Para pejuang lingkungan memuji dan mendukung keputusan perusahaan Burger King untuk tidak lagi membeli minyak kelapa sawit dari Indonesia yang dituding telah menyebabkan kerusakan parah pada hutan hujan.
Jaringan perusahaan hamburger raksasa Amerika itu pada Jumat (3/9), menyatakan bahwa pihaknya telah membatalkan kontrak dengan PT Sinar Mas Agro Resources dan Teknologi atas keprihatinan tersebut.
Seperti informasi yang dikutip dari audit independen yang menemukan bahwa perusahaan perkebunan itu telah melanggar beberapa peraturan, termasuk penanaman di beberapa rawa gambut dan hutan sekunder.
Burger King dalam pernyataannya di Facebook menyebutkan bahwa praktek-praktek yang tidak menerapkan pertanian berkelanjutan dinilai tidak konsisten dengan komitmen tanggung jawab perusahaan mereka.
Greenpeace, satu kelompok lingkungan hidup yang sangat eksis di dunia, telah menuduh perusahaan Sinar Mas yang telah menghancurkan hutan yang merupakan rumah bagi orangutan dan abeka spesies langka lainnya.
Bustar Maitar, juru kampanye hutan regional Greenpeace mendesak konsumen korporasi besar seperti Cargill, Pizza Hut dan Dunkin’ Donuts juga melakukan hal yang sama dengan langkah Burger King.* (AP/BS/Yahoo)
Popularity: 1% [?]
RSS Feeds
Twitter
Facebook
E-Mail












