12
February , 2012
Sunday
jjgrosir
Pamera mobil
macanlink-web-600px
blackberry shop
kartu diskon
kost modern medan
macan delivery
<< >>
Posted by Reyno On December - 16 - 2009

jjgrosir

medan-featureMasyarakat yang kini sedang mengurus berkas-berkas CPNS atau yang tidak lulus diminta hati-hati. Pasalnya komplotan penipu mengatasnamakan pejabat Pemko Medan mulai beraksi. Mereka meminta sejumlah uang untuk keperluan pembuatan SK PNS.

Sindikat ini tanpa ragu menyebut sejumlah nama pejabat seperti Kabag Humas Pemko Medan Rusdy Siregar, Kepala BKD Kota Medan Lahum Lubis untuk memperlancar aksinya. Hal ini terungkap ketika salah seorang warga, Z Siregar selaku orang tua dari Winda Yulia Br Siregar salah satu peserta CPNS untuk D III Keperawatan kepada wartawan di Pemko Medan, Selasa (14/12). Awalnya, anaknya ditelepon seseorang mengaku sebagai Kabag Humas Pemko Medan Rusdi Siregar melalui telephon rumah.

Dalam pembicaraan itu, dia meminta menyerahkan uang Rp3 juta agar penerbitan SK PNS oleh BKN di Jakarta. Padahal Winda sendiri tidak lulus dalam ujian CPNS tersebut. Dalam pembicaraan tersebut salah satu komplotan meminta uang tersebut ditransfer ke Bank Mandiri dengan nomor rekening 1180006024557 atas nama Ismail selaku Humas BKN.

Karena merasa tertarik Z Siregar berusaha menghubungi nomor HP yang ditinggalkan dan terjadi percakapan. Dalam percakapan tersebut pria yang kesehariannya berprofesi seorang Guru SD ini diminta menghubungi Kepala BKD Kota Medan Lahum Lubis.

“Sejak pagi hingga sore kami terus komunikasi. Suaranya berbeda-beda, makanya saya yakin orangnya lebih dari satu. Namun, dari pembicaraan itu orang ini hanya berdialek batak dan tidak mau menggunakan bahasa batak,” katanya.

“Saya juga telpon yang mengaku Lahum dan meminta menyerahkan uangnya dan menelepon Humas BKN Pusat Ismail dengan nomor HP 085289377236,” ucap Z Siregar.  Karena, merasa belum yakin sepenuhnya, dia mendatangi kantor Kepala BKD Kota Medan Lahum Lubis di Kantor Wali Kota Medan. Bahkan, dirinya menelpon yang mengaku Rusdi Siregar bahwasanya dia sudah berada di ruang Lahum.

“Saya menelepon dia untuk mengatakan ketemu di ruang Pak Lahum untuk menyelesaikan semuanya. Namun, mengaku Rusdi marah dan meminta keluar saja dan biar dia menyelesaikan semuanya. Dia juga mengatakan nanti saja ketemu, sekarang transfer uang itu jangan lewat jam satu,” ungkapnya.

Kecurigaan semakin menguat, diapun mendatangi ruangan humas pemko untuk menemui Rusdi Siregar dan menelopon sudah ada di ruangannya. Untuk mempercepat pertemuan uang tersebut dia mengaku sudah mentransfer uang yang dibutuhkan. Namun pria yang mengaku Rusdi ini mengatakan, sedang di luar, sebentar lagi menuju kantor.

Begitu juga ketika Kabag Humas Pemko Medan Rusdi Siregar asli menelepon, dia tetap hanya berjanji akan datang. Begitu juga yang mengaku Lahum, langsung menutup HP. Namun, tetap juga tidak datang.

Pada kesempatan itu, Rusdi meminta kepada masyarakat agar berhati-hati dan tidak langsung percaya apabila ada telpon yang mengatasnamakan pejabat Pemko Medan. “Jika perlu dicek saja siapa nama-nama pejabat yang dicatut agar masyarakat tidak tertipu,” sarannya. (Sumber: Analisa)

Popularity: 1% [?]

Berita Cerita Berkaitan

You can leave a response, or trackback from your own site.

Silakan Berikan Komentar




Copyright by: MedanTalk.com | SiteMap | Twitter | Facebook | Contact | Supported by: MedanKu | Macan Group | All rights reserved Worldwide.