Aksi hipnotis terjadi di salah satu pasar di Kota Medan, berdasarkan Ela.ZR yang ada dilokasi kejadian tersebut, korban yang tiba – tiba tersadar langsung menolak sehingga menjadi perhatian warga. Korban yang merupakan seorang perempuan, awalnya dihipnotis lalu perhiasannya diambil 24/04/2017. Tetap Waspada terhadap segala tindak kejahatan ya. . [đŸ“č : Ela.ZR untuk @MedanTalk via Line

Aksi hipnotis terjadi di salah satu pasar di Kota Medan, berdasarkan Ela.ZR yang ada dilokasi kejadian tersebut, korban yang tiba – tiba tersadar langsung menolak sehingga menjadi perhatian warga.

Korban yang merupakan seorang perempuan, awalnya dihipnotis lalu perhiasannya diambil 24/04/2017.

Tetap Waspada terhadap segala tindak kejahatan ya.
.
[đŸ“č : Ela.ZR untuk @MedanTalk via Line

Zaman teknologi saat ini memungkinkan orang berjodoh setelah berkenalan di media sosial facebook meski beda etnik serta beda negara. Sebut saja Ilaria gadis asal Italia nekat datang dan menenumi pemuda yang tinggal di Kabupaten Batang Jawa Tengah, bernama Dzulfikar. Cewek Italia dan cowok Batang Jateng itu berkomunikasi melalui facebook yang kemudian saling jatuh cinta. Mereka berniat melanjutkan ke jenjang pernikahan. Ilaria datang ke Batang tanggal 18 April 2017 langsung menuju desa Tragung kecamatan Kandeman kabupaten Batang. Maksud dan tujuan Ilaria ke Indonesia untuk bertemu Dzufikar karena mengaku sudah merasa cocok akhirnya mereka sepakat akan mengadakan pernikahan. Hal ini juga sudah disampaikan ke orangtua Ilaria di Italia. Pada intinya mereka menyetujui rencana pernikahan sepasang muda mudi beda negara tersebut. “Selama dua tahun saya mengumpulkan uang bekerja di sebuah restoran di Italia hanya untuk datang ke Indonesia,” kata Ilaria. Atas kedatangan wanita WNA itu, aparat kepolisian segera memantau dan mengecek aktivitasnya. Wakapolsek Tulis Polres Batang Iptu Agus Windarto bersama 3 anggota melaksanakan pengecekan langsung ke desa Tragung kecamatan Kendeman kabupaten Batang. Kegiatan ini dilaksanakan karena adanya informasi dari masyarakat bahwa ada orang asing yang datang ke desa tersebut. Setelah berkoordinasi bersama perangkat desa Tragung Wakapolsek Tulis Iptu Agus Windarto langsung menuju ke rumah tersebut. Di sana Wakapolsek bersama 3 anggota disambut dengan baik oleh tuan rumah. Pemantauan dan pengawasan Warga Negara Asing (WNA), ini sangat diperlukan kepedulian dan partisipasi aktif dari seluruh masyarakat. Maka perlu dilakukan pengecekan terhadap warga negara asing (WNA) untuk pendataan terkait keimigrasian terutama warga yang berada di daerah pedesaan. Sumber: tribunnews.com

Zaman teknologi saat ini memungkinkan orang berjodoh setelah berkenalan di media sosial facebook meski beda etnik serta beda negara.

Sebut saja Ilaria gadis asal Italia nekat datang dan menenumi pemuda yang tinggal di Kabupaten Batang Jawa Tengah, bernama Dzulfikar.

Cewek Italia dan cowok Batang Jateng itu berkomunikasi melalui facebook yang kemudian saling jatuh cinta. Mereka berniat melanjutkan ke jenjang pernikahan.

Ilaria datang ke Batang tanggal 18 April 2017 langsung menuju desa Tragung kecamatan Kandeman kabupaten Batang.

Maksud dan tujuan Ilaria ke Indonesia untuk bertemu Dzufikar karena mengaku sudah merasa cocok akhirnya mereka sepakat akan mengadakan pernikahan. Hal ini juga sudah disampaikan ke orangtua Ilaria di Italia.

Pada intinya mereka menyetujui rencana pernikahan sepasang muda mudi beda negara tersebut. “Selama dua tahun saya mengumpulkan uang bekerja di sebuah restoran di Italia hanya untuk datang ke Indonesia,” kata Ilaria.

Atas kedatangan wanita WNA itu, aparat kepolisian segera memantau dan mengecek aktivitasnya. Wakapolsek Tulis Polres Batang Iptu Agus Windarto bersama 3 anggota melaksanakan pengecekan langsung ke desa Tragung kecamatan Kendeman kabupaten Batang.

Kegiatan ini dilaksanakan karena adanya informasi dari masyarakat bahwa ada orang asing yang datang ke desa tersebut.

Setelah berkoordinasi bersama perangkat desa Tragung Wakapolsek Tulis Iptu Agus Windarto langsung menuju ke rumah tersebut. Di sana
Wakapolsek bersama 3 anggota disambut dengan baik oleh tuan rumah.

Pemantauan dan pengawasan Warga Negara Asing (WNA), ini sangat diperlukan kepedulian dan partisipasi aktif dari seluruh masyarakat. Maka perlu dilakukan pengecekan terhadap warga negara asing (WNA) untuk pendataan terkait keimigrasian terutama warga yang berada di daerah pedesaan.

Sumber: tribunnews.com

Belakangan ini pesan berantai yang mengatasnamakan salah satu provider seluler makin marak menyebar di WhatsApp. Pesan itu menyebutkan bahwa provider tersebut sedang membagikan gratis kuota 50GB di jaringan 4G. Untuk memastikan pesan di atas merupakan penipuan sebetulnya sangat mudah. Pertama, situs web yang disebutkan di pesan itu, bukan situs web resmi provider seluler. Kedua, situs web itu tidak menggunakan protokol keamanan (https), melainkan hanya protokol biasa (http). Perusahaan sebesar itu biasanya sudah menerapkan https untuk situs web miliknya. Hal lain yang mengindikasikan penipuan adalah pengguna mesti mengetikkan nomor ponsel dan alamat email di situs web itu. Hal ini termasuk salah satu cara yang banyak digunakan penjahat siber untuk mengirim email spam bahkan email phising.(fik) Selalu berhati-hati terhadap email, chating, pesan pribadi yang masuk

Belakangan ini pesan berantai yang mengatasnamakan salah satu provider seluler makin marak menyebar di WhatsApp.

Pesan itu menyebutkan bahwa provider tersebut sedang membagikan gratis kuota 50GB di jaringan 4G.

Untuk memastikan pesan di atas merupakan penipuan sebetulnya sangat mudah. Pertama, situs web yang disebutkan di pesan itu, bukan situs web resmi provider seluler.

Kedua, situs web itu tidak menggunakan protokol keamanan (https), melainkan hanya protokol biasa (http). Perusahaan sebesar itu biasanya sudah menerapkan https untuk situs web miliknya.

Hal lain yang mengindikasikan penipuan adalah pengguna mesti mengetikkan nomor ponsel dan alamat email di situs web itu. Hal ini termasuk salah satu cara yang banyak digunakan penjahat siber untuk mengirim email spam bahkan email phising.(fik)

Selalu berhati-hati terhadap email, chating, pesan pribadi yang masuk

Keberadaan Gepeng (Gelandangan dan Pengemis) yangvada di Kota Medan saat ini terlihat dibeberapa sudut kota, seperti yang siang ini 25/04/2017 terlihat disalah satu jalan protokol kota. Tunawisma yang siang ini terlihat sedang tidur ditrotoar didekat bundaran air mancur kota menjadi perhatian masyarakat yang melintas.(yu

Keberadaan Gepeng (Gelandangan dan Pengemis) yangvada di Kota Medan saat ini terlihat dibeberapa sudut kota, seperti yang siang ini 25/04/2017 terlihat disalah satu jalan protokol kota.

Tunawisma yang siang ini terlihat sedang tidur ditrotoar didekat bundaran air mancur kota menjadi perhatian masyarakat yang melintas.(yu

Langkat- Kegiatan ‘Potret Sosial’ yang dilakukan oleh para penggiat fotografi yang tergabung dalam Kafe Potret dengan tema membangun bersama dalam persamaan, yang dilaksanakan di Kampung Bali, Paya Tusam, Wampu, Kabupaten Langkat disambut dengan antusias oleh masyarakat setempat, Senin (24/4). . Acara yang di support oleh berbagai komunitas di Kota Medan seperti Pewarta Foto Indonesia (PFI), Yayasan Fajar Sejahtera Indonesia (YAFSI), dan beberapa media di Kota Medan. Ketua panita acara Potret Sosial, Lana Priatna mengatakan bahwa kegiatan tersebut untuk membangun bersama dalam perbedaan. Dimana, kita lihat sejarah bahwa pada 1963 letusan Gunung Agung membuat krisis ekonomi yang luar biasa. Sehingga pada 11 November 1971 sebanyak 55 Kepala Keluarga Bali dikirim sebagai pekerja kontrak di Sumut.(yu

Langkat- Kegiatan ‘Potret Sosial’ yang dilakukan oleh para penggiat fotografi yang tergabung dalam Kafe Potret dengan tema membangun bersama dalam persamaan, yang dilaksanakan di Kampung Bali, Paya Tusam, Wampu, Kabupaten Langkat disambut dengan antusias oleh masyarakat setempat, Senin (24/4).
.
Acara yang di support oleh berbagai komunitas di Kota Medan seperti Pewarta Foto Indonesia (PFI), Yayasan Fajar Sejahtera Indonesia (YAFSI), dan beberapa media di Kota Medan.

Ketua panita acara Potret Sosial, Lana Priatna mengatakan bahwa kegiatan tersebut untuk membangun bersama dalam perbedaan. Dimana, kita lihat sejarah bahwa pada 1963 letusan Gunung Agung membuat krisis ekonomi yang luar biasa. Sehingga pada 11 November 1971 sebanyak 55 Kepala Keluarga Bali dikirim sebagai pekerja kontrak di Sumut.(yu

Rekaman CCTV yang menunjukan Maling di salah satu minimarket daerah RingRoad Medan. Dua kejadian berbeda. Satu pada 14-04-2017 jam 20.07WIB dan kedua pada tanggal 22-04-2017 dini hari jam 07.53WIB Janganlah mencoba mencuri karena CCTV terpasang di banyak tempat dan suatu hari pasti ketangkap. Video ini di share ke line @medantalk oleh DediSetyo

Rekaman CCTV yang menunjukan Maling di salah satu minimarket daerah RingRoad Medan. Dua kejadian berbeda. Satu pada 14-04-2017 jam 20.07WIB dan kedua pada tanggal 22-04-2017 dini hari jam 07.53WIB
Janganlah mencoba mencuri karena CCTV terpasang di banyak tempat dan suatu hari pasti ketangkap.
Video ini di share ke line @medantalk oleh DediSetyo

Tabrakan beruntun di jalan lintas medan-perbaungan, Jalan Siantar, Lubuk Pakam. Hari ini, senin 24 April 2017, jam 17.47 WIB Hati hati berkendaraan, Jaga jarak dengan kendaraan depan anda. Video dikirim via Line @medantalk oleh VincentVio

Tabrakan beruntun di jalan lintas medan-perbaungan, Jalan Siantar, Lubuk Pakam. Hari ini, senin 24 April 2017, jam 17.47 WIB
Hati hati berkendaraan, Jaga jarak dengan kendaraan depan anda.
Video dikirim via Line @medantalk oleh VincentVio

Telah terjadi penjambretan dijalan Sekip Medan, siang ini 24/04/2017 pada pukul 12.00. Menurut informasi yang diperoleh tim @MedanTalk dari mitra kami yang berada dilokasi kejadian, korban seorang wanita lalu tas korban diambil paksa oleh 2 orang pria yang menggunakan sepeda motor, terjadi saling tarik menarik antara korban dan pelaku. Lalu ada seseorang datang dan menabrak sepeda motor pelaku sehingga pelaku terjatuh, kemudian pelaku mencoba melarikan diri lalu dikejar dan tertangkap masyarakat dan diamankan. Melihat itu, warga yang ada disekitar lokasi melampiaskan kekesalannya dengan membakar sepeda motor pelaku. . Selalu waspada dan hati – hati ya, karena kejahatan bisa terjadi kapan saja. . [đŸ“č : @suhendyyyy via Line @MedanTalk

Telah terjadi penjambretan dijalan Sekip Medan, siang ini 24/04/2017 pada pukul 12.00.

Menurut informasi yang diperoleh tim @MedanTalk dari mitra kami yang berada dilokasi kejadian, korban seorang wanita lalu tas korban diambil paksa oleh 2 orang pria yang menggunakan sepeda motor, terjadi saling tarik menarik antara korban dan pelaku.

Lalu ada seseorang datang dan menabrak sepeda motor pelaku sehingga pelaku terjatuh, kemudian pelaku mencoba melarikan diri lalu dikejar dan tertangkap masyarakat dan diamankan. Melihat itu, warga yang ada disekitar lokasi melampiaskan kekesalannya dengan membakar sepeda motor pelaku.
.
Selalu waspada dan hati – hati ya, karena kejahatan bisa terjadi kapan saja.
.
[đŸ“č : @suhendyyyy via Line @MedanTalk