Pesan berantai diaplikasi whatsApp yang heboh mengenai kupon gratis di McDonalds. . Dalam sehari, no Whatsapp MedanTalk juga masuk Puluhan pesan berantai tersebut. Dalam pesan itu berisikan Link website promo McDonald dengan kupon gratis sebesar 225.000. tetapi setelah di klik website tersebut bukan website resmi McDonald. . Dalam pesan tersebut juga, pengunjung website juga harus menjawab beberapa pertanyaan. Setelahnya, akan diminta untuk membagikan ke 30 kontak WhatsApp hingga panel penuh. . Melalui akun Twitter @McDonalds_ID, McDonald’s Indonesia memposting sebuah pernyataan pada 24 Mei 2018. . “Sehubungan dengan Promosi kupon gratis Rp 255.000 dari McDonald’s Indonesia adalah tidak benar adanya atau hoax.” . Sebaiknya Abaikan saja pesan berantai tersebut, jangan ikut membagikannya juga karena itu hoax. . Siapa yang pernah dapat pesan berantai seperti ini? . Like – Comment – Share •• Punya foto/video yang anda ingin berbagi? Silakan LINE ke @medantalk untuk di sharing bersama. •• Untuk informasi Automotif lainnya Follow @OtomTalk •• Mau cari rumah? Inspirasi design? Follow @RumahTalk •• Untuk Medan Punya Cerita Follow @medanku •• Bingung Cari Kerja atau Cari karyawan? Cek info Lowongan Kerja Follow @KarirGram

Pesan berantai diaplikasi whatsApp yang heboh mengenai kupon gratis di McDonalds.
.
Dalam sehari, no Whatsapp MedanTalk juga masuk Puluhan pesan berantai tersebut. Dalam pesan itu berisikan Link website promo McDonald dengan kupon gratis sebesar 225.000. tetapi setelah di klik website tersebut bukan website resmi McDonald.
.
Dalam pesan tersebut juga, pengunjung website juga harus menjawab beberapa pertanyaan. Setelahnya, akan diminta untuk membagikan ke 30 kontak WhatsApp hingga panel penuh.
.
Melalui akun Twitter @McDonalds_ID, McDonald’s Indonesia memposting sebuah pernyataan pada 24 Mei 2018.
.
“Sehubungan dengan Promosi kupon gratis Rp 255.000 dari McDonald’s Indonesia adalah tidak benar adanya atau hoax.”
.
Sebaiknya Abaikan saja pesan berantai tersebut, jangan ikut membagikannya juga karena itu hoax.
.
Siapa yang pernah dapat pesan berantai seperti ini?
.
Like – Comment – Share
•• Punya foto/video yang anda ingin berbagi? Silakan LINE ke @medantalk untuk di sharing bersama.
•• Untuk informasi Automotif lainnya Follow @OtomTalk
•• Mau cari rumah? Inspirasi design? Follow @RumahTalk
•• Untuk Medan Punya Cerita Follow @medanku
•• Bingung Cari Kerja atau Cari karyawan? Cek info Lowongan Kerja Follow @KarirGram

Tetap waspada dengan berita Hoax. Saring sebelum sharing. Silahkan informasikan kami mengenai berita yang meragukan. . . . @poldasumaterautara @divisihumaspolri @multimedia.humaspolri . Like – Comment – Share •• Punya foto/video yang anda ingin berbagi? Silakan LINE ke @medantalk untuk di sharing bersama. •• Untuk informasi Automotif lainnya Follow @OtomTalk •• Mau cari rumah? Inspirasi design? Follow @RumahTalk •• Untuk Medan Punya Cerita Follow @medanku •• Bingung Cari Kerja atau Cari karyawan? Cek info Lowongan Kerja Follow @KarirGram

Tetap waspada dengan berita Hoax.
Saring sebelum sharing.
Silahkan informasikan kami mengenai berita yang meragukan.
.
.
.
@poldasumaterautara
@divisihumaspolri
@multimedia.humaspolri
.
Like – Comment – Share
•• Punya foto/video yang anda ingin berbagi? Silakan LINE ke @medantalk untuk di sharing bersama.
•• Untuk informasi Automotif lainnya Follow @OtomTalk
•• Mau cari rumah? Inspirasi design? Follow @RumahTalk
•• Untuk Medan Punya Cerita Follow @medanku
•• Bingung Cari Kerja atau Cari karyawan? Cek info Lowongan Kerja Follow @KarirGram

Publik tanah air dikejutkan dengan pesan berantai dari media sosial maupun aplikasi pesan singkat yang menyebutkan 10 jenis obat-obatan dilarang konsumsi, yang dikeluarkan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) baru-baru ini. . Obat-obatan yang dilarang konsumsi berdasarkan pesan berantai itu yakni Paramex, Inza, Inzana, Contrex & Contrexyn, Hemaviton Energy Drink, Hemaviton Action, Bodrex & Brodexyn, Natur E, Super Tetra, dan Stop Cold. . Alasan pelarangan berdasarkan pesan berantai itu seperti jumlah presentase PPA-nya 15 persen, telah terjadi bencana kematian di sejumlah wilayah Indonesia karena meminum obat-obatan itu. . Lalu obat-obatan tersebut mengandung racun yang amat berbahaya bagi produksi reproduksi tubuh manusia (kualitas sperma dan sel telur), jika obat-obatan itu rusak tidak bisa dikembalikan, sehingga berbahaya dikonsumsi, serta obat-obatan itu diproduksi tidak higienis. . Menanggapi hal itu, Kepala Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Medan, Yulius Sacramento mengatakan, pesan berantai tersebut adalah bohong alias hoax. . “Melihat alasan dari pesan berantai tersebut, menurut saya itu dilakukan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab, atau istilahnya ingin menjatuhkan pesaing,” katanya kepada Analisadaily.com, Minggu (11/3). . Lanjutnya, hal itu karena 10 jenis obat-obatan disebutkan itu sudah berulangkali tersebar melalui medsos maupun pesan berantai di aplikasi pesan singkat. . “Ini bukan pertama kalinya terjadi. Ini sudah terjadi beberapa kali sejak 2003 silam, dan BPOM sudah berulangkali mengklarifikasikannya,”sebut Yulius. . Oleh karena itu, Yulius meminta kepada masyarakat untuk tidak resah atau langsung percaya atas informasi menyesatkan tersebut. . “Jika masyarakat resah atas info itu dapat mengeceknya langsung melalui website BPOM ataupun melalui call center Halo BPOM di nomor 1-500-533,” pesannya. . Sumber : http://m.analisadaily.com/read/bpom-imbau-masyarakat-jangan-mudah-percaya-pesan-berantai/519821/2018/03/11

Publik tanah air dikejutkan dengan pesan berantai dari media sosial maupun aplikasi pesan singkat yang menyebutkan 10 jenis obat-obatan dilarang konsumsi, yang dikeluarkan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) baru-baru ini.
.
Obat-obatan yang dilarang konsumsi berdasarkan pesan berantai itu yakni Paramex, Inza, Inzana, Contrex & Contrexyn, Hemaviton Energy Drink, Hemaviton Action, Bodrex & Brodexyn, Natur E, Super Tetra, dan Stop Cold.
.
Alasan pelarangan berdasarkan pesan berantai itu seperti jumlah presentase PPA-nya 15 persen, telah terjadi bencana kematian di sejumlah wilayah Indonesia karena meminum obat-obatan itu.
.
Lalu obat-obatan tersebut mengandung racun yang amat berbahaya bagi produksi reproduksi tubuh manusia (kualitas sperma dan sel telur), jika obat-obatan itu rusak tidak bisa dikembalikan, sehingga berbahaya dikonsumsi, serta obat-obatan itu diproduksi tidak higienis.
.
Menanggapi hal itu, Kepala Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Medan, Yulius Sacramento mengatakan, pesan berantai tersebut adalah bohong alias hoax.
.
“Melihat alasan dari pesan berantai tersebut, menurut saya itu dilakukan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab, atau istilahnya ingin menjatuhkan pesaing,” katanya kepada Analisadaily.com, Minggu (11/3).
.
Lanjutnya, hal itu karena 10 jenis obat-obatan disebutkan itu sudah berulangkali tersebar melalui medsos maupun pesan berantai di aplikasi pesan singkat.
.
“Ini bukan pertama kalinya terjadi. Ini sudah terjadi beberapa kali sejak 2003 silam, dan BPOM sudah berulangkali mengklarifikasikannya,”sebut Yulius.
.
Oleh karena itu, Yulius meminta kepada masyarakat untuk tidak resah atau langsung percaya atas informasi menyesatkan tersebut.
.
“Jika masyarakat resah atas info itu dapat mengeceknya langsung melalui website BPOM ataupun melalui call center Halo BPOM di nomor 1-500-533,” pesannya.
.
Sumber : http://m.analisadaily.com/read/bpom-imbau-masyarakat-jangan-mudah-percaya-pesan-berantai/519821/2018/03/11

Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dadang Hartanto menepis kabar akan diadakannya acara Fashion Miss Transgender, yang digelar di APJ Ringroad, Medan, pada 18 Maret 2018 mendatang. . “Sejauh ini kabar itu hoax,” ujar Dadang saat berkunjung ke Warkop Jurnalis Medan, kemarin. . Disebutkannya, ia sudah telusuri informasi itu dan bahkan mengecek ke lokasi. . “Saya sudah cek ke lokasi dan acara tidak ada. Bahkan, juga cari kemana-mana,” tuturnya. . Ia mengatakan, telah disebar personil untuk menelusuri kebenaran informasi itu. “Sampai saat ini belum ada,” tegas Dadang sembari menunjukkan gambar tentang acara tersebut di smartphone miliknya. . Sumber :http://sumut.pojoksatu.id/2018/03/08/terkait-acara-miss-transgender-begini-reaksi-kapolrestabes-medan/

Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dadang Hartanto menepis kabar akan diadakannya acara Fashion Miss Transgender, yang digelar di APJ Ringroad, Medan, pada 18 Maret 2018 mendatang.
.
“Sejauh ini kabar itu hoax,” ujar Dadang saat berkunjung ke Warkop Jurnalis Medan, kemarin.
.
Disebutkannya, ia sudah telusuri informasi itu dan bahkan mengecek ke lokasi.
.
“Saya sudah cek ke lokasi dan acara tidak ada. Bahkan, juga cari kemana-mana,” tuturnya.
.
Ia mengatakan, telah disebar personil untuk menelusuri kebenaran informasi itu. “Sampai saat ini belum ada,” tegas Dadang sembari menunjukkan gambar tentang acara tersebut di smartphone miliknya.
.
Sumber :http://sumut.pojoksatu.id/2018/03/08/terkait-acara-miss-transgender-begini-reaksi-kapolrestabes-medan/

Kelompok penyebar isu-isu provokatif terbongkar. Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri bersama Direktorat Keamanan Khusus Badan Intelijen Keamanan mengungkap sindikat konten perusak di media sosial ini. . Pelaku ditangkap di beberapa tempat pada Senin (26/2/2018). Keempat pelaku ditangkap di Tanjungpriok (ML), di Pangkal Pinang (RSD), Bali (RS), dan di Sumedang (Yus). . Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri Brigjen (Pol) Fadil Imran mengungkapkan, pelaku tergabung dalam grup WhatsApp “The Family MCA”. . “Grup ini sering melempar isu provokatif di media sosial,” ujar Fadil melalui keterangan tertulis, Selasa (27/2/2018). . Ada sejumlah konten yang sengaja disebar. Mulai dari isu kebangkitan Partai Komunis Indonesia, mencemarkan nama baik presiden dan pemerintah, penculikan ulama, dan hingga tokoh-tokoh tertentu. . Pelaku ternyata juga bisa mengirim virus di berita tersebut kepada orang tertentu bertujuan merusak perangkat telepon. . “Virus itu disebar melalui konten yang dapat merusak perangkat elektronik bagi penerima,” kata Fadil. . Menurut Fadli, para tersangka dijerat dengan dugaan menyebar ujaran kebencian kepada orang lain berdasarkan diskriminasi SARA. . Selain itu, mereka juga diduga sengaja dan tanpa hak menyuruh melakukan tindakan yang menyebabkan terganggunya sistem elektronik dan atau membuat sistem elekteonik tidak bekerja sebagaimana mestinya. Penyidik tengah memeriksa para tersangka secara intensif. . Fadil memastikan pihaknya akan mendalami pelaku lain dari grup-grup yang diikuti para tersangka. . Sumber : http://m.medansatu.com/berita/39800/bareskrim-polri-tangkap-grup-wa-the-family-mca-penyebar-isu-provokatif/2/

Kelompok penyebar isu-isu provokatif terbongkar. Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri bersama Direktorat Keamanan Khusus Badan Intelijen Keamanan mengungkap sindikat konten perusak di media sosial ini.
.
Pelaku ditangkap di beberapa tempat pada Senin (26/2/2018). Keempat pelaku ditangkap di Tanjungpriok (ML), di Pangkal Pinang (RSD), Bali (RS), dan di Sumedang (Yus).
.
Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri Brigjen (Pol) Fadil Imran mengungkapkan, pelaku tergabung dalam grup WhatsApp “The Family MCA”.
.
“Grup ini sering melempar isu provokatif di media sosial,” ujar Fadil melalui keterangan tertulis, Selasa (27/2/2018).
.
Ada sejumlah konten yang sengaja disebar. Mulai dari isu kebangkitan Partai Komunis Indonesia, mencemarkan nama baik presiden dan pemerintah, penculikan ulama, dan hingga tokoh-tokoh tertentu.
.
Pelaku ternyata juga bisa mengirim virus di berita tersebut kepada orang tertentu bertujuan merusak perangkat telepon.
.
“Virus itu disebar melalui konten yang dapat merusak perangkat elektronik bagi penerima,” kata Fadil.
.
Menurut Fadli, para tersangka dijerat dengan dugaan menyebar ujaran kebencian kepada orang lain berdasarkan diskriminasi SARA.
.
Selain itu, mereka juga diduga sengaja dan tanpa hak menyuruh melakukan tindakan yang menyebabkan terganggunya sistem elektronik dan atau membuat sistem elekteonik tidak bekerja sebagaimana mestinya. Penyidik tengah memeriksa para tersangka secara intensif.
.
Fadil memastikan pihaknya akan mendalami pelaku lain dari grup-grup yang diikuti para tersangka.
.
Sumber : http://m.medansatu.com/berita/39800/bareskrim-polri-tangkap-grup-wa-the-family-mca-penyebar-isu-provokatif/2/

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) RI, Rudiantara menyebut situasi di Kalimantan Barat hari ini lebih kondusif. Dia meminta semua pihak untuk tidak terprovokasi dengan video hoax yang beredar. . “Begini tentunya saya minta kepada semuanya para pihak jangan manas-manasi, situasinya sudah lebih kondusif ya, dan juga kepada masyarakat di Kalimantan Barat juga jangan mau terprovokasi. Jadi kalau ada (video) yang model kaya gitu ya sudah didelet (dihapus) saja,” kata Rudiantara di Kantor PBNU Jalan Kramat Raya No 164, Senen, Jakarta Pusat, Senin (22/5/2017). . Rudi mengatakan, aparat keamanan khususnya dari kepolisian memiliki personil yang memadai untuk meredam situasi di Kalimantan Barat. Untuk menyikapi berita hoax yang beredar, Rudi meminta semua pihak menerima setiap perbedaan yang ada. . “Kemarin kan cuma rame-rame sama ada gawai ada yang, apa klompok muslim lah, jadi sebenernya gak ada masalah karena toh sudah diredam oleh temen-temen Polri. Ya ini sekali lagi justru saya minta semuanya jangan mau diprovokasi. Kita ini Indonesia kok, sama satu,” paparnya. . “Kita kan tadi juga kita lihat, beruntung kita di sini ada NU yang. NU juga kan nanti sifatnya, yang pak ketua NU juga menyatakan bahwa organisasi massa agama Islam yang sifatnya inklusif, kita harus inklusif. Inklusif itu artinya siapapun diterima dan dicari persamaanya jangan dicari perbedaannya, itu aja,” tambahnya. Pihaknya juga akan terus berkoordinasi dengan kepolisian untuk untuk melakukan penindakan terhadap berita hoax yang beredar. “Tapi kalau dari sisi penegakan hukum, apabila nanti kan kordinasi terus dengan polri ya, apabila nanti sebagai aparat penegak hukum perlu di lakukan penindakan ya dilakukan penindakan, dari sisi penindakan yang bersangkutannya secara langsung oleh polri,” ujarnya. Kemenkominfo juga melakukan koordinasi dengan perusahaan penyedia layanan media sosial. “Oh kita terus kordinasi ke Facebook, dan kalau saya di lihatnya kalau Facebook nggak mau kerjasama ya kita harus berbuat sesuatu, dan saya minta Facebook bekerjasama, karena kan ini Indonesia yang harus kita jaga,” imbuhnya.(detik

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) RI, Rudiantara menyebut situasi di Kalimantan Barat hari ini lebih kondusif. Dia meminta semua pihak untuk tidak terprovokasi dengan video hoax yang beredar.
.
“Begini tentunya saya minta kepada semuanya para pihak jangan manas-manasi, situasinya sudah lebih kondusif ya, dan juga kepada masyarakat di Kalimantan Barat juga jangan mau terprovokasi. Jadi kalau ada (video) yang model kaya gitu ya sudah didelet (dihapus) saja,” kata Rudiantara di Kantor PBNU Jalan Kramat Raya No 164, Senen, Jakarta Pusat, Senin (22/5/2017).
.
Rudi mengatakan, aparat keamanan khususnya dari kepolisian memiliki personil yang memadai untuk meredam situasi di Kalimantan Barat. Untuk menyikapi berita hoax yang beredar, Rudi meminta semua pihak menerima setiap perbedaan yang ada.
.
“Kemarin kan cuma rame-rame sama ada gawai ada yang, apa klompok muslim lah, jadi sebenernya gak ada masalah karena toh sudah diredam oleh temen-temen Polri. Ya ini sekali lagi justru saya minta semuanya jangan mau diprovokasi. Kita ini Indonesia kok, sama satu,” paparnya.
.
“Kita kan tadi juga kita lihat, beruntung kita di sini ada NU yang. NU juga kan nanti sifatnya, yang pak ketua NU juga menyatakan bahwa organisasi massa agama Islam yang sifatnya inklusif, kita harus inklusif. Inklusif itu artinya siapapun diterima dan dicari persamaanya jangan dicari perbedaannya, itu aja,” tambahnya.

Pihaknya juga akan terus berkoordinasi dengan kepolisian untuk untuk melakukan penindakan terhadap berita hoax yang beredar. “Tapi kalau dari sisi penegakan hukum, apabila nanti kan kordinasi terus dengan polri ya, apabila nanti sebagai aparat penegak hukum perlu di lakukan penindakan ya dilakukan penindakan, dari sisi penindakan yang bersangkutannya secara langsung oleh polri,” ujarnya.

Kemenkominfo juga melakukan koordinasi dengan perusahaan penyedia layanan media sosial. “Oh kita terus kordinasi ke Facebook, dan kalau saya di lihatnya kalau Facebook nggak mau kerjasama ya kita harus berbuat sesuatu, dan saya minta Facebook bekerjasama, karena kan ini Indonesia yang harus kita jaga,” imbuhnya.(detik

Pengguna BlackBerry Messeger (BBM) diserbu pesan broadcast undangan untuk bergabung dalam Saluran BBM. Banyak yang ragu, tapi tidak sedikit yang langsung bergabung. Undangan Saluran BBM ini cukup menarik. Pesan di dalamnya mengatakan pengguna akan selalu menerima update terbaru. Selain itu pengguna pun diiming-imingi akses tanpa kuota. Melihat isi pesan yang menggoda, banyak pengguna yang langsung menerima dan menyebarkan kembali undangan tersebut tanpa kecurigaan sedikitpun. Barulah ketika muncul pesan broadcast yang menyebutkan Saluran BBM itu buatan hacker yang ingin menduplikasi kontak BBM dan email seketika ramai diperbincangkan. Pihak BBM lewat akun Twitternya pun akhirnya mengonfirmasi bahwa Saluran BBM itu palsu. Mereka pun meminta pengguna untuk tidak menyebarkan pesan yang telah diterima. “Bagi para pengguna BBM, harap tidak bergabung dan menyebarkan akun saluran (channel) palsu C0035E285, seperti pada gambar terlampir. Terima Kasih,” kicau akun BBM. Share ke teman BBM anda dan ingatkan untuk tidak join channel tersebut

Pengguna BlackBerry Messeger (BBM) diserbu pesan broadcast undangan untuk bergabung dalam Saluran BBM. Banyak yang ragu, tapi tidak sedikit yang langsung bergabung.

Undangan Saluran BBM ini cukup menarik. Pesan di dalamnya mengatakan pengguna akan selalu menerima update terbaru. Selain itu pengguna pun diiming-imingi akses tanpa kuota.

Melihat isi pesan yang menggoda, banyak pengguna yang langsung menerima dan menyebarkan kembali undangan tersebut tanpa kecurigaan sedikitpun. Barulah ketika muncul pesan broadcast yang menyebutkan Saluran BBM itu buatan hacker yang ingin menduplikasi kontak BBM dan email seketika ramai diperbincangkan.

Pihak BBM lewat akun Twitternya pun akhirnya mengonfirmasi bahwa Saluran BBM itu palsu. Mereka pun meminta pengguna untuk tidak menyebarkan pesan yang telah diterima. “Bagi para pengguna BBM, harap tidak bergabung dan menyebarkan akun saluran (channel) palsu C0035E285, seperti pada gambar terlampir. Terima Kasih,” kicau akun BBM.
Share ke teman BBM anda dan ingatkan untuk tidak join channel tersebut