Medan — Tim Subdit III Jatanras Polda Sumut berhasil meringkus dua pelaku begal pegawai toko roti pada Minggu (29/10/2017). Mereka adalah N alias Dana warga Desa Patumbak dan M Y warga Dusun Tiga. . Keduanya terpaksa ditembak petugas karena melakuan perlawanan saat diringkus. Keduanya masih berumur 19 tahun. “Saat beraksi, Dana berperan sebagai joki. Sedangkan Y yang menarik tas korban,” Kata Direktur Direktorat Kriminal Umum Polda Sumatera Utara Andi Rian R Djajadi, Senin (30/10/2017). Dari tangan pelaku, petugas menyita barang bukti satu unit sepeda motor jenis matic, kaos putih, celana dan satu unit telepon genggam. Sebelumnya, Rika Apriani alias Rika Cantik (22) bersama ayahnya Poniran (50) dibegal di kawasan Jalan Karya Pasar IV Marindal, Rabu (18/10/2017) malam. Kejadian itu saat Rika dan ayahnya tengah berkendara pulang dari lokasi kerja. Saat dibegal Rika dan ayahnya terjatuh dari seopeda motor hingga terluka parah. (Yu

Medan — Tim Subdit III Jatanras Polda Sumut berhasil meringkus dua pelaku begal pegawai toko roti pada Minggu (29/10/2017). Mereka adalah N alias Dana warga Desa Patumbak dan M Y warga Dusun Tiga.
.
Keduanya terpaksa ditembak petugas karena melakuan perlawanan saat diringkus. Keduanya masih berumur 19 tahun. “Saat beraksi, Dana berperan sebagai joki. Sedangkan Y yang menarik tas korban,” Kata Direktur Direktorat Kriminal Umum Polda Sumatera Utara Andi Rian R Djajadi, Senin (30/10/2017). Dari tangan pelaku, petugas menyita barang bukti satu unit sepeda motor jenis matic, kaos putih, celana dan satu unit telepon genggam.

Sebelumnya, Rika Apriani alias Rika Cantik (22) bersama ayahnya Poniran (50) dibegal di kawasan Jalan Karya Pasar IV Marindal, Rabu (18/10/2017) malam. Kejadian itu saat Rika dan ayahnya tengah berkendara pulang dari lokasi kerja. Saat dibegal Rika dan ayahnya terjatuh dari seopeda motor hingga terluka parah. (Yu

Unit Jatanras Direktorat Reskrimum Polda Sumatera Utara berhasil menangkap dua pelaku jambret yang menewaskan pegawai BNI Siantar, Rara Sitta Stefanie. Satu di antaranya tewas didor polisi. . Kedua pelaku adalah Randal Malau (24) dan Hutasuoit alias ompong (23) warga Siantar. Untuk pelaku yang tewas yaitu Randal Malau, karena berusaha melawan petugas saat ditangkap di kawasan Medan Marelan Sabtu (28/10/2017) malam. . Sedangkan tersangka Hutasoit, masih selamat namun kedua kakinya dihadiahi timah panas lantaram berusaha melarikan diri ketika diringkus di Siantar. . Direktur Ditreskrimum Polda Sumut Kombes Pol Andi Rian menyebutkan, petugas awalnya berhasil menangkap tersangka Hutasoit alias Ompong (23) di salah satu kawasan di Siantar tak lama usai kejadian. . “Jadi sewaktu ditangkap di Siantar, kita lakukan pengembangan terhadap tersangka Hutasoit. Tersangka kita suruh untuk menunjukkan tempat penadahan dia menjual ponsel milik korban. Nah sewaktu pengembangan itu, dia coba lari. Petugas kita pun langsung melakukan tindakan terukur yang menyebabkan kedua kaki pelaku terkena tembakan,” beber Andi Rian didampingi Kasubdit Jahtanras Poldasu AKBP Faisal Napitupulu di RS Bhayangkara Medan, Minggu (29/10/2017). .  Andi melanjutkan, tersangka Randal Malau yang mengetahui rekannya sudah ditangkap, akhirnya langsung kabur ke Medan pada Sabtu (28/10/2017) malam. Ternyata dia memonitor pergerakan petugas. . “Tim kita yang sudah mengetahui korban lari ke Medan, pada subuh tadi langsung bergerak ke Medan. Kita lacak keberadaanya di kawasan Medan Marelan. Petugas kemudian ke lokasi untuk melakukan penangkapan,” jelas Andi. . Pada saat penangkapan, tersangka Randal berusaha melawan petugas dengan senjata tajam. Petugas yang berada di lokasi langsung melakukan tindakan tegas yang menyebabkan korban tewas. . “Jenajah langsung dibawa ke RS Bhayangkara Medan,” cetus Andi. . Sumber : http://sumut.pojoksatu.id/2017/10/29/pelaku-jambret-karyawati-bni-siantar-tewas-didor-polisi/

Unit Jatanras Direktorat Reskrimum Polda Sumatera Utara berhasil menangkap dua pelaku jambret yang menewaskan pegawai BNI Siantar, Rara Sitta Stefanie. Satu di antaranya tewas didor polisi.
.
Kedua pelaku adalah Randal Malau (24) dan Hutasuoit alias ompong (23) warga Siantar. Untuk pelaku yang tewas yaitu Randal Malau, karena berusaha melawan petugas saat ditangkap di kawasan Medan Marelan Sabtu (28/10/2017) malam.
.
Sedangkan tersangka Hutasoit, masih selamat namun kedua kakinya dihadiahi timah panas lantaram berusaha melarikan diri ketika diringkus di Siantar.
.
Direktur Ditreskrimum Polda Sumut Kombes Pol Andi Rian menyebutkan, petugas awalnya berhasil menangkap tersangka Hutasoit alias Ompong (23) di salah satu kawasan di Siantar tak lama usai kejadian.
.
“Jadi sewaktu ditangkap di Siantar, kita lakukan pengembangan terhadap tersangka Hutasoit. Tersangka kita suruh untuk menunjukkan tempat penadahan dia menjual ponsel milik korban. Nah sewaktu pengembangan itu, dia coba lari. Petugas kita pun langsung melakukan tindakan terukur yang menyebabkan kedua kaki pelaku terkena tembakan,” beber Andi Rian didampingi Kasubdit Jahtanras Poldasu AKBP Faisal Napitupulu di RS Bhayangkara Medan, Minggu (29/10/2017).

Andi melanjutkan, tersangka Randal Malau yang mengetahui rekannya sudah ditangkap, akhirnya langsung kabur ke Medan pada Sabtu (28/10/2017) malam. Ternyata dia memonitor pergerakan petugas.
. “Tim kita yang sudah mengetahui korban lari ke Medan, pada subuh tadi langsung bergerak ke Medan. Kita lacak keberadaanya di kawasan Medan Marelan. Petugas kemudian ke lokasi untuk melakukan penangkapan,” jelas Andi.
.
Pada saat penangkapan, tersangka Randal berusaha melawan petugas dengan senjata tajam. Petugas yang berada di lokasi langsung melakukan tindakan tegas yang menyebabkan korban tewas.
.
“Jenajah langsung dibawa ke RS Bhayangkara Medan,” cetus Andi.
.
Sumber : http://sumut.pojoksatu.id/2017/10/29/pelaku-jambret-karyawati-bni-siantar-tewas-didor-polisi/

Polisi menembak mati salah satu pemimpin kelompok begal di Medan. Dia ditembak mati karena melawan dan mencoba merebut senjata petugas. Keberadaan pelaku akhirnya diketahui pada Rabu (25/10). Polisi menangkapnya di Jalan Ayahanda. Polisi kemudian melakukan pengembangan ke pelaku lain yang bernama B. Polisi menyita satu unit motor Honda Beat, sebuah sangkur, kunci T, 6 butir selongsong peluru, dan sepucuk airsoft gun. Terkait hal ini, polisi masih mengejar jaringan kelompok tersebut

Polisi menembak mati salah satu pemimpin kelompok begal di Medan. Dia ditembak mati karena melawan dan mencoba merebut senjata petugas.

Keberadaan pelaku akhirnya diketahui pada Rabu (25/10). Polisi menangkapnya di Jalan Ayahanda. Polisi kemudian melakukan pengembangan ke pelaku lain yang bernama B.

Polisi menyita satu unit motor Honda Beat, sebuah sangkur, kunci T, 6 butir selongsong peluru, dan sepucuk airsoft gun. Terkait hal ini, polisi masih mengejar jaringan kelompok tersebut

Pegawai Bank BNI, Rara Sitta Stefanie (27) meninggal dunia usai dibegal dan teseret di jalan beraspal. Saat itu terjadi tarik-tarikan dengan pelaku begal yang ingin menjambret benda milik korban di Kota Siantar. Jasad Rara saat ini dibawa ke Ruang Jenazah RSUD Djasamen Saragih, Rabu malam (25/10/2017). . Informasi dihimpun Rara belum lama pindah ke Siantar. Ia meninggalkan seorang suami bernama Hendri Kukuh Baskoro. Mirisnya, Rara memiliki satu anak bernama Ignatius yang belum genap berusia satu tahun. . “Iya baru pindah belum lama ke Siantar. Suaminya di Jakarta bekerja. Dia sama anaknya di sini. Kalau aslinya orang Semarang, di Semarang kampungnya,” kata seorang pegawai Bank BNI berkepala plontos. Kepala Cabang BNI berbadan tambun di tengah kerumunan pegawai lainnya berbicara soal pemakaman Rara. Mereka sedang menghubungi pihak keluarga Rara, Suami di Jakarta dan Ibunya di Semarang untuk bermusyawarah terkait pemakamannya. Punya foto/video yang anda ingin berbagi ? Silakan LINE ke @medantalk untuk di sharing bersama. Bingung Cari Kerja atau Cari karyawan? Cek info Lowongan Kerja. Follow @KarirGram Sumber : https://amp/medantoday.com/pegawai-bni-tewas-ditangan-kawanan-begal/amp/

Pegawai Bank BNI, Rara Sitta Stefanie (27) meninggal dunia usai dibegal dan teseret di jalan beraspal.

Saat itu terjadi tarik-tarikan dengan pelaku begal yang ingin menjambret benda milik korban di Kota Siantar.

Jasad Rara saat ini dibawa ke Ruang Jenazah RSUD Djasamen Saragih, Rabu malam (25/10/2017).
.
Informasi dihimpun Rara belum lama pindah ke Siantar.

Ia meninggalkan seorang suami bernama Hendri Kukuh Baskoro.

Mirisnya, Rara memiliki satu anak bernama Ignatius yang belum genap berusia satu tahun.
.
“Iya baru pindah belum lama ke Siantar. Suaminya di Jakarta bekerja. Dia sama anaknya di sini. Kalau aslinya orang Semarang, di Semarang kampungnya,” kata seorang pegawai Bank BNI berkepala plontos.

Kepala Cabang BNI berbadan tambun di tengah kerumunan pegawai lainnya berbicara soal pemakaman Rara.

Mereka sedang menghubungi pihak keluarga Rara, Suami di Jakarta dan Ibunya di Semarang untuk bermusyawarah terkait pemakamannya.

Punya foto/video yang anda ingin berbagi ? Silakan LINE ke @medantalk untuk di sharing bersama.

Bingung Cari Kerja atau Cari karyawan? Cek info Lowongan Kerja. Follow @KarirGram

Sumber : https://amp/medantoday.com/pegawai-bni-tewas-ditangan-kawanan-begal/amp/

Polisi berhasil mengungkap kasus begal di Jalan Putri Hijau Medan. Pelaku bernama Andi Roban alias Andi (25), warga Jalan Satria Barat, Medan perjuangan, tewas ditembus timah panas petugas karena melawan saat diringkus. “Andi Roban berperan sebagai pelaku yang merampas tas korban,” kata Kasat Reskrim Polrestabes Medan AKBP Febriansyah di depan kamar jenazah RS bhayangkara Medan, Senin (9/10/2017). Sementara itu, joki yang membonceng Andi Roban, Zulkarnaen Siringo-ringo alias Armen (29), terpaksa ditembak di bagian kaki. Saat ekspose kasus, warga Jalan Sentosa Lama Gang Antara itu hanya bisa merintih menahankan sakit. Selain kedua pelaku, polisi juga menahan dua orang lainnya. Yang pertama adalah Juli Andika Pohan alias Andi (26), warga Jalan Cokroaminoto, Gang Sanun. Dia berperan sebagai penjual handphone milik korban. “Satu pelaku lagi adalah Dina Mutiara Putri alias Putri Mutiara (22), warga Jalan Lubuk Kuda. Dia disangkakan sebagai penadah hasil kejahatan para pelaku,” pungkas Febri. Sebelumnya, korban Wita dijambret kawanan begal di Jalan Putri Hijau, tepat di depan kantor Samsat Medan, Selasa (3/10/2017) sekitar pukul 23.00 WIB. Korban terjatuh dan kondisinya kritis. Wita mengalami luka parah di bagian wajah.(Yu

Polisi berhasil mengungkap kasus begal di Jalan Putri Hijau Medan.
Pelaku bernama Andi Roban alias Andi (25), warga Jalan Satria Barat, Medan perjuangan, tewas ditembus timah panas petugas karena melawan saat diringkus. “Andi Roban berperan sebagai pelaku yang merampas tas korban,” kata Kasat Reskrim Polrestabes Medan AKBP Febriansyah di depan kamar jenazah RS bhayangkara Medan, Senin (9/10/2017). Sementara itu, joki yang membonceng Andi Roban, Zulkarnaen Siringo-ringo alias Armen (29), terpaksa ditembak di bagian kaki. Saat ekspose kasus, warga Jalan Sentosa Lama Gang Antara itu hanya bisa merintih menahankan sakit.

Selain kedua pelaku, polisi juga menahan dua orang lainnya. Yang pertama adalah Juli Andika Pohan alias Andi (26), warga Jalan Cokroaminoto, Gang Sanun. Dia berperan sebagai penjual handphone milik korban. “Satu pelaku lagi adalah Dina Mutiara Putri alias Putri Mutiara (22), warga Jalan Lubuk Kuda. Dia disangkakan sebagai penadah hasil kejahatan para pelaku,” pungkas Febri.
Sebelumnya, korban Wita dijambret kawanan begal di Jalan Putri Hijau, tepat di depan kantor Samsat Medan, Selasa (3/10/2017) sekitar pukul 23.00 WIB. Korban terjatuh dan kondisinya kritis. Wita mengalami luka parah di bagian wajah.(Yu

Dua tersangka begal ketangkap warga di Jln Juanda dekat kejadian grab bike kemarin. Dekat bundaran, di arahkan ke depan cimb niaga kedua pelaku dan diamuk masa. Pelaku diduga memiliki senjata tajam. Kejadian sekitar jam 22.30 WIB 07 Oktober 2017 Laporan video ini di kirim ke LINE @medantalk oleh Muhammad Habibuddin dan Ayu Wandiera Punya foto/video yang anda ingin berbagi? Silakan LINE ke @medantalk untuk di sharing bersama

Dua tersangka begal ketangkap warga di Jln Juanda dekat kejadian grab bike kemarin. Dekat bundaran, di arahkan ke depan cimb niaga kedua pelaku dan diamuk masa. Pelaku diduga memiliki senjata tajam. Kejadian sekitar jam 22.30 WIB 07 Oktober 2017
Laporan video ini di kirim ke LINE @medantalk oleh Muhammad Habibuddin dan Ayu Wandiera
Punya foto/video yang anda ingin berbagi? Silakan LINE ke @medantalk untuk di sharing bersama

Aksi begal dan rampok terjadi tadi pagi di Jln Sutrisno Simpang Wushu Medan oleh empat pelaku yang sedang incar korban yang pas pulang rumah. Kejadian sewaktu Korban (penghuni didalam lorong) sedang buka kunci pagar lorong, pada saat itu datang dua Sepeda motor begal , pelaku berusaha tarik Sepeda motor korban dibantu dengan kawan pelaku. Korban langsung masuk dan berusaha tutup pagar lorong , korban terjatuh dan berteriak minta tolong yang menarik penghuni didalam lorong keluar , aksi begal jadi gagal dan melarikan diri dengan dua kawan lainnya dengan Sepeda Motor. Korban sempat di pukul sampai babak belur pada saat kejadian. Kejadian pada 05 Aug 2017 sekitar jam 06.00 WIB Selalu berhati hati keluar masuk rumah pada saat jam sepi. Laporan video ini di kirim ke LINE @medantalk oleh Harry Ho Aktifkan notifikasi IG medantalk biar tidak ketinggalan informasi Medan Punya foto/video yang anda ingin berbagi? Silakan LINE ke @medantalk untuk di sharing bersama

Aksi begal dan rampok terjadi tadi pagi di Jln Sutrisno Simpang Wushu Medan oleh empat pelaku yang sedang incar korban yang pas pulang rumah. Kejadian sewaktu Korban (penghuni didalam lorong) sedang buka kunci pagar lorong, pada saat itu datang dua Sepeda motor begal , pelaku berusaha tarik Sepeda motor korban dibantu dengan kawan pelaku. Korban langsung masuk dan berusaha tutup pagar lorong , korban terjatuh dan berteriak minta tolong yang menarik penghuni didalam lorong keluar , aksi begal jadi gagal dan melarikan diri dengan dua kawan lainnya dengan Sepeda Motor. Korban sempat di pukul sampai babak belur pada saat kejadian. Kejadian pada 05 Aug 2017 sekitar jam 06.00 WIB
Selalu berhati hati keluar masuk rumah pada saat jam sepi.
Laporan video ini di kirim ke LINE @medantalk oleh Harry Ho
Aktifkan notifikasi IG medantalk biar tidak ketinggalan informasi Medan
Punya foto/video yang anda ingin berbagi? Silakan LINE ke @medantalk untuk di sharing bersama

Repost @ditsamaptapoldasu Terjadinya pembegalan terhadap masyarakat krakatau ujung tepatnya gang padi kec. Medan labuhan. Kronologis kejadian. Pada hari jumat tanggal 16 juni 2017 pkl 23.00 wib.sewaktu Team gabungan Dit Samapta Tim Pemburu Preman dan Patroli malam Solo bandung di SPBU krakatau ujung,ada laporan dari 2 orang warga menghampiri personil @Ditsamaptapoldasu Team gabungan Pemburu Preman dan patroli malam memberi tahu adanya pembegalan, Korban diikuti dari fly over brayan sampai krakatau ujung,tersangka langsung membegal korban.lalu korban berteriak meminta tolong dengan warga sekitar.tersangka lari ke krakatau ujung gang padi kec.Medan labuhan.lalu warga mengejar dan menghakimi tsk. Tindakan yang diambil: 1.mengamankan tsk dan dibawa ke polsek Medan labuhan. 2.membawa barang bukti sebilah pisau dan ranmor korban. 3.serah terima tsk di polsek Medan labuhan

Repost @ditsamaptapoldasu
Terjadinya pembegalan terhadap masyarakat krakatau ujung tepatnya gang padi kec. Medan labuhan.

Kronologis kejadian.
Pada hari jumat tanggal 16 juni 2017 pkl 23.00 wib.sewaktu Team gabungan Dit Samapta Tim Pemburu Preman dan Patroli malam Solo bandung di SPBU krakatau ujung,ada laporan dari 2 orang warga menghampiri personil @Ditsamaptapoldasu Team gabungan Pemburu Preman dan patroli malam memberi tahu adanya pembegalan,
Korban diikuti dari fly over brayan sampai krakatau ujung,tersangka langsung membegal korban.lalu korban berteriak meminta tolong dengan warga sekitar.tersangka lari ke krakatau ujung gang padi kec.Medan labuhan.lalu warga mengejar dan menghakimi tsk.
Tindakan yang diambil:
1.mengamankan tsk dan dibawa ke polsek Medan labuhan.
2.membawa barang bukti sebilah pisau dan ranmor korban.
3.serah terima tsk di polsek Medan labuhan

Terjadi begal / perampasan sepeda motor. Kejadian tgl 16 juni 2017 jam 04.00 WIB dini hari. Lokasi seputaran jalan krakatau Medan. Kelihatan di CCTV bahwa pelaku begal berkelompok 4 orang dengan 2 Sepeda motor. Salah satu pelaku kelihatan menunjukan posai kepada korban yang terpaksa tinggalkan Sepeda Motor nya untuk menyelematkan nyawanya. Pisau pelaku juga kelihatan jatuh tertinggal di TKP. Semoga pelaku dapat di tangkap secepatnya. Hati hati bawa Sepeda motor di dini hari. Laporan video ini dikirim exclusive ke LINE @medantalk oleh Herni

Terjadi begal / perampasan sepeda motor. Kejadian tgl 16 juni 2017 jam 04.00 WIB dini hari.
Lokasi seputaran jalan krakatau Medan. Kelihatan di CCTV bahwa pelaku begal berkelompok 4 orang dengan 2 Sepeda motor. Salah satu pelaku kelihatan menunjukan posai kepada korban yang terpaksa tinggalkan Sepeda Motor nya untuk menyelematkan nyawanya. Pisau pelaku juga kelihatan jatuh tertinggal di TKP. Semoga pelaku dapat di tangkap secepatnya. Hati hati bawa Sepeda motor di dini hari.
Laporan video ini dikirim exclusive ke LINE @medantalk oleh Herni

Aksi begal yang gagal malam ini 20/04/2017 berhasil digagalkan pada pukul 22.30 wib. Pelaku yang mencoba menghentikan seorang pria di Jalan Yos Sudarso Kel. Kota Bangun, kemudian pria itu melawan tidak terima menyerahkan sepeda motornya sehingga menjadi perhatian warga sekitar. Lalu warga yang berada disekitar langsung menangkap pelaku dan menghajarnya pelaku yang berjumlah 2 orang tersebut. Semoga dengan ini, para pelaku begal mengurungkan niatnya melakukan kejahatan, karena akan berakibat fatal jika tertangkap. Selalu waspada jika berkendara ya

Aksi begal yang gagal malam ini 20/04/2017 berhasil digagalkan pada pukul 22.30 wib. Pelaku yang mencoba menghentikan seorang pria di Jalan Yos Sudarso Kel. Kota Bangun, kemudian pria itu melawan tidak terima menyerahkan sepeda motornya sehingga menjadi perhatian warga sekitar.

Lalu warga yang berada disekitar langsung menangkap pelaku dan menghajarnya pelaku yang berjumlah 2 orang tersebut.

Semoga dengan ini, para pelaku begal mengurungkan niatnya melakukan kejahatan, karena akan berakibat fatal jika tertangkap.

Selalu waspada jika berkendara ya

Aksi begal yang gagal malam ini 20/04/2017 berhasil digagalkan pada pukul 22.30 wib. Pelaku yang mencoba menghentikan seorang pria di Jalan Yos Sudarso Kel. Kota Bangun, kemudian pria itu melawan tidak terima menyerahkan sepeda motornya sehingga menjadi perhatian warga sekitar. Lalu warga yang berada disekitar langsung menangkap pelaku dan menghajarnya pelaku yang berjumlah 2 orang tersebut. Semoga dengan ini, para pelaku begal mengurungkan niatnya melakukan kejahatan, karena akan berakibat fatal jika tertangkap. Selalu waspada jika berkendara ya

Aksi begal yang gagal malam ini 20/04/2017 berhasil digagalkan pada pukul 22.30 wib. Pelaku yang mencoba menghentikan seorang pria di Jalan Yos Sudarso Kel. Kota Bangun, kemudian pria itu melawan tidak terima menyerahkan sepeda motornya sehingga menjadi perhatian warga sekitar.

Lalu warga yang berada disekitar langsung menangkap pelaku dan menghajarnya pelaku yang berjumlah 2 orang tersebut.

Semoga dengan ini, para pelaku begal mengurungkan niatnya melakukan kejahatan, karena akan berakibat fatal jika tertangkap.

Selalu waspada jika berkendara ya