| 12/05/2010 | ||
| 9:00 AM | to | 2:00 PM |
Sepuluh pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Medan hari ini akan mengikuti pencabutan nomor di Garuda Plaza Hotel (GPH) Medan. Pasangan calon menjadi tinggal 10 pasang setelah Rudolf Pardede dan Afifuddin Lubis dinyatakan tak lolos verifikasi karena tidak memenuhi syarat pendidikan, minimal tamat SMA.
Aparat kepolisian terlihat sudah berjaga-jaga di areal hotel yang berada di Jalan Sisingamangaraja Medan ini. Pengamanan ekstra dilakukan karena dikhawatirkan pendukung pasangan Rudolf-Afifuddin akan melakukan aksi protes.
Kemarin sore, Ketua KPU Medan Evi Novida Ginting di Kantor KPU Medan, Jl. Kejaksaan No. 37 Medan, mengumumkan, pasangan Rudolf dan Afif terganjal syarat pendidikan. “Syarat menjadi seorang walikota itu minimal SMA dan itu tidak dipenuhi oleh Rudolf,” jelasnya. Keputusan ini diambil Evi setelah pihaknya melakukan klasifikasi dan verifikasi administrasi dan faktual sesuai dengan legal formal. “Ini ketetapan final,” ujarnya.
Tak lolosnya pasangan Rudolf-Afifuddin ini membuat pasangan yang siap “tempur” dalam ajang Pilkada Medan pada 12 Mei mendatang tinggal, Maulana Pohan-Ahmad Arif, Sigit Pramono Asri-Nurlisa Ginting, Rahudman Harahap-Dzulmi Eldin, Ajib Shah-Binsar Situmorang, Prof Arif Nasution-Supratikno, Indra Sakti Harahap-Delyuzar, Sjahrial R Anas- H Yahya Sumardi, Joko Susilo-Amir Mirza Hutagalung, Bahdin Nur Tanjung-Kasim Siyo dan Sofyan Tan-Nelly Armayanti.
Popularity: 1% [?]
RSS Feeds
Twitter
Facebook
E-Mail













bravo-medan Says:
Kok bisa ya sekarang dinyatakan tak lulus SMA, dulu waktu jadi Gubsu gimana tuh verifikasinya? Bukannya selama ini ada embel2 Drs di depan namanya? Lagian belum cukup puas selama ini sudah menjabat Gubernur (walaupun Sumut makin terpuruk)? Besok-besok jabatan Camat Balige pun bisa jadi diincar. Dasar haus kekuasaan!
Posted on March 13th, 2010 at 11:26 AM