Meski sudah dua hari dibuka (sejak Senin 4/1), aktivitas perbankan di Medan, baik bank umum pemerintah/ swasta, masih sepi.
Di sejumlah bank, nasabah umumnya datang ke bank untuk sekadar mengecek saldo tabungan. Hanya sedikit nasabah yang melakukan transaksi, menyetor atau menarik uangnya.
Misalnya di Bank Mandiri Cabang Jalan Balai Kota Medan. Jumlah nasabah yang datang masih sedikit disbanding hari biasa. Menurut petugas bank, transaksi yang ada masih terbatas kliring, dan RTGS (Real Time Gross Seatle) dan kiriman uang dalam negeri serta setoran BBM. Sedangkan transaksi pembukaan rekening baru dan penyaluran kredit masih sepi.
Hal serupa kurang lebih terjadi di Bank Sumut. “Meski baru awal tahun, pelayanan tetap kita maksimalkan. Hal ini merupakan kewajiban Bank Sumut untuk menjamin kondusifnya pelayanan dan kondisi perbankan,” ujar Sekretaris Direksi PT Bank Sumut, Kalimonang Siregar.
Situasi ini sudah diprediksi Bank Indonesia (BI) Medan Regional Sumut dan NAD. Ini merupakan kondisi biasa setiap kali memasuki awal tahun. “Banyak pelaku bisnis yang masih liburan. Begitu juga para nasabah mapun pemilik modal masih lebih merencanakan aktivitas baru dalam satu tahun mendatang ini,” kata Kabid Ekonomi dan Moneter BI Medan, Maurids H Damanik.
Damanik menambahkan, BI Medan sudah siap melayani kebutuhan perbankan maupun masyarakat. “Ini merupakan kewajiban untuk mendukung berlangsungnya fungsi intermediasi perbankan,” katanya Maurids. (Laporan: Fuzi/ Foto: DS)
Popularity: 1% [?]
RSS Feeds
Twitter
Facebook
E-Mail












