Apakah anda sudah reservasi utk Hari Valentine Minggu 14Feb ini? Segera hubungi 061-4141091 dan sekalian coba menu baru kami:

Happy Valentines’ Lunch / Tea Time Package: . ..
- Valentines Mocktail x2
– Appetizer Prawn Salad dgn Japanese sauce & Garlic prata x1
– Main Menu: Pilih 2x Pasta / Rice:
– Brownie Platter Dessert x1 (brownie, sourcream cake dgn Ice Cream)

Tersedia:
– sesi 1: jam 12.00-14.00 WIB
– sesi 2: jam 15.00-17.00 WIB

Spesial Early Bird Promo, save 34%
Hanya Rp190rb/couple atau Rp350rb/2couple (sofa)

Happy Valentines’ Dinner Package:
Hari Minggu 14 Feb 2016 : – Valentines Mocktail x2
– Appetizer Prawn Salad dgn Japanese sauce & Garlic prata x2
– Main Menu: Pilih 2x menu
Pasta / Pizza / Rice : – V-missU Platter Dessert x1 (Tiramissu , sourcream cake dgn Ice Cream)

Tersedia:
– sesi: jam 18.00-20.00 WIB

Spesial Early Bird Promo, save 34%
Hanya Rp320rb/couple atau Rp600rb/2couple (sofa)
Reservasi tempat anda segera, tempat terbatas, via DealMedan (link di profile @mileybistro atau hubungi Miley 061-4141091 
follow @mileybistro @mileybistro
Jgn lupa Tag valentine anda 😉

Apakah anda sudah reservasi utk Hari Valentine Minggu 14Feb ini? Segera hubungi 061-4141091 dan sekalian coba menu baru kami: Happy Valentines’ Lunch / Tea Time Package: . .. – Valentines Mocktail x2 – Appetizer Prawn Salad dgn Japanese sauce & Garlic prata x1 – Main Menu: Pilih 2x Pasta / Rice: – Brownie Platter Dessert x1 (brownie, sourcream cake dgn Ice Cream) Tersedia: – sesi 1: jam 12.00-14.00 WIB – sesi 2: jam 15.00-17.00 WIB Spesial Early Bird Promo, save 34% Hanya Rp190rb/couple atau Rp350rb/2couple (sofa) Happy Valentines’ Dinner Package: Hari Minggu 14 Feb 2016 : – Valentines Mocktail x2 – Appetizer Prawn Salad dgn Japanese sauce & Garlic prata x2 – Main Menu: Pilih 2x menu Pasta / Pizza / Rice : – V-missU Platter Dessert x1 (Tiramissu , sourcream cake dgn Ice Cream) Tersedia: – sesi: jam 18.00-20.00 WIB Spesial Early Bird Promo, save 34% Hanya Rp320rb/couple atau Rp600rb/2couple (sofa) Reservasi tempat anda segera, tempat terbatas, via DealMedan (link di profile @mileybistro atau hubungi Miley 061-4141091 follow @mileybistro @mileybistro Jgn lupa Tag valentine anda 😉

Apakah anda sudah reservasi utk Hari Valentine Minggu 14Feb ini? Segera hubungi 061-4141091 dan sekalian coba menu baru kami: Happy Valentines’ Lunch / Tea Time Package: . .. - Valentines Mocktail x2 – Appetizer Prawn Salad dgn Japanese sauce & Garlic prata x1 – Main Menu: Pilih 2x Pasta / Rice: – Brownie Platter Dessert x1 (brownie, sourcream cake dgn Ice Cream) Tersedia: – sesi 1: jam 12.00-14.00 WIB – sesi 2: jam 15.00-17.00 WIB Spesial Early Bird Promo, save 34% Hanya Rp190rb/couple atau Rp350rb/2couple (sofa) Happy Valentines’ Dinner Package: Hari Minggu 14 Feb 2016 : – Valentines Mocktail x2 – Appetizer Prawn Salad dgn Japanese sauce & Garlic prata x2 – Main Menu: Pilih 2x menu Pasta / Pizza / Rice : – V-missU Platter Dessert x1 (Tiramissu , sourcream cake dgn Ice Cream) Tersedia: – sesi: jam 18.00-20.00 WIB Spesial Early Bird Promo, save 34% Hanya Rp320rb/couple atau Rp600rb/2couple (sofa) Reservasi tempat anda segera, tempat terbatas, via DealMedan (link di profile @mileybistro atau hubungi Miley 061-4141091 follow @mileybistro @mileybistro Jgn lupa Tag valentine anda 😉

Filled under : Promo
Author : MedanTalk
Comment Number : No Comment Yet
Akhir bulan lalu Kota Medan mencekam akibat bentrokan dua ormas pemuda. Menko Polhukam Luhut Pandjaitan menyatakan negara bersikap tegas pada ormas-ormas tersebut. "Pemerintah tidak boleh diatur preman-preman! Pemerintah harus bisa mendisiplinkan bangsa," ujar Luhut dalam acara Coffee Morning dengan beberapa media di kantor Kemenko Polhukam, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Jumat (12/2/2016). Menurut Luhut, pemerintah akan membekukan ormas tersebut bila melanggar. Ormas harus menghormati UU jika ingin tetap tinggal di Indonesia. "Hak demokrasimu kami hormati, tapi harus patuh UU. Kalau tidak suka, keluar dari Indonesia," tandasnya.

Dua organisasi kemasyarakatan pemuda (OKP) Pemuda Pancasila dengan OKP Ikatan Pemuda Karya terlibat bentrok di Medan pada (30/1/2016) hingga menewaskan satu orang dan membuat Medan mencekam. Polisi telah menetapkam tersengka atas kasus ini.
Sumber: detik.com

Akhir bulan lalu Kota Medan mencekam akibat bentrokan dua ormas pemuda. Menko Polhukam Luhut Pandjaitan menyatakan negara bersikap tegas pada ormas-ormas tersebut. “Pemerintah tidak boleh diatur preman-preman! Pemerintah harus bisa mendisiplinkan bangsa,” ujar Luhut dalam acara Coffee Morning dengan beberapa media di kantor Kemenko Polhukam, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Jumat (12/2/2016). Menurut Luhut, pemerintah akan membekukan ormas tersebut bila melanggar. Ormas harus menghormati UU jika ingin tetap tinggal di Indonesia. “Hak demokrasimu kami hormati, tapi harus patuh UU. Kalau tidak suka, keluar dari Indonesia,” tandasnya. Dua organisasi kemasyarakatan pemuda (OKP) Pemuda Pancasila dengan OKP Ikatan Pemuda Karya terlibat bentrok di Medan pada (30/1/2016) hingga menewaskan satu orang dan membuat Medan mencekam. Polisi telah menetapkam tersengka atas kasus ini. Sumber: detik.com

Akhir bulan lalu Kota Medan mencekam akibat bentrokan dua ormas pemuda. Menko Polhukam Luhut Pandjaitan menyatakan negara bersikap tegas pada ormas-ormas tersebut. "Pemerintah tidak boleh diatur preman-preman! Pemerintah harus bisa mendisiplinkan bangsa," ujar Luhut dalam acara Coffee Morning dengan beberapa media di kantor Kemenko Polhukam, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Jumat (12/2/2016). Menurut Luhut, pemerintah akan membekukan ormas tersebut bila melanggar. Ormas harus menghormati UU jika ingin tetap tinggal di Indonesia. "Hak demokrasimu kami hormati, tapi harus patuh UU. Kalau tidak suka, keluar dari Indonesia," tandasnya. Dua organisasi kemasyarakatan pemuda (OKP) Pemuda Pancasila dengan OKP Ikatan Pemuda Karya terlibat bentrok di Medan pada (30/1/2016) hingga menewaskan satu orang dan membuat Medan mencekam. Polisi telah menetapkam tersengka atas kasus ini. Sumber: detik.com

Filled under : Promo
Author : MedanTalk
Comment Number : No Comment Yet
Masih ada kesempatan buat kamu yang belum sempat datang dan berbelanja di Berrybenka Pop Up Store Medan! Kunjungi Berrybenka Pop Up Store di Mall Centre Point Medan sekarang juga dan dapatkan koleksi spesial Berrybenka dengan diskon hingga 50% serta diskon tambahan 20% setiap pembelian 2 produk. 
Nikmati juga kemudahan pengambilan produk di Berrybenka Pop Up Store via “COD Station”  serta free wrapping box dengan kotak spesial edisi Valentine untuk pembelanjaan minimum Rp 250.000.

Info lebih lanjut kunjungi www.berrybenka.com atau follow Twitter dan Instagram Berrybenka di @Berrybenka atau add Line@ di @Berrybenka

Masih ada kesempatan buat kamu yang belum sempat datang dan berbelanja di Berrybenka Pop Up Store Medan! Kunjungi Berrybenka Pop Up Store di Mall Centre Point Medan sekarang juga dan dapatkan koleksi spesial Berrybenka dengan diskon hingga 50% serta diskon tambahan 20% setiap pembelian 2 produk. Nikmati juga kemudahan pengambilan produk di Berrybenka Pop Up Store via “COD Station” serta free wrapping box dengan kotak spesial edisi Valentine untuk pembelanjaan minimum Rp 250.000. Info lebih lanjut kunjungi www.berrybenka.com atau follow Twitter dan Instagram Berrybenka di @Berrybenka atau add Line@ di @Berrybenka

Masih ada kesempatan buat kamu yang belum sempat datang dan berbelanja di Berrybenka Pop Up Store Medan! Kunjungi Berrybenka Pop Up Store di Mall Centre Point Medan sekarang juga dan dapatkan koleksi spesial Berrybenka dengan diskon hingga 50% serta diskon tambahan 20% setiap pembelian 2 produk. Nikmati juga kemudahan pengambilan produk di Berrybenka Pop Up Store via “COD Station” serta free wrapping box dengan kotak spesial edisi Valentine untuk pembelanjaan minimum Rp 250.000. Info lebih lanjut kunjungi www.berrybenka.com atau follow Twitter dan Instagram Berrybenka di @Berrybenka atau add Line@ di @Berrybenka

Filled under : Promo
Author : MedanTalk
Comment Number : No Comment Yet
Bandara Sibisa Parapat akan dikembagkangan

Pihak Angkasa Pura II berencana meningkatkan landasan pacu (Runway) Bandara Silangit Taput dan bandara Sibisa Parapat. Sehingga, pesawat-pesawat besar dapat mendarat. “Jadi penerbangan dari luar negeri bisa langsung ke Danau Toba, kalau akses mudah tentu kunjungan wisatawan akan mengalami pengingkatan,” sebutnya.

Selain Bandara Silangit, PT Angkasa Pura (AP) II juga berencana mengembangkan Bandara Sibisa yang terletak di Kecamatan Ajibata, Toba Samosir. Rencananya, landasan pacu (runway) Bandara Sibisa diproyeksikan akan memiliki panjang antara 1.800 hingga 3.000 meter. Namun, rencana proyek perpanjangan runway Bandara Sibisa yang kini masih didarati pesawat kecil, mengalami kendala klasik, yakni pembebasan lahan.

Menurut Pelaksana Harian Manager Humas dan Protokoler PT AP II Kualanamu, Wisnu Budi Setianto, masih ada 80 hektar lagi lahan yang belum dibebaskan. "Bandara Sibisa merupakan bandara ke-13 di bawah naungan PT Angkasa Pura II. Melalui Dirjen Perhubungan Udara, Bandara Sibisa akan dikembangkan. Saat ini akan dilakukan pengerasan di landasan pacu (runway) agar pesawat besar bisa mendarat," jelas Wisnu Budi Setianto, Rabu (3/2). Wisnu mengamini jika pengembangan Bandara Sibisa merupakan kaitannya dengan Danau Toba. "Anggarannya baru dibuat di tahun ini, karena (runway) masih akan dilakukan pengerasan," sebutnya.

Saat ini ukuran landasan pacu Bandara Sibisa memiliki panjang 750 meter. Lokasinya terletak di 10 kilometer dari Kota Parapat, Danau Toba. Bandara yang resmi beroperasi 15 November 2006 lalu ini, diproyeksikan akan memiliki panjang landasan pacu hingga 2.500 meter dengan lebar 45 meter. "Jadi bisa dibilang sekarang lagi proses mau tender. Artinya, pengerasan landasan pacu, kapasitas landasan kekuatannya akan diperkuat. Dari sisi keinginan, bandara itu tidak hanya untuk penumpang yang domestik tapi internasional juga. Sehingga para wisatawan tidak perlu lagi turun di Bandara Internasional Kualanamu," kata dia yang juga menjabat Manager Hukum PT AP II Kualanamu ini

Bandara Sibisa Parapat akan dikembagkangan Pihak Angkasa Pura II berencana meningkatkan landasan pacu (Runway) Bandara Silangit Taput dan bandara Sibisa Parapat. Sehingga, pesawat-pesawat besar dapat mendarat. “Jadi penerbangan dari luar negeri bisa langsung ke Danau Toba, kalau akses mudah tentu kunjungan wisatawan akan mengalami pengingkatan,” sebutnya. Selain Bandara Silangit, PT Angkasa Pura (AP) II juga berencana mengembangkan Bandara Sibisa yang terletak di Kecamatan Ajibata, Toba Samosir. Rencananya, landasan pacu (runway) Bandara Sibisa diproyeksikan akan memiliki panjang antara 1.800 hingga 3.000 meter. Namun, rencana proyek perpanjangan runway Bandara Sibisa yang kini masih didarati pesawat kecil, mengalami kendala klasik, yakni pembebasan lahan. Menurut Pelaksana Harian Manager Humas dan Protokoler PT AP II Kualanamu, Wisnu Budi Setianto, masih ada 80 hektar lagi lahan yang belum dibebaskan. “Bandara Sibisa merupakan bandara ke-13 di bawah naungan PT Angkasa Pura II. Melalui Dirjen Perhubungan Udara, Bandara Sibisa akan dikembangkan. Saat ini akan dilakukan pengerasan di landasan pacu (runway) agar pesawat besar bisa mendarat,” jelas Wisnu Budi Setianto, Rabu (3/2). Wisnu mengamini jika pengembangan Bandara Sibisa merupakan kaitannya dengan Danau Toba. “Anggarannya baru dibuat di tahun ini, karena (runway) masih akan dilakukan pengerasan,” sebutnya. Saat ini ukuran landasan pacu Bandara Sibisa memiliki panjang 750 meter. Lokasinya terletak di 10 kilometer dari Kota Parapat, Danau Toba. Bandara yang resmi beroperasi 15 November 2006 lalu ini, diproyeksikan akan memiliki panjang landasan pacu hingga 2.500 meter dengan lebar 45 meter. “Jadi bisa dibilang sekarang lagi proses mau tender. Artinya, pengerasan landasan pacu, kapasitas landasan kekuatannya akan diperkuat. Dari sisi keinginan, bandara itu tidak hanya untuk penumpang yang domestik tapi internasional juga. Sehingga para wisatawan tidak perlu lagi turun di Bandara Internasional Kualanamu,” kata dia yang juga menjabat Manager Hukum PT AP II Kualanamu ini

Bandara Sibisa Parapat akan dikembagkangan Pihak Angkasa Pura II berencana meningkatkan landasan pacu (Runway) Bandara Silangit Taput dan bandara Sibisa Parapat. Sehingga, pesawat-pesawat besar dapat mendarat. “Jadi penerbangan dari luar negeri bisa langsung ke Danau Toba, kalau akses mudah tentu kunjungan wisatawan akan mengalami pengingkatan,” sebutnya. Selain Bandara Silangit, PT Angkasa Pura (AP) II juga berencana mengembangkan Bandara Sibisa yang terletak di Kecamatan Ajibata, Toba Samosir. Rencananya, landasan pacu (runway) Bandara Sibisa diproyeksikan akan memiliki panjang antara 1.800 hingga 3.000 meter. Namun, rencana proyek perpanjangan runway Bandara Sibisa yang kini masih didarati pesawat kecil, mengalami kendala klasik, yakni pembebasan lahan. Menurut Pelaksana Harian Manager Humas dan Protokoler PT AP II Kualanamu, Wisnu Budi Setianto, masih ada 80 hektar lagi lahan yang belum dibebaskan. "Bandara Sibisa merupakan bandara ke-13 di bawah naungan PT Angkasa Pura II. Melalui Dirjen Perhubungan Udara, Bandara Sibisa akan dikembangkan. Saat ini akan dilakukan pengerasan di landasan pacu (runway) agar pesawat besar bisa mendarat," jelas Wisnu Budi Setianto, Rabu (3/2). Wisnu mengamini jika pengembangan Bandara Sibisa merupakan kaitannya dengan Danau Toba. "Anggarannya baru dibuat di tahun ini, karena (runway) masih akan dilakukan pengerasan," sebutnya. Saat ini ukuran landasan pacu Bandara Sibisa memiliki panjang 750 meter. Lokasinya terletak di 10 kilometer dari Kota Parapat, Danau Toba. Bandara yang resmi beroperasi 15 November 2006 lalu ini, diproyeksikan akan memiliki panjang landasan pacu hingga 2.500 meter dengan lebar 45 meter. "Jadi bisa dibilang sekarang lagi proses mau tender. Artinya, pengerasan landasan pacu, kapasitas landasan kekuatannya akan diperkuat. Dari sisi keinginan, bandara itu tidak hanya untuk penumpang yang domestik tapi internasional juga. Sehingga para wisatawan tidak perlu lagi turun di Bandara Internasional Kualanamu," kata dia yang juga menjabat Manager Hukum PT AP II Kualanamu ini

Filled under : Promo
Author : MedanTalk
Comment Number : No Comment Yet
Tepat pada tgl 9 feb 2016 hujan deras melanda kota Medan dan sekitarnya. sebagian Kota Binjai dilanda banjir. banyak saudara2 kita yg menjadi korban membutuhkan uluran tangan kita, donasi boleh berupa pakaian, makanan dan sebagainya. ayo kita bergerak bersama membantu mereka.

Paket bantuan dpt dikirimkan ke jl. Dr. Sofyan no. 10 Kampus Usu. atau boleh juga mengirimkan ke rekening  BNI: 0394217163 atas Nama Gita Chantika

Tepat pada tgl 9 feb 2016 hujan deras melanda kota Medan dan sekitarnya. sebagian Kota Binjai dilanda banjir. banyak saudara2 kita yg menjadi korban membutuhkan uluran tangan kita, donasi boleh berupa pakaian, makanan dan sebagainya. ayo kita bergerak bersama membantu mereka. Paket bantuan dpt dikirimkan ke jl. Dr. Sofyan no. 10 Kampus Usu. atau boleh juga mengirimkan ke rekening BNI: 0394217163 atas Nama Gita Chantika

Tepat pada tgl 9 feb 2016 hujan deras melanda kota Medan dan sekitarnya. sebagian Kota Binjai dilanda banjir. banyak saudara2 kita yg menjadi korban membutuhkan uluran tangan kita, donasi boleh berupa pakaian, makanan dan sebagainya. ayo kita bergerak bersama membantu mereka. Paket bantuan dpt dikirimkan ke jl. Dr. Sofyan no. 10 Kampus Usu. atau boleh juga mengirimkan ke rekening BNI: 0394217163 atas Nama Gita Chantika

Filled under : Promo
Author : MedanTalk
Comment Number : No Comment Yet
Nasional: Salah seorang penumpang Garuda Indonesia GA 340 Surabaya-Denpasar melihat pesawat yang ditumpanginya dengan pesawat Lion Air JT 960 Bandung-Denpasar 'nyaris tabrakan' di langit Bali Rabu (10/2/2016) pukul 14 WITA. Lalu apa benar informasi tersebut?

Direktur Operasi AirNav Indonesia Wisnu Darjono menyatakan, dua pesawat tersebut tidak nyaris tabrakan. "Nggak nyaris tabrakan, itu pesawat dua-duanya holding dalam rangka mau turun (ke Bandara Ngurah Rai Denpasar). Kemarin ada cuaca buruk kemudian antrean panjang. Lion di 16 ribu feet, Garuda di 17 ribu feet," ujar Wisnu ketika dihubungi, Kamis (11/2/2016). AirNav adalah badan usaha yang menyelenggarakan pelayanan navigasi penerbangan di Indonesia.

Menurut Wisnu, holding Lion di 16 ribu feet dan Garuda di 17 ribu feet pasti terlihat dekat sekali. Namun jarak 1.000 feet tersebut masih termasuk standar internasional. "Jadi ada satu titik pesawat kayak ketemu padahal beda 1.000 feet," katanya.

Kemudian, lanjutnya, Lion diturunkan ke 15 ribu feet dan Garuda diturunkan ke 16 ribu feet. Nah, dalam proses turun itu jaraknya 1.000 feet. "Jadi ada penumpang yang merasa ini nyaris tabrakan. Sementara memang kalau kurang 1.000 feet alarm bunyi, karena minimum jaraknya 1.000 feet. Kemarin itu selisihnya 700 feet. 700 Feet masih sekitar 200 meter," kata Wisnu.

Wisnu memastikan kejadian kemarin tidak mengganggu penumpang. Meski demikian pihaknya akan menginvestigasi apakah Lion yang lambat turun atau Garuda yang cepat turun. "Kita sudah evaluasi ternyata aman. Ke depannya kita akan lakukan perbaikan-perbaikan supaya lebih nyaman tapi kemarin masih batas aman," ucap Wisnu.

Lion Air lantas mendarat ke Ngurah Rai pukul 15.01 WITA, sementara Garuda kembali lagi ke Bandara Juanda Surabaya dan mendarat di Ngurah Rai pukul 16.59 WITA. Sumber: detiknews

Nasional: Salah seorang penumpang Garuda Indonesia GA 340 Surabaya-Denpasar melihat pesawat yang ditumpanginya dengan pesawat Lion Air JT 960 Bandung-Denpasar ‘nyaris tabrakan’ di langit Bali Rabu (10/2/2016) pukul 14 WITA. Lalu apa benar informasi tersebut? Direktur Operasi AirNav Indonesia Wisnu Darjono menyatakan, dua pesawat tersebut tidak nyaris tabrakan. “Nggak nyaris tabrakan, itu pesawat dua-duanya holding dalam rangka mau turun (ke Bandara Ngurah Rai Denpasar). Kemarin ada cuaca buruk kemudian antrean panjang. Lion di 16 ribu feet, Garuda di 17 ribu feet,” ujar Wisnu ketika dihubungi, Kamis (11/2/2016). AirNav adalah badan usaha yang menyelenggarakan pelayanan navigasi penerbangan di Indonesia. Menurut Wisnu, holding Lion di 16 ribu feet dan Garuda di 17 ribu feet pasti terlihat dekat sekali. Namun jarak 1.000 feet tersebut masih termasuk standar internasional. “Jadi ada satu titik pesawat kayak ketemu padahal beda 1.000 feet,” katanya. Kemudian, lanjutnya, Lion diturunkan ke 15 ribu feet dan Garuda diturunkan ke 16 ribu feet. Nah, dalam proses turun itu jaraknya 1.000 feet. “Jadi ada penumpang yang merasa ini nyaris tabrakan. Sementara memang kalau kurang 1.000 feet alarm bunyi, karena minimum jaraknya 1.000 feet. Kemarin itu selisihnya 700 feet. 700 Feet masih sekitar 200 meter,” kata Wisnu. Wisnu memastikan kejadian kemarin tidak mengganggu penumpang. Meski demikian pihaknya akan menginvestigasi apakah Lion yang lambat turun atau Garuda yang cepat turun. “Kita sudah evaluasi ternyata aman. Ke depannya kita akan lakukan perbaikan-perbaikan supaya lebih nyaman tapi kemarin masih batas aman,” ucap Wisnu. Lion Air lantas mendarat ke Ngurah Rai pukul 15.01 WITA, sementara Garuda kembali lagi ke Bandara Juanda Surabaya dan mendarat di Ngurah Rai pukul 16.59 WITA. Sumber: detiknews

Nasional: Salah seorang penumpang Garuda Indonesia GA 340 Surabaya-Denpasar melihat pesawat yang ditumpanginya dengan pesawat Lion Air JT 960 Bandung-Denpasar 'nyaris tabrakan' di langit Bali Rabu (10/2/2016) pukul 14 WITA. Lalu apa benar informasi tersebut? Direktur Operasi AirNav Indonesia Wisnu Darjono menyatakan, dua pesawat tersebut tidak nyaris tabrakan. "Nggak nyaris tabrakan, itu pesawat dua-duanya holding dalam rangka mau turun (ke Bandara Ngurah Rai Denpasar). Kemarin ada cuaca buruk kemudian antrean panjang. Lion di 16 ribu feet, Garuda di 17 ribu feet," ujar Wisnu ketika dihubungi, Kamis (11/2/2016). AirNav adalah badan usaha yang menyelenggarakan pelayanan navigasi penerbangan di Indonesia. Menurut Wisnu, holding Lion di 16 ribu feet dan Garuda di 17 ribu feet pasti terlihat dekat sekali. Namun jarak 1.000 feet tersebut masih termasuk standar internasional. "Jadi ada satu titik pesawat kayak ketemu padahal beda 1.000 feet," katanya. Kemudian, lanjutnya, Lion diturunkan ke 15 ribu feet dan Garuda diturunkan ke 16 ribu feet. Nah, dalam proses turun itu jaraknya 1.000 feet. "Jadi ada penumpang yang merasa ini nyaris tabrakan. Sementara memang kalau kurang 1.000 feet alarm bunyi, karena minimum jaraknya 1.000 feet. Kemarin itu selisihnya 700 feet. 700 Feet masih sekitar 200 meter," kata Wisnu. Wisnu memastikan kejadian kemarin tidak mengganggu penumpang. Meski demikian pihaknya akan menginvestigasi apakah Lion yang lambat turun atau Garuda yang cepat turun. "Kita sudah evaluasi ternyata aman. Ke depannya kita akan lakukan perbaikan-perbaikan supaya lebih nyaman tapi kemarin masih batas aman," ucap Wisnu. Lion Air lantas mendarat ke Ngurah Rai pukul 15.01 WITA, sementara Garuda kembali lagi ke Bandara Juanda Surabaya dan mendarat di Ngurah Rai pukul 16.59 WITA. Sumber: detiknews

Filled under : Promo
Author : MedanTalk
Comment Number : No Comment Yet
Kebakaran di jalan ngumban surbakti (ringroad)  simpang setiabudi saat ini sudah padam dan. Terdapat 3 korban jiwa dalam musibah kebakaran ini korban terdiri Dari 2 orang anak laki-laki Dan 1 orang perempuan (ibunya)
Sumber: @pak.damkar_medan

Kebakaran di jalan ngumban surbakti (ringroad) simpang setiabudi saat ini sudah padam dan. Terdapat 3 korban jiwa dalam musibah kebakaran ini korban terdiri Dari 2 orang anak laki-laki Dan 1 orang perempuan (ibunya) Sumber: @pak.damkar_medan

Kebakaran di jalan ngumban surbakti (ringroad) simpang setiabudi saat ini sudah padam dan. Terdapat 3 korban jiwa dalam musibah kebakaran ini korban terdiri Dari 2 orang anak laki-laki Dan 1 orang perempuan (ibunya) Sumber: @pak.damkar_medan

Filled under : Promo
Author : MedanTalk
Comment Number : No Comment Yet
Telah terjadi kebakaran di jalan Ngumban Surbakti (simpang setia budi - ring road).
Kemacetan sudah mulai terjadi dari arah ngumban surbakti menuju ring road.
Terlihat 5 mobil damkar kota medan bergantian memadamkan api bersama warga sekitar. Sumber @cacamedan

Telah terjadi kebakaran di jalan Ngumban Surbakti (simpang setia budi – ring road). Kemacetan sudah mulai terjadi dari arah ngumban surbakti menuju ring road. Terlihat 5 mobil damkar kota medan bergantian memadamkan api bersama warga sekitar. Sumber @cacamedan

Telah terjadi kebakaran di jalan Ngumban Surbakti (simpang setia budi - ring road). Kemacetan sudah mulai terjadi dari arah ngumban surbakti menuju ring road. Terlihat 5 mobil damkar kota medan bergantian memadamkan api bersama warga sekitar. Sumber @cacamedan

Filled under : Promo
Author : MedanTalk
Comment Number : No Comment Yet
TOLAK REVISI UNDANG-UNDANG KPK

Suara penolakan revisi Undang-undang nomor 30 tahun 2002 semakin ramai, jika malah melemahkan pemberantasan tindak pidana korupsi maka sudah sepatutnya dihentikan.

Hal itu disampaikan oleh Ketua Dewan Pengurus Transparency International Indonesia (TII) Natalia Subagyo. Perempuan yang ikut ambil bagian dalam panitia seleksi pimpinan KPK jilid IV itu menyebut sikapnya tak jauh berbeda dengan komunitas pegiat antikorupsi yang lain.
.
"Kami merasa bahwa memang tidak ada UU yang tidak mungkin tidak direvisi. Saya sependapat. Tapi kita harus lihat konteksnya bagaimana. UU KPK saya kira belum waktunya untuk direvisi terutama sekarang konteks politik begitu tidak mencerminkan semangat antikorupsi yang tinggi," kata Natalia dalam diskusi di kantor Pusat Studi Hukum dan Kebijakan (PSHK) di Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (11/2/2016).
.
Natalia kembali menegaskan bahwa apa yang dilawan bukanlah revisi UU KPK semata. Dia melihat bahwa revisi yang diajukan DPR yang sarat akan kepentingan.
.
"Kami bukannya melawan revisi tapi hanya melawan revisi UU KPK yang sepertinya telah diajukan oleh politisi yang pada saat ini kredibilitasnya sangat rendah. Kami akan pertanyakan apakah revisi ini untuk kepentingan sebagai bangsa yang ingin perang korupsi atau kepentingan jangka pendek," ungkap Natalia.
.
"KPK harus diakui, dia yang paling unggul di antara lembaga-lembaga lainnya. Jadi kami melihat ini justru bertentangan dengan apa yang diinginkan Bapak Presiden. Sudah saatnya kita sebagai anggota masyarakat yang peduli pada nasib bangsa ini sudah saatnya kita suarakan pendapat kita dan beri masukan yang kontruktif kepada pemerintah dan DPR mengenai mengapa kita ambil sikap ini," sambung Natalia.

Di tempat yang sama, peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW) Lola Easter menambahkan bahwa dalam draf RUU KPK terdapat pembentukan Dewan Pengawas yang malah mengebiri kewenangan KPK. Menurutnya hal itu akan membuat KPK tidak berbeda dibandingkan Kejaksaan atau Kepolisian.
.
"Beberapa konten di dalam revisi UU KPK masih potensial, kita jadi khawatir dari anggota Dewan Pengawas adalah 'titipan

TOLAK REVISI UNDANG-UNDANG KPK Suara penolakan revisi Undang-undang nomor 30 tahun 2002 semakin ramai, jika malah melemahkan pemberantasan tindak pidana korupsi maka sudah sepatutnya dihentikan. Hal itu disampaikan oleh Ketua Dewan Pengurus Transparency International Indonesia (TII) Natalia Subagyo. Perempuan yang ikut ambil bagian dalam panitia seleksi pimpinan KPK jilid IV itu menyebut sikapnya tak jauh berbeda dengan komunitas pegiat antikorupsi yang lain. . “Kami merasa bahwa memang tidak ada UU yang tidak mungkin tidak direvisi. Saya sependapat. Tapi kita harus lihat konteksnya bagaimana. UU KPK saya kira belum waktunya untuk direvisi terutama sekarang konteks politik begitu tidak mencerminkan semangat antikorupsi yang tinggi,” kata Natalia dalam diskusi di kantor Pusat Studi Hukum dan Kebijakan (PSHK) di Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (11/2/2016). . Natalia kembali menegaskan bahwa apa yang dilawan bukanlah revisi UU KPK semata. Dia melihat bahwa revisi yang diajukan DPR yang sarat akan kepentingan. . “Kami bukannya melawan revisi tapi hanya melawan revisi UU KPK yang sepertinya telah diajukan oleh politisi yang pada saat ini kredibilitasnya sangat rendah. Kami akan pertanyakan apakah revisi ini untuk kepentingan sebagai bangsa yang ingin perang korupsi atau kepentingan jangka pendek,” ungkap Natalia. . “KPK harus diakui, dia yang paling unggul di antara lembaga-lembaga lainnya. Jadi kami melihat ini justru bertentangan dengan apa yang diinginkan Bapak Presiden. Sudah saatnya kita sebagai anggota masyarakat yang peduli pada nasib bangsa ini sudah saatnya kita suarakan pendapat kita dan beri masukan yang kontruktif kepada pemerintah dan DPR mengenai mengapa kita ambil sikap ini,” sambung Natalia. Di tempat yang sama, peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW) Lola Easter menambahkan bahwa dalam draf RUU KPK terdapat pembentukan Dewan Pengawas yang malah mengebiri kewenangan KPK. Menurutnya hal itu akan membuat KPK tidak berbeda dibandingkan Kejaksaan atau Kepolisian. . “Beberapa konten di dalam revisi UU KPK masih potensial, kita jadi khawatir dari anggota Dewan Pengawas adalah ‘titipan

TOLAK REVISI UNDANG-UNDANG KPK Suara penolakan revisi Undang-undang nomor 30 tahun 2002 semakin ramai, jika malah melemahkan pemberantasan tindak pidana korupsi maka sudah sepatutnya dihentikan. Hal itu disampaikan oleh Ketua Dewan Pengurus Transparency International Indonesia (TII) Natalia Subagyo. Perempuan yang ikut ambil bagian dalam panitia seleksi pimpinan KPK jilid IV itu menyebut sikapnya tak jauh berbeda dengan komunitas pegiat antikorupsi yang lain. . "Kami merasa bahwa memang tidak ada UU yang tidak mungkin tidak direvisi. Saya sependapat. Tapi kita harus lihat konteksnya bagaimana. UU KPK saya kira belum waktunya untuk direvisi terutama sekarang konteks politik begitu tidak mencerminkan semangat antikorupsi yang tinggi," kata Natalia dalam diskusi di kantor Pusat Studi Hukum dan Kebijakan (PSHK) di Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (11/2/2016). . Natalia kembali menegaskan bahwa apa yang dilawan bukanlah revisi UU KPK semata. Dia melihat bahwa revisi yang diajukan DPR yang sarat akan kepentingan. . "Kami bukannya melawan revisi tapi hanya melawan revisi UU KPK yang sepertinya telah diajukan oleh politisi yang pada saat ini kredibilitasnya sangat rendah. Kami akan pertanyakan apakah revisi ini untuk kepentingan sebagai bangsa yang ingin perang korupsi atau kepentingan jangka pendek," ungkap Natalia. . "KPK harus diakui, dia yang paling unggul di antara lembaga-lembaga lainnya. Jadi kami melihat ini justru bertentangan dengan apa yang diinginkan Bapak Presiden. Sudah saatnya kita sebagai anggota masyarakat yang peduli pada nasib bangsa ini sudah saatnya kita suarakan pendapat kita dan beri masukan yang kontruktif kepada pemerintah dan DPR mengenai mengapa kita ambil sikap ini," sambung Natalia. Di tempat yang sama, peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW) Lola Easter menambahkan bahwa dalam draf RUU KPK terdapat pembentukan Dewan Pengawas yang malah mengebiri kewenangan KPK. Menurutnya hal itu akan membuat KPK tidak berbeda dibandingkan Kejaksaan atau Kepolisian. . "Beberapa konten di dalam revisi UU KPK masih potensial, kita jadi khawatir dari anggota Dewan Pengawas adalah 'titipan

Filled under : Promo
Author : MedanTalk
Comment Number : No Comment Yet
1 2 3 214
Page 1 From 214