10
February , 2012
Friday
jjgrosir
Pamera mobil
macanlink-web-600px
blackberry shop
kartu diskon
kost modern medan
macan delivery
<< >>
Posted by Frans | Medan Talk On December - 1 - 2009

jjgrosir

Logo PertaminaIni kabar buruk buat para ibu rumah tangga yang masih menggunakan minyak tanah sebagai bahan bakar untuk memasak. Akhir Desember 2010 atau awal Januari 2011, minyak tanah bersubsidi di Medan, Binjai, Langkat, Deli Serdang, dan Serdang Bedagai tidak akan beredar lagi. Lho?

Informasi ini disampaikan General Manager UMP Regional 1 Medan Suherimanto pada acara sosialisasi konversi minyak tanah ke gas di Dinas Kominfo Sumut, Senin. Penarikan minyak tanah bersubsidi di lima daerah Sumut itu terus dilakukan. Bahkan Desember 2009, pihaknya memproyeksikan penarikan sebesar 50 persen dari jumlah yang disalurkan.

Menurut Suherimanto, PT Pertamina melakukan hal ini terkait dengan program konversi minyak tanah ke gas. Begitupun, ia tetap menjamin pengadaan minyak tanah untuk masyarakat, namun yang disediakan minyak tanah nonsubsidi dengan harga mengacu harga pasaran dunia yang saat ini berkisar Rp 7.000 per liter. Pengadaannya tetap melalui agen dan pangkalan yang selama ini menyalurkan minyak tanah bersubsisi.

Diakuinya, pengadaan minyak tanah nonsubsidi itu karena pertimbangan kebutuhan yang tak bisa digantikan dengan gas. Misalnya, nelayan yang masih memakai minyak tanah untuk operasional kapalnya. “Karena pertimbangan tersebut, kita (Pertamina) masih tetap menyalurkan minyak tanah, tetapi yang nonsubsidi,” jelasnya lagi.

Suherimanto juga memaparkan warga pengguna gas dari program konversi mendapat tanggungan asuransi dengan masa setahun. Nilai asuransi bervariasi. Untuk korban meninggal mendapat santunan Rp 25 juta, korban luka akibat meledaknya tabung gas, ditanggung seluruhnya biaya perobatan akibat kebakaran dari meledaknya tabung gas.

“Klaim asuransi yang akan dibayarkan PT Tugu Pratama itu hanya bisa diberikan jika pengguna menunjukkan kartu hijau. Kalau tidak ada, tidak dilayani. Sedangkan kartu hijau yang hilang akibat terbakar, tetap dilayani, sepanjang identifikasinya di data base kita ada,” jelasnya. (Sumber: Analisa)

Popularity: 1% [?]

Berita Cerita Berkaitan

You can leave a response, or trackback from your own site.

1 Response

  1. Zulfan Ajhari Siregar Says:

    Seharusnya pada sentra penyetopan Minah Bersubsidi Pertamina segera mendrop Minah Putih ( Non warna) dan Sosialisasikan, kebenaran Solar disulap menjadi Minah putih yang mungkin sudah beredar di masyarakat.Pertamina juga harus mempertimbangkan Pangkalan yg.ada, jangan diabaikan begitu saja.Pangkalan Minah juga pernah punya arti untuk Pertamina,dan masyarakat.

    Posted on December 25th, 2010 at 10:18 PM

Silakan Berikan Komentar




Copyright by: MedanTalk.com | SiteMap | Twitter | Facebook | Contact | Supported by: MedanKu | Macan Group | All rights reserved Worldwide.