| 25/05/2010 | ||
| 11:00 AM | to | 5:00 PM |
Direktorat Kesenian, Dirjen Nilai Budaya, Seni dan Film Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata bekerjasama dengan Unimed akan menggelar pameran seni berbasis digital hasil karya 50 seniman Indonesia di Universitas Negeri Medan (Unimed), Selasa (25/5).
“Kegiatan pameran seni media dengan tema ‘Lokalitas dalam perspektif teknologi’ itu akan digelar selama enam hari sampai tanggal 30 Mei 2010 dan dihadiri Dirjen Nilai Budaya, Seni dan Film Drs Tjetjep Suparman,” kata Pembantu Rektor I Unimed, Prof Selamat Triono Ahmad di ruang kerjanya, Jumat (21/5).
“Pameran ini mencoba membaca fenomena yang terjadi saat ini dengan merangkum beberapa perkembangan mutakhir seni media di Indonesia,” ungkap Selamet.
Pameran yang diselenggarakan di Medan ini sebagai salah satu cara untuk mensosialisasikan fenomena seni media di berbagai daerah, sehingga masyarakat dapat melihat bagaimana proses kreatif dan pengembangan ide dalam seni dengan menggunakan teknologi. ”Pameran ini sendiri dilaksanakan di tiga wilayah diseluruh Indonesia, dan untuk wilayah barat dilakukan di Medan dalam hal ini adalah di Unimed,” katanya.
Lebih lanjut Dekan Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Unimed, Prof Khairil Ansari mengatakan, dewasa ini perkembangan dan kemajuan ilmu teknologi telah mempengaruhi dunia kesenian. Berbagai macam bentuk seni dengan berbasis teknologi menjadi arus besar yang mengikuti fenomena sosial yang terjadi, ungkap Ansari.
Dia menjelaskan, seni berbasis teknologi yang sering disebut seni media (media art-red) belakangan ini sering ditemukan pada even-even besar kesenian seperti biennale, triennale, art fair dan berbagai festival lainnya yang berbasis teknologi. ”Intinya memang belakangan ini seni berbasis teknologi memang lagi naik daun,” katanya.
Ansari juga mengungkapkan tingginya potensi seni yang ada di negeri ini. Bahkan negeri jiran Malaysia beberapa waktu yang lalu mahasiswa kita diminta untuk mentransfer ilmu seninya. Kenyataan ini menunjukkan bahwa kualitas SDM kita tidak kalah. Untuk itu diharapkan kepada pemerintah dan elemen terkait lainnya untuk mengembangkan potensi ini, ucapnya.
Plh Kadisbudpar Sumut, Sudarno mengatakan, ada banyak proses kreatif dalam kesenian yang muncul diberbagai wilayah Indonesia, tidak terkecuali seni media. Seniman sebagai manusia kreatif tentu mempunyai caranya sendiri dalam merespon fenomena ini.
Medium-medium seni rupa yang selama ini kita kenal seperti seni lukis, patung, dan seni grafis telah menjadai “bahasa” visual seniri dalam seni rupa kita. Seni media selalu berkembang sejalan dengan penemuan penemuan teknologi baru yang mempengaruhi kehidupan masyarakat kontemporer. Seni media akan terus bergerak dengan pesat membuka diri untuk kebaruan gagasan seni dan teknologi yang ada di masyarakat.
Sumber: Analisa
Popularity: 1% [?]
RSS Feeds
Twitter
Facebook
E-Mail













Ady Says:
medan memang pantas kedatangan para seniman yang menjadi tuan rumah juga kampus terbaik deh…
semoga acara nya berjalan dengan selancar-lancar nya.
Posted on May 23rd, 2010 at 6:44 PM