9
February , 2012
Thursday
jjgrosir
Pamera mobil
macanlink-web-600px
blackberry shop
kartu diskon
kost modern medan
macan delivery
<< >>
Posted by Frans | Medan Talk On July - 21 - 2011

jjgrosir


KENDALA pembangunan runway Bandara Kuala Namu tidak mengubah schedule penyelesaian proyek. Demikian disampaikan Humas Project implementation Unit (PIU) Satuan Kerja (Satker) Angkasa Pura (AP) II, Wisnu.

Menurutnya, progres pelaksanaan pembangunan keseluruhan bandara terhitung 26 Juni, sekitar 75 persen. Untuk sisi udara atau publik (runway, lampu navigasi, ATC ‘air traffic control’) sekitar 81 pesen dan Sisi darat atau privat (terminal penumpang, terminal kargo, jalan lingkungan) sekitar 65 persen.

Untuk pelaksanan pembangunan kontruksi terminal mencapai sekira 90 persen. Pekerjaan tahun 2011 ini, di bidang kontruksi membangun avron kargo. Saat ini sedang berlangsung tender pengadaan dan pemasangan sarana X-ray, CCTV , Pembangunan Terminal Kareta Api, fasilitas pakir, pemasangan mekanikal elektrikal dan pemasangan alat pagasi sistem bargot (barcode) serta fenuter.

Bila tender berlangsung sesuai jadwal, diharapakan pembangunan terminal berbiaya Rp 400 miliar akan selesai awal 2012. Namun, bila pelaksana pekerjaan pengadaan serta pemasangan peralatan di terminal membutuhkan waktu 2-3 bulan diperkirakan pertengahan 2012 sudah tuntas. Pemasangan sarana tersebut diperkirakan akan mengeluarkan biaya tambahan untuk perawatan serta pengamanannya. Karena hingga saat ini pembangunan runway masih bermasalah.

“Saat ini pekerjan yang tertinggal sekitar 35 persen. Tetapi bila perlatan terpasang akhir tahun ini, maka pekerjan tinggal perawatan,” katanya.

Bandara Kualanamu mampu menampung sekitar 8 juta penumpang per tahunnya. (Sumber:Sumut Pos)

Popularity: 1% [?]

Berita Cerita Berkaitan

You can skip to the end and leave a response. Pinging is currently not allowed.

3 Responses

  1. Romi Agus Says:

    Bandara Kualanamu yang merupakan kebanggaan Daerah Sumatera Utara pada umumnya dan kabupaten Deli Serdang pada Khususnya akan mandek pada angka 75 % yang dikemukakan oleh PIU (Project Implementasi Unit) hal ini diakibatkan oleh karena kebijakan Pemerintah Kabupaten Deli Serdang yang balelo dan terlalu over Ackting dalam membuat kebijakan dimana pihak Pem.Kab Deli Serdang menginginkan Bandar Udara Medan Baru Kualanamu yang terletak di 2 Kecamatan Beringin dan Pantai Labu harus cepat selesai atau sesuai jadwal tetapi mengikat leher Kontraktor yang bekerja di dalam Proyek Bandar Udara tersebut dengan kebijakan perda yang sebelumnya dengan tarif Rp.800/m3 dan memberikan ultimatum kebijakan yang baru ( Perda No.2 tahun 2011 ) yang memberikan tarif Rp.7000/m3 sehingga perlu pertimbangan kembali oleh Kontraktor seperti Waskita-yasa dalam pengerjaan Runway yuntuk Bandar Udara Medan Baru kualanamu dan perlu pembahasan kembali di Menteri Dalam Negeri apakah perda tersebut telah sesuai dengan iklim Investasi yang akan banyak masuk di kabupaten Deli Serdang pada Khususnya dan Provinsi Sumatera Utara Pada Umumnya.
    Diharapkan Sekali kepada Pihak Pemerintah pusat untuk sigap dan tegas dalam masalah ini agar tidak berlarut-larut dan mencapai target selesainya Pembangunan Bandar Udara Kualanamu tahun 2012 yang di canangkan oleh Pemerintah Pusat sebagi pengganti Bandar Udara Polonia Medan.
    Masyarakat kabupaten Deli Serdang menginginkan Bandar Udara Medan baru Kualanamu cepat terselesaikan agar dapat meningkatkan taraf hidup ekonomi, investasi dan mengurangi pengangguran hal tersebut keinginan Masyarakat bertentangan dengan Bupatinya yang bertolak belakang dengan keinginan Masyarakat luas kabupaten Deli Serdang.
    Masyarakat memerlukan karya nyata dan bukan karya kata tentang pendapat apabila bandar Udara Medan baru Kualanamu selesai ( itulah angan-angan dan keinginan masyarakat sekitar Bandar Udara Medan baru Kualanamu ).
    Harapan besar terpancar di wajah masyarakat kab. Deli Serdang tentang betapa megahnya Bangunan Bandar Udara Medan Baru Kualanamu yang memakai biaya APBN kurang lebih 5 T ini berada di kabupaten Deli Serdang dan Bandar Udara terbesar nomor 3 di Asia.
    Masyarakat menginginkan pembicaraan antara Muspida Deli Serdang + Pihak PIU angkasa Pura II + Pihak DJU Satker Perhubungan + pihak Waskita-Yasa Kualanamu untuk duduk bersama menghilangkan ke Egoan masing-masing untuk mencapai kata mufakat yang dapat menghasilkan pendapat dan kebijakan yang netral dan masuk diakal untuk dilaksanakan.

    Posted on August 4th, 2011 at 2:37 PM

  2. Jhon Says:

    penyelesaian bandara kuala namu terus tertunda…
    ini barangkali bandara terlama proses penyelesaiannya.. bandara lain, spt yg di padang, palembang, makassar, barangkali belum ada wacana pembangunannya, ketika bandara kuala namu sdh mulai dikerjakan..
    menyedihkan medan sekarang ini..

    Posted on August 6th, 2011 at 1:54 PM

  3. DEDY Says:

    dasar,,,, KEPALA DAERA (BUPATI) yg dipilih kenapa yang udik sih…. yg gk mau liat masyarakatnya maju, mala mikirin kuntungan pribadi, klo emang kepala daera yg bijak, pasti akan melakukan dan mendahulukan kepentingan masyarakatnya agar menjadi masyarakt yang maju dan makmur, tidak seperti masyrakat DELI SERDANG yang sekarang masi tertinggal jauh dengan orang MEDAN., TU karena selalu memilih BUPATI yang mau untung sendiri,AYO RAKYAT DELI SERDANG,,,, BANGUN DARI TIDURMU, BANGUN KAMPUGMU YANG SUDAH ADA DI DEPAN MATA, JANGAN BIARKAN PEJABAT RAKUS MEMBODOHI KALIAN…………….

    Posted on October 6th, 2011 at 2:12 PM

Silakan Berikan Komentar




Copyright by: MedanTalk.com | SiteMap | Twitter | Facebook | Contact | Supported by: MedanKu | Macan Group | All rights reserved Worldwide.