Kejadian meloncatnya pria di Thamrin Plaza ini bukan baru pertama kali terjadi. Hingga tahun ini, sudah tiga kali kejadian serupa terjadi.
Tahun 2006, Tio Bun An, alias Johan, 30 tahun, warga Jalan Bambu Medan juga nekat meloncat dari lantai V Thamrin Plaza. Tubuhnya menimpa Latifah Sari (22), penjaga stand kartu kredit Bank ANZ di lantai dua atrium. Saat kejadian, keduanya terluka parah. Insiden itu terjadi pada Selasa (26/9/2006). Johan akhirnya tewas beberapa hari kemudian.
Sekitar setahun kemudian, Hasnan Siregar, 38 tahun, juga nekat meloncat dari lantai 7 Thamrin Plaza. Hasnan ketika itu mengenakan celana kain berwarna hitam dan t-shirt berkerah bercorak berwarna abu-abu. Ia meloncat sekitar pukul 10.00 WIB, saat plaza baru aja dibuka. Entah setan apa yang membisik di telinganya, Hasnan nekat terjun untuk menyudahi hidupnya.
Tubuh Hasnan mendarat dengan posisi miring. Darah segar mengalir dari kepala dan kakinya. Saat itu, ia masih bernafas. Petugas satuan pengaman Thamrin Plaza lalu melarikannya ke RS Methodist Medan, sekitar 700 meter dari Thamrin Plaza. Percikan darah di lokasi kejadian lalu buru-buru dibersihkan pihak plaza. Sayang, nyawa Hasnan tak tertolong. Ia tewas dalam perjalanan. Dari rumah sakit itu, jasad Hasnan dirujuk ke RS Pirngadi untuk otopsi.
Seorang kerabat Hasnan mengatakan korban depresi sejak kematian anaknya. Kejiwaannya semakin terganggu ketika istri tercinta juga pergi meninggalkannya. Hasnan yang bekerja sebagai PNS di salah satu instansi ini menjadi kehilangan arah. “Ia sedikit mengalami gangguan saat ditinggal mati anaknya. Kemudian istrinya pergi entah kemana,” ujar kerabatnya itu.
Dan peristiwa hari ini adalah kejadian yang ketiga kalinya, atau keempat kalinya dalam sejarah plaza modern di Medan, Sumatera Utara. (Foto: kiriman pembaca)
Popularity: 17% [?]
RSS Feeds
Twitter
Facebook
E-Mail












