Feb 2016. Syarat dan ketentuan berlaku, stok terbatas. Silakan hub 061-4565454 follow @vesparkindo utk info lengkap

Promo Vespa buat Medan: Ditahun baru ini semoga kesuksesan dan keberuntungan selalu bersama Kita, Gong Xi Fa Cai, Selamat Tahun Baru Imlek 2567. Rayakan tahun baru imlek bersama Vespa, dapatkan ang pao senilai Rp1.500.000 khusus periode 08-29 Feb 2016. Syarat dan ketentuan berlaku, stok terbatas. Silakan hub 061-4565454 follow @vesparkindo utk info lengkap

Promo Vespa buat Medan: Ditahun baru ini semoga kesuksesan dan keberuntungan selalu bersama Kita, Gong Xi Fa Cai, Selamat Tahun Baru Imlek 2567. Rayakan tahun baru imlek bersama Vespa, dapatkan ang pao senilai Rp1.500.000 khusus periode 08-29 Feb 2016. Syarat dan ketentuan berlaku, stok terbatas. Silakan hub 061-4565454 follow @vesparkindo utk info lengkap

Filled under : Promo
Author : MedanTalk
Comment Number : No Comment Yet
1 2 3 213
Page 1 From 213