Proses distribusi air bersih setelah jaringan pipa mengalami kendala dan sedang proses perbaikan dikecamatan pagar merbau sumatera utara. . Satu unit mobil tangki yang mengangkut air bersih mendistribusikan kepada warga 25/09/2018. . Kepada kawan – kawan yang sedang mengalami terhentinya aliran air, harap bersabar ya. . Video kiriman @_davidjuntak melalui Line @medantalk . Jangan lupa Like, comment pendapat anda, share post ini dan mention kawan kawan anda •• Punya foto/video yang anda ingin berbagi? Silakan LINE ke @medantalk untuk di sharing bersama •• Follow @MakanTalk untuk info wisata kuliner •• Follow @OtomTalk untuk video otomotif lainnya •• Mau cari kost / rumah? Inspirasi design? Follow @RumahTalk •• Untuk Medan Punya Cerita Follow @medanku •• Bingung Cari Kerja atau Cari karyawan? Cek info Lowongan Kerja. Follow @KarirGram

Proses distribusi air bersih setelah jaringan pipa mengalami kendala dan sedang proses perbaikan dikecamatan pagar merbau sumatera utara.
.
Satu unit mobil tangki yang mengangkut air bersih mendistribusikan kepada warga 25/09/2018.
.
Kepada kawan – kawan yang sedang mengalami terhentinya aliran air, harap bersabar ya.
.
Video kiriman @_davidjuntak melalui Line @medantalk
.
Jangan lupa Like, comment pendapat anda, share post ini dan mention kawan kawan anda
•• Punya foto/video yang anda ingin berbagi? Silakan LINE ke @medantalk untuk di sharing bersama
•• Follow @MakanTalk untuk info wisata kuliner
•• Follow @OtomTalk untuk video otomotif lainnya
•• Mau cari kost / rumah? Inspirasi design? Follow @RumahTalk
•• Untuk Medan Punya Cerita Follow @medanku
•• Bingung Cari Kerja atau Cari karyawan? Cek info Lowongan Kerja. Follow @KarirGram

Hujan deras dan angin kencang yang mengguyur kota Medan dari sore tadi 15/09/2018 sekitar pukul 18.00 wib, mengakibatkan genangan air setinggi beberapa cm dibeberapa titik kota Medan. . Genangan air yang terlihat dijalan Kasuari Medan ini diperkirakan dengan ketinggian 20cm, terlihat beberapa kendaraan yang mengalami mogok saat mencoba melintasi genangan air tersebut. . Video kiriman Kikisadega melalui Line @MedanTalk . Jangan lupa Like, comment pendapat anda, share post ini dan mention kawan kawan anda •• Punya foto/video yang anda ingin berbagi? Silakan LINE ke @medantalk untuk di sharing bersama •• Follow @MakanTalk untuk info wisata kuliner •• Follow @OtomTalk untuk video otomotif lainnya •• Mau cari rumah? Inspirasi design? Follow @RumahTalk •• Untuk Medan Punya Cerita Follow @medanku •• Bingung Cari Kerja atau Cari karyawan? Cek info Lowongan Kerja. Follow @KarirGram

Hujan deras dan angin kencang yang mengguyur kota Medan dari sore tadi 15/09/2018 sekitar pukul 18.00 wib, mengakibatkan genangan air setinggi beberapa cm dibeberapa titik kota Medan.
.
Genangan air yang terlihat dijalan Kasuari Medan ini diperkirakan dengan ketinggian 20cm, terlihat beberapa kendaraan yang mengalami mogok saat mencoba melintasi genangan air tersebut.
.
Video kiriman Kikisadega melalui Line @MedanTalk
.
Jangan lupa Like, comment pendapat anda, share post ini dan mention kawan kawan anda
•• Punya foto/video yang anda ingin berbagi? Silakan LINE ke @medantalk untuk di sharing bersama
•• Follow @MakanTalk untuk info wisata kuliner
•• Follow @OtomTalk untuk video otomotif lainnya
•• Mau cari rumah? Inspirasi design? Follow @RumahTalk
•• Untuk Medan Punya Cerita Follow @medanku
•• Bingung Cari Kerja atau Cari karyawan? Cek info Lowongan Kerja. Follow @KarirGram

Hujan deras dan angin kencang yang mengguyur kota Medan dari sore tadi 15/09/2018 sekitar pukul 18.00 wib, mengakibatkan genangan air setinggi beberapa cm dibeberapa titik kota Medan. . Genangan air yang terlihat dijalan Kasuari Medan ini diperkirakan dengan ketinggian 20cm, terlihat beberapa kendaraan yang mengalami mogok saat mencoba melintasi genangan air tersebut. . Video kiriman Kikisadega melalui Line @MedanTalk . Jangan lupa Like, comment pendapat anda, share post ini dan mention kawan kawan anda •• Punya foto/video yang anda ingin berbagi? Silakan LINE ke @medantalk untuk di sharing bersama •• Follow @MakanTalk untuk info wisata kuliner •• Follow @OtomTalk untuk video otomotif lainnya •• Mau cari rumah? Inspirasi design? Follow @RumahTalk •• Untuk Medan Punya Cerita Follow @medanku •• Bingung Cari Kerja atau Cari karyawan? Cek info Lowongan Kerja. Follow @KarirGram

Hujan deras dan angin kencang yang mengguyur kota Medan dari sore tadi 15/09/2018 sekitar pukul 18.00 wib, mengakibatkan genangan air setinggi beberapa cm dibeberapa titik kota Medan.
.
Genangan air yang terlihat dijalan Kasuari Medan ini diperkirakan dengan ketinggian 20cm, terlihat beberapa kendaraan yang mengalami mogok saat mencoba melintasi genangan air tersebut.
.
Video kiriman Kikisadega melalui Line @MedanTalk
.
Jangan lupa Like, comment pendapat anda, share post ini dan mention kawan kawan anda
•• Punya foto/video yang anda ingin berbagi? Silakan LINE ke @medantalk untuk di sharing bersama
•• Follow @MakanTalk untuk info wisata kuliner
•• Follow @OtomTalk untuk video otomotif lainnya
•• Mau cari rumah? Inspirasi design? Follow @RumahTalk
•• Untuk Medan Punya Cerita Follow @medanku
•• Bingung Cari Kerja atau Cari karyawan? Cek info Lowongan Kerja. Follow @KarirGram

Kecelakaan yang terjadi dijalan lintas Sumatera didaerah Stabat Kabupaten Langkat Sumatera Utara hari ini sekitar pukul 12.00 wib. . Kecelakaan antara Truck pengangkut semen dengan Truck tangki air, kecelakaan bermula saat Truck pengangkut semen sedang mengalami pecah ban ditengah jalan, lalu tiba tiba dari arah bersamaan datang Truck tangki air tidak bisa mengelakkan Truck semen tersebut. . Tidak ada korban pada kecelakaan tersebut, Supir Truck tangki air terjepit dibangku kemudi, langsung dibawa kerumah sakit tersekat. . Video kiriman Juan Felix Sianipar melalui Line @medantalk . •• Jangan lupa Like, comment pendapat anda, share post ini dan mention kawan kawan anda •• Punya foto/video yang anda ingin berbagi? Silakan LINE ke @medantalk untuk di sharing bersama •• Follow @MakanTalk untuk info wisata kuliner •• Follow @OtomTalk untuk video otomotif lainnya •• Mau cari rumah? Inspirasi design? Follow @RumahTalk •• Untuk Medan Punya Cerita Follow @medanku •• Bingung Cari Kerja atau Cari karyawan? Cek info Lowongan Kerja. Follow @KarirGram

Kecelakaan yang terjadi dijalan lintas Sumatera didaerah Stabat Kabupaten Langkat Sumatera Utara hari ini sekitar pukul 12.00 wib.
.
Kecelakaan antara Truck pengangkut semen dengan Truck tangki air, kecelakaan bermula saat Truck pengangkut semen sedang mengalami pecah ban ditengah jalan, lalu tiba tiba dari arah bersamaan datang Truck tangki air tidak bisa mengelakkan Truck semen tersebut.
.
Tidak ada korban pada kecelakaan tersebut, Supir Truck tangki air terjepit dibangku kemudi, langsung dibawa kerumah sakit tersekat.
.
Video kiriman Juan Felix Sianipar melalui Line @medantalk
.
•• Jangan lupa Like, comment pendapat anda, share post ini dan mention kawan kawan anda
•• Punya foto/video yang anda ingin berbagi? Silakan LINE ke @medantalk untuk di sharing bersama
•• Follow @MakanTalk untuk info wisata kuliner
•• Follow @OtomTalk untuk video otomotif lainnya
•• Mau cari rumah? Inspirasi design? Follow @RumahTalk
•• Untuk Medan Punya Cerita Follow @medanku
•• Bingung Cari Kerja atau Cari karyawan? Cek info Lowongan Kerja. Follow @KarirGram

Dewan Riset Daerah (DRD) memprediksi Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirtanadi Provinsi Sumatera Utara (Sumut) akan kesulitan mencari sumber air di masa yang akan datang. . “Kalau saat ini air masih bagus. Tapi, 5-10 tahun lagi, akan kesulitan PDAM,” kata Wakil Ketua DRD, Tohar Suhartoni pada acara Peningkatan Investasi dan Perdagangan Indonesia – Jepang, di Medan, Jumat (27/4/2018). . Tohar memaparkan beberapa alasan mengapa ketersediaan air akan menipis di masa yang akan datang. “Pertumbuhan penduduk seakan tidak terbendung, pertumbuhan jumlah perumahan juga demikian, kalau tidak dicari sumber air baru dan hanya mengharapkan sumber saat ini, maka 5 atau 10 tahun mendatang ketersediaan air tidak akan mencukupi lagi,” ungkapnya. . Dia menyebut, daerah Brastagi dan Binjai saat ini memiliki banyak sumber air. Akan tetapi, di masa yang akan datang akan kesulitan. Apalagi, Rantau Parapat, Labuhanbatu. . “Pernah beberapa waktu lalu Dewan Riset melakukan riset air di Rantau Prapat, bagaimana hulu Sungai Barumud ditarik ke Rantau Parapat, tapi terlalu besar biayanya,” jelasnya. . Apabila itu bisa terealisasi, dia yakin ketersediaan air di kawasan Rantau Parapat akan sangat menjanjikan. “Binjai juga demikian banyak kebutuhan air yang tidak bisa diharapkan di masa akan datang, ini menjadi pekerjaan rumah bagi PDAM Tirtanadi,” paparnya. . Kata dia, saat ini Sumut memiliki sebuah gunung aktif yang setiap saat bisa menghembuskan debu vulkanik. Di mana, berdasarkan hasil studi atau kajian Dewan Riset, Gunung Sinabung akan mengeluarkan lahar dingin. . “Apabila itu terjadi, Brastagi bisa amblas, dan bersatu dengan Danau Toba. Mungkin Jepang bisa berinvestasi bagaimana caranya menampung lahar dingin kalau seandainya Brastagi bersatu dengan Danau Toba. Banyak hal yang bisa dijadikan sasaran investasi Jepang di Sumut khususnya bidang energi,” ungkapnya. . Sumber : http://www.medanbisnisdaily.com/m/news/online/read/2018/04/28/34542/gawat_5_tahun_ke_depan_pdam_tirtanadi_kesulitan_dapatkan_sumber_air/

Dewan Riset Daerah (DRD) memprediksi Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirtanadi Provinsi Sumatera Utara (Sumut) akan kesulitan mencari sumber air di masa yang akan datang.
.
“Kalau saat ini air masih bagus. Tapi, 5-10 tahun lagi, akan kesulitan PDAM,” kata Wakil Ketua DRD, Tohar Suhartoni pada acara Peningkatan Investasi dan Perdagangan Indonesia – Jepang, di Medan, Jumat (27/4/2018).
.
Tohar memaparkan beberapa alasan mengapa ketersediaan air akan menipis di masa yang akan datang. “Pertumbuhan penduduk seakan tidak terbendung, pertumbuhan jumlah perumahan juga demikian, kalau tidak dicari sumber air baru dan hanya mengharapkan sumber saat ini, maka 5 atau 10 tahun mendatang ketersediaan air tidak akan mencukupi lagi,” ungkapnya.
.
Dia menyebut, daerah Brastagi dan Binjai saat ini memiliki banyak sumber air. Akan tetapi, di masa yang akan datang akan kesulitan. Apalagi, Rantau Parapat, Labuhanbatu.
.
“Pernah beberapa waktu lalu Dewan Riset melakukan riset air di Rantau Prapat, bagaimana hulu Sungai Barumud ditarik ke Rantau Parapat, tapi terlalu besar biayanya,” jelasnya.
.
Apabila itu bisa terealisasi, dia yakin ketersediaan air di kawasan Rantau Parapat akan sangat menjanjikan. “Binjai juga demikian banyak kebutuhan air yang tidak bisa diharapkan di masa akan datang, ini menjadi pekerjaan rumah bagi PDAM Tirtanadi,” paparnya.
.
Kata dia, saat ini Sumut memiliki sebuah gunung aktif yang setiap saat bisa menghembuskan debu vulkanik. Di mana, berdasarkan hasil studi atau kajian Dewan Riset, Gunung Sinabung akan mengeluarkan lahar dingin.
.
“Apabila itu terjadi, Brastagi bisa amblas, dan bersatu dengan Danau Toba. Mungkin Jepang bisa berinvestasi bagaimana caranya menampung lahar dingin kalau seandainya Brastagi bersatu dengan Danau Toba. Banyak hal yang bisa dijadikan sasaran investasi Jepang di Sumut khususnya bidang energi,” ungkapnya.
.
Sumber : http://www.medanbisnisdaily.com/m/news/online/read/2018/04/28/34542/gawat_5_tahun_ke_depan_pdam_tirtanadi_kesulitan_dapatkan_sumber_air/

Hujan deras yang mengguyur Kota Medan dari siang hingga sore ini 08/04/2018 menimbulkan genangan – genangan air dibeberapa sudut kota Medan. . Seperti yang terlihat di daerah jalan Setia Budi, Jalan Dr. Mansyur, Jlan Kapten Muslim dan Jalan Gotot Subroto Medan terlihat genangan air hampir setinggi lutut. . Sebaiknya kepada warga harap tetap menjaga kebersihan lingkungan agar menghindari banjir ya. . Video kiriman melalui Line @MedanTalk

Hujan deras yang mengguyur Kota Medan dari siang hingga sore ini 08/04/2018 menimbulkan genangan – genangan air dibeberapa sudut kota Medan.
.
Seperti yang terlihat di daerah jalan Setia Budi, Jalan Dr. Mansyur, Jlan Kapten Muslim dan Jalan Gotot Subroto Medan terlihat genangan air hampir setinggi lutut.
.
Sebaiknya kepada warga harap tetap menjaga kebersihan lingkungan agar menghindari banjir ya.
.
Video kiriman melalui Line @MedanTalk

Alergi masing-masing orang berbeda-beda, dan beberapa memiliki alergi yang sangat langka. Seperti yang dimiliki oleh seorang balita berusia 18 bulan dari Minnesota, AS, ini. . Bagi Ivy Angerman, nama balita ini, berkontak dengan air bisa berbahaya. Dia akan mengalami biduran yang gatal dan ruam setiap kali menyentuh air. . Menurut stasiun berita lokal Fox 9, mengutip Live Science, Rabu (28/2/2018), Ivy baru-baru ini didiagnosis memiliki aquagenic urticaria, atau alergiair. Dokternya juga mengatakan, Ivy bisa jadi adalah orang termuda yang didiagnosis kondisi ini, yang kebanyakan muncul di usia pubertas. . Orangtua Ivy sempat mendokumentasikan apa yang dialami anaknya saat mandi. Ivy hanya bisa terpapar air selama 15 detik, sebelum simtomnya muncul. . “Apakah dia akan bisa masuk ke tempat penitipan anak? Apakah dia bisa bersekolah di sekolah umum? Apakah dia bisa pergi ke laut? Aku tidak tahu,” ujar ibu Ivy, Brittany Angerman kepadaFox 9. . Saking langkanya alergi aquagenic urticaria ini, tak sampai 100 kasus yang pernah dilaporkan dalam literatur medis, menurut sebuah makalah pada tahun 2011. . Menurut National Institutes of Health’s Genetic and Rare Disease Information Center (GARD) mereka dengan kondisi ini akan segera mengalami biduran dn ruam setelah berkontak dengan air, tanpa peduli suhunya. . Ruam paling sering muncul di area leher, bahu, dan lengan atas. Walau sebenarnya juga bisa muncul di seluruh bagian lain pada tubuh. Reaksi alergi ini biasanya akan menghilang setelah 30 sampai 60 menit setelah paparan, jelas GARD. . Penyebabnya masih misteri . Saking langkanya kondisi ini, para peneliti belum lagi menemukan penyebabnya. Walau begitu, mereka telah memiliki beberapa teori. . Satu kemungkinan adalah, biduran dan ruam itu sendiri sebenarnya bukan disebabkan oleh air, tapi oleh kandungan lain yang ada di dalam air (misalnya klorin) yang masuk ke kulit dan memicu reaksi alergi. . Sumber : http://m.liputan6.com/health/read/3329150/balita-ini-alergi-air-lantas-bagaimana-hidupnya? [bersambung dikomentar]

Alergi masing-masing orang berbeda-beda, dan beberapa memiliki alergi yang sangat langka. Seperti yang dimiliki oleh seorang balita berusia 18 bulan dari Minnesota, AS, ini.
.
Bagi Ivy Angerman, nama balita ini, berkontak dengan air bisa berbahaya. Dia akan mengalami biduran yang gatal dan ruam setiap kali menyentuh air.
.
Menurut stasiun berita lokal Fox 9, mengutip Live Science, Rabu (28/2/2018), Ivy baru-baru ini didiagnosis memiliki aquagenic urticaria, atau alergiair. Dokternya juga mengatakan, Ivy bisa jadi adalah orang termuda yang didiagnosis kondisi ini, yang kebanyakan muncul di usia pubertas.
.
Orangtua Ivy sempat mendokumentasikan apa yang dialami anaknya saat mandi. Ivy hanya bisa terpapar air selama 15 detik, sebelum simtomnya muncul.
.
“Apakah dia akan bisa masuk ke tempat penitipan anak? Apakah dia bisa bersekolah di sekolah umum? Apakah dia bisa pergi ke laut? Aku tidak tahu,” ujar ibu Ivy, Brittany Angerman kepadaFox 9.
.
Saking langkanya alergi aquagenic urticaria ini, tak sampai 100 kasus yang pernah dilaporkan dalam literatur medis, menurut sebuah makalah pada tahun 2011.
.
Menurut National Institutes of Health’s Genetic and Rare Disease Information Center (GARD) mereka dengan kondisi ini akan segera mengalami biduran dn ruam setelah berkontak dengan air, tanpa peduli suhunya.
.
Ruam paling sering muncul di area leher, bahu, dan lengan atas. Walau sebenarnya juga bisa muncul di seluruh bagian lain pada tubuh. Reaksi alergi ini biasanya akan menghilang setelah 30 sampai 60 menit setelah paparan, jelas GARD.
.
Penyebabnya masih misteri
.
Saking langkanya kondisi ini, para peneliti belum lagi menemukan penyebabnya. Walau begitu, mereka telah memiliki beberapa teori.
.
Satu kemungkinan adalah, biduran dan ruam itu sendiri sebenarnya bukan disebabkan oleh air, tapi oleh kandungan lain yang ada di dalam air (misalnya klorin) yang masuk ke kulit dan memicu reaksi alergi.
.
Sumber : http://m.liputan6.com/health/read/3329150/balita-ini-alergi-air-lantas-bagaimana-hidupnya?
[bersambung dikomentar]

Saharuddin, warga Jalan Pancing Lima. Lingk II Kelurahan Besar, Kecamatan Medan Labuhan, menumpang mandi di Gedung DPRD Sumut, Senin (24/7/2017). . Aksi ini dia lakukan menyusul kenaikan tarif air PDAM Tirtanadi kata Saharuddin.(Yu

Saharuddin, warga Jalan Pancing Lima. Lingk II Kelurahan Besar, Kecamatan Medan Labuhan, menumpang mandi di Gedung DPRD Sumut, Senin (24/7/2017).
.
Aksi ini dia lakukan menyusul kenaikan tarif air PDAM Tirtanadi kata Saharuddin.(Yu