2011, Industri Otomotif Tetap Optimis
24/11/2010 in Business
Pelaku industri otomotif mengaku optimis akan pasar 2011 di pasar Sumatera Utara. Masih terus menguatnya harga komoditi perkebunan seperti kelapa sawit, karet serta pertambangan ditambah membaiknya daya beli, usai pulih dari krisis ekonomi global tahun 2008 lalu, menjadi alasan kuat mengapa para pemain menatap berharap positif di tahun depan.
“Kita sangat optimis dengan tahun depan. Sekarang ini konsumen di sektor otomotif semakin diuntungkan meski beli mobil lewat leasing. Itu menjadi daya pikat konsumen untuk membeli mobil,” ucap Sales Manager PT Istana Deli Kencana (IDK 1) Wiwyn Purnomo, awal pekan ini di Medan.
Menurut Wiwyn, sinergi antara perusahaan leasing dengan dealer mobil menghadirkan program menarik buat konsumen sangat membantu mendongkrak penjualan. Apalagi melihat data statistik pembelian mobil secara kredit masih di angka 65 persen dan sisanya 35 persen lewat tunai, diharapkan mendorong minat beli.
Beberapa keuntungannya, papar dia, antara lain tingkat suku bunga sangat kompetitif yakni 4,28 persen per tahun (merek Honda), program cash back, down payment ringan serta cicilan hingga masa lima tahun. Seluruh aktifitas marketing tersebut, lanjut dia, dikombinasikan dengan peningkatan layanan purna jual.
Khusus penjualan mobil merek Honda, lanjut dia, tahun depan diperkirakan menargetkan pertumbuhan penjualan tak jauh beda dari tahun 2010. Namun, berapa besar angka pertumbuhan, masih harus melihat gambaran pertumbuhan ekonomi akhir tahun dan proyeksi tahun depan.
“Yang pasti tak jauh beda dari tahun ini dengan target penjualan mencapai 2.700 unit di tiga dealer. Sedangkan penjualan Januari hingga Oktober 2010 ikut naik 20 persen dari tahun lalu. Khusus di kuartal empat, juga mengalami kenaikan di angka 20 persen,” terang dia.
Tidak hanya Honda, kompetitor kendaraan roda empat merek Jepang lainnya, Toyota ikut menuai ekspektasi senada. Apalagi jika melihat grafik penjualan mobil itu sepanjang awal tahun hingga Oktober 2010 yang terus bertumbuh signifikan.
Operation Manager Sumatera Auto 2000 Joen Boediputra mengatakan, periode Januari hingga Oktober 2010, penjualan mencapai 25.000 ribu hingga Oktober 2010, dari target 31.000 unit hingga Desember. Padahal, tahun lalu, penjualan di masa yang sama hanya tercatat sebesar 22.000 unit. Secara nasional, Toyota membukukan penjualan sebesar 182.755 unit.
“Tahun ini pasar otomotif tumbuh signifikan, di mana market otomotif nasional growth 45 persen. Sebuah angka yang cukup signifikan,” kata Joen Boediputra
Meski yakin pasar bergerak ke arah positif, namun dia memerkirakan, pertumbuhan pasar di angka 40 persen di sepanjang tahun ini, akan sulit dicapai tahun depan, mengingat target tahun ini hanya di angka 20 persen.
Popularity: 1% [?]












