Tiga unit pesawat tempur Sukhoi bikinan Rusia secara resmi diserahterimakan kepada RI yang diterima menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro di Lanud Hasanuddin Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (27/9). Ketiga pesawat tempur tipe SU-27 dan SU-30MK2 ini akan memperkuat skuadron udara TNI AU menjadi 10 unit Sukhoi.

Pesawat tempur Sukhoi (varian SU- 27) merupakan pesawat tempur yang dirancang sebagai pesawat interseptor (penyergap) dengan kemampuan terbang tempur jarak jauh. mampu mengusung persenjataan berat dan sangat lincah dalam manuver udara. Dengan kecepatan maksimum 2.500 km/jam (1.550 mph Mach 2.35), SU-27 mampu menjangkau jarak 1/340 km saat terbang rendah dan mencapai jarak jelajah 3.530 km pada ketinggian tinggi tanpa perlu mengisi bahan bakar.
TNI-AU telah mengggunakan varian SU-27 sejak tahun 2003 setelah terjadi pembatalan kontrak pembelian 12 unit Su-30MKI pada 1996. Kontrak tahun 2003 mencakup pembelian 2 unit Sukhoi-27SK dan 2 unit Sukhoi-30MK senilai 192 juta dolar AS tanpa paket senjata. Empat tahun kemudian pada acara MAKS 2007 di Moskow, Departemen Pertahanan mengumumkan kontrak pembelian 3 unit Sukhoi-27SKM dan 3 unit Sukhoi-30MK2 senilai 350 juta dolar AS.* (berbagai sumber)
Popularity: 1% [?]
RSS Feeds
Twitter
Facebook
E-Mail












