10 Pemain Bola Masa Depan Indonesia

10 Pemain Bola Masa Depan Indonesia



KIPRAH tim nasional Indonesia di Piala AFF 2010 cukup mengkilap, meski dalam final Leg-1 dikalahkan Malaysia dengan skor 0-3, Minggu (26/12/2010), di Stadion Bukit Jalil, Kuala Lumpur, Malaysia.

Beberapa nama pemain muda melejit. Sebut saja Irfan Bachdim, Cristian Gonzales, atau Arif Suyono, hampir semua orang mengenal mereka. Sebenarnya masih ada beberapa nama lagi yang bisa dijadikan harapan untuk membangkitkan prestasi sepak bola Indonesia di masa mendatang.

Siapa-siapa saja mereka?


1. Irfan Bachdim

Skuad inti tim FC Utrecht Junior A ini pernah ikut timnas SEA Games yang latihan di Belanda namun gagal ikut main karena cedera. Irfan memperkuat Team Nasional Indonesia di Piala AFF 2010. Karena kontraknya di Utrech tidak diperpanjang Irfan hijrah ke Indonesia dan memperkuat Persema Malang.

2. Irvin Museng

Top skor Piala Danone U-12 di Lyon, Prancis 2005 dengan sepuluh gol. Irvin merupakan orang asli Makassar. Pada 2006, Irvin dipanggil untuk memperkuat tim junior Ajax dalam musim kompetisi 2006-2007. Sebagai pemain asal Asia, ia mendapatkan banyak pengalaman berharga saat berlatih di Ajax. Sayang, tak sampai semusim, petualangannya bersama Ajax harus berakhir. Dia tidak bisa tinggal lebih lama lagi di Belanda karena visa tinggalnya tidak dikeluarkan pemerintahan setempat. Akhirnya Irvin memutuskan kembali dan berkarir di Indonesia. Kini Irvin di Medan memperkuat Pro Titan Medan.

3. Eriyanto

Eriyanto sukses membawa timnya menjadi juara di Kompetesi Milan Junior Camp Day Tournament yang diselenggarakan di San Siro, Milan. Pada Kompetisi itu, pemain berusia 14 tahun ini memperoleh gelar The Best Captain. Kabar terbaru, Eriyanto dikontrak team AC Milan Junior.

4. Syamsir Alam

Pemain berdarah Minang ini memiliki bakat luar biasa. Penampilannya di kualifikasi Piala Asia U-19 di Jalak Harupat baru-baru ini cukup menjanjikan. Syamsir merupakan Binaan PSSI untuk proyek Team SAD-Uruguay yang dilibatkan pada kompetisi muda U-19 di Uruguay. Saat ini Syamsir dikontrak klub Profesional Uruguay CA Penarol pada awal tahun 2011.

5. Syaffarizal Mursalin Agri

Striker klub Al Khor junior di liga U-14 Qatar ini mencetak 15 goal saat memperkuat klubnya. Saat ini Farri (panggilannya) yang berusia 18 tahun memperkuat tim senior Al Khor di Liga Qatar. Kabar terbaru, Qatar berencana untuk menaturalisasi pemain berbakat ini. Sayang kali rasanya talenta muda ini diklaim Qatar padahal kewarganegaraannya Indonesia.

6. Hanif Sjahbandi

Setelah membawa tim-nya Indonesia U-13 menjuarai ajang AFF U-13 di Sabah Malaysia pada tahun 2009, Hanif didaftarkan ibunya mengikuti kursus singkat 6 hari di Club raksasa Manchester United. Di sana Hanif terpilih menjadi satu pemain terbaik dan mendapatkan undangan dari World Skills Finals. World Skills Finals adalah kesempatan yang diberikan pada siswa kursus sepak bola Manchester United yang dianggap punya prestasi dan tampil menonjol. Dalam ajang tersebut, peserta mendapat kesempatan menjalani sesi latihan yang lebih intensif.

7. Donovan Partosoebroto

Pemain berusia 18 tahun ini kini membela tim Ajax junior. Ayahnya orang Indonesia dan ibunya warga negara Belanda. Donovan punya kembaran yang juga seorang pemain bola, namanya Vincent Partosubroto. Vincent adalah seorang penyerang, dia bermain di Klub FC Hoofdorp. Kabar menyebutkan Donovan dan adiknya sangat ingin memperkuat Tim Nasional Indonesia.

8. Febrianto Wijaya

Febrianto Wijaya bergabung di klub anggota Bundesliga Jerman, VfB Stuttgart. Saat paman Febrianto bernama Pieter Witono dan seorang pebisnis asal Jerman yang juga pengurus Stuttgart, Kurt Jurgen Walter bertemu, Pieter iseng-iseng mengajak pemandu bakat Stuttgart itu menyaksikan Febrianto berlatih di Lapangan Karebosi, Makassar. Tak disangka, Walter langsung tertarik dengan gaya permainan Febrianto.Prestasi Febrianto di pentas sepak bola junior memang cukup mengilap. Mula-mula dia hanya berlatih di SSB MFS 2000, lalu memperkuat timnas U-14 tahun. Lalu naik kasta ke U-16 dan berlanjut U-17.

9. Kim Jeffrey Kurniawan

Pemain blasteran Indonesia – Jerman ini adalah cucu kandung Kwee Hong Sing, pemain Tim Nasional Indonesia di tahun 1950 yang memperkuat Persija. Kim merupakan pemain yang memperkuat FC Heidelsheim, sebuah klub yang berkompetisi di Verbandsliga Nordbaden Jerman (satu level di bawah divisi 3 Bundesliga). Kakeknya merupakan salah satu squad Tim Garuda saat The Reds Giants menahan Imbang Uni Soviet kala itu.

10. Alesander Trobacco

Alessandro ‘Ale’ Trabucco adalah seorang pemain sepakbola dari keluarga sederhana dan berkasta. Kampung ibunya yang bernama lengkap I Gusti Ayu Ketut Kusumawati terletak di Tabanan Penebel Sunantaya, Bali. Ale mulai menimba ilmu sepak bola di usia 5 tahun.AC Cesena, menjadi klub yang akan dibela Ale untuk musim 2010/11.
sumber: http://www.whooila.com/2010/12/daftar-10-pemain-bola-masa-depan.html

0
Like
Save

Comments

Silakan Berbagi / Komentar

%d bloggers like this: