Waspada buat warga di Komplek Cemara Asri, telah di laporkan dari beberapa warga bahwa ada maling yang mencoba masuk dari atap rumah ataupun jendela dari atas rumah. Sudah bobol 9 rumah dalam 2 minggu terakhir  termasuk rumah Pak Indra Drain yang melaporkan kemalingan rumahnya ke LINE @MedanTalk 
Korban juga sudah melaporkan kepada security untuk lebih terliti. Jangan lupa kunci semua pintu dan jendela rumah anda.

Waspada buat warga di Komplek Cemara Asri, telah di laporkan dari beberapa warga bahwa ada maling yang mencoba masuk dari atap rumah ataupun jendela dari atas rumah. Sudah bobol 9 rumah dalam 2 minggu terakhir termasuk rumah Pak Indra Drain yang melaporkan kemalingan rumahnya ke LINE @MedanTalk Korban juga sudah melaporkan kepada security untuk lebih terliti. Jangan lupa kunci semua pintu dan jendela rumah anda.

Waspada buat warga di Komplek Cemara Asri, telah di laporkan dari beberapa warga bahwa ada maling yang mencoba masuk dari atap rumah ataupun jendela dari atas rumah. Sudah bobol 9 rumah dalam 2 minggu terakhir termasuk rumah Pak Indra Drain yang melaporkan kemalingan rumahnya ke LINE @MedanTalk Korban juga sudah melaporkan kepada security untuk lebih terliti. Jangan lupa kunci semua pintu dan jendela rumah anda.

Filled under : Promo
Author : MedanTalk
Comment Number : No Comment Yet
Seorang pria pelaku spesialis pembobol ATM dengan modus menukar kartu ATM dibekuk oleh polisi, pelaku juga berpura-pura menawarkan bantuan kepada korban yang kartu ATM-nya tersangkut. Pelaku bernama Ilham Riadi.  Dia merupakan warga Jalan Duyung, Kota Medan.

Saat itu, korban yang ingin mengambil uang miliknya di salah satu ATM Jalan Amaliun, lalu kartu ATM korban tersangkut di mesin ATM dan tidak dapat masuk. Kemudian, pelaku datang dan seolah-olah mau membantu korban.

Korban yang curiga dengan gerak - gerik pelaku lalu berusaha menukar kartu ATMnya dengan kartu milik korban yang masih tersangkut. Lalu korban bersikeras karena kartunya telah ditukar oleh pelaku, sehingga pelaku lari dan dikejar oleh security dan berkordinasi dengan polisi, tak butuh waktu lama pelaku berhasil ditangkap, tetapi 1 orang teman pelaku melarikan diri.

Pelaku mengaku sudah melakukan aksinya ini dibeberapa tempat, dari tangan pelaku, petugas mengamankan sejumlah kartu ATM, telepon genggam dan dua unit gergaji kecil

Seorang pria pelaku spesialis pembobol ATM dengan modus menukar kartu ATM dibekuk oleh polisi, pelaku juga berpura-pura menawarkan bantuan kepada korban yang kartu ATM-nya tersangkut. Pelaku bernama Ilham Riadi. Dia merupakan warga Jalan Duyung, Kota Medan. Saat itu, korban yang ingin mengambil uang miliknya di salah satu ATM Jalan Amaliun, lalu kartu ATM korban tersangkut di mesin ATM dan tidak dapat masuk. Kemudian, pelaku datang dan seolah-olah mau membantu korban. Korban yang curiga dengan gerak – gerik pelaku lalu berusaha menukar kartu ATMnya dengan kartu milik korban yang masih tersangkut. Lalu korban bersikeras karena kartunya telah ditukar oleh pelaku, sehingga pelaku lari dan dikejar oleh security dan berkordinasi dengan polisi, tak butuh waktu lama pelaku berhasil ditangkap, tetapi 1 orang teman pelaku melarikan diri. Pelaku mengaku sudah melakukan aksinya ini dibeberapa tempat, dari tangan pelaku, petugas mengamankan sejumlah kartu ATM, telepon genggam dan dua unit gergaji kecil

Seorang pria pelaku spesialis pembobol ATM dengan modus menukar kartu ATM dibekuk oleh polisi, pelaku juga berpura-pura menawarkan bantuan kepada korban yang kartu ATM-nya tersangkut. Pelaku bernama Ilham Riadi. Dia merupakan warga Jalan Duyung, Kota Medan. Saat itu, korban yang ingin mengambil uang miliknya di salah satu ATM Jalan Amaliun, lalu kartu ATM korban tersangkut di mesin ATM dan tidak dapat masuk. Kemudian, pelaku datang dan seolah-olah mau membantu korban. Korban yang curiga dengan gerak - gerik pelaku lalu berusaha menukar kartu ATMnya dengan kartu milik korban yang masih tersangkut. Lalu korban bersikeras karena kartunya telah ditukar oleh pelaku, sehingga pelaku lari dan dikejar oleh security dan berkordinasi dengan polisi, tak butuh waktu lama pelaku berhasil ditangkap, tetapi 1 orang teman pelaku melarikan diri. Pelaku mengaku sudah melakukan aksinya ini dibeberapa tempat, dari tangan pelaku, petugas mengamankan sejumlah kartu ATM, telepon genggam dan dua unit gergaji kecil

Filled under : Promo
Author : MedanTalk
Comment Number : No Comment Yet
Amerika Serikat menyampaikan dukungannya atas langkah pemerintah Indonesia yang memerangi pencuri ikan. Amerika menyebut pencurian ikan Indonesia merugikan miliaran dolar.
.
"Amerika Serikat gembira dapat mendukung upaya Indonesia untuk memerangi penangkapan ikan ilegal" demikian kata Kuasa Usaha Ad-Interim Kedutaan Besar AS Brian McFeeters, dalam siaran pers Kedubes AS di Jakarta, Selasa (30/8/2016).
.
Dallas upaya membantu Indonesia memerangi pencuri ikan, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Republik Indonesia dan Badan Pembangunan Internasional AS (USAID) bermitra untuk mendatangkan tim beranggotakan tujuh ahli dari National Oceanic and Atmospheric Administration AS yang memberikan pelatihan pada 22-26 Agustus di Manado.

Pelatihan ini menindaklanjuti ratifikasi Perjanjian tahun 2009 tentang Ketentuan Negara Pelabuhan untuk Mencegah, Menghalangi, dan Memberantas Penangkapan Ikan Ilegal. Tiga satu puluh negara termasuk Indonesia serta Uni Eropa telah meratifikasi perjanjian yang mulai berlaku secara global pada 5 Juni 2016.
.
"Penangkapan ikan ilegal mencuri sumber daya bernilai miliaran dolar dari perairan Indonesia setiap tahunnya, merugikan orang-orang yang mematuhi peraturan, termasuk puluhan ribu orang Indonesia yang menafkahi keluarganya dengan menangkap ikan secara bertanggung jawab dan sesuai hukum. Penangkapan ikan ilegal juga melemahkan usaha untuk melestarikan dan mengelola stok ikan bersama serta mengancam keberlanjutan semua kegiatan perikanan," lanjut McFeeters,

Pelatihan ini meliputi sesi di kelas dan praktik langsung termasuk simulasi inspeksi langsung ke kapal yang dicurigai melakukan kegiatan ilegal. Pelatihan ini juga mengawali pengembangan kurikulum dan pelatihan lebih lanjut oleh pemerintah Indonesia yang akan mengajarkan keterampilan ini secara berjenjang kepada semua petugas yang bekerja di lima pelabuhan perikanan besar yang ditetapkan yaitu: 1) Samudera Bungus di Sumatera Barat, 2) Samudera Nizam Zachman di Jakarta, 3) Samudera Bitung di Sulawesi Utara, 4) Nusantara Ambon di Maluku, dan 5) Nusantara Pelabuhan Ratu di Jawa Barat

Amerika Serikat menyampaikan dukungannya atas langkah pemerintah Indonesia yang memerangi pencuri ikan. Amerika menyebut pencurian ikan Indonesia merugikan miliaran dolar. . “Amerika Serikat gembira dapat mendukung upaya Indonesia untuk memerangi penangkapan ikan ilegal” demikian kata Kuasa Usaha Ad-Interim Kedutaan Besar AS Brian McFeeters, dalam siaran pers Kedubes AS di Jakarta, Selasa (30/8/2016). . Dallas upaya membantu Indonesia memerangi pencuri ikan, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Republik Indonesia dan Badan Pembangunan Internasional AS (USAID) bermitra untuk mendatangkan tim beranggotakan tujuh ahli dari National Oceanic and Atmospheric Administration AS yang memberikan pelatihan pada 22-26 Agustus di Manado. Pelatihan ini menindaklanjuti ratifikasi Perjanjian tahun 2009 tentang Ketentuan Negara Pelabuhan untuk Mencegah, Menghalangi, dan Memberantas Penangkapan Ikan Ilegal. Tiga satu puluh negara termasuk Indonesia serta Uni Eropa telah meratifikasi perjanjian yang mulai berlaku secara global pada 5 Juni 2016. . “Penangkapan ikan ilegal mencuri sumber daya bernilai miliaran dolar dari perairan Indonesia setiap tahunnya, merugikan orang-orang yang mematuhi peraturan, termasuk puluhan ribu orang Indonesia yang menafkahi keluarganya dengan menangkap ikan secara bertanggung jawab dan sesuai hukum. Penangkapan ikan ilegal juga melemahkan usaha untuk melestarikan dan mengelola stok ikan bersama serta mengancam keberlanjutan semua kegiatan perikanan,” lanjut McFeeters, Pelatihan ini meliputi sesi di kelas dan praktik langsung termasuk simulasi inspeksi langsung ke kapal yang dicurigai melakukan kegiatan ilegal. Pelatihan ini juga mengawali pengembangan kurikulum dan pelatihan lebih lanjut oleh pemerintah Indonesia yang akan mengajarkan keterampilan ini secara berjenjang kepada semua petugas yang bekerja di lima pelabuhan perikanan besar yang ditetapkan yaitu: 1) Samudera Bungus di Sumatera Barat, 2) Samudera Nizam Zachman di Jakarta, 3) Samudera Bitung di Sulawesi Utara, 4) Nusantara Ambon di Maluku, dan 5) Nusantara Pelabuhan Ratu di Jawa Barat

Amerika Serikat menyampaikan dukungannya atas langkah pemerintah Indonesia yang memerangi pencuri ikan. Amerika menyebut pencurian ikan Indonesia merugikan miliaran dolar. . "Amerika Serikat gembira dapat mendukung upaya Indonesia untuk memerangi penangkapan ikan ilegal" demikian kata Kuasa Usaha Ad-Interim Kedutaan Besar AS Brian McFeeters, dalam siaran pers Kedubes AS di Jakarta, Selasa (30/8/2016). . Dallas upaya membantu Indonesia memerangi pencuri ikan, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Republik Indonesia dan Badan Pembangunan Internasional AS (USAID) bermitra untuk mendatangkan tim beranggotakan tujuh ahli dari National Oceanic and Atmospheric Administration AS yang memberikan pelatihan pada 22-26 Agustus di Manado. Pelatihan ini menindaklanjuti ratifikasi Perjanjian tahun 2009 tentang Ketentuan Negara Pelabuhan untuk Mencegah, Menghalangi, dan Memberantas Penangkapan Ikan Ilegal. Tiga satu puluh negara termasuk Indonesia serta Uni Eropa telah meratifikasi perjanjian yang mulai berlaku secara global pada 5 Juni 2016. . "Penangkapan ikan ilegal mencuri sumber daya bernilai miliaran dolar dari perairan Indonesia setiap tahunnya, merugikan orang-orang yang mematuhi peraturan, termasuk puluhan ribu orang Indonesia yang menafkahi keluarganya dengan menangkap ikan secara bertanggung jawab dan sesuai hukum. Penangkapan ikan ilegal juga melemahkan usaha untuk melestarikan dan mengelola stok ikan bersama serta mengancam keberlanjutan semua kegiatan perikanan," lanjut McFeeters, Pelatihan ini meliputi sesi di kelas dan praktik langsung termasuk simulasi inspeksi langsung ke kapal yang dicurigai melakukan kegiatan ilegal. Pelatihan ini juga mengawali pengembangan kurikulum dan pelatihan lebih lanjut oleh pemerintah Indonesia yang akan mengajarkan keterampilan ini secara berjenjang kepada semua petugas yang bekerja di lima pelabuhan perikanan besar yang ditetapkan yaitu: 1) Samudera Bungus di Sumatera Barat, 2) Samudera Nizam Zachman di Jakarta, 3) Samudera Bitung di Sulawesi Utara, 4) Nusantara Ambon di Maluku, dan 5) Nusantara Pelabuhan Ratu di Jawa Barat

Filled under : Promo
Author : MedanTalk
Comment Number : No Comment Yet
Pemerintah telah menerbitkan Peraturan Direktur Jenderal (Perdirjen) Pajak Nomor Per-11/PJ/2016 tentang Pengaturan Lebih Lanjut Mengenai Pelaksanaan Undang-undang (UU) Nomor 11 Tahun 2016 tentang Pengampunan Pajak atau Tax Amnesty. Dalam aturan ini mengatur siapa saja yang diperbolehkan tidak ikut tax amnesty.

Aturan turunan ini diteken Dirjen Pajak Ken Dwijugiasteadi pada 29 Agustus 2016. Terdiri dari 4 Bab dan 6 Pasal. Dikutip dari Perdirjen Nomor 11 Tahun 2016, di Jakarta, Selasa (30/8/2016), di Bab I Pasal I diatur Wajib Pajak (WP) yang bisa tidak mengikuti tax amnesty.

Ayat (2), disebutkan orang pribadi seperti petani, nelayan, pensiunan, tenaga kerja Indonesia atau subjek pajak warisan yang belum terbagi yang jumlah penghasilannya di tahun pajak terakhir di bawah Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP) dapat tidak menggunakan haknya mengikuti tax amnesty.

Untuk diketahui, plafon atau batasan PTKP saat ini adalah Rp 4,5 juta per bulan atau Rp 54 juta setahun.

Subjek pajak lain yang dibolehkan tidak mengikuti tax amnesty tertuang pada ayat (3). Yakni Warga Negara indonesia (WNI) yang tidak bertempat tinggal di Indonesia lebih dari 183 hari dalam jangka waktu 12 bulan dan tidak mempunyai penghasilan dari Indonesia merupakan Subjek Pajak Luar Negeri dan dapat tidak mengikuti tax amnesty. "WP tersebut tidak berlaku Pasal 18 ayat (2) UU Nomor 11 tentang Pengampunan Pajak," bunyi ayat (4) Perdirjen Nomor 16 tahun 2016.

Itu artinya, pengenaan sanksi administrasi berupa denda sebesar 200 persen dari Pajak Penghasilan yang tidak atau kurang bayar sebagaimana diatur dalam Pasal 18 ayat (2) tidak berlaku bagi WP yang diperbolehkan tidak ikut tax amnesty, seperti pensiunan, nelayan, petani dan TKI dengan penghasilan di bawah PTKP.

Sementara untuk objek pajak yang bukan merupakan objek pengampunan pajak, antara lain :

Ayat (2) harta warisan apabila diterima oleh ahli waris yang tidak memiliki penghasilan atau memiliki penghasilan di bawah PTKP. Serta harta warisan yang sudah dilaporkan dalam SPT Tahunan Pajak Penghasilan pewaris.

Ayat (3) harta hibahan juga bukan objek pengampunan pajak dengan ketentuan yang sama dengan harta warisan.
Sumber: liputan6

Pemerintah telah menerbitkan Peraturan Direktur Jenderal (Perdirjen) Pajak Nomor Per-11/PJ/2016 tentang Pengaturan Lebih Lanjut Mengenai Pelaksanaan Undang-undang (UU) Nomor 11 Tahun 2016 tentang Pengampunan Pajak atau Tax Amnesty. Dalam aturan ini mengatur siapa saja yang diperbolehkan tidak ikut tax amnesty. Aturan turunan ini diteken Dirjen Pajak Ken Dwijugiasteadi pada 29 Agustus 2016. Terdiri dari 4 Bab dan 6 Pasal. Dikutip dari Perdirjen Nomor 11 Tahun 2016, di Jakarta, Selasa (30/8/2016), di Bab I Pasal I diatur Wajib Pajak (WP) yang bisa tidak mengikuti tax amnesty. Ayat (2), disebutkan orang pribadi seperti petani, nelayan, pensiunan, tenaga kerja Indonesia atau subjek pajak warisan yang belum terbagi yang jumlah penghasilannya di tahun pajak terakhir di bawah Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP) dapat tidak menggunakan haknya mengikuti tax amnesty. Untuk diketahui, plafon atau batasan PTKP saat ini adalah Rp 4,5 juta per bulan atau Rp 54 juta setahun. Subjek pajak lain yang dibolehkan tidak mengikuti tax amnesty tertuang pada ayat (3). Yakni Warga Negara indonesia (WNI) yang tidak bertempat tinggal di Indonesia lebih dari 183 hari dalam jangka waktu 12 bulan dan tidak mempunyai penghasilan dari Indonesia merupakan Subjek Pajak Luar Negeri dan dapat tidak mengikuti tax amnesty. “WP tersebut tidak berlaku Pasal 18 ayat (2) UU Nomor 11 tentang Pengampunan Pajak,” bunyi ayat (4) Perdirjen Nomor 16 tahun 2016. Itu artinya, pengenaan sanksi administrasi berupa denda sebesar 200 persen dari Pajak Penghasilan yang tidak atau kurang bayar sebagaimana diatur dalam Pasal 18 ayat (2) tidak berlaku bagi WP yang diperbolehkan tidak ikut tax amnesty, seperti pensiunan, nelayan, petani dan TKI dengan penghasilan di bawah PTKP. Sementara untuk objek pajak yang bukan merupakan objek pengampunan pajak, antara lain : Ayat (2) harta warisan apabila diterima oleh ahli waris yang tidak memiliki penghasilan atau memiliki penghasilan di bawah PTKP. Serta harta warisan yang sudah dilaporkan dalam SPT Tahunan Pajak Penghasilan pewaris. Ayat (3) harta hibahan juga bukan objek pengampunan pajak dengan ketentuan yang sama dengan harta warisan. Sumber: liputan6

Pemerintah telah menerbitkan Peraturan Direktur Jenderal (Perdirjen) Pajak Nomor Per-11/PJ/2016 tentang Pengaturan Lebih Lanjut Mengenai Pelaksanaan Undang-undang (UU) Nomor 11 Tahun 2016 tentang Pengampunan Pajak atau Tax Amnesty. Dalam aturan ini mengatur siapa saja yang diperbolehkan tidak ikut tax amnesty. Aturan turunan ini diteken Dirjen Pajak Ken Dwijugiasteadi pada 29 Agustus 2016. Terdiri dari 4 Bab dan 6 Pasal. Dikutip dari Perdirjen Nomor 11 Tahun 2016, di Jakarta, Selasa (30/8/2016), di Bab I Pasal I diatur Wajib Pajak (WP) yang bisa tidak mengikuti tax amnesty. Ayat (2), disebutkan orang pribadi seperti petani, nelayan, pensiunan, tenaga kerja Indonesia atau subjek pajak warisan yang belum terbagi yang jumlah penghasilannya di tahun pajak terakhir di bawah Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP) dapat tidak menggunakan haknya mengikuti tax amnesty. Untuk diketahui, plafon atau batasan PTKP saat ini adalah Rp 4,5 juta per bulan atau Rp 54 juta setahun. Subjek pajak lain yang dibolehkan tidak mengikuti tax amnesty tertuang pada ayat (3). Yakni Warga Negara indonesia (WNI) yang tidak bertempat tinggal di Indonesia lebih dari 183 hari dalam jangka waktu 12 bulan dan tidak mempunyai penghasilan dari Indonesia merupakan Subjek Pajak Luar Negeri dan dapat tidak mengikuti tax amnesty. "WP tersebut tidak berlaku Pasal 18 ayat (2) UU Nomor 11 tentang Pengampunan Pajak," bunyi ayat (4) Perdirjen Nomor 16 tahun 2016. Itu artinya, pengenaan sanksi administrasi berupa denda sebesar 200 persen dari Pajak Penghasilan yang tidak atau kurang bayar sebagaimana diatur dalam Pasal 18 ayat (2) tidak berlaku bagi WP yang diperbolehkan tidak ikut tax amnesty, seperti pensiunan, nelayan, petani dan TKI dengan penghasilan di bawah PTKP. Sementara untuk objek pajak yang bukan merupakan objek pengampunan pajak, antara lain : Ayat (2) harta warisan apabila diterima oleh ahli waris yang tidak memiliki penghasilan atau memiliki penghasilan di bawah PTKP. Serta harta warisan yang sudah dilaporkan dalam SPT Tahunan Pajak Penghasilan pewaris. Ayat (3) harta hibahan juga bukan objek pengampunan pajak dengan ketentuan yang sama dengan harta warisan. Sumber: liputan6

Filled under : Promo
Author : MedanTalk
Comment Number : No Comment Yet
HiLo Teen proudly present:
Event terbesar untuk SMP & SMA se- Sumatera Utara & Aceh TeenArtProject2016!

Tunjukkan kreatifitas dan bakatmu di 3 kompetisi ArtProject :

1. Artivity : Membuat prakarya dengan tema Go Green dengan menggunakan barang2 bekas.
2. Artalent : Ajang pencarian generasi muda berbakat di Sumatera Utara & Aceh.
3. Artfashion : Kompetisi membuat karya pakaian dari bahan2 bekas (khusus Medan). Rebut hadiah total PULUHAN JUTA RUPIAH dan hadiah menarik lainnya!

So, tunggu apa lagi??
Segera daftarkan sekolahmu untuk HiLo kunjungi!
Buktikan sekolahmu yang TERBAIK!

Pendaftaran : - Medan: 0812 9458 1352 (@svzsvz)
- Aceh: 0852 7516 7875 (@laurentrumahorbo)
- Pematang Siantar, Tebing Tinggi, Rantau Prapat: 0852 0313 6869 (@andypartslist)
- Padang Sidempuan, Sibolga: 0822 7303 1748 (@nasutionmandala
Follow us on instagram : @hiloteen, @hilomdn

HiLo Teen proudly present: Event terbesar untuk SMP & SMA se- Sumatera Utara & Aceh TeenArtProject2016! Tunjukkan kreatifitas dan bakatmu di 3 kompetisi ArtProject : 1. Artivity : Membuat prakarya dengan tema Go Green dengan menggunakan barang2 bekas. 2. Artalent : Ajang pencarian generasi muda berbakat di Sumatera Utara & Aceh. 3. Artfashion : Kompetisi membuat karya pakaian dari bahan2 bekas (khusus Medan). Rebut hadiah total PULUHAN JUTA RUPIAH dan hadiah menarik lainnya! So, tunggu apa lagi?? Segera daftarkan sekolahmu untuk HiLo kunjungi! Buktikan sekolahmu yang TERBAIK! Pendaftaran : – Medan: 0812 9458 1352 (@svzsvz) – Aceh: 0852 7516 7875 (@laurentrumahorbo) – Pematang Siantar, Tebing Tinggi, Rantau Prapat: 0852 0313 6869 (@andypartslist) – Padang Sidempuan, Sibolga: 0822 7303 1748 (@nasutionmandala Follow us on instagram : @hiloteen, @hilomdn

HiLo Teen proudly present: Event terbesar untuk SMP & SMA se- Sumatera Utara & Aceh TeenArtProject2016! Tunjukkan kreatifitas dan bakatmu di 3 kompetisi ArtProject : 1. Artivity : Membuat prakarya dengan tema Go Green dengan menggunakan barang2 bekas. 2. Artalent : Ajang pencarian generasi muda berbakat di Sumatera Utara & Aceh. 3. Artfashion : Kompetisi membuat karya pakaian dari bahan2 bekas (khusus Medan). Rebut hadiah total PULUHAN JUTA RUPIAH dan hadiah menarik lainnya! So, tunggu apa lagi?? Segera daftarkan sekolahmu untuk HiLo kunjungi! Buktikan sekolahmu yang TERBAIK! Pendaftaran : - Medan: 0812 9458 1352 (@svzsvz) - Aceh: 0852 7516 7875 (@laurentrumahorbo) - Pematang Siantar, Tebing Tinggi, Rantau Prapat: 0852 0313 6869 (@andypartslist) - Padang Sidempuan, Sibolga: 0822 7303 1748 (@nasutionmandala Follow us on instagram : @hiloteen, @hilomdn

Filled under : Promo
Author : MedanTalk
Comment Number : No Comment Yet
1 2 3 330
Page 1 From 330