BI Dukung Swasembada Daging Tahun 2014 di Sumut
25/12/2010 in Medan Talk
BANK Indonesia (BI) Regional Sumut-Aceh mendukung sepenuhnya tercapainya swasembada daging di Sumatera Utara (Sumut), khususnya di Pemkab Asahan.
Demikian disampaikan Pemimpin BI Regional Sumut-Aceh, Nasser Atorf saat membuka Launching Kredit Usaha Pembibitan Sapi (KUPS) dan Penyerahan Bantuan ternak sekaligus peresmian Rumah Potong Hewan (RPH) Pemkab Asahan, di Desa Ledong, Kecamatan Kisaran Timur, Kabupaten Asahan, beberapa hari lalu.
Nasser mengungkapkan, program klaster kredit sapi BI Medan ini sudah menjadi program utama BI dalam meningkatkan tarap perekonomian kecil terutama masyarakat pedesaan serta meningkatkan intermediasi perbankan.
Didampingi staf Humas BI Reg Sumut-Aceh, Samsir Alam dan staf protokoler, Hanafi, Nasser mengungkapkan, pemenuhan kebutuhan daging sapi dalam negeri masih sekitar 60% sehingga masih impor 40%. Melihat kondisi itu, pembangunan peternakan nasional harus konsisten dan rutin diarahkan agar mampu memenuhi kebutuhan pangan akan daging.
“Dengan program percepatan swasembada daging sapi (P2SDS) tahun 2010 harus didukung semua pihak dan segera diwujudkan tanpa mengedepankan semangat impor. Bagian program inilah berupa KUPS bekerjasama dengan Bank Sumut dan Pemkab Asahan, kita BI berperan di Asahan memberikan bantuan teknis terhadap usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang tergabung dalam kelompok/klaster peternak sapi berupa penguatan kelembagaan agar mampu akses kredit kepada perbankan. Kita harapkan dengan bantuan yang sudah terealisasi Rp 3,79 miliar dari total pembiayaan KUPS yang direncanakan Rp 6,9 miliar, pelaku UMKM peternak sapi di Asahan akan mendorong kontinuitas tersedianya suplai komoditi penyumbang inflasi, salah saatunya daging sapi, yang akhirnya meningkatkankesejahteraan masyarakat,” ungkap Nasser.
Bupati Asahan, Drs Taufan Gama Simatupang menyebutkan, jumlah daging sapi yang diternak oleh peternak di kabupaten ini sebanyak 41.548 ekor, kambing 85.823 ekor, dan unggas 8.127.556 ekor.
Untuk itu, kata Simatupang, ke depannya, Dinas Peternakan harus dapat menyediakan input yang diperlukan dan pemanfaatan sumber daya yang dibutuhkan untuk pencapaian swasembada daging tahun 2014 berkelanjutan.
Menurut Simatupang, pihaknya dalam program ini sedang melakukan penataan peternakan sapi Pemkab Asahan. Setengah tahun kepemimpinannya, programnya itu baru menyerap 10% dari total rencana pembangunan peternakan.
Popularity: 1% [?]













