Tipu Facebook dan Google, Pria Ini Kantongi Rp 1,7 Triliun . Seorang pria asal Lithuania terancam hukuman 30 tahun penjara setelah mengakui perannya dalam sebuah skema yang memeras Facebook dan Google hingga USD 121 juta atau sekitar Rp 1,7 triliun. . Evaldas Rimasauskas mengaku bersalah atas tuduhan melakukan penipuan lewat phishing yang menipu dua raksasa teknologi tersebut. Ia dan rekannya yang belum diidentifikasi disebut mengirimkan email palsu kepada pegawai Facebook dan Google yang mengatasnamakan perusahaan asal Taiwan, Quanta Computer. . Dilansir dari Gizmodo, Sabtu (23/3/2019) email palsu yang mereka kirimkan menyebut bahwa Facebook dan Google berutang kepada Quanta Computer. Mereka pun meminta bagian keuangan kedua perusahaan agar utang tersebut ditransfer ke rekening bank yang dikontrol oleh Rimasauskas. . Skema ini berjalan selama dua tahun, mulai dari tahun 2013 hingga 2015. Pada tahun 2013, ia berhasil mengantongi USD 23 juta dari Google. Sedangkan pada tahun 2015, ia mendapatkan USD 98 juta dari Facebook. . Rimasauskas ditangkap pada bulan Maret 2018 dan diekstradisi ke New York, AS pada bulan Agustus 2018. . “Rimasauskas pikir ia bisa bersembunyi di balik layar komputer di belahan dunia lain sementara ia melakukan skema penipuannya,” kata Jaksa Geoffrey Berman dalam keterangan resminya. “Tapi seperti yang telah ia pelajari, lengan keadilan Amerika sangat panjang, dan sekarang ia menghadapi waktu yang signifikan di penjara AS,” sambungnya. . Juru bicara Facebook mengatakan bahwa mereka berhasil mendapatkan kembali sebagian besar dana tersebut dan bersedia membantu penegak hukum dalam penyelidikannya. Sedangkan juru bicara Google mengatakan bahwa mereka berhasil mendeteksi penipuan tersebut melaporkannya ke pihak berwajib. . “Kami telah mendapatkan kembali dana tersebut dan kami senang masalah ini berhasil diselesaikan,” kata juru bicara Google

Tipu Facebook dan Google, Pria Ini Kantongi Rp 1,7 Triliun
.
Seorang pria asal Lithuania terancam hukuman 30 tahun penjara setelah mengakui perannya dalam sebuah skema yang memeras Facebook dan Google hingga USD 121 juta atau sekitar Rp 1,7 triliun.
.
Evaldas Rimasauskas mengaku bersalah atas tuduhan melakukan penipuan lewat phishing yang menipu dua raksasa teknologi tersebut. Ia dan rekannya yang belum diidentifikasi disebut mengirimkan email palsu kepada pegawai Facebook dan Google yang mengatasnamakan perusahaan asal Taiwan, Quanta Computer.
.
Dilansir dari Gizmodo, Sabtu (23/3/2019) email palsu yang mereka kirimkan menyebut bahwa Facebook dan Google berutang kepada Quanta Computer. Mereka pun meminta bagian keuangan kedua perusahaan agar utang tersebut ditransfer ke rekening bank yang dikontrol oleh Rimasauskas.
.
Skema ini berjalan selama dua tahun, mulai dari tahun 2013 hingga 2015. Pada tahun 2013, ia berhasil mengantongi USD 23 juta dari Google. Sedangkan pada tahun 2015, ia mendapatkan USD 98 juta dari Facebook.
.
Rimasauskas ditangkap pada bulan Maret 2018 dan diekstradisi ke New York, AS pada bulan Agustus 2018.
.
“Rimasauskas pikir ia bisa bersembunyi di balik layar komputer di belahan dunia lain sementara ia melakukan skema penipuannya,” kata Jaksa Geoffrey Berman dalam keterangan resminya.
“Tapi seperti yang telah ia pelajari, lengan keadilan Amerika sangat panjang, dan sekarang ia menghadapi waktu yang signifikan di penjara AS,” sambungnya.
.
Juru bicara Facebook mengatakan bahwa mereka berhasil mendapatkan kembali sebagian besar dana tersebut dan bersedia membantu penegak hukum dalam penyelidikannya. Sedangkan juru bicara Google mengatakan bahwa mereka berhasil mendeteksi penipuan tersebut melaporkannya ke pihak berwajib.
.
“Kami telah mendapatkan kembali dana tersebut dan kami senang masalah ini berhasil diselesaikan,” kata juru bicara Google

Facebook sebut Tutup 800 Akun Meresahkan Jelang Pilpres di Indonesia . Menjelang pemilu legislatif dan presiden 2019, Facebook nampaknya tak akan main-main untuk mengamankan platdiv-nya dari konten hoaks dan ujaran kebencian yang memprovokasi. Maka dari itu, salah satu upaya yang dilakukan adalah melakukan penghapusan akun-akun yang dinilai provokatif, tak otentik, dan tak terorganisir di Indonesia. . Disampaikan Nathaniel Gleicher, Head of Cybersecurity Policy Facebook, perusahaan telah memanfaatkan metode Coordinated Inauthentic Behavior (CIB). Hasilnya, Facebook berhasil menghapus 207 laman (page), 800 akun individual, 546 grup yang berkaitan dengan penyebaran hoaks, ujaran kebencian, dan konten meresahkan lainnya. . Tak cuma itu, Facebook juga berhasil menutup 208 akun Instagram dengan tujuan yang sama. Semua penutupan akun ini berasal dari Indonesia. Nathaniel juga mengakui, semua laman, akun, dan grup yang ditendang itu ternyata berkaitan dengan Saracengrup sindikasi online di Indonesia. . Adapun upaya penutupan semua akun dilakukan berdasarkan dari perilaku (behaviour) akun, bukan konten yang diunggah akun tersebut. . “Secara umum, perilaku akun-akun ini tidak dapat dipercaya. Jadi kami menghapusnya karena memang perilaku mereka yang tidak otentik, dan melanggar kebijakan Facebook,” kata Nathaniel seperti yang dikutip dari Liputan6.com, Minggu (3/2). . Menariknya, Nathaniel juga mengungkap kalau masing-masing laman Facebook diperkirakan memiliki sekitar 170.000 orang. Adapun satu akun Instagram, setidaknya mengantongi 65.000 pengikut

Facebook sebut Tutup 800 Akun Meresahkan Jelang Pilpres di Indonesia
.
Menjelang pemilu legislatif dan presiden 2019, Facebook nampaknya tak akan main-main untuk mengamankan platdiv-nya dari konten hoaks dan ujaran kebencian yang memprovokasi. Maka dari itu, salah satu upaya yang dilakukan adalah melakukan penghapusan akun-akun yang dinilai provokatif, tak otentik, dan tak terorganisir di Indonesia.
.
Disampaikan Nathaniel Gleicher, Head of Cybersecurity Policy Facebook, perusahaan telah memanfaatkan metode Coordinated Inauthentic Behavior (CIB). Hasilnya, Facebook berhasil menghapus 207 laman (page), 800 akun individual, 546 grup yang berkaitan dengan penyebaran hoaks, ujaran kebencian, dan konten meresahkan lainnya.
.
Tak cuma itu, Facebook juga berhasil menutup 208 akun Instagram dengan tujuan yang sama. Semua penutupan akun ini berasal dari Indonesia. Nathaniel juga mengakui, semua laman, akun, dan grup yang ditendang itu ternyata berkaitan dengan Saracengrup sindikasi online di Indonesia.
.
Adapun upaya penutupan semua akun dilakukan berdasarkan dari perilaku (behaviour) akun, bukan konten yang diunggah akun tersebut.
.
“Secara umum, perilaku akun-akun ini tidak dapat dipercaya. Jadi kami menghapusnya karena memang perilaku mereka yang tidak otentik, dan melanggar kebijakan Facebook,” kata Nathaniel seperti yang dikutip dari Liputan6.com, Minggu (3/2).
.
Menariknya, Nathaniel juga mengungkap kalau masing-masing laman Facebook diperkirakan memiliki sekitar 170.000 orang. Adapun satu akun Instagram, setidaknya mengantongi 65.000 pengikut

Facebook akan gabungkan aplikasi chat messenger yang ia miliki yaitu Facebook messenger, Whatsapp dan Instagram jadi satu. Jika diterapkan, pengguna aplikasi bisa chat dengan antara aplikasi tanpa harus keluar dari aplikasi yang sedang dibuka. Contohnya, pengguna Facebook bisa saja chat via FB messenger ke pengguna Whatsapp tanpa harus download aplikasi Whatsapp. Menurut Mark Zuckerberg, founder Facebook yang membeli Instagram dengan harga USD 1 milyar dan Whatsapp seharga USD 19 milyar. Integrasi tersebut akan membuat pengguna lebih mudah berkomunikasi dan lebih efisien buat bisnis yang bisa berkomunikasi kepada konsumen secara luas tanpa batasan aplikasi yang dimiliki konsumen. Mark juga memprediksi bahwa kedepan pengguna smartphone akan lebih banyak menggunakan platform chatting messenger secara private daripada posting secara publik maka ia ingin membuat cross platform messenger yang paling canggih. Tentunya hal ini juga untuk bersaing dengan aplikasi messenger lainnya seperti Apple iMessenger, Google, Wechat dan LINE. Walaupun demikian, konsumen dan pemerintah kuwatir atas keamanan data dan kesalahgunaan data data konsumen yang mungkin bisa terjadi diantara aplikasi tersebut yang akan diintegrasikan. Bagaimana menurut anda? Aplikasi chat messenger apa yang anda gunakan saat ini? Menurut anda dampaknya apa jika tiga aplikasi Facebook, Whatsapp dan Instagram di integrasi? . Sumber: Cnet, BBC 26 Jan 2019 . •• Punya foto/video yang anda ingin berbagi? Silakan LINE ke @medantalk untuk di sharing bersama •• Follow @MakanTalk untuk info wisata kuliner •• Follow @OtomTalk untuk video otomotif lainnya •• Mau cari kost / rumah? Inspirasi design? Follow @RumahTalk •• Untuk Medan Punya Cerita Follow @medanku •• Bingung Cari Kerja atau Cari karyawan? Cek info Lowongan Kerja. Follow @KarirGram

Facebook akan gabungkan aplikasi chat messenger yang ia miliki yaitu Facebook messenger, Whatsapp dan Instagram jadi satu. Jika diterapkan, pengguna aplikasi bisa chat dengan antara aplikasi tanpa harus keluar dari aplikasi yang sedang dibuka. Contohnya, pengguna Facebook bisa saja chat via FB messenger ke pengguna Whatsapp tanpa harus download aplikasi Whatsapp.
Menurut Mark Zuckerberg, founder Facebook yang membeli Instagram dengan harga USD 1 milyar dan Whatsapp seharga USD 19 milyar. Integrasi tersebut akan membuat pengguna lebih mudah berkomunikasi dan lebih efisien buat bisnis yang bisa berkomunikasi kepada konsumen secara luas tanpa batasan aplikasi yang dimiliki konsumen.
Mark juga memprediksi bahwa kedepan pengguna smartphone akan lebih banyak menggunakan platform chatting messenger secara private daripada posting secara publik maka ia ingin membuat cross platform messenger yang paling canggih. Tentunya hal ini juga untuk bersaing dengan aplikasi messenger lainnya seperti Apple iMessenger, Google, Wechat dan LINE.
Walaupun demikian, konsumen dan pemerintah kuwatir atas keamanan data dan kesalahgunaan data data konsumen yang mungkin bisa terjadi diantara aplikasi tersebut yang akan diintegrasikan.
Bagaimana menurut anda?
Aplikasi chat messenger apa yang anda gunakan saat ini? Menurut anda dampaknya apa jika tiga aplikasi Facebook, Whatsapp dan Instagram di integrasi?
.
Sumber: Cnet, BBC 26 Jan 2019
.
•• Punya foto/video yang anda ingin berbagi? Silakan LINE ke @medantalk untuk di sharing bersama
•• Follow @MakanTalk untuk info wisata kuliner
•• Follow @OtomTalk untuk video otomotif lainnya
•• Mau cari kost / rumah? Inspirasi design? Follow @RumahTalk
•• Untuk Medan Punya Cerita Follow @medanku
•• Bingung Cari Kerja atau Cari karyawan? Cek info Lowongan Kerja. Follow @KarirGram

Ongkos perlindungan bagi CEO Facebook Mark Zuckerberg ditaksir akan mencapai USD 10 juta atau Rp 141 miliar tahun ini (USD 1 = Rp 14.191). Jumlah itu naik dari tahun-tahun sebelumnya. . Dilansir dari Fast Company, biaya perlindungan Zuckerberg naik sekitar berlipat ganda sejak 2013. Pada tahun itu, biaya perlindungannya ialah USD 2,3 juta (kini setara Rp 39,7 miliar), lalu tahun lalu menjadi USD 7,3 miliar (kini setara Rp 110 miliar). . Salah satu alasannya adalah reputasi Facebook yang semakin menjadi sorotan. Pada tahun lalu, pihak Facebook menyebut perlindungan ini sesuai dan diperlukan. . Ongkos perlindungan Mark Zuckerberg terbilang fantastis dibanding bos teknologi lain. Ambil contoh perlindungan bos Google, Sundar Pichai, yang USD 600 ribu (Rp 8,5 miliar). . Bagi orang terkaya di dunia, Jeff Bezos, Amazon menggelontorkan dana USD 1,6 juta (Rp 22,7 miliar). Sementara, baru-baru ini terlihat Bill Gates berjalan santai mengantre di toko burger. . Reputasi Facebook sempat kena terjang badai kontroversi terkait data pengguna. Kasus Cambridge Analytica yang memanen data publik pengguna di Facebook membuat perusahaan perlu putar otak terkait cara mencari penghasilan. . Facebook pun berjanji akan lebih transparan soal data pengguna dan gencar dalam melawan penyebaran berita palsu. Imbas kasus Facebook juga membuat kekayaan Mark Zuckerberg menurun drastis, dan membuatnya terlempar dari lima orang terkaya di dunia. . . •• Punya foto/video yang anda ingin berbagi? Silakan LINE ke @medantalk untuk di sharing bersama •• Follow @MakanTalk untuk info wisata kuliner •• Follow @OtomTalk untuk video otomotif lainnya •• Mau cari kost / rumah? Inspirasi design? Follow @RumahTalk •• Untuk Medan Punya Cerita Follow @medanku •• Bingung Cari Kerja atau Cari karyawan? Cek info Lowongan Kerja. Follow @KarirGram

Ongkos perlindungan bagi CEO Facebook Mark Zuckerberg ditaksir akan mencapai USD 10 juta atau Rp 141 miliar tahun ini (USD 1 = Rp 14.191). Jumlah itu naik dari tahun-tahun sebelumnya.
.
Dilansir dari Fast Company, biaya perlindungan Zuckerberg naik sekitar berlipat ganda sejak 2013. Pada tahun itu, biaya perlindungannya ialah USD 2,3 juta (kini setara Rp 39,7 miliar), lalu tahun lalu menjadi USD 7,3 miliar (kini setara Rp 110 miliar).
.
Salah satu alasannya adalah reputasi Facebook yang semakin menjadi sorotan. Pada tahun lalu, pihak Facebook menyebut perlindungan ini sesuai dan diperlukan.
.
Ongkos perlindungan Mark Zuckerberg terbilang fantastis dibanding bos teknologi lain. Ambil contoh perlindungan bos Google, Sundar Pichai, yang USD 600 ribu (Rp 8,5 miliar).
.
Bagi orang terkaya di dunia, Jeff Bezos, Amazon menggelontorkan dana USD 1,6 juta (Rp 22,7 miliar). Sementara, baru-baru ini terlihat Bill Gates berjalan santai mengantre di toko burger.
.
Reputasi Facebook sempat kena terjang badai kontroversi terkait data pengguna. Kasus Cambridge Analytica yang memanen data publik pengguna di Facebook membuat perusahaan perlu putar otak terkait cara mencari penghasilan.
.
Facebook pun berjanji akan lebih transparan soal data pengguna dan gencar dalam melawan penyebaran berita palsu. Imbas kasus Facebook juga membuat kekayaan Mark Zuckerberg menurun drastis, dan membuatnya terlempar dari lima orang terkaya di dunia.
.
.
•• Punya foto/video yang anda ingin berbagi? Silakan LINE ke @medantalk untuk di sharing bersama
•• Follow @MakanTalk untuk info wisata kuliner
•• Follow @OtomTalk untuk video otomotif lainnya
•• Mau cari kost / rumah? Inspirasi design? Follow @RumahTalk
•• Untuk Medan Punya Cerita Follow @medanku
•• Bingung Cari Kerja atau Cari karyawan? Cek info Lowongan Kerja. Follow @KarirGram

Tergoda Cewek ‘Jadi-jadian’ di Facebook, 2 Siswa SMA Medan dibawa ke Pinggir Sungai. . Hati-hati bila ada cewek cantik di media sosial (medsos) yang mengajak kamu berkenalan dan ketemuan. Bisa jadi, itu akun palsu milik penjahat yang siap memangsa. . Seperti yang dialami 2 siswa SMA, ARS (17) dan temannya, MBM (18), warga Desa Tanjung Anom, Kecamatan Pancurbatu. Keduanya jadi korban komplotan penjahat yang menyaru sebagai cewek cantik di Facebook. . “Satu dari 6 pelakunya, RPH (18), warga Jalan Kemiri, Tanjung Gusta, telah berhasil ditangkap,” terang Kanit Reskrim Polsek Sunggal-Polrestabes Medan, Iptu Philip Antonio Purba, Rabu (19/12/2018). . Iptu Philip mengatakan, kejadian berawal pada Kamis (13/12/2018) sekira pukul 14.00 WIB lalu. Saat itu tiba-tiba saja ada notifikasi di smartphone korban ARS. Setelah dibuka, ternyata ada cewek cantik yang ngajak berkenalan di akun Facebooknya. . Tergoda, ARS pun chatingan dengan akun Facebook palsu tersebut. Seketika, wanita cantik ‘jadi-jadian’ itu mengajak ketemu. Seperti dapat ‘durian runtuh’, ARS pun menyetujuinya. . Ia lalu mengajak temannya, MBM untuk bertemu sang cewek cantik di sebuah rumah kosong di Jalan Kemiri, Tanjung Gusta, sepulang sekolah. “Ternyata di sana sudah ada 6 orang pelaku yang menunggu kedua korban,” ujar Iptu Philip. . Keenam pelaku lalu meminta kedua korban untuk meminta maaf kepada seorang gadis. Tapi tak jelas gadis yang mana. “Kedua korban kemudian dinaikkan sepeda motor dan dibawa ke pinggir sungai,” tambahnya. . Di pinggir sungai, para pelaku mulai menjalankan skenarionya. Mereka meminta uang kepada kedua korban. “Ada uang kalian, kalo ada, sini, biar aman kalian pulang,” kata salag seorang pelaku. . “Gak ada bang,” jawab korban MBM. “Gak ada-gak ada, kau bilang,” kata pelaku lainnya sambil menendang kepala dan kaki MBM. Salah seorang pelaku kemudian merogoh paksa saku jaket korban MBM dan mengambil uang sebesar Rp 50 ribu. . Sumber : https://m.medansatu.com/berita/48552/tergoda-cewek-jadi-jadian-di-facebook-2-siswa-sma-medan-dibawa-ke-pinggir-sungai-selanjutnya-ngeri/

Tergoda Cewek ‘Jadi-jadian’ di Facebook, 2 Siswa SMA Medan dibawa ke Pinggir Sungai.
.
Hati-hati bila ada cewek cantik di media sosial (medsos) yang mengajak kamu berkenalan dan ketemuan. Bisa jadi, itu akun palsu milik penjahat yang siap memangsa.
.
Seperti yang dialami 2 siswa SMA, ARS (17) dan temannya, MBM (18), warga Desa Tanjung Anom, Kecamatan Pancurbatu. Keduanya jadi korban komplotan penjahat yang menyaru sebagai cewek cantik di Facebook.
.
“Satu dari 6 pelakunya, RPH (18), warga Jalan Kemiri, Tanjung Gusta, telah berhasil ditangkap,” terang Kanit Reskrim Polsek Sunggal-Polrestabes Medan, Iptu Philip Antonio Purba, Rabu (19/12/2018).
.
Iptu Philip mengatakan, kejadian berawal pada Kamis (13/12/2018) sekira pukul 14.00 WIB lalu. Saat itu tiba-tiba saja ada notifikasi di smartphone korban ARS. Setelah dibuka, ternyata ada cewek cantik yang ngajak berkenalan di akun Facebooknya.
.
Tergoda, ARS pun chatingan dengan akun Facebook palsu tersebut. Seketika, wanita cantik ‘jadi-jadian’ itu mengajak ketemu. Seperti dapat ‘durian runtuh’, ARS pun menyetujuinya.
.
Ia lalu mengajak temannya, MBM untuk bertemu sang cewek cantik di sebuah rumah kosong di Jalan Kemiri, Tanjung Gusta, sepulang sekolah. “Ternyata di sana sudah ada 6 orang pelaku yang menunggu kedua korban,” ujar Iptu Philip.
.
Keenam pelaku lalu meminta kedua korban untuk meminta maaf kepada seorang gadis. Tapi tak jelas gadis yang mana. “Kedua korban kemudian dinaikkan sepeda motor dan dibawa ke pinggir sungai,” tambahnya.
.
Di pinggir sungai, para pelaku mulai menjalankan skenarionya. Mereka meminta uang kepada kedua korban. “Ada uang kalian, kalo ada, sini, biar aman kalian pulang,” kata salag seorang pelaku.
.
“Gak ada bang,” jawab korban MBM. “Gak ada-gak ada, kau bilang,” kata pelaku lainnya sambil menendang kepala dan kaki MBM. Salah seorang pelaku kemudian merogoh paksa saku jaket korban MBM dan mengambil uang sebesar Rp 50 ribu.
.
Sumber : https://m.medansatu.com/berita/48552/tergoda-cewek-jadi-jadian-di-facebook-2-siswa-sma-medan-dibawa-ke-pinggir-sungai-selanjutnya-ngeri/

Facebook bisa menghadapi denda multi-miliar dolar setelah pada Jumat (14/12/2018) regulator Eropa mengumumkan melakukan penyelidikan ke perusahaan jejaring sosial terbesar tersebut, atas kegagalan untuk melindungi privasi pengguna. . Komisi Perlindungan Data Irlandia, yang mengawasi kepatuhan Facebook dengan undang-undang Eropa yang dikonfirmasi kepada CNN pada Jumat, meluncurkan “pertanyaan hukum” ke Facebook setelah menerima beberapa laporan pelanggaran data yang mempengaruhi perusahaan. . Berita tentang penyelidikan itu terjadi persis ketika Facebook mengumumkan mereka telah memajang foto hingga 6,8 juta pengguna. Insiden ini terjadi setelah perusahaan mengumumkan pelanggaran keamanan terbesar dalam sejarahnya pada September, di mana peretas mengakses informasi pribadi dari puluhan juta pengguna Facebook. . Penyelidikan adalah hasil dari kekuatan baru yang diberikan kepada regulator data Irlandia sebagai akibat dari Peraturan Perlindungan Data Umum (GDPR), peraturan Eropa yang mulai berlaku pada bulan Mei. . Karena markas Eropa di Facebook berada di Dublin, jadi harus di bawah GDPR dan wajib menginformasikan kepada regulator data Irlandia dalam waktu 72 jam setelah menemukan pelanggaran. . Perusahaan yang diketahui telah melanggar GDPR dapat menghadapi denda maksimal US$23 juta (Rp 335 miliar) atau 4% dari pendapatan tahunan mereka di seluruh dunia, dan mana yang lebih tinggi. . Dalam kasus Facebook, perusahaan memiliki pendapatan hampir US$40 miliar pada tahun 2017, yang berarti perusahaan dapat menghadapi denda hingga US$1,6 miliar jika pendapatannya untuk 2018 tetap kurang lebih sama. . Bug, yang melibatkan pemaparan jutaan foto pengguna Facebook dan terjadi selama 12 hari, ditemukan pada September. . Tetapi Facebook melaporkan pelanggaran terhadap regulator Eropa 2 bulan kemudian, pada 22 November, menurut perusahaan. . Graham Doyle, kepala komunikasi regulator, mengatakan Komisi Data Irlandia meluncurkan penyelidikan pekan ini yang berasal dari beberapa pemberitahuan pelanggaran yang telah diterima dari Facebook. . Sumber : CNBC Indonesia

Facebook bisa menghadapi denda multi-miliar dolar setelah pada Jumat (14/12/2018) regulator Eropa mengumumkan melakukan penyelidikan ke perusahaan jejaring sosial terbesar tersebut, atas kegagalan untuk melindungi privasi pengguna.
.
Komisi Perlindungan Data Irlandia, yang mengawasi kepatuhan Facebook dengan undang-undang Eropa yang dikonfirmasi kepada CNN pada Jumat, meluncurkan “pertanyaan hukum” ke Facebook setelah menerima beberapa laporan pelanggaran data yang mempengaruhi perusahaan.
.
Berita tentang penyelidikan itu terjadi persis ketika Facebook mengumumkan mereka telah memajang foto hingga 6,8 juta pengguna. Insiden ini terjadi setelah perusahaan mengumumkan pelanggaran keamanan terbesar dalam sejarahnya pada September, di mana peretas mengakses informasi pribadi dari puluhan juta pengguna Facebook.
.
Penyelidikan adalah hasil dari kekuatan baru yang diberikan kepada regulator data Irlandia sebagai akibat dari Peraturan Perlindungan Data Umum (GDPR), peraturan Eropa yang mulai berlaku pada bulan Mei.
.
Karena markas Eropa di Facebook berada di Dublin, jadi harus di bawah GDPR dan wajib menginformasikan kepada regulator data Irlandia dalam waktu 72 jam setelah menemukan pelanggaran.
.
Perusahaan yang diketahui telah melanggar GDPR dapat menghadapi denda maksimal US$23 juta (Rp 335 miliar) atau 4% dari pendapatan tahunan mereka di seluruh dunia, dan mana yang lebih tinggi.
.
Dalam kasus Facebook, perusahaan memiliki pendapatan hampir US$40 miliar pada tahun 2017, yang berarti perusahaan dapat menghadapi denda hingga US$1,6 miliar jika pendapatannya untuk 2018 tetap kurang lebih sama.
.
Bug, yang melibatkan pemaparan jutaan foto pengguna Facebook dan terjadi selama 12 hari, ditemukan pada September. .
Tetapi Facebook melaporkan pelanggaran terhadap regulator Eropa 2 bulan kemudian, pada 22 November, menurut perusahaan.
.
Graham Doyle, kepala komunikasi regulator, mengatakan Komisi Data Irlandia meluncurkan penyelidikan pekan ini yang berasal dari beberapa pemberitahuan pelanggaran yang telah diterima dari Facebook.
.
Sumber : CNBC Indonesia

Facebook mengumumkan ke publik keberadaan ‘Ruang Perang Pemilu’, sebuah ruangan khusus untuk memantau dan melindungi platformnya dari pihak yang akan mengacaukan jalannya pemilu. . Terbaru ketika pemilu di Brasil, Facebook mendeteksi adanya konten hoax yang mengatakan kalau proses pemilihan diundur satu hari karena protes nasional. Meskipun informasi tersebut tidak benar, tetapi jadi viral. Berkat war room, media sosial besutan Mark Zuckerberg ini dapat mengatasinya dengan cepat. . “Kami dengan cepat mendeteksi masalah, menetapkan bahwa ada postingan yang melanggar kebijakan kami dan menghapusnya dalam waktu kurang dari satu jam. Dan dalam dua jam, kami telah menghapus versi lain dari postingan hoax yang sama,” ujar Samidh Chakrabarti, Director of Product Management, Civic Engagement Facebook diblog resmi Facebook, Sabtu, (20/10/2018). . ‘Ruang Perang Pemilu’ dihadirkan Facebook untuk memantau dan mencegah hoax di pesta demokrasi di berbagai negara. . Ruang perang ini terletak di markas Facebook yang beralamatkan di Menlo Park, Amerika Serikat. Diisi lebih dari dua lusin tenaga ahli intelijen, data science, software enginnering, peneliti, komunitas, sampai tim legal. Mereka mewakili dan didukung oleh lebih dari 20 ribu orang yang bekerja untuk keselamatan dan keamanan di Facebook. . “Kami tahu ketika pemilu datang, setiap saatnya jadi penting. Jadi, jika ada masalah yang baru saja kita lihat di platform, kita harus dapat mendeteksi dan menanggapi mereka secara real time, secepat mungkin,” tuturnya. . Tim di ruang perang ini pun memantau pemberitaan dan kegiatan lain yang terkait di jejaring sosial dan media tradisional lainnya. . “Upaya ini memberikan kami pandangan kolektif dan membantuk melacak jenis konten apa yang dapat menjadi viral,” sebutnya. . Facebook menyebutkan kalau mereka telah merancang ‘Ruang Perang Pemilu’ hampir dua tahun lamanya dengan investasi yang signifikan, baik terdiri orang dan teknologi guna meningkatkan keamanan di platform miliknya, khususnya mengatasi persoalan pemilu. . Sumber : www.detik.com

Facebook mengumumkan ke publik keberadaan ‘Ruang Perang Pemilu’, sebuah ruangan khusus untuk memantau dan melindungi platformnya dari pihak yang akan mengacaukan jalannya pemilu.
.
Terbaru ketika pemilu di Brasil, Facebook mendeteksi adanya konten hoax yang mengatakan kalau proses pemilihan diundur satu hari karena protes nasional. Meskipun informasi tersebut tidak benar, tetapi jadi viral. Berkat war room, media sosial besutan Mark Zuckerberg ini dapat mengatasinya dengan cepat.
.
“Kami dengan cepat mendeteksi masalah, menetapkan bahwa ada postingan yang melanggar kebijakan kami dan menghapusnya dalam waktu kurang dari satu jam. Dan dalam dua jam, kami telah menghapus versi lain dari postingan hoax yang sama,” ujar Samidh Chakrabarti, Director of Product Management, Civic Engagement Facebook diblog resmi Facebook, Sabtu, (20/10/2018).
.
‘Ruang Perang Pemilu’ dihadirkan Facebook untuk memantau dan mencegah hoax di pesta demokrasi di berbagai negara.
.
Ruang perang ini terletak di markas Facebook yang beralamatkan di Menlo Park, Amerika Serikat. Diisi lebih dari dua lusin tenaga ahli intelijen, data science, software enginnering, peneliti, komunitas, sampai tim legal. Mereka mewakili dan didukung oleh lebih dari 20 ribu orang yang bekerja untuk keselamatan dan keamanan di Facebook.
.
“Kami tahu ketika pemilu datang, setiap saatnya jadi penting. Jadi, jika ada masalah yang baru saja kita lihat di platform, kita harus dapat mendeteksi dan menanggapi mereka secara real time, secepat mungkin,” tuturnya.
.
Tim di ruang perang ini pun memantau pemberitaan dan kegiatan lain yang terkait di jejaring sosial dan media tradisional lainnya.
.
“Upaya ini memberikan kami pandangan kolektif dan membantuk melacak jenis konten apa yang dapat menjadi viral,” sebutnya.
.
Facebook menyebutkan kalau mereka telah merancang ‘Ruang Perang Pemilu’ hampir dua tahun lamanya dengan investasi yang signifikan, baik terdiri orang dan teknologi guna meningkatkan keamanan di platform miliknya, khususnya mengatasi persoalan pemilu.
.
Sumber : www.detik.com

2019, Facebook Pasang Iklan di WhatsApp Status . Facebook dikabarkan akan menggunakan cara baru untuk mencari uang lewat WhatsApp, yang mereka akuisisi sejak 2014 lalu. Perusahaan akan memasang iklan di platform berbagi pesan ini. . Kabar iklan Facebook di WhatsApp ini dilaporkan oleh Wall Street Journal, di mana tahun depan iklan akan muncul di WhatsApp Status. Pertimbangan mereka, Status di WhatsApp menawarkan konten temporer yang hanya muncul selama 24 jam, seperti Instagram Stories. . Stories di Instagram saat ini sudah dipakai untuk menayangkan iklan. . WhatsApp awal bulan ini baru saja meluncurkan tiga alat baru untuk akun bisnis berkomunikasi dengan pelanggan mereka. Jika pengguna melihat kontak perusahaan di situs atau Facebook, WhatsApp Bisnis menyediakan alat agar tersambung ke pesan singkat di platform mereka. . Seperti yang tertulis di blog resmi WhatsApp, pemilik akun Bisnis akan membayar untuk mempromosikan pesan tertentu. Wall Street Journal mengabarkan akan ada biaya sekira 0,5 dolar (sekira Rp7.237) per pesan, bergantung pada kebijakan mereka untuk tiap negara WhatsApp beroperasi. . Kebijakan berbayar ini berlaku untuk akun Bisnis, sementara konsumen biasa akan tetap gratis, seperti ditulis laman Bgr. Obrolan di WhatsApp dengan bisnis akan tetap dilindungi enkripsi end-to-end. . Sekira 100 perusahaan sedang mencoba fitur ini, antara lain Uber, Singapore Airlines dan Uber. . Facebook membeli WhatsApp pada 2014 lalu senilai 22 miliar dolar. Para pendiri WhatsApp, Jan Koum dan Brian Acton, meninggalkan perusahaan tersebut pada Mei lalu, menurut laman Phone Arena, akibat perseteruan terkait rencana Facebook untuk memonetisasi aplikasi berkirim pesan ini. . Sumber : www.okezone.com

2019, Facebook Pasang Iklan di WhatsApp Status
.
Facebook dikabarkan akan menggunakan cara baru untuk mencari uang lewat WhatsApp, yang mereka akuisisi sejak 2014 lalu. Perusahaan akan memasang iklan di platform berbagi pesan ini.
.
Kabar iklan Facebook di WhatsApp ini dilaporkan oleh Wall Street Journal, di mana tahun depan iklan akan muncul di WhatsApp Status. Pertimbangan mereka, Status di WhatsApp menawarkan konten temporer yang hanya muncul selama 24 jam, seperti Instagram Stories.
.
Stories di Instagram saat ini sudah dipakai untuk menayangkan iklan.
.
WhatsApp awal bulan ini baru saja meluncurkan tiga alat baru untuk akun bisnis berkomunikasi dengan pelanggan mereka. Jika pengguna melihat kontak perusahaan di situs atau Facebook, WhatsApp Bisnis menyediakan alat agar tersambung ke pesan singkat di platform mereka.
.
Seperti yang tertulis di blog resmi WhatsApp, pemilik akun Bisnis akan membayar untuk mempromosikan pesan tertentu. Wall Street Journal mengabarkan akan ada biaya sekira 0,5 dolar (sekira Rp7.237) per pesan, bergantung pada kebijakan mereka untuk tiap negara WhatsApp beroperasi.
.
Kebijakan berbayar ini berlaku untuk akun Bisnis, sementara konsumen biasa akan tetap gratis, seperti ditulis laman Bgr. Obrolan di WhatsApp dengan bisnis akan tetap dilindungi enkripsi end-to-end.
.
Sekira 100 perusahaan sedang mencoba fitur ini, antara lain Uber, Singapore Airlines dan Uber.
.
Facebook membeli WhatsApp pada 2014 lalu senilai 22 miliar dolar. Para pendiri WhatsApp, Jan Koum dan Brian Acton, meninggalkan perusahaan tersebut pada Mei lalu, menurut laman Phone Arena, akibat perseteruan terkait rencana Facebook untuk memonetisasi aplikasi berkirim pesan ini.
.
Sumber : www.okezone.com

Facebook mengaktifkan Safety Check atau Pemeriksaan Keselamatan setelah gempa bumi berkekuatan 7,4 skala richter melanda Donggala dan Tsunami di Palu, Sulawesi Tengah. Fitur ini bisa memudahkan pengguna untuk mencari informasi keselamatan kerabat dengan cepat. . Pemeriksaan Keselamatan merupakan fitur di Facebook untuk menginformasikan keselamatan pengguna di Facebook di area bencana. Sehingga nantinya kerabat maupun teman yang terkoneksi di akun Facebook bisa mengetahui keselamatan pengguna. . Kerabat maupun teman juga bisa mengecek keadaan relasi di area bencana dengan cepat. Cara kerja dari fitur ini ketika Facebook mendeteksi bencana di suatu area, maka Facebook akan mengaktifkan fitur ini di bagian beranda akun pengguna. . Pengguna diberikan akan diberikan dua opsi jawaban, opsi pertama adalah pengguna mengonfirmasi keselamatannya. Opsi kedua adalah pengguna bisa menjawab tidak sedang berada di area bencana. Tautannya adalah https://www.facebook.com/about/crisisresponse/ . Bagi pengguna yang hendak memastikan keselamatan kerabat di area bencana. Pengguna tinggal membuka laman “Penanggulangan Krisis” di Facebook. Ketika dibuka akan muncul area bencana terbaru, pengguna memilih area bencana yang dicari. . Kemudian setelah dibuka, nanti akan muncul di feed terkait berita dari media, foto, video, hingga postingan terkait bencana. Di bagian kanan atas laman tersebut, ada informasi soal teman Facebook pengguna yang terkena dampak pada bencana. Tautannya adalah . https://www.facebook.com/crisisresponse/alindau-sulawesi-tengah-indonesia-earthquake-sep29-2018/about/?source=bookmark . 250 Permintaan Bantuan Melalui keterangan resmi, Facebook menyebut mengaktifkan Safety Check atau Pemeriksaan Keselamatan setelah bencana gempa bumi di di Palu dan Donggala di Sulawesi Tengah pada pukul 17:34 WIB pada tanggal 28 September, 2018: Hingga saat ini, sudah lebih dari 250 permintaan bantuan yang masuk melalui Community Help. . Sumber : https://m.cnnindonesia.com/teknologi/20180929105512-192-334210/facebook-aktifkan-safety-check-gempa-dan-tsunami-sulteng

Facebook mengaktifkan Safety Check atau Pemeriksaan Keselamatan setelah gempa bumi berkekuatan 7,4 skala richter melanda Donggala dan Tsunami di Palu, Sulawesi Tengah. Fitur ini bisa memudahkan pengguna untuk mencari informasi keselamatan kerabat dengan cepat.
.
Pemeriksaan Keselamatan merupakan fitur di Facebook untuk menginformasikan keselamatan pengguna di Facebook di area bencana. Sehingga nantinya kerabat maupun teman yang terkoneksi di akun Facebook bisa mengetahui keselamatan pengguna.
.
Kerabat maupun teman juga bisa mengecek keadaan relasi di area bencana dengan cepat. Cara kerja dari fitur ini ketika Facebook mendeteksi bencana di suatu area, maka Facebook akan mengaktifkan fitur ini di bagian beranda akun pengguna.
.
Pengguna diberikan akan diberikan dua opsi jawaban, opsi pertama adalah pengguna mengonfirmasi keselamatannya. Opsi kedua adalah pengguna bisa menjawab tidak sedang berada di area bencana. Tautannya adalah https://www.facebook.com/about/crisisresponse/
.
Bagi pengguna yang hendak memastikan keselamatan kerabat di area bencana. Pengguna tinggal membuka laman “Penanggulangan Krisis” di Facebook. Ketika dibuka akan muncul area bencana terbaru, pengguna memilih area bencana yang dicari.
.
Kemudian setelah dibuka, nanti akan muncul di feed terkait berita dari media, foto, video, hingga postingan terkait bencana. Di bagian kanan atas laman tersebut, ada informasi soal teman Facebook pengguna yang terkena dampak pada bencana. Tautannya adalah
.
https://www.facebook.com/crisisresponse/alindau-sulawesi-tengah-indonesia-earthquake-sep29-2018/about/?source=bookmark
.
250 Permintaan Bantuan
Melalui keterangan resmi, Facebook menyebut mengaktifkan Safety Check atau Pemeriksaan Keselamatan setelah bencana gempa bumi di di Palu dan Donggala di Sulawesi Tengah pada pukul 17:34 WIB pada tanggal 28 September, 2018: Hingga saat ini, sudah lebih dari 250 permintaan bantuan yang masuk melalui Community Help.
.
Sumber :
https://m.cnnindonesia.com/teknologi/20180929105512-192-334210/facebook-aktifkan-safety-check-gempa-dan-tsunami-sulteng

Facebook akan mematikan tiga aplikasi miliknya karena penggunaannya yang rendah. Semua data penggunanya juga akan dihapus dalam waktu 90 hari. Aplikasi apa saja? . Aplikasi yang dimaksud adalah Moves, Hello, dan Tbh. Ketiganya ditutup karena tak mampu mendapatkan banyak audiens. . Seperti detikINET kutip dari The Verge,Selasa, (3/7/2018), Moves adalah aplikasi fitness yang diluncurkan tahun 2013 dan dibeli Facebook setahun kemudian. Sedangkan Hello adalah aplikasi Android yang dapat menyatukan detail di facebook dengan informasi kontak pada telepon seluler pengguna. . Masalah selain kurang diminati pengguna adalah mandeknya pengembangan aplikasi. Kedua aplikasi tersebut tidak berkembang banyak setelah diluncurkan dan tak pernah diperbarui selama lebih dari satu tahun. . Tbh seharusnya jadi aplikasi menjanjikan. Ia adalah aplikasi media sosial anonim yang memungkinkan siswa-siswi SMA saling mengirim berbagai pujian satu sama lain. Aplikasi ini fokus pada anak muda dan anonimitas, namun bertujuan untuk menyebarkan pesan-pesan positif. . Tbh terus diperbarui dan bahkan baru-baru ini meluncurkan fitur messaging, tapi ternyata tidak cukup. Dari ketiga aplikasi yang ditutup, Tbh sepertinya adalah kegagalan Facebook yang terbesar, karena aplikasi ini baru diluncurkan 11 bulan lalu dan dibeli oleh Facebook pada Oktober. . Facebook telah melewati fase di mana mereka mencoba untuk bereksperimen dengan berbagai aplikasi baru, dan banyak dari eksperimen tersebut tidak berhasil. Mungkin dalam beberapa kasus Facebook lebih tertarik kepada tim di balik layar dibanding dengan aplikasi itu sendiri. . Dengan perkembangan Instagram yang luar biasa, Facebook mungkin tidak merasa terancam oleh aplikasi-aplikasi lainnya yang menjadikan remaja sebagai target. Namun kegagalan tbh menjadi pengingat tentang sulitnya persaingan dalam pasar ini. . Facebook berkata bahwa menutup aplikasi-aplikasi ini akan mempermudah mereka dalam memprioritaskan sumber daya ke bidang lainnya. “Hanya melalui coba-cobalah kita dapat membuat eksperimen sosial yang baik untuk masyarakats,” . Sumber : www.detik.com

Facebook akan mematikan tiga aplikasi miliknya karena penggunaannya yang rendah. Semua data penggunanya juga akan dihapus dalam waktu 90 hari. Aplikasi apa saja?
.
Aplikasi yang dimaksud adalah Moves, Hello, dan Tbh. Ketiganya ditutup karena tak mampu mendapatkan banyak audiens.
.
Seperti detikINET kutip dari The Verge,Selasa, (3/7/2018), Moves adalah aplikasi fitness yang diluncurkan tahun 2013 dan dibeli Facebook setahun kemudian. Sedangkan Hello adalah aplikasi Android yang dapat menyatukan detail di facebook dengan informasi kontak pada telepon seluler pengguna.
.
Masalah selain kurang diminati pengguna adalah mandeknya pengembangan aplikasi. Kedua aplikasi tersebut tidak berkembang banyak setelah diluncurkan dan tak pernah diperbarui selama lebih dari satu tahun.
.
Tbh seharusnya jadi aplikasi menjanjikan. Ia adalah aplikasi media sosial anonim yang memungkinkan siswa-siswi SMA saling mengirim berbagai pujian satu sama lain. Aplikasi ini fokus pada anak muda dan anonimitas, namun bertujuan untuk menyebarkan pesan-pesan positif.
.
Tbh terus diperbarui dan bahkan baru-baru ini meluncurkan fitur messaging, tapi ternyata tidak cukup. Dari ketiga aplikasi yang ditutup, Tbh sepertinya adalah kegagalan Facebook yang terbesar, karena aplikasi ini baru diluncurkan 11 bulan lalu dan dibeli oleh Facebook pada Oktober.
.
Facebook telah melewati fase di mana mereka mencoba untuk bereksperimen dengan berbagai aplikasi baru, dan banyak dari eksperimen tersebut tidak berhasil. Mungkin dalam beberapa kasus Facebook lebih tertarik kepada tim di balik layar dibanding dengan aplikasi itu sendiri.
.
Dengan perkembangan Instagram yang luar biasa, Facebook mungkin tidak merasa terancam oleh aplikasi-aplikasi lainnya yang menjadikan remaja sebagai target. Namun kegagalan tbh menjadi pengingat tentang sulitnya persaingan dalam pasar ini.
.
Facebook berkata bahwa menutup aplikasi-aplikasi ini akan mempermudah mereka dalam memprioritaskan sumber daya ke bidang lainnya. “Hanya melalui coba-cobalah kita dapat membuat eksperimen sosial yang baik untuk masyarakats,”
.
Sumber : www.detik.com

Apakah kamu atau kenalanmu suka main kuis trivia di Facebook? Ada baiknya kamu berhenti melakukannya, karena dapat berisiko membahayakan profil pribadimu. . Diketahui, kuis tersebut memiliki metode dengan mengajak pengguna untuk login supaya dapat mendapatkan berbagai jawaban kuis yang menarik untuk pengguna, mulai dari jodoh, rezeki, sampai tujuan wisata, padahal tidak memberikan pertanyaan apapun. . Sekarang, mungkin sudah saatnya kamu berhenti menggunakan kuis abal-abal di Facebook. Pasalnya, privasimu bisa jadi taruhan. . Kasus ini dimulai Cambridge Analytica, sebuah perusahaan data asal Inggris yang dituding mengeksploitasi data 50 juta pengguna Facebook yang didapat melalui kuis kepribadian abal-abal. . Dilansir dari Recode, Selasa (20/3/2018), awalnya peneliti Aleksandr Kogan membuat aplikasi “thisisyourdigitallife” yang menyediakan kuis dengan syarat harus logindengan Facebook. . Ternyata, hal itu menciptakan celah kepada si pembuat kuis untuk melihat sebagian data-data yang dimiliki pengguna di Facebook, seperti identitas dan hal-hal yang kamu like. . Sayangnya, di Indonesia kuis-kuis serupa masih populer, meskipun kualitasnya ‘abal-abal’ dan mencurigakan. . Bila ada sahabat atau keluarga yang hobi main kuis-kuis tidak jelas di Facebook, coba beritahukan kepada mereka akan risiko yang didapat. . Sumber : http://m.liputan6.com/tekno/read/3388170/suka-main-kuis-kepribadian-abal-abal-di-facebook-ini-risikonya-Abal

Apakah kamu atau kenalanmu suka main kuis trivia di Facebook? Ada baiknya kamu berhenti melakukannya, karena dapat berisiko membahayakan profil pribadimu.
.
Diketahui, kuis tersebut memiliki metode dengan mengajak pengguna untuk login supaya dapat mendapatkan berbagai jawaban kuis yang menarik untuk pengguna, mulai dari jodoh, rezeki, sampai tujuan wisata, padahal tidak memberikan pertanyaan apapun.
.
Sekarang, mungkin sudah saatnya kamu berhenti menggunakan kuis abal-abal di Facebook. Pasalnya, privasimu bisa jadi taruhan.
.
Kasus ini dimulai Cambridge Analytica, sebuah perusahaan data asal Inggris yang dituding mengeksploitasi data 50 juta pengguna Facebook yang didapat melalui kuis kepribadian abal-abal.
.
Dilansir dari Recode, Selasa (20/3/2018), awalnya peneliti Aleksandr Kogan membuat aplikasi “thisisyourdigitallife” yang menyediakan kuis dengan syarat harus logindengan Facebook.
.
Ternyata, hal itu menciptakan celah kepada si pembuat kuis untuk melihat sebagian data-data yang dimiliki pengguna di Facebook, seperti identitas dan hal-hal yang kamu like.
.
Sayangnya, di Indonesia kuis-kuis serupa masih populer, meskipun kualitasnya ‘abal-abal’ dan mencurigakan.
.
Bila ada sahabat atau keluarga yang hobi main kuis-kuis tidak jelas di Facebook, coba beritahukan kepada mereka akan risiko yang didapat.
.
Sumber :
http://m.liputan6.com/tekno/read/3388170/suka-main-kuis-kepribadian-abal-abal-di-facebook-ini-risikonya-Abal

BUY 1 GET 2** Ingin tau rahasia sukses pengusaha-pengusaha zaman now? Dalam seminar kali ini akan dikupas mengenai banyak hal agar bisa sukses di zaman now, mulai dari bisnis konvensional, bisnis online, passion entrepreneur, bisnis ekspor-impor, dan bisnis jasa. Apakah anda mau sukses muda? Hadirilah seminar ini dan rasakan manfaatnya. Untuk pemesanan tiket dan info lebih lanjut, silahkan klik www.invita.id/sukseszamannow Atau add line@ : @professorbig Atau email ke : contact@professorbig.com . . . *Early Bird Price till 31st of March Presented by : @professor.big Design by : @passiondesigns

BUY 1 GET 2** Ingin tau rahasia sukses pengusaha-pengusaha zaman now? Dalam seminar kali ini akan dikupas mengenai banyak hal agar bisa sukses di zaman now, mulai dari bisnis konvensional, bisnis online, passion entrepreneur, bisnis ekspor-impor, dan bisnis jasa. Apakah anda mau sukses muda? Hadirilah seminar ini dan rasakan manfaatnya. Untuk pemesanan tiket dan info lebih lanjut, silahkan klik
www.invita.id/sukseszamannow
Atau add line@ : @professorbig
Atau email ke : contact@professorbig.com
.
.
.
*Early Bird Price till 31st of March

Presented by : @professor.big
Design by : @passiondesigns