Potensi bisnis building material di sepanjang tahun 2011, ternyata masih sangat menjanjikan. Hal tersebut ditandai dengan keyakinan adanya pertumbuhan pasar di sektor ini, seiring kian membaiknya industri properti, yang diproyeksikan jauh lebih baik dari tahun lalu.
Hal ini dikemukakan President Director Home Smart Hendra Jamin, ketika ditanyakan prediksi bisnis bahan bangunan dan kelengkapannya, di Medan, Senin (31/1) kemarin.
“Prospeknya masih sangat menjanjikan, kendati persaingan makin ketat, sebab banyak pemain terjun di bidang ini,” kata Hendra.
Kendati tidak menyebut berapa kisaran pertumbuhan bisnis material sepanjang tahun 2011, namun Hendra menyebut beberapa point penting yang bisa dijadikan indikator menguatkan harapan para pelaku yang berkompetisi di bidang material dan perlengkapannya.
“Pertumbuhan ekonomi Sumut yang ditargetkan naik dibandingkan tahun lalu, stabilitas nilai tukar rupiah, suku bunga dan juga kondisi yang aman, sehingga nyaman buat berusaha, menjadi faktor-faktor penting,” terang Hendra.
Hendra juga yakin, membaiknya harga komoditi primadona Sumut seperti kelapa sawit dan karet, membuat demand produk material ikut terdongkrak. Hal ini dipicu, tingginya angka pertumbuhan pembangunan rumah, terutama berlokasi di sentra perkebunan.
Dipaparkan Hendra, kendati para pelaku dihadapkan pada persaingan di era globalisasi dewasa ini, namun para pemain sudah memiliki strategi pemasaran masing-masing. Apalagi, ditambah keyakinan bahwa pasar properti tidak akan pernah mati, mengingat investasi di sektor ini berdampak menguntungkan buat jangka panjang.
“Kalau properti diproyeksikan bisa tumbuh di kisaran 30 persen, maka bisnis material dan building bisa capai 20 persen,” tuturnya.
Ketika ditanyakan strategis bisnis yang diterapkan Home Smart, Hendra menyebut, beberapa di antaranya yakni peningkatan pelayanan, melengkapi produk, harga kompetitif dan menggelar program promo kepada konsumen. Sebagai supermarket bahan bangunan dan mebel, Home Smart memiliki 70 persen pembeli dari kalangan end user dan sisanya dari kontraktor.
“Pembeli kita tidak hanya dari Medan sekitarnya tetapi juga dari luar kota seperti Aceh, Siantar, Parapat, dan kota-kota lainnya,” ujarnya.
Popularity: unranked [?]
RSS Feeds
Twitter
Facebook
E-Mail












