Tim penanganan gangguan khusus (Pegasus), Polrestabes Medan terus melakukan terobosan dalam menekan angka kriminalitas di wilayah hukumnya. Tim Pegasus kini telah memiliki Bank Data Kasus Curat, Curas dan Curanmor (3C) untuk mengidentifikasi kendaraan apakah terlibat tindak pidana atau tidak. . Kasatreskrim Polrestabes Medan, AKBP Putu Yudha Prawira mengatakan, untuk pengungkapan kasus, pihaknya memiliki bank data kasus 3C. . “Saat ini kami sudah memiliki Bank Data Kasus 3C yang aplikasinya sudah kita gunakan khususnya untuk para Kanit dan Panit. Aplikasi ini memang hanya jadi konsumsi internal Tim Pegasus,”ujarnya, Selasa (29/1/2019). . Bank data ini, sambung Kasat, akan memudahkan Tim Pegasus saat melakukan cek di lapangan. Dengan memasukkan nomor rangka atau nomor mesin ke aplikasi ini, nantinya akan muncul notifikasi apakah kendaraan tersebut pernah digunakan untuk melakukan tindak kejahatan atau tidak. . “Kalau kendaraan yang dicek anggota di lapangan ternyata pernah terlibat atau digunakan untuk melakukan kejahatan akan muncul notifikasi nomor Laporan Polisi (LP). Kalau kasusnya sudah terungkap nama tersangka dan berapa kali tersangka terlibat tindak kriminal juga akan muncul,” jelas Kasat. . Sebab di tahun politik ini diyakini para pelaku tindak kriminal akan beraksi menciptakan kekacauan. Kasat juga memastikan, kalau Tim Pegasus akan tetap dipertahankan meski tren kejahatan saat ini cenderung menurun. . “Di sinilah Tim Pegasus bergerak melakukan hunting untuk memotong niat para pelaku,” kata AKBP Putu Yudha Prawira. Biasanya, sambung Putu, angka tindak kriminal akan meningkat saat menjelang hari-hari besar keagamaan seperti saat Idulfitri, Natal dan Tahun Baru serta Imlek. . “Para pelaku kejahatan punya agenda penting dalam melakukan aksi kejahatan. Biasanya mereka akan beraksi saat-saat jelang perayaan hari besar keagamaan seperti Idulfitri, Natal dan Tahun Baru serta Imlek. Saat-saat tersebutlah Tim Pegasus akan meningkatkan intensitas hunting,”. . Sumber : www.tribunmedan.com

Tim penanganan gangguan khusus (Pegasus), Polrestabes Medan terus melakukan terobosan dalam menekan angka kriminalitas di wilayah hukumnya.
Tim Pegasus kini telah memiliki Bank Data Kasus Curat, Curas dan Curanmor (3C) untuk mengidentifikasi kendaraan apakah terlibat tindak pidana atau tidak.
.
Kasatreskrim Polrestabes Medan, AKBP Putu Yudha Prawira mengatakan, untuk pengungkapan kasus, pihaknya memiliki bank data kasus 3C.
.
“Saat ini kami sudah memiliki Bank Data Kasus 3C yang aplikasinya sudah kita gunakan khususnya untuk para Kanit dan Panit. Aplikasi ini memang hanya jadi konsumsi internal Tim Pegasus,”ujarnya, Selasa (29/1/2019).
.
Bank data ini, sambung Kasat, akan memudahkan Tim Pegasus saat melakukan cek di lapangan.
Dengan memasukkan nomor rangka atau nomor mesin ke aplikasi ini, nantinya akan muncul notifikasi apakah kendaraan tersebut pernah digunakan untuk melakukan tindak kejahatan atau tidak.
.
“Kalau kendaraan yang dicek anggota di lapangan ternyata pernah terlibat atau digunakan untuk melakukan kejahatan akan muncul notifikasi nomor Laporan Polisi (LP). Kalau kasusnya sudah terungkap nama tersangka dan berapa kali tersangka terlibat tindak kriminal juga akan muncul,” jelas Kasat.
.
Sebab di tahun politik ini diyakini para pelaku tindak kriminal akan beraksi menciptakan kekacauan.
Kasat juga memastikan, kalau Tim Pegasus akan tetap dipertahankan meski tren kejahatan saat ini cenderung menurun.
.
“Di sinilah Tim Pegasus bergerak melakukan hunting untuk memotong niat para pelaku,” kata AKBP Putu Yudha Prawira.
Biasanya, sambung Putu, angka tindak kriminal akan meningkat saat menjelang hari-hari besar keagamaan seperti saat Idulfitri, Natal dan Tahun Baru serta Imlek.
.
“Para pelaku kejahatan punya agenda penting dalam melakukan aksi kejahatan. Biasanya mereka akan beraksi saat-saat jelang perayaan hari besar keagamaan seperti Idulfitri, Natal dan Tahun Baru serta Imlek. Saat-saat tersebutlah Tim Pegasus akan meningkatkan intensitas hunting,”.
.
Sumber : www.tribunmedan.com

Mamak Maksa ke Bank tapi tidak maksa kali ini. Menurut pengirim video: Mamak maksa lagi di salah satu bank unit Delitua. Beliau adalah salah satu orangtua siswa penerima bantuan sekolah Kejadian terjadi pada tanggal 31 Agst 2018 di Bank Unit Delitua dan mamak terlihat memakai baju hijau yang berbeda dengan baju biasanya yang warna coklat. . Bagaimana Menurut anda? Apakah anda pernah ketemu dia? Video lainnya pernah di posting dengan hashtag . Laporan video dikirim oleh @sortiran.medan dan @firda.sibarani ke @medantalk . •• Jangan lupa Like, comment pendapat anda, share post ini dan mention kawan kawan anda •• Punya foto/video yang anda ingin berbagi? Silakan LINE ke @medanku untuk di sharing bersama •• Follow @MakanTalk untuk info wisata kuliner •• Follow @OtomTalk untuk video otomotif lainnya •• Mau cari rumah? Inspirasi design? Follow @RumahTalk •• Untuk Berita Medan Follow @medantalk •• Bingung Cari Kerja atau Cari karyawan? Cek info Lowongan Kerja. Follow @KarirGram

Mamak Maksa ke Bank tapi tidak maksa kali ini.
Menurut pengirim video:
Mamak maksa lagi di salah satu bank unit Delitua. Beliau adalah salah satu orangtua siswa penerima bantuan sekolah
Kejadian terjadi pada tanggal 31 Agst 2018 di Bank Unit Delitua dan mamak terlihat memakai baju hijau yang berbeda dengan baju biasanya yang warna coklat.
.
Bagaimana Menurut anda? Apakah anda pernah ketemu dia? Video lainnya pernah di posting dengan hashtag
.
Laporan video dikirim oleh @sortiran.medan dan @firda.sibarani ke @medantalk
. •• Jangan lupa Like, comment pendapat anda, share post ini dan mention kawan kawan anda
•• Punya foto/video yang anda ingin berbagi? Silakan LINE ke @medanku untuk di sharing bersama
•• Follow @MakanTalk untuk info wisata kuliner
•• Follow @OtomTalk untuk video otomotif lainnya
•• Mau cari rumah? Inspirasi design? Follow @RumahTalk
•• Untuk Berita Medan Follow @medantalk
•• Bingung Cari Kerja atau Cari karyawan? Cek info Lowongan Kerja. Follow @KarirGram

Ada Lowongan Pekerjaan Terbaru di Bank Indonesia, Minat? . Bank Indonesia (BI)membuka lowongan pekerjaan untuk menjadi pegawai melalui jalur Pendidikan Calon Pegawai Muda (PCPM) Bank Indonesia. . “Bank Indonesia mengundang Putra/Putri terbaik bangsa yang memiliki integritas dan dedikasi tinggi, komitmen bekerja secara profesional, serta motivasi membangun negeri untuk menjadi pegawai BI melalui jalur PCPM,” demikian pengumuman BI pada Sabtu (1/9/2018). . Periode pendaftaran lowongan pekerjaan BI pada 1-6 September 2018. Adapun persyaratan lowongan pekerjaan BI yang dibutuhkan antara lain : . Warga Negara IndonesiaTelah menyelesaikan studi S1/S2 dengan bidang studi yang ditetapkan BI dan IPK minimal 3.00 (Skala 4.00).Usia per 1 September : S1 maksimal 26 tahun & S2 maksimal 28 tahunDiutamakan aktif berorganisasi di kampus dan/atau sosial kemasyarakatanBersedia ditempatkan di seluruh kantor Bank Indonesia BI menjelaskan info dan pendaftaran lowongan pekerjaan BI bisa mengunjungi situs resmi BI di www.bi.go.id atau https://pcpmbi.experd.com . Sumber : https://www.cnbcindonesia.com

Ada Lowongan Pekerjaan Terbaru di Bank Indonesia, Minat?
.
Bank Indonesia (BI)membuka lowongan pekerjaan untuk menjadi pegawai melalui jalur Pendidikan Calon Pegawai Muda (PCPM) Bank Indonesia.
.
“Bank Indonesia mengundang Putra/Putri terbaik bangsa yang memiliki integritas dan dedikasi tinggi, komitmen bekerja secara profesional, serta motivasi membangun negeri untuk menjadi pegawai BI melalui jalur PCPM,” demikian pengumuman BI pada Sabtu (1/9/2018).
.
Periode pendaftaran lowongan pekerjaan BI pada 1-6 September 2018. Adapun persyaratan lowongan pekerjaan BI yang dibutuhkan antara lain :
.
Warga Negara IndonesiaTelah menyelesaikan studi S1/S2 dengan bidang studi yang ditetapkan BI dan IPK minimal 3.00 (Skala 4.00).Usia per 1 September : S1 maksimal 26 tahun & S2 maksimal 28 tahunDiutamakan aktif berorganisasi di kampus dan/atau sosial kemasyarakatanBersedia ditempatkan di seluruh kantor Bank Indonesia
BI menjelaskan info dan pendaftaran lowongan pekerjaan BI bisa mengunjungi situs resmi BI di www.bi.go.id atau https://pcpmbi.experd.com
.
Sumber : https://www.cnbcindonesia.com

Bank BTPN Deli Serdang disatroni perampok pagi ini. Pelaku diperkirakan tiga orang dan satu di antaranya bersenjata api. . Lokasi bank tepatnya di Jalan Besar Tembung, Pasar 9, Desa Tembung, Percut Sei Tuan, Deli Serdang, Sumut. . “Perampokan terjadi sekitar pukul 08.30 WIB. Pelaku mengendarai mobil warna hitam,” kata saksi, Rizki, kepada wartawan di lokasi kejadian, Selasa (10/7/2018). . Rizki menambahkan, pelaku diperkirakan berjumlah tiga orang. Para pelaku menggunakan penutup wajah dan kacamata hitam. Mereka langsung masuk ke bank. . Sebelumnya, para pelaku menodongkan pistol ke arah petugas satpam dan masuk ke bank. . “Jadi dua pelaku keluar dari mobil langsung menodongkan senjata mirip pistol ke arah satpam. Seorang lagi menunggu di mobil,” ungkapnya. . Di dalam bank, para pelaku juga mengancam pegawai bank dan meminta uang yang ada di kasir. . “Mereka juga katanya menodongkan senjata ke para karyawan bank,” ujarnya. . Para merampok, para pelaku langsung kabur ke arah Desa Batang Kuis, Deli Serdang. . “Mereka kabur ke arah Desa Batang Kuis,” tuturnya. . Polsek Percut Sei Tuan dan Polrestabes Medan hingga kini masih melakukan penyidikan di lokasi kejadian. Belum diketahui secara pasti jumlah uang yang dibawa kabur oleh para pelaku yang diduga telah merencanakan aksi perampokan tersebut. . Sumber : www.detik.com

Bank BTPN Deli Serdang disatroni perampok pagi ini. Pelaku diperkirakan tiga orang dan satu di antaranya bersenjata api.
.
Lokasi bank tepatnya di Jalan Besar Tembung, Pasar 9, Desa Tembung, Percut Sei Tuan, Deli Serdang, Sumut.
.
“Perampokan terjadi sekitar pukul 08.30 WIB. Pelaku mengendarai mobil warna hitam,” kata saksi, Rizki, kepada wartawan di lokasi kejadian, Selasa (10/7/2018).
.
Rizki menambahkan, pelaku diperkirakan berjumlah tiga orang. Para pelaku menggunakan penutup wajah dan kacamata hitam. Mereka langsung masuk ke bank.
.
Sebelumnya, para pelaku menodongkan pistol ke arah petugas satpam dan masuk ke bank.
.
“Jadi dua pelaku keluar dari mobil langsung menodongkan senjata mirip pistol ke arah satpam. Seorang lagi menunggu di mobil,” ungkapnya.
.
Di dalam bank, para pelaku juga mengancam pegawai bank dan meminta uang yang ada di kasir. .
“Mereka juga katanya menodongkan senjata ke para karyawan bank,” ujarnya.
.
Para merampok, para pelaku langsung kabur ke arah Desa Batang Kuis, Deli Serdang.
.
“Mereka kabur ke arah Desa Batang Kuis,” tuturnya.
.
Polsek Percut Sei Tuan dan Polrestabes Medan hingga kini masih melakukan penyidikan di lokasi kejadian. Belum diketahui secara pasti jumlah uang yang dibawa kabur oleh para pelaku yang diduga telah merencanakan aksi perampokan tersebut.
.
Sumber : www.detik.com

Pencurian sepeda motor terjadi di Jalan thamrin medan, depan bank. Pelaku maling Sepeda motor pengunjung yang sedang masuk ke atm bank tersebut. Pengunjung sempat gagalkan aksi pencurian dan pelaku ditangkap korban dan warga setempat hakimi pelaku sampai berdarah dan di ikat. Kejadian sekitar jam 22.30 WIB 07 Jul 2018 . Laporan video dikirim oleh Andrean ke LINE @medantalk . •• Jangan lupa Like, comment pendapat anda, share post ini dan mention kawan kawan anda •• Punya foto/video yang anda ingin berbagi? Silakan LINE ke @medantalk untuk di sharing bersama •• Follow @MakanTalk untuk info wisata kuliner •• Follow @OtomTalk untuk video otomotif lainnya •• Mau cari rumah? Inspirasi design? Follow @RumahTalk •• Untuk Medan Punya Cerita Follow @medanku •• Bingung Cari Kerja atau Cari karyawan? Cek info Lowongan Kerja. Follow @KarirGram

Pencurian sepeda motor terjadi di Jalan thamrin medan, depan bank. Pelaku maling Sepeda motor pengunjung yang sedang masuk ke atm bank tersebut. Pengunjung sempat gagalkan aksi pencurian dan pelaku ditangkap korban dan warga setempat hakimi pelaku sampai berdarah dan di ikat. Kejadian sekitar jam 22.30 WIB 07 Jul 2018
.
Laporan video dikirim oleh Andrean ke LINE @medantalk
.
•• Jangan lupa Like, comment pendapat anda, share post ini dan mention kawan kawan anda
•• Punya foto/video yang anda ingin berbagi? Silakan LINE ke @medantalk untuk di sharing bersama
•• Follow @MakanTalk untuk info wisata kuliner
•• Follow @OtomTalk untuk video otomotif lainnya
•• Mau cari rumah? Inspirasi design? Follow @RumahTalk
•• Untuk Medan Punya Cerita Follow @medanku
•• Bingung Cari Kerja atau Cari karyawan? Cek info Lowongan Kerja. Follow @KarirGram

Sebanyak 100 bank siap menggunakan logo Gerbang Pembayaran Nasional (GPN) di kartu debitnya. Logo tersebut digunakan untuk memudahkan transaksi. . Deputi Gubernur Bank Indonesia Sugeng mengatakan saat ini sudah ada sekitar 97 bank yang telah mendapatkan izin untuk menggunakan logo GPN. Angka tersebut masih di bawah target sebanyak 100 bank. . “Ada 97 bank sudah dapat izin. Targetnya sekitar 100,” katanya usai Seminar Seminar Tren Ekonomi Digital di Hotel Westin, Kuningan, Jakarta, Rabu (4/4/2018). . Ia memaparkan, logo tersebut juga akan diterbitkan pada bulan April mendatang. Dengan begitu pada bulan depan akan ada penggunaan logo di kartu debit secara serempak. . “April ini akan diterbitkan dan kami akan undang juga. Akan istilahnya kick off lah mengenai penggunaannya logo secara massal,” jelasnya. . Sementara itu, GPN merupakan program pemerintah untuk dapat mendukung interkoneksi dan interoperabilitas sistem pembayaran nasional, sehingga mendorong efisiensi dan kemudahan dalam bertransaksi. . Implementasi GPN diharapkan bisa mempermudah masyarakat jika ingin bertransaksi menggunakan kanal pembayaran apapun. Sebelumnya, masyarakat masih disulitkan jika ingin bertransaksi dengan kartu ATM atau debit bank A di mesin EDC bank B, biasanya masih dikenakan sejumlah biaya. . Sumber : www.detik.com

Sebanyak 100 bank siap menggunakan logo Gerbang Pembayaran Nasional (GPN) di kartu debitnya. Logo tersebut digunakan untuk memudahkan transaksi.
.
Deputi Gubernur Bank Indonesia Sugeng mengatakan saat ini sudah ada sekitar 97 bank yang telah mendapatkan izin untuk menggunakan logo GPN. Angka tersebut masih di bawah target sebanyak 100 bank.
.
“Ada 97 bank sudah dapat izin. Targetnya sekitar 100,” katanya usai Seminar Seminar Tren Ekonomi Digital di Hotel Westin, Kuningan, Jakarta, Rabu (4/4/2018).
.
Ia memaparkan, logo tersebut juga akan diterbitkan pada bulan April mendatang. Dengan begitu pada bulan depan akan ada penggunaan logo di kartu debit secara serempak.
.
“April ini akan diterbitkan dan kami akan undang juga. Akan istilahnya kick off lah mengenai penggunaannya logo secara massal,” jelasnya.
.
Sementara itu, GPN merupakan program pemerintah untuk dapat mendukung interkoneksi dan interoperabilitas sistem pembayaran nasional, sehingga mendorong efisiensi dan kemudahan dalam bertransaksi.
.
Implementasi GPN diharapkan bisa mempermudah masyarakat jika ingin bertransaksi menggunakan kanal pembayaran apapun. Sebelumnya, masyarakat masih disulitkan jika ingin bertransaksi dengan kartu ATM atau debit bank A di mesin EDC bank B, biasanya masih dikenakan sejumlah biaya.
.
Sumber : www.detik.com

Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Brigjen Pol Agung Setya mengatakan, sindikat pembobolan The Development Bank of Singapore (DBS) membajak email nasabah untuk mencairkan dana di bank. Uang yang diambil dari bank tersebut sebanyak 1,8 juta dollar AS. . “Uang bobol karena satu perintah palsu melalui email. Tersangka mengirim email seakan-akan sebagai pemilik dan dieksekusi,” ujar Agung dalam konferensi pers di Bareskrim Polri, Jakarta, Jumat (9/3/2018). . Uang tersebut ditransfer ke tiga negara, yakni Hongkong, China, dan Indonesia. Agung mengatakan, sindikat itu dikenal dengan nama kelompok Nigeria karena berasal dari sana. . Polisi telah menangkap ibu rumah tangga berinisial BFH yang merupakan istri warga negara Nigeria berinisial MCI. Agung mengatakan, MCI menyuruh istrinya membuka sejumlah rekening atas nama orang lain. Rekening itulah yang menampung uang dari hasil pembobolan DBS. . “Uang ditarik, dipakai buat dirinya dan suaminya,” kata Agung. . Agung mengatakan, MCI saat ini masih buron. Ia berharap dalam waktu dekat akan menangkap MCI sebagai pelaku utama dalam pembobolan bank itu. . Dalam kurun waktu tahun 2016-2017, rekening di Bank DBS Singapura atas nama Green Palm Capital Corp dan Dali Agro Corps telah terjadi transfer tanpa hak yang diduga merupakan bentuk kejahatan pembobolan rekening bank. Hal itu terjadi transaksi tanpa seizin pemilik rekening-rekening tersebut. . Adapun sembilan nasabah merasa dirugikan akibat transaksi tersebut sebesar 1.860.000 dollar AS. Nasabah telah mengadu dan berkomunikasi dengan Bank DBS baik secara lisan maupun tertulis. Pemilik rekening tersebut juga meminta bantuan pengacara di Singapura, dan membuat laporan kepada polisi di Singapura. . Karena sebagian dari rekening Bank penerima berada di Indonesia, maka pelapor pada akhir bulan April 2016 membuat Laporan Polisi pada Bareskrim Polri terhadap dugaan penerima hasil transfer dana yang berada di wilayah hukum Indonesia. . Sumber : https://nasional.kompas.com/read/2018/03/09/18433321/pembobol-bank-dbs-singapura-bajak-email-nasabah-untuk-cairkan-uang

Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Brigjen Pol Agung Setya mengatakan, sindikat pembobolan The Development Bank of Singapore (DBS) membajak email nasabah untuk mencairkan dana di bank. Uang yang diambil dari bank tersebut sebanyak 1,8 juta dollar AS.
.
“Uang bobol karena satu perintah palsu melalui email. Tersangka mengirim email seakan-akan sebagai pemilik dan dieksekusi,” ujar Agung dalam konferensi pers di Bareskrim Polri, Jakarta, Jumat (9/3/2018).
.
Uang tersebut ditransfer ke tiga negara, yakni Hongkong, China, dan Indonesia. Agung mengatakan, sindikat itu dikenal dengan nama kelompok Nigeria karena berasal dari sana.
.
Polisi telah menangkap ibu rumah tangga berinisial BFH yang merupakan istri warga negara Nigeria berinisial MCI. Agung mengatakan, MCI menyuruh istrinya membuka sejumlah rekening atas nama orang lain. Rekening itulah yang menampung uang dari hasil pembobolan DBS.
.
“Uang ditarik, dipakai buat dirinya dan suaminya,” kata Agung.
.
Agung mengatakan, MCI saat ini masih buron. Ia berharap dalam waktu dekat akan menangkap MCI sebagai pelaku utama dalam pembobolan bank itu.
.
Dalam kurun waktu tahun 2016-2017, rekening di Bank DBS Singapura atas nama Green Palm Capital Corp dan Dali Agro Corps telah terjadi transfer tanpa hak yang diduga merupakan bentuk kejahatan pembobolan rekening bank. Hal itu terjadi transaksi tanpa seizin pemilik rekening-rekening tersebut.
.
Adapun sembilan nasabah merasa dirugikan akibat transaksi tersebut sebesar 1.860.000 dollar AS. Nasabah telah mengadu dan berkomunikasi dengan Bank DBS baik secara lisan maupun tertulis. Pemilik rekening tersebut juga meminta bantuan pengacara di Singapura, dan membuat laporan kepada polisi di Singapura.
.
Karena sebagian dari rekening Bank penerima berada di Indonesia, maka pelapor pada akhir bulan April 2016 membuat Laporan Polisi pada Bareskrim Polri terhadap dugaan penerima hasil transfer dana yang berada di wilayah hukum Indonesia.
.
Sumber : https://nasional.kompas.com/read/2018/03/09/18433321/pembobol-bank-dbs-singapura-bajak-email-nasabah-untuk-cairkan-uang

Ada Gangguan Jaringan, Warga Nasabah Bank Kecewa Masalah gangguan jaringan kembali menjadi kambing hitam sehingga pelayanan terhadap warga yang merupakan nasabah Bank menjadi kecewa akibat tak bisa menarik sejumlah uang di Bank maupun di sejumlah Anjungan Tunai Mandiri (ATM). . “Uhk..baru habis lebaran, mau narik uang saja di ATM pada ada gangguan, gimana ini, padahal saya memerlukan uang untuk bayar tagihan listrik maupun sepeda motor,”cetus Bu As saat mau menarik dana ATM miliknya di bank BRI artubung maupun di Marelan. Sedangkan sesuai amatan di lokasi ternyata tak hanya para nasabah Bank BRI saja yang resah melainkan nasabah Bank lainnya.tampak sejak pagi tadi sudah mengantri langsung di loket Teller bank bahkan para ibu rumah tangga yang ingin mencairkan dana bantuan untuk anak sekolah atau dana PIP terpaksa disuruh pihak satpam Bank untuk kembali esok pagi dengan alasan ada gangguan jaringan. . “Maaf Bu..untuk dana pencairan PIP bagi anak sekolah silahkan besok pagi saja datangnya, karena hari ini ada gangguan jaringan,” ujar ibu rumah tangga tersebut menirukan ucapan Satpam di bank BRI Pasar 2 Marelan tersebut.(Guz/Mrl). . Sumber : http://dnaberita.com/single.php?id=34424

Ada Gangguan Jaringan, Warga Nasabah Bank Kecewa

Masalah gangguan jaringan kembali menjadi kambing hitam sehingga pelayanan terhadap warga yang merupakan nasabah Bank menjadi kecewa akibat tak bisa menarik sejumlah uang di Bank maupun di sejumlah Anjungan Tunai Mandiri (ATM).
.
“Uhk..baru habis lebaran, mau narik uang saja di ATM pada ada gangguan, gimana ini, padahal saya memerlukan uang untuk bayar tagihan listrik maupun sepeda motor,”cetus Bu As saat mau menarik dana ATM miliknya di bank BRI artubung maupun di Marelan.

Sedangkan sesuai amatan di lokasi ternyata tak hanya para nasabah Bank BRI saja yang resah melainkan nasabah Bank lainnya.tampak sejak pagi tadi sudah mengantri langsung di loket Teller bank bahkan para ibu rumah tangga yang ingin mencairkan dana bantuan untuk anak sekolah atau dana PIP terpaksa disuruh pihak satpam Bank untuk kembali esok pagi dengan alasan ada gangguan jaringan.
.
“Maaf Bu..untuk dana pencairan PIP bagi anak sekolah silahkan besok pagi saja datangnya, karena hari ini ada gangguan jaringan,” ujar ibu rumah tangga tersebut menirukan ucapan Satpam di bank BRI Pasar 2 Marelan tersebut.(Guz/Mrl).
.
Sumber : http://dnaberita.com/single.php?id=34424