BI Yakin Pertumbuhan 6,3%-6,7% Bisa Tercapai
10/02/2012 in Business
JAKARTA – Ruang pertumbuhan bagi perekonomian Indonesia masih terbuka lebar, baik dari sisi fiskal maupun moneter. Oleh karena itu, Bank Indonesia (BI) menilai target pertumbuhan ekonomi 6,3%-6,7% tahun ini bisa tercapai.
“Di fiskal kita defisitnya kecil. Di moneter, tingkat bunga riil kalau dikurangi inflasi masih positif. Di negara lain sudah negatif. Kalau masih positif, kita masih ada ruang untuk countercyclical,” ungkap Darmin, Jumat (10/2).
Dari segi perbankan, rasio kredit terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia juga terbilang masih rendah, yakni sekitar 30%. Jauh dibandingkan rasio kredit terhadap PDB di negara-negara seperti Malaysia, China, dan Thailand.
Kondisi ini membuat BI optimistis pertumbuhan perbankan juga masih terbuka lebar. “Saya yakin peran sektor perbankan dan efisiensinya bisa lebih diperkuat untuk mendukung perkembangan ekonomi,” imbuh Darmin.
Akhir tahun lalu pertumbuhan kredit perbankan naik 24,5% menjadi Rp 2.197,92 triliun. Angka ini melampaui target industri yang berdasarkan RBB 2011 yang ditetapkan sebesar 24,4%.
Dari total pertumbuhan kredit, jenis kredit investasi mendominasi penyaluran kredit tahun lalu. Pertumbuhan kredit investasi pada 2011 sebesar 32,3%. Sementara itu kredit modal kerja dan konsumsi masing-masing sebesar 21,4% dan 24,1%.
Sektor perbankan juga lebih kokoh dan terindikasi dari rasio kecukupan modal (CAR) sebesar 16% dan rasio kredit bermasalah (NPL) sebesar 3%. (Kontan)
http://nasional.kontan.co.id/news/bi-yakin-pertumbuhan-63-67-bisa-tercapai/2012/02/10
Popularity: 1% [?]












