Hingga akhir bulan ini, diperkirakan akan terjadi anomali (penyimpangan) cuaca di kawasan Kota Medan yang disebabkan adanya gangguan cuaca di Laut Cina Selatan. Karenanya, warga kota diperingatkan untuk mewaspadai berbagai penyakit menular seperti Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) dan diare.
Gangguan cuaca ini mengakibatkan Medan sering terjadi hujan pada sore, malam, hingga pagi hari. Padahal, seharusnya memasuki Januari kondisi cuaca mulai kering.
Secara teknis, gangguan cuaca di Laut Cina Selatan ini menyebabkan pusaran-pusaran angin di sekitar Laut Cina Selatan bahkan di Selat Malaka, demikian dijelaskan Firman, Kepala Data dan Informasi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika wilayah I stasiun Bandara Polonia Medan, Firman. Pusaran-pusaran angin itu membentuk pumpunan awan bercampur uap air yang menyebabkan turun hujan di kawasan Medan.
Terkait ancaman penyakit menular, perlu diketahui ISPA adalah kelompok penyakit terbesar yang terbagi menjadi pneumoni dan non pneumoni. ISPA Pneumoni pada tahap paling buruk dan jika tidak ditangani langsung oleh dokter bisa menyebabkan kematian. Gejalanya bisa berupa demam tinggi dan sesak nafas. Siapa saja bisa terserang ISPA dan diare, tergantung daya tahan tubuhnya. Selain itu, kesadaran masyarakat akan kebersihan diri dan lingkungannya. (Foto: int)
Popularity: 1% [?]
RSS Feeds
Twitter
Facebook
E-Mail











