Bus pariwisata dengan nomor polisi B 7168 IA yang membawa 42 mahasiswa/mahasiswi Universitas Negeri Medan (Unimed) ditambah dengan seorang sopir dan seorang kernet masuk jurang di Kabupaten Karo, Sumut. Sebanyak 16 orang mengalami luka-luka dalam kejadian tersebut."Bus tersebut masuk jurang dengan kedalaman dua puluh meter," ujar Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Rina Sari Ginting, Sabtu (3/9/2016) dilansir dari detik.com. 
Rina menyatakan, kejadian tersebut terjadi tepatnya di Jalan Umum Medan-Sidikalang Kilometer 108-109, Desa Pangambatan, Kecamatan Merek, Kabupaten Karo sekitar pukul 02.00 WIB tadi. Bus tersebut datang dari arah Medan menuju Sidikalang yang rencananya akan berwisata ke Taman Iman. 
Pada saat kejadian, lanjut Rina, di sana sedang turun hujan dan arus lalu lintas sepi. Tepat di jalan yang menikung ke kiri, tiba-tiba dari arah berlawanan datang satu unit mobil."Sopir bus diduga mengantuk dan tidak menguasai jalan. Saat ada mobil yang datang dari arah berlawanan, sopir bus terkejut dan banting setir terlalu ke kiri. Bus itu pun terperosok masuk ke dalam jurang dengan posisi bagian depan bus mengarah ke atas (jalan)," ujar Rina. 
Pada saat bersamaan, datang satu unit mobil Innova BK 70 HT datang dari arah Sidikalang menuju Medan. Mobil tersebut kemudian berhenti dan parkir di tepi jalan yang sedikit menurun. Lokasi parkir tersebut tak jauh dari lokasi bus Pariwisata yang terperosok masuk jurang."Pengemudi Mobil Innova dan temannya meninggalkan mobilnya dengan maksud untuk melihat bus Pariwisata yang masuk jurang dan menolong korban," tuturnya. 
Namun, pada saat pengemudi mobil Innova membantu evakuasi korban penumpang bus, tiba-tiba mobil Innova tersebut berjalan sendiri dan langsung terperosok masuk ke dalam jurang sedalam 15 meter. "Untuk korban dari mobil Innova tidak ada. Sementara, untuk korban dari Bus Pariwisata ada 16 orang. 6 orang dirawat di Rumah Sakit Efarina (Karo), 9 orang dirawat di Rumah Sakit Sidikalang dan seorang lagi dirujuk ke Rumah Sakit di Medan. Para korban mengalami luka-luka," jelas Rina Sumber detiknews

Bus pariwisata dengan nomor polisi B 7168 IA yang membawa 42 mahasiswa/mahasiswi Universitas Negeri Medan (Unimed) ditambah dengan seorang sopir dan seorang kernet masuk jurang di Kabupaten Karo, Sumut. Sebanyak 16 orang mengalami luka-luka dalam kejadian tersebut.”Bus tersebut masuk jurang dengan kedalaman dua puluh meter,” ujar Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Rina Sari Ginting, Sabtu (3/9/2016) dilansir dari detik.com. Rina menyatakan, kejadian tersebut terjadi tepatnya di Jalan Umum Medan-Sidikalang Kilometer 108-109, Desa Pangambatan, Kecamatan Merek, Kabupaten Karo sekitar pukul 02.00 WIB tadi. Bus tersebut datang dari arah Medan menuju Sidikalang yang rencananya akan berwisata ke Taman Iman. Pada saat kejadian, lanjut Rina, di sana sedang turun hujan dan arus lalu lintas sepi. Tepat di jalan yang menikung ke kiri, tiba-tiba dari arah berlawanan datang satu unit mobil.”Sopir bus diduga mengantuk dan tidak menguasai jalan. Saat ada mobil yang datang dari arah berlawanan, sopir bus terkejut dan banting setir terlalu ke kiri. Bus itu pun terperosok masuk ke dalam jurang dengan posisi bagian depan bus mengarah ke atas (jalan),” ujar Rina. Pada saat bersamaan, datang satu unit mobil Innova BK 70 HT datang dari arah Sidikalang menuju Medan. Mobil tersebut kemudian berhenti dan parkir di tepi jalan yang sedikit menurun. Lokasi parkir tersebut tak jauh dari lokasi bus Pariwisata yang terperosok masuk jurang.”Pengemudi Mobil Innova dan temannya meninggalkan mobilnya dengan maksud untuk melihat bus Pariwisata yang masuk jurang dan menolong korban,” tuturnya. Namun, pada saat pengemudi mobil Innova membantu evakuasi korban penumpang bus, tiba-tiba mobil Innova tersebut berjalan sendiri dan langsung terperosok masuk ke dalam jurang sedalam 15 meter. “Untuk korban dari mobil Innova tidak ada. Sementara, untuk korban dari Bus Pariwisata ada 16 orang. 6 orang dirawat di Rumah Sakit Efarina (Karo), 9 orang dirawat di Rumah Sakit Sidikalang dan seorang lagi dirujuk ke Rumah Sakit di Medan. Para korban mengalami luka-luka,” jelas Rina Sumber detiknews

by MedanTalk, September 3, 2016

Medan Talk: Bus pariwisata dengan nomor polisi B 7168 IA yang membawa 42 mahasiswa/mahasiswi Universitas Negeri Medan (Unimed) ditambah dengan seorang sopir dan seorang kernet masuk jurang di Kabupaten Karo, Sumut. Sebanyak 16 orang mengalami luka-luka dalam kejadian tersebut.”Bus tersebut masuk jurang dengan kedalaman dua puluh meter,” ujar Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Rina Sari Ginting, Sabtu (3/9/2016) dilansir dari detik.com.
Rina menyatakan, kejadian tersebut terjadi tepatnya di Jalan Umum Medan-Sidikalang Kilometer 108-109, Desa Pangambatan, Kecamatan Merek, Kabupaten Karo sekitar pukul 02.00 WIB tadi. Bus tersebut datang dari arah Medan menuju Sidikalang yang rencananya akan berwisata ke Taman Iman.
Pada saat kejadian, lanjut Rina, di sana sedang turun hujan dan arus lalu lintas sepi. Tepat di jalan yang menikung ke kiri, tiba-tiba dari arah berlawanan datang satu unit mobil.”Sopir bus diduga mengantuk dan tidak menguasai jalan. Saat ada mobil yang datang dari arah berlawanan, sopir bus terkejut dan banting setir terlalu ke kiri. Bus itu pun terperosok masuk ke dalam jurang dengan posisi bagian depan bus mengarah ke atas (jalan),” ujar Rina.
Pada saat bersamaan, datang satu unit mobil Innova BK 70 HT datang dari arah Sidikalang menuju Medan. Mobil tersebut kemudian berhenti dan parkir di tepi jalan yang sedikit menurun. Lokasi parkir tersebut tak jauh dari lokasi bus Pariwisata yang terperosok masuk jurang.”Pengemudi Mobil Innova dan temannya meninggalkan mobilnya dengan maksud untuk melihat bus Pariwisata yang masuk jurang dan menolong korban,” tuturnya.
Namun, pada saat pengemudi mobil Innova membantu evakuasi korban penumpang bus, tiba-tiba mobil Innova tersebut berjalan sendiri dan langsung terperosok masuk ke dalam jurang sedalam 15 meter. “Untuk korban dari mobil Innova tidak ada. Sementara, untuk korban dari Bus Pariwisata ada 16 orang. 6 orang dirawat di Rumah Sakit Efarina (Karo), 9 orang dirawat di Rumah Sakit Sidikalang dan seorang lagi dirujuk ke Rumah Sakit di Medan. Para korban mengalami luka-luka,” jelas Rina Sumber detiknews

View in Instagram ⇒

Follow social Media kami Instagram @MedanTalk ; Twitter @Medan

No Comments


Leave a Reply

Your email address will not be published Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

*

Sponsors

Follow me on Twitter