Curah hujan diperkirakan cukup tinggi dan terus meningkat di Sumatera Utara hingga Desember mendatang. Warga Sumut diperingatkan untuk mewaspadai banjir dan bencana longsor!
Peringatan ini disampaikan Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah I Medan. Daerah yang berpotensi banjir dan longsor itu adalah wilayah pantai timur, barat dan tengah.
Karenanya, Kepala BMKG Wilayah I Medan, Hendra Suwarta, mengimbau seluruh warga di kabupaten/kota di Sumut untuk waspada. “Daerah pantai barat dan timur juga memiliki hulu sungai. Warga yang tinggal di daerah itu agar tidak sepele dengan tanda-tanda yang terjadi,” ujarnya.
Menurut Hendra, banjir ekstrim diperkirakan berada pada daerah aliran sungai (DAS) Kabupaten Asahan, Simalungun dan DAS Gambus. Selain itu, daerah-daerah banjir dini pada tingkat bahaya tinggi, terjadi pada DAS Barumun, DAS Kuala, Padang, Ular, Belumai, Percut, Belawan, Kuala Gading, Wampu, Lepan, Tungkam, Salahasi, Serang Jaya, Tapus, Bagan Garigis, Sibundong dan Kolang.
“Daerah aliran sungai ini kapan saja bisa banjir, apalagi sedang musimnya hujan dengan intensitas panjang sejak malam hingga pagi hari,” ujarnya lagi.
Ia juga mengingatkan masyarakat yang tinggal di daerah pegunungan/ perbukitan, terutama dengan kondisi alam hutan yang gundul dan sering longsor. “Peringatan bahaya longsor terjadi di daerah Deliserdang, Labuhan batu, Tanah karo, Simalungun, Madina, Langkat, Tapanuli Selatan, Samosir,Toba Samosir dan Tapanuli Utara,” katanya.
Peringatan ini bercermin dari pengalaman sebelumnya, di mana pada pertengahan tahun hingga akhir tahun sering terjadi bencana alam yang tidak dapat diprediksi secara teknologi. (Laporan: Fuzi)
Popularity: 1% [?]
RSS Feeds
Twitter
Facebook
E-Mail












