Untuk mengantisipasi terjadinya peningkatan permintaan di setiap SPBU yang ada di Region I, Pertamina Pemasaran BBM Retail Region I bersama Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia, Parlindungan Purba melakukan inpeksi mendadak (Sidak) di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) dalam penanganan pelayanan kepada para konsumen serta melakukan uji tera kuantitas BBM.
Sidak yang dilakukan kamis (30/12) di SPBU 14.202.112 Jalan S.M Raja ini sempat menjadi perhatian kepada setiap pelanggan serta pekerja SPBU dalam melakukan aktifitasnya untuk melayani pelanggan.
Dengan menggunakan bejana ukur atau tera, sidak yang disaksikan oleh pihak manajemen SPBU memperhatikan bejana ukur untuk melihat takaran minyak yang akan di pasarkan kepada pelanggan pengendara. Sidak ini pun tidak ada menunjukan penyimpangan dalam takaran serta pelayanan kepada pelanggan.
GM Pertamina Pemasaran BBM Retail Region I, Gandhi Sriwidodo yang langsung terjun ke lokasi menyatakan kesiapan Pertamina baik dari sisi stock BBM di 5 depot di Sumatera Utara seperti Instalasi Medan Group, Depot Kisaran, Depot Siantar, Depot Gunung Sitoli, dan Depot Sibolga dalam jumlah cukup.
Hingga akhir tahun 2010 diperkirakan terjadi lonjakan konsumsi BBM sekitar 10 % baik di Premium maupun Solar. Untuk itu Pertamina telah menyiapkan satuan tugas (satgas) yang memantau ketersediaan BBM di lembaga penyalur yang ada seperti SPBU.
Sementara anggota DPD RI Parlindungan Purba mengatakan agar Pertamina terus melakukan pemantauan terhadap SPBU, sehingga dalam kegiatan penyaluran BBM kepada masyarakat atau pelanggan bisa berjalan dengan baik.
Manager SPBU 14.202.112 Jl S.M Raja, Pardinan Simangunsong mengungkapkan bahwa permintaan menjelang tahun baru ini mengalami peningkatan sekitar 16 kiloliter dari hari biasanya yang hanya 12 kiloliter perharinya. Sehingga antisipasi permintaan ini terus dilakukan dalam melakukan koordinasi dengan Pertamina agar terus berjalan dalam mendistribusikan BBM.
Popularity: 1% [?]