Misi eksplorasi Chang’e 4 ke sisi tergelap Bulan yang dilakukan Lembaga Antariksa China (CNSA) yang mencetak rekor baru dalam sejarah eksplorasi luar angkasa. . Ketahui fakta-fakta mengenai Bulan yang merupakan satu-satunya satelit alam milik Bumi. . Satelit alam terbesar nomor lima di Tata Surya Dengan diameter 3.475 km, bulan adalah satelit alam terbesar kelima di Tata Surya Bima Sakti. Bulan lebih kecil dibandingkan bulan milik Yupiter dan Saturnus.Bulan diduga pernah menjadi bagian dari Bumi Ilmuwan menduga Bulan pernah bersatu dengan Bumi. Bulan terbentuk ketika objek besar bertabrakan dengan Bumi ketika usia Bumi masih muda. Hasil tabrakan tersebut menghasilkan bongkahan besar yang menjadi Bulan. . Berat tubuh seseorang berkurang di Bulan, Bulan memiliki gravitasi yang jauh lebih rendah dari Bumi. Massa Bulan yang lebih kecil membuat berat badan manusia hanya seperenam dari berat badannya di Bumi.  Inilah alasan mengapa astronaut bisa melompat di Bulan.Baru 12 orang yang pernah menginjakkan kaki di Bulan Manusia pertama yang menginjakkan kaki di Bulan pada tahun 1969 adalah Neil Armstrong pada misi Apollo 11. Sementara manusia terakhir yang berjalan di Bulan pada tahun 1972 adalah Gene Cernan pada misi Apollo 17. Sejak itu Bulan hanya dikunjungi oleh kendaraan tak berawak. . Ada empat skema kalender lunar Bulan di kalender lunar berdasarkan lamanya waktu yang dibutuhkan Bulan untuk menjalani siklus fase penuh. . Skema pertama adalah 27 hari, 13 jam, 18 menit, dan 37,4 detik. Skema kedua adalah  27 hari, 5 jam, 5 menit, dan 35,9 detik. Skema ketiga adalah 27 hari, 7 jam, 43 menit, 11,5 detik. Skema keempat adalah 29 hari , 12 jam, 44 menit, dan 2,7 detik. . Bulan berusia 4,6 miliar tahun Bulan adalah satu-satunya satelit alami di Bumi dan terbentuk 4,6 miliar tahun yang lalu. Bulan lahir sekitar 30-50 juta tahun setelah pembentukan tata surya. . Sumber : cnn.indonesia.com

Misi eksplorasi Chang’e 4 ke sisi tergelap Bulan yang dilakukan Lembaga Antariksa China (CNSA) yang mencetak rekor baru dalam sejarah eksplorasi luar angkasa.
.
Ketahui fakta-fakta mengenai Bulan yang merupakan satu-satunya satelit alam milik Bumi.
.
Satelit alam terbesar nomor lima di Tata Surya
Dengan diameter 3.475 km, bulan adalah satelit alam terbesar kelima di Tata Surya Bima Sakti. Bulan lebih kecil dibandingkan bulan milik Yupiter dan Saturnus.Bulan diduga pernah menjadi bagian dari Bumi
Ilmuwan menduga Bulan pernah bersatu dengan Bumi. Bulan terbentuk ketika objek besar bertabrakan dengan Bumi ketika usia Bumi masih muda. Hasil tabrakan tersebut menghasilkan bongkahan besar yang menjadi Bulan.
.
Berat tubuh seseorang berkurang di Bulan, Bulan memiliki gravitasi yang jauh lebih rendah dari Bumi. Massa Bulan yang lebih kecil membuat berat badan manusia hanya seperenam dari berat badannya di Bumi.  Inilah alasan mengapa astronaut bisa melompat di Bulan.Baru 12 orang yang pernah menginjakkan kaki di Bulan
Manusia pertama yang menginjakkan kaki di Bulan pada tahun 1969 adalah Neil Armstrong pada misi Apollo 11. Sementara manusia terakhir yang berjalan di Bulan pada tahun 1972 adalah Gene Cernan pada misi Apollo 17. Sejak itu Bulan hanya dikunjungi oleh kendaraan tak berawak.
.
Ada empat skema kalender lunar
Bulan di kalender lunar berdasarkan lamanya waktu yang dibutuhkan Bulan untuk menjalani siklus fase penuh.
.
Skema pertama adalah 27 hari, 13 jam, 18 menit, dan 37,4 detik. Skema kedua adalah  27 hari, 5 jam, 5 menit, dan 35,9 detik. Skema ketiga adalah 27 hari, 7 jam, 43 menit, 11,5 detik. Skema keempat adalah 29 hari , 12 jam, 44 menit, dan 2,7 detik.
.
Bulan berusia 4,6 miliar tahun
Bulan adalah satu-satunya satelit alami di Bumi dan terbentuk 4,6 miliar tahun yang lalu. Bulan lahir sekitar 30-50 juta tahun setelah pembentukan tata surya.
.
Sumber : cnn.indonesia.com

Gerhana bulan total yang akan terjadi 28 Juli 2018 tergolong cukup spesial. Sebab pada saat itu bakal terjadi gerhana bulan total dengan durasi terlama sepanjang abad ini. . Data dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebutkan gerhana 28 Juli nanti dimulai pukul 00.13 WIB. Kemudian gerhana total mulai terjadi pada pukul 02.30 WIB. Lalu puncak gerhana terjadi pada pukul 03.22 WIB. Rangkaian gerhana bulan total bakal berakhir pada pukul 06.30 WIB. . Dari kronologi fase-fase itu, maka durasi keseluruhan gerhana bulan total mencapai 103 menit. BMKG juga melaporkan seluruh wilayah Indonesia dapat mengamati fenomena gerhana bulan total terlama itu. Untuk wilayah Jawa, Bali, dan sebagian Kalimantan serta Sumatera, gerhana bulan total akan teramati dari awal sampai gerhana sebagian berakhir. . Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) Thomas Djamaluddin menjelaskan penyebab lamanya durasi gerhana bulan total 28 Juli nanti. Dia mengatakan durasi fase gerhana bulan total mulai 02.30 sampai 04.13 atau sekitar 103 menit. . ’’Waktu yang lama itu terjadi karena jarak bulan terhadap bumi (pada titik, Red) terjauh,’’ katanya saat dihubungi tadi malam (9/7). Kemudian pada saat itu lintasan bulan hampir di tengah bayangan bumi. . Sehingga bulan berada dalam bayangan bumi lebih lama. Akibatnya gerhana bulan total bakal teramati dalam durasi waktu yang lama pula. . Dia mengatakan selama ini durasi gerhana bulan total berbeda-beda. Bergantung pada jarak bulan ke bumi dan lintasannya. Dia mengatakan kalau lintasan bulan berada di pinggir bayangan bumi, maka gerhana bulan total hanya terjadi beberapa menit saja. . Lebih lanjut data BMKG menyebutkan gerhana bulan total dengan durasi 106 menit pernah terjadi pada 16 Juli 2000 lalu. Kemudian gerhana bulan total dengan durasi 106 menit bakal terjadi kembali pada 9 Juni 2123. Tetapi saat itu tidak teramati dari Indonesia. . Sumber : https://m.jpnn.com/amp/news/gerhana-bulan-total-28-juli-2018-terlama-abad-ini

Gerhana bulan total yang akan terjadi 28 Juli 2018 tergolong cukup spesial. Sebab pada saat itu bakal terjadi gerhana bulan total dengan durasi terlama sepanjang abad ini.
.
Data dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebutkan gerhana 28 Juli nanti dimulai pukul 00.13 WIB. Kemudian gerhana total mulai terjadi pada pukul 02.30 WIB. Lalu puncak gerhana terjadi pada pukul 03.22 WIB. Rangkaian gerhana bulan total bakal berakhir pada pukul 06.30 WIB.
.
Dari kronologi fase-fase itu, maka durasi keseluruhan gerhana bulan total mencapai 103 menit. BMKG juga melaporkan seluruh wilayah Indonesia dapat mengamati fenomena gerhana bulan total terlama itu. Untuk wilayah Jawa, Bali, dan sebagian Kalimantan serta Sumatera, gerhana bulan total akan teramati dari awal sampai gerhana sebagian berakhir.
.
Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) Thomas Djamaluddin menjelaskan penyebab lamanya durasi gerhana bulan total 28 Juli nanti. Dia mengatakan durasi fase gerhana bulan total mulai 02.30 sampai 04.13 atau sekitar 103 menit.
.
’’Waktu yang lama itu terjadi karena jarak bulan terhadap bumi (pada titik, Red) terjauh,’’ katanya saat dihubungi tadi malam (9/7). Kemudian pada saat itu lintasan bulan hampir di tengah bayangan bumi.
.
Sehingga bulan berada dalam bayangan bumi lebih lama. Akibatnya gerhana bulan total bakal teramati dalam durasi waktu yang lama pula.
.
Dia mengatakan selama ini durasi gerhana bulan total berbeda-beda. Bergantung pada jarak bulan ke bumi dan lintasannya. Dia mengatakan kalau lintasan bulan berada di pinggir bayangan bumi, maka gerhana bulan total hanya terjadi beberapa menit saja.
.
Lebih lanjut data BMKG menyebutkan gerhana bulan total dengan durasi 106 menit pernah terjadi pada 16 Juli 2000 lalu. Kemudian gerhana bulan total dengan durasi 106 menit bakal terjadi kembali pada 9 Juni 2123. Tetapi saat itu tidak teramati dari Indonesia.
.
Sumber : https://m.jpnn.com/amp/news/gerhana-bulan-total-28-juli-2018-terlama-abad-ini