SEORANG suami asal Amerika Serikat, Leon Walker, terancam hukuman penjara lima tahun hanya karena cemburu pada pasangan hidupnya. Leon harus menghadapi ancaman pidana hanya karena membaca email milik istrinya.
Seperti dilansir The Telegraph, Leon sudah meng-hacking email sang istri.
Jaksa Jessica Cooper menolak klaim Leon yang mengaku menggunakan sandi masuk milik istrinya saat membuka email. Dia pun dijerat dengan Undang-Undang Anti-meretas (hacking) yang mengatur soal pencegahan pencurian identitas di Amerika Serikat.
Suami yang berusia 33 tahun itu menduga sang istri, Clara, berselingkuh dengan mantan suaminya. Sebelum menikahi Leon, Clara sudah menikah dua kali.
Leon pun dituduh menggunakan keahliannya di bidang komputer untuk mendapat akses akun gmail. Leon pun mengaku telah menemukan sejumlah email yang menguatkan dugaan perselingkuhan tersebut.
Kasus ini menjadi perhatian signifikan karena setengah dari perceraian di Amerika Serikat melibatkan berbagai bentuk pelanggaran privasi seperti membaca pesan atau masuk ke jejaring sosial milik pasangan.
Suami kedua Clara sedang menjalani proses penahanan karena memukuli Clara di depan anak mereka. Saat Clara menemukan emailnya sudah diretas, dia pun mengadu ke aparat. Karena masalah email tersebut, pasangan suami istri ini pun memilih bercerai. (Sumber:vivanews)
Popularity: 1% [?]
RSS Feeds
Twitter
Facebook
E-Mail












