Seorang pria yang berusia 19 tahun ditemukan mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di rumah kosnya di Jalan Sisingamangaraja, Gang Jati 1, Medan pada jumat malam tadi sekitar pukul 19.24 wib. . . Peristiwa bunuh diri itu terungkap setelah teman korban memanggil korban dari luar kamar kosnya, karena tidak ada jawaban dari korban, Teman korban mencoba melihat korban dari luar jendela dan pada saat dilihat, ternyata korban sudah gantung diri di kamarnya. . Teman korban yang terkejut melihat kejadian itu, kemudian menjerit dan berteriak minta tolong kepada masyarakat. Mendengar teriakan itu, warga langsung datang dan mendobrak pintu kamar korban. Di dalam kamar, korban sudah meninggal dunia dengan tergantung menggunakan tali pinggang. . •• Follow @MakanTalk untuk info wisata kuliner •• Follow @OtomTalk untuk video otomotif lainnya •• Mau cari kost / rumah? Inspirasi design? Follow @RumahTalk •• Untuk Medan Punya Cerita Follow @medanku •• Bingung Cari Kerja atau Cari karyawan? Cek info Lowongan Kerja. Follow @KarirGram . Video kiriman melalui Line @medantalk

Seorang pria yang berusia 19 tahun ditemukan mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di rumah kosnya di Jalan Sisingamangaraja, Gang Jati 1, Medan pada jumat malam tadi sekitar pukul 19.24 wib.
. .
Peristiwa bunuh diri itu terungkap setelah teman korban memanggil korban dari luar kamar kosnya, karena tidak ada jawaban dari korban, Teman korban mencoba melihat korban dari luar jendela dan pada saat dilihat, ternyata korban sudah gantung diri di kamarnya.
.
Teman korban yang terkejut melihat kejadian itu, kemudian menjerit dan berteriak minta tolong kepada masyarakat. Mendengar teriakan itu, warga langsung datang dan mendobrak pintu kamar korban. Di dalam kamar, korban sudah meninggal dunia dengan tergantung menggunakan tali pinggang.
.
•• Follow @MakanTalk untuk info wisata kuliner
•• Follow @OtomTalk untuk video otomotif lainnya
•• Mau cari kost / rumah? Inspirasi design? Follow @RumahTalk
•• Untuk Medan Punya Cerita Follow @medanku
•• Bingung Cari Kerja atau Cari karyawan? Cek info Lowongan Kerja. Follow @KarirGram
.
Video kiriman melalui Line @medantalk

Istri Nekat Akhiri Hidup Gunakan Tali Ayunan Gara-gara Dilarang Suami Main Facebook . Platform media sosialseperti Facebook, Instagram, Twitter dan masih banyak lainnya merupakan salah satu hiburan yang dapat meredakan rasa bosan, namun juga sekaligus bisa membuat orang kecanduan saat memainkannya. . Sama halnya seperti kejadian yang menimpa seorang wanita bernama Arniati berusia 22 tahun ini yang memilih mengakhiri hidupnya dengan menggantung diri usai dilarang suaminya bermain Facebook. . Kejadian ini terjadi di desa sungai Paret Kabupaten Penajam, Kalimantan Timur yang awalnya perselisihan antar suami dan istri. . Pertengkaran keduanya disebabkan suaminya, Sujaedi, melarang sang istri bermain atau menggunakan platfrom media sosial Facebook . . Setelah perselisihan tersebut, suami Arniati tak berbicara sepatah kata pun pada istrinya. . Meski begitu, ia tetap menggunakan media sosial Facebook dalam waktu yang lama. . Hingga sampai ia mengunggah sebuah status WhatsApp yang mengatakan bahwa dia akan mengakhiri hidupnya dengan gantung diri . . Niatannya untuk mengakhiri hidupnya tersebut sudah ia niatkan dan ia juga akan meminta maaf pada keluarga atas tindakan bunuh dirinya tersebut. . Sesaat melihat isi status WhatsApp istrinya, ia merasa tak enak karena bertengkar denganya dan mendiamkannya. . Malam harinya, suamminya Sujaedi benar-benar dibuat kaget saat mengetahui istrinya Arniati benar-benar mengakhiri hidupnya dengan menggantung diri di kamar mereka menggunakan tali. . Setelah mengetahui status WhatsApp tersebut, Sujaedi berharap hal ini tidak terjadi bahkan setelah pertengkaran hebat mereka mengenai larangannya bermain media sosial Facebook. Teks : https://www.suara.com/tekno/2019/02/14/114455/suami-larang-main-facebook-istri-akhiri-hidup-dengan-gantung-diri

Istri Nekat Akhiri Hidup Gunakan Tali Ayunan Gara-gara Dilarang Suami Main Facebook
.
Platform media sosialseperti Facebook, Instagram, Twitter dan masih banyak lainnya merupakan salah satu hiburan yang dapat meredakan rasa bosan, namun juga sekaligus bisa membuat orang kecanduan saat memainkannya.
.
Sama halnya seperti kejadian yang menimpa seorang wanita bernama Arniati berusia 22 tahun ini yang memilih mengakhiri hidupnya dengan menggantung diri usai dilarang suaminya bermain Facebook.
.
Kejadian ini terjadi di desa sungai Paret Kabupaten Penajam, Kalimantan Timur yang awalnya perselisihan antar suami dan istri.
.
Pertengkaran keduanya disebabkan suaminya, Sujaedi, melarang sang istri bermain atau menggunakan platfrom media sosial Facebook .
.
Setelah perselisihan tersebut, suami Arniati tak berbicara sepatah kata pun pada istrinya.
.
Meski begitu, ia tetap menggunakan media sosial Facebook dalam waktu yang lama.
.
Hingga sampai ia mengunggah sebuah status WhatsApp yang mengatakan bahwa dia akan mengakhiri hidupnya dengan gantung diri .
.
Niatannya untuk mengakhiri hidupnya tersebut sudah ia niatkan dan ia juga akan meminta maaf pada keluarga atas tindakan bunuh dirinya tersebut.
.
Sesaat melihat isi status WhatsApp istrinya, ia merasa tak enak karena bertengkar denganya dan mendiamkannya.
.
Malam harinya, suamminya Sujaedi benar-benar dibuat kaget saat mengetahui istrinya Arniati benar-benar mengakhiri hidupnya dengan menggantung diri di kamar mereka menggunakan tali.
.
Setelah mengetahui status WhatsApp tersebut, Sujaedi berharap hal ini tidak terjadi bahkan setelah pertengkaran hebat mereka mengenai larangannya bermain media sosial Facebook.

Teks : https://www.suara.com/tekno/2019/02/14/114455/suami-larang-main-facebook-istri-akhiri-hidup-dengan-gantung-diri

Percobaan melarikan diri dari Lapas Tanjung Gusta Selasa tanggal 20 Juni 2017 sekira pukul 02.30 wib abdul rahman nasution ( Narapidana) pada saat setelah membagikan makan sahur para tahanan dia mendengar suara seperti suara sedang menggergaji dan suara ribut. Olehnya ditegur dan sambil menyepak dinding tembok lalu suara pun senyap . Tidak berapa lama mendengar suara orang berjalan diatas atap seng . Lalu oleh abdul rahman nasution berteriak ” siapa itu ” dan salah satu tahanan berada di ujung berteriak” itu ada orang” dan nampak tali yg sdh tergantung di dinding . Lalu abdul rahman nasution berteriak memanggil pegawai sambil menggoncangkan pintu langsung datang tamping. Dan minta bantuan agar pegawai dipanggil karena ada tahanan lari. Pukul 03.30 wib saksi mendengar tahanan dari blok straf sel 3A bahwasanya ada 4 tahanan yg berusaha melarikan diri kemudian di cek di belakang blok straf sel ada tali yg diikat di bagian pagar lapas dan dilihat talinya sudah tegang kemudian saksi mengecek menggunakan sepeda motor ke belakang lapas dan kemudian saksi bertemu dengan mobil Avanza hitam BL 935 AZ dan salah satu orang di mobil keluar dan mengibaskan celurit ke saksi kemudian saksi mengelak dan menembakkan pistol ke pelaku tetapi pistol ket (tdk dpt ditembakkan) kemudian saksi melihat masih ada pelaku di atas pagar dan menembakkan kembali ke atas dan mengenai satu pelaku akan tetapi pelaku langsung melarikan diri menggunakan mobil advanza hitam BL 935 AZ sampai dijalan Lembaga permasyarakatan depan perumahan bali indah mobil advanza menabrak pagar rumah bapak Bpk jumasari dan HERRY PURBA dan terbalik. Selanjutnya di evakuasi dan dibawak ke RS Bhayangkara medan

Percobaan melarikan diri dari Lapas Tanjung Gusta
Selasa tanggal 20 Juni 2017 sekira pukul 02.30 wib abdul rahman nasution ( Narapidana) pada saat setelah membagikan makan sahur para tahanan dia mendengar suara seperti suara sedang menggergaji dan suara ribut. Olehnya ditegur dan sambil menyepak dinding tembok lalu suara pun senyap . Tidak berapa lama mendengar suara orang berjalan diatas atap seng . Lalu oleh abdul rahman nasution berteriak ” siapa itu ” dan salah satu tahanan berada di ujung berteriak” itu ada orang” dan nampak tali yg sdh tergantung di dinding . Lalu abdul rahman nasution berteriak memanggil pegawai sambil menggoncangkan pintu langsung datang tamping. Dan minta bantuan agar pegawai dipanggil karena ada tahanan lari.

Pukul 03.30 wib saksi mendengar tahanan dari blok straf sel 3A bahwasanya ada 4 tahanan yg berusaha melarikan diri kemudian di cek di belakang blok straf sel ada tali yg diikat di bagian pagar lapas dan dilihat talinya sudah tegang kemudian saksi mengecek menggunakan sepeda motor ke belakang lapas dan kemudian saksi bertemu dengan mobil Avanza hitam BL 935 AZ dan salah satu orang di mobil keluar dan mengibaskan celurit ke saksi kemudian saksi mengelak dan menembakkan pistol ke pelaku tetapi pistol ket (tdk dpt ditembakkan) kemudian saksi melihat masih ada pelaku di atas pagar dan menembakkan kembali ke atas dan mengenai satu pelaku akan tetapi pelaku langsung melarikan diri menggunakan mobil advanza hitam BL 935 AZ sampai dijalan Lembaga permasyarakatan depan perumahan bali indah mobil advanza menabrak pagar rumah bapak Bpk jumasari dan HERRY PURBA dan terbalik. Selanjutnya di evakuasi dan dibawak ke RS Bhayangkara medan