PEREKONOMIAN Sumatera Utara (Sumut) pada tahun 2011 masih dibayangi tekanan inflasi yang diperkirakan terus berlanjut hingga pertengahan tahun. Demikian disampaikan Pemimpin Bank Indonesia (BI) Regional Sumut&Aceh, Nasser Atorf dalam sambutannya pada Pertemuan Tahunan Perbankan 2011 Sumut di Gedung BI Medan, Rabu (26/1/2011) malam.
Dijelaskan Nasser, kondisi cuaca yang belum kondusif bagi produksi sejumlah komoditas pangan disertai administered policy yang berpotensi menaikkan biaya produksi barang perlu dicermati guna menekan laju Inflasi Sumut.
Ia menambahkan, penelitian BI Medan menunjukan inflasi Sumut konvergen dengan inflasi nasional maupun inflasi provinsi-provinsi yang memiliki keterkaitan erat dengan Sumut seperti; Jawa Barat,DKI Jakarta, Jawa tengah dan Jawa Timur.
Khusus untuk pengendalian inflasi di Sumut salah satunya dilakukan melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Sumut yang secara resmi dibentuk tahun lalu melalui SK Gubernur Sumut .
“Guna mengendalikan inflasi Sumut di tahun 2011 TPID Sumatera Utara telah menyiapkan rencana yang tercakup dalam Sembilan Langkah Strategis Pengendalian Inflasi,” kata Nasser.
Sembilan langkah itu di antaranya optimalisasi pemantauan harga barang-barang, perbaikan, perbaikan infrastruktur transportasi serta penataan jalur transportasi di sentra-sentra produksi pertanian untuk mengurangi biaya distribusi produk pertanian, serta dialog secara berkala antara TPID-pengusaha yang bergerak di bidang produksi dan distribusi.
Disebutkan Nasser, selain langkah tersebut, langkah-langkah lainnya, yaitu; Percepatan penyaluran raskin, dan pelaksanaan operasi pasar sesuai kebutuhan,pembangunan sistem mekanisme stabilisasi harga yang di antaranya dilakukan melalui Lembaga Usaha Ekonomi Pedesaan (LUEP), peningkatan produktivitas padi serta pelaksanaan penegakan hokum terhadap pihak pihak yang berusaha mengambil keuntungan dalam perdagangan komoditas bahan pokok yang melanggar azas kepentingan umum, serta kampanye gerakan tanam cabe mandiri.
Popularity: unranked [?]
RSS Feeds
Twitter
Facebook
E-Mail












