Audisi Indonesian Idol di Medan Rusuh

Audisi Indonesian Idol di Medan Rusuh

Penyelenggaraan seleksi kontes Indonesian Idol di Medan telah digelar di Griya Dome Convention Centre Medan di Jalan Tengku Amir Hamzah pada Sabtu (16/1) dan (17/1) kemarin. Namun, pada hari pertama seleksi (Sabtu), penyelanggaraan audisi sempat mengalami kerusuhan sesama peserta akibat saling berdesakan.

Sekitar 3 ribuan peserta memadati areal Griya Dome di hari pertama audisi. Hingga sore antrian masih tetap terjadi. Polisi terus berjaga mengantisipasi agar kerusuhan tidak kembali terulang.

Sebelumnya, lewat siaran pers yang disebarkan panitian penyelenggara Indonesian Idol kepada sejumlah wartawan, dijelaskan bahwa polisi telah dikerahkan untuk mengantisipasi adanya kerusuhan.

“Sebenarnya kita sudah membuka enam jalur antrian tetapi karena para peserta audisi semuanya masuk dalam waktu bersamaan sehingga menjadi sulit untuk diatur dan saling desak-desakan. Kita sudah melakukan beberapa antisipasi karena jumlah peserta audisi yang melebihi dari standar kami, dengan alasan kita tidak ingin banyak peserta yang jatuh pingsan dalam acara ini,” jelas Kabag Ops Poltabes Medan Kompol Rudi Rifani, seperti dikutip dari siaran pers pihak penyelenggara.

Namun, pantauan MedanTalk, menurut peserta audisi, kerusuhan diawali saat pintu masuk dibuka. Akibatnya, dorongan para peserta menimbulkan saling sikut. Akhirnya, terjadilah kerusuhan. Bahkan, puluhan orang diamankan polisi karena pingsan tak sadarkan diri.

“Awalnya masih aman, tapi setelah pintu dibuka mulailah berdesak-desakan. Ada pula yang main sikut. Sebagian yang tak kuat pingsan,” kata Yudi, salah seorang peserta audisi.

Menurut pihak penyelenggara, Senin (18/1), para peserta audisi yang lolos pada tahap audisi di hari pertama (Sabtu, 16/1) dan kedua (Minggu, 17/1) akan mengikuti tahap selanjutnya, yaitu penilaian oleh para juri artis, yaitu Anang Hermansyah, Erwin Gutawa dan Rossa.

Dari pihak penyelenggara berharap agar para peserta yang lolos tahap audisi, agar tetap menjaga staminanya supaya performance yang akan ditampilkan di hadapan para juri artis akan maksimal.

“Peserta di Medan ini suaranya lantang dan sangat powerful dan seperti yang saya pernah katakan setiap kota mempunyai ciri khas tersendiri, kalau di Medan karakter Melayu-nya kuat. Banyak juga sebenarnya peserta audisi yang menyanyi tidak ada dinamika karena belajar otodidak tetapi produksi suaranya bagus,” jelas Maria E.Febryani sebagai Executive Producer Indonesian Idol 2010.

0
Like
Save

Comments

Silakan Berbagi / Komentar

%d bloggers like this: