9
February , 2012
Thursday
jjgrosir
Pamera mobil
macanlink-web-600px
blackberry shop
kartu diskon
kost modern medan
macan delivery
<< >>
Posted by Reyno On November - 6 - 2009

jjgrosir

SBI indonesia

Kalangan pelaku ekspor-impor di Medan dan Sumut layak untuk tersenyum sejak kehadiran PT. Bank A Subsidiary of State Bank of India (SBI) Indonesia di Medan.

Pasalnya, meski baru di Medan, bank ini berani “memanjakan” nasabahnya, terutama pelaku ekspor-impor. Sesuatu yang baru yang ditawarkan bank ini adalah pelayanan transaksi dana dalam mata uang internasional secara langsung, yakni dari mata uang rupiah ke mata uang rupee, begitu juga sebaliknya.

SBI didukung aset sebesar US$190 miliar dan 14.000 cabang kantor bisnis di 34 negara seluruh dunia, juga didukung pelayanan profesional oleh 150 ribu karyawannya.

“Dengan keunggulan itu, maka kami mampu memotong kompas transaksi valuta asing, khususnya transaksi mata uang rupiah ke rupee bagi para pelaku bisnis ekspor-impor Sumut. Kita optimis bank SBI Indonesia mampu mengembangkan dan meningkatkan kinerjanya di sini (Medan),” ujar Presiden Direktur Bank  SBI Indonesia Rajiv Saran dalam acara Customer Gathering Dinner PT Bank SBI Indonesia di Hotel SwisBell Medan, tadi malam.

Rajiv yang didampingi Direktur Marketing Bayu Wisnu Wardhana, Direktur S. Sathyamurty dan Branch Manager Bank SBI Indonesia Cabang Medan, Suhendro Tandean menyebutkan, Bank SBI termasuk 2.000 bank terbesar di dunia. “Kami nomor dua setelah HSBC di perbankan Asia Pasifik,” kata Rajiv lagi.

Dijelaskan Rajiv lagi, selama ini pengusaha di Sumut sering mengeluhkan aktivitas ekspor-impor yang terganggu akibat lambatnya proses dana karena harus transit/via Singapura. Namun, hadirnya Bank SBI Indonesia di sini bisa membantu layanan transfer uang valuta asing. “Terutama dari rupiah ke rupee, begitu pula sebaliknya,” kata Rajiv.

Bayu menjelaskan, SBI Indonesia yang hadir di Medan sejak April 2009 telah memiliki kinerja yang baik, seperti deposito dan loan/pembiayaan yang sudah mencapai Rp 100 miliar. Sampai akhir tahun ini, diperkirakan masih ada sisa penyaluran kredit masih sekitar Rp 40 miliar untuk kegiatan ekspor-impor yang sedang diproses dengan jumlah rekening/nasabah sebanyak 250 rekening.

“Kami tidak saja berkembang dan hadir Asia Pasifik juga eksis di Asia Selatan termasuk negara Iran, dan Afrika, didukung aset SBI sebesar US$ 190 miliar dan laba Indonesia Rp18 triliun dan jumlah nasabah sebanyak 180 juta orang, kami yakin akan diterima lebih baik lagi di Medan,” ujar Bayu yang disetujui Suhendro.

Anda pengusaha UMKM? Jangan risau, SBI dalam sisa dua bulan sebelum berakhirnya tahun 2009 ini akan lebih memfokuskan diri bagi penyaluran kredit UKM. (Laporan: Fuzi/ Foto: int)

Popularity: 1% [?]

Berita Cerita Berkaitan

You can leave a response, or trackback from your own site.

Silakan Berikan Komentar




Copyright by: MedanTalk.com | SiteMap | Twitter | Facebook | Contact | Supported by: MedanKu | Macan Group | All rights reserved Worldwide.