Warga jalan Abadi, Tanjung Rejo Medan dihebohkan dengan penemuan mayat wanita yang diduga meninggal dan terkunci selama 2 hari di dalam rumah. . Mayat yang ditemukan dengan kondisi bersimbah darah dengan posisi tangan terikat serta kepala mengeluarkan darah. . Korban berinisial HS seorang ibu rumah tangga kondisi dilantai rumah. Korban yang diduga menjadi korban pembunuhan ini juga di temukan sebuah martil dihalam rumah korban. . Kepolisian langsung membawa korban ke rumah sakit Bhayangkara guna dilakukan autopsi. . •• Follow @MakanTalk untuk info wisata kuliner •• Follow @OtomTalk untuk video otomotif lainnya •• Mau cari kost / rumah? Inspirasi design? Follow @RumahTalk •• Untuk Medan Punya Cerita Follow @medanku •• Bingung Cari Kerja atau Cari karyawan? Cek info Lowongan Kerja. Follow @KarirGram

Warga jalan Abadi, Tanjung Rejo Medan dihebohkan dengan penemuan mayat wanita yang diduga meninggal dan terkunci selama 2 hari di dalam rumah.
.
Mayat yang ditemukan dengan kondisi bersimbah darah dengan posisi tangan terikat serta kepala mengeluarkan darah.
.
Korban berinisial HS seorang ibu rumah tangga kondisi dilantai rumah. Korban yang diduga menjadi korban pembunuhan ini juga di temukan sebuah martil dihalam rumah korban.
.
Kepolisian langsung membawa korban ke rumah sakit Bhayangkara guna dilakukan autopsi.
.
•• Follow @MakanTalk untuk info wisata kuliner
•• Follow @OtomTalk untuk video otomotif lainnya
•• Mau cari kost / rumah? Inspirasi design? Follow @RumahTalk
•• Untuk Medan Punya Cerita Follow @medanku
•• Bingung Cari Kerja atau Cari karyawan? Cek info Lowongan Kerja. Follow @KarirGram

Penangkapan kasus narkotika jenis ganja terhadap warga asing salah satu tempat penginapan di Kelurahan Sudirejo 2 Medan pada 25/07/2019 sekitar pukul 02.00 wib. . Pelaku yang merupakan warga Negara Jerman berusia 39 tahun ini ditangkap dengan barang bukti 1 ons ganja kering dama bungkus kertas, saat dilakukan test urine positif. . Dari kronologi penangkapan, pelaku sempat berusaha melarikan diri sambil memasukkan barang bukti kedam saku celana. Saat diinterogasi pelaku mengkui barang bukti tersebut adalah miliknya. . •• Follow @MakanTalk untuk info wisata kuliner •• Follow @OtomTalk untuk video otomotif lainnya •• Mau cari kost / rumah? Inspirasi design? Follow @RumahTalk •• Untuk Medan Punya Cerita Follow @medanku •• Bingung Cari Kerja atau Cari karyawan? Cek info Lowongan Kerja. Follow @KarirGram

Penangkapan kasus narkotika jenis ganja terhadap warga asing salah satu tempat penginapan di Kelurahan Sudirejo 2 Medan pada 25/07/2019 sekitar pukul 02.00 wib.
.
Pelaku yang merupakan warga Negara Jerman berusia 39 tahun ini ditangkap dengan barang bukti 1 ons ganja kering dama bungkus kertas, saat dilakukan test urine positif.
.
Dari kronologi penangkapan, pelaku sempat berusaha melarikan diri sambil memasukkan barang bukti kedam saku celana. Saat diinterogasi pelaku mengkui barang bukti tersebut adalah miliknya.
.
•• Follow @MakanTalk untuk info wisata kuliner
•• Follow @OtomTalk untuk video otomotif lainnya
•• Mau cari kost / rumah? Inspirasi design? Follow @RumahTalk
•• Untuk Medan Punya Cerita Follow @medanku
•• Bingung Cari Kerja atau Cari karyawan? Cek info Lowongan Kerja. Follow @KarirGram

Polsek Medan Labuhan menggerebek sebuah rumah yang diduga sebagai sarang penadah sepeda motor hasil curian, Rabu (24/7/2019). . 4 (empat) orang diduga Penadah berhasil diamankan dan gudang tempat penyimpanan Ranmor . . Berawal Pada hari Rabu tgl 24 Juli 2019 sekira Pkl 12.00 Wib diperoleh informasi dari masyarakat bahwasannya di TKP Jl. Paku Lk.III Gg. Buntu Kel.Tanah 600 Kec. Medan Marelan sering dibuat penyimpanan Sepeda motor. . selanjutnya team opsnal melakukan penyelidikan, hasil baket diperoleh informasi pemilik gudang penyimpanan ranmor tsb An. JK , Selanjutnya pada Pukul 17.30 Wib, team dipimpin Kanit Reskrim Iptu Bonar H. Pohan, SH melakukan transaksi satu unit sepeda motor dengan terduga pedanah, dan berhasil mengamankan empat orang terduga Penadah dan gudang penyimpanan ranmor. . . Selanjutnya pada pukul 19.00 Wib, oleh Kanit Reskrim Iptu. Bonar H. Pohan. SH, melakukan penggeledahan diduga gudang penyimpanan ranmor dan rumah terduga penadah. Hasil penggeledahan Team berhasil mengamankan sebanyak 46 unit sepeda motor berbagai merk. Selanjutnya terduga penadah dan barang bukti diamankan ke Polsek Medan Labuhan guna proses pemeriksaan. . Ke empat Tsk : 1. EFENDI SIAGIAN Als Jhon Kei, 41 Thn, Wiraswasta, Jl. Paku Lk. III Gg. Buntu Kel.Tanah 600 Kec. Medan Marelan. 2. IRFAN, 27 Thn, Ojek, Psr V Tanah Garapan Ds. Manunggal Kec. Labuhan Deli. 3. MHD AIDIL,15 Thn, Pelajar, Jl. Paku Lk. III Gg. Tembaga Kel. Tanah 600 Kec. Medan Marelan. 4.HERMAN SYAHPUTRA, 23 Thn, Ojek, Jl. Danau Sentani Kel. Tunggorono Kec. Binjai Timur. . Sumber : @sigit_irnanda @liputanmedan

Polsek Medan Labuhan menggerebek sebuah rumah yang diduga sebagai sarang penadah sepeda motor hasil curian, Rabu (24/7/2019).
.
4 (empat) orang diduga Penadah berhasil diamankan dan gudang tempat penyimpanan Ranmor .
.
Berawal Pada hari Rabu tgl 24 Juli 2019 sekira Pkl 12.00 Wib diperoleh informasi dari masyarakat bahwasannya di TKP Jl. Paku Lk.III Gg. Buntu Kel.Tanah 600 Kec. Medan Marelan sering dibuat penyimpanan Sepeda motor. .
selanjutnya team opsnal melakukan penyelidikan, hasil baket diperoleh informasi pemilik gudang penyimpanan ranmor tsb An. JK , Selanjutnya pada Pukul 17.30 Wib, team dipimpin Kanit Reskrim Iptu Bonar H. Pohan, SH melakukan transaksi satu unit sepeda motor dengan terduga pedanah, dan berhasil mengamankan empat orang terduga Penadah dan gudang penyimpanan ranmor. .
.
Selanjutnya pada pukul 19.00 Wib, oleh Kanit Reskrim Iptu. Bonar H. Pohan. SH, melakukan penggeledahan diduga gudang penyimpanan ranmor dan rumah terduga penadah. Hasil penggeledahan Team berhasil mengamankan sebanyak 46 unit sepeda motor berbagai merk. Selanjutnya terduga penadah dan barang bukti diamankan ke Polsek Medan Labuhan guna proses pemeriksaan.
.
Ke empat Tsk :
1. EFENDI SIAGIAN Als Jhon Kei, 41 Thn, Wiraswasta, Jl. Paku Lk. III Gg. Buntu Kel.Tanah 600 Kec. Medan Marelan.

2. IRFAN, 27 Thn, Ojek, Psr V Tanah Garapan Ds. Manunggal Kec. Labuhan Deli.

3. MHD AIDIL,15 Thn, Pelajar, Jl. Paku Lk. III Gg. Tembaga Kel. Tanah 600 Kec. Medan Marelan.

4.HERMAN SYAHPUTRA, 23 Thn, Ojek, Jl. Danau Sentani Kel. Tunggorono Kec. Binjai Timur.
.
Sumber :
@sigit_irnanda
@liputanmedan

Daerah yabg menjadi sasaran penggerebekan kali ini dijalan Garuda Perumnas Mandala Kecamatan Denai, Kota Medan. . Penggerebekan yang dilakukan Polrestabes Medan pada 22/07/2019 ini menangkap sejumlah pria yang berkumpul satu rumah yang disinyalir sering digunakan untuk transaksi dan penggunakaan narkoba. . Ditempat ini, Kepolisian menangkap 4 orang yang diduga sebagai pengedar narkoba. Dari 4 orang tersebut, seorang nya adalah gadis dibawah unur yang kedapatan memiliki sejumlah narkotika jenis sabu sabu. . Gadis tersebut mengatakan bahwa narkotika yang disita darinya, merupakan milik temannya yang ditangkap dilokasi yang sama. . Selain narkotika, polisi juga menyita mensin judi jeckpot atau dindong . Kasat Narkoba Polrestabes Medan, AKBP Raphael Sandy, mengatakan kawasan yang digerebek ini merupakan sudah menjadi target incaran pihaknkepolisian. . •• Follow @MakanTalk untuk info wisata kuliner •• Follow @OtomTalk untuk video otomotif lainnya •• Mau cari kost / rumah? Inspirasi design? Follow @RumahTalk •• Untuk Medan Punya Cerita Follow @medanku •• Bingung Cari Kerja atau Cari karyawan? Cek info Lowongan Kerja. Follow @KarirGram

Daerah yabg menjadi sasaran penggerebekan kali ini dijalan Garuda Perumnas Mandala Kecamatan Denai, Kota Medan.
.
Penggerebekan yang dilakukan Polrestabes Medan pada 22/07/2019 ini menangkap sejumlah pria yang berkumpul satu rumah yang disinyalir sering digunakan untuk transaksi dan penggunakaan narkoba.
.
Ditempat ini, Kepolisian menangkap 4 orang yang diduga sebagai pengedar narkoba. Dari 4 orang tersebut, seorang nya adalah gadis dibawah unur yang kedapatan memiliki sejumlah narkotika jenis sabu sabu.
.
Gadis tersebut mengatakan bahwa narkotika yang disita darinya, merupakan milik temannya yang ditangkap dilokasi yang sama.
.
Selain narkotika, polisi juga menyita mensin judi jeckpot atau dindong . Kasat Narkoba Polrestabes Medan, AKBP Raphael Sandy, mengatakan kawasan yang digerebek ini merupakan sudah menjadi target incaran pihaknkepolisian.
.
•• Follow @MakanTalk untuk info wisata kuliner
•• Follow @OtomTalk untuk video otomotif lainnya
•• Mau cari kost / rumah? Inspirasi design? Follow @RumahTalk
•• Untuk Medan Punya Cerita Follow @medanku
•• Bingung Cari Kerja atau Cari karyawan? Cek info Lowongan Kerja. Follow @KarirGram

Tim gabungan intelijen dari Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu) dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Siantar meringkus seorang buronan dalam kasus pembangunan kios darurat Pasar Horas Pematangsiantar pada tahun 2002. . Pelaku bernama Henry Panjaitan yang dinyatakan sebagai buronan sejak 11 tahun lalu akhirnya diamankan di Kota Medan. “Terpidana 4 tahun penjara itu bernama Ir. Henry Panjaitan. Dia dinyatakan buron sejak 2008,” kata Kasi Penkum Kejati Sumut, Sumanggar Siagian, Selasa (23/4). . Sumanggar menjelaskan, pelaku diamankan pagi tadi sekitar pukul 7.30 WIB di sebuah warung kopi, Jalan Sei Silau, Kecamatan Medan Sunggal, Kota Medan. “Yang bersangkutan sudah masuk dalam pemantauan kita sejak 17 April kemarin. Saat itu tim melihat yang bersangkutan melakukan pencoblosan tak jauh dari rumahnya di Jalan Sei Asahan. Namun tim kita gagal melakukan penangkapan saat itu,” jelasnya. . Pada saat diamankan, pelaku saat itu sedang sarapan. “Jadi memang selama 11 tahun terpidana yang dalam kasus ini sebagai rekanan kerap berpindah-pindah Jakarta dan Medan sehingga menyulitkan kita melakukan eksekusi,” ucap Sumanggar. . Sementara Kepala Kejari Pematangsiantar, Ferziansyah Sesunan, menuturkan bahwa sebelum dimasukan dalam daftar buronan, Henry pada tahun 2002 dinyatakan bebas oleh Pengadilan Negeri Siantar. Namun kemudian jaksa langsung mengajukan Kasasi. . “Nah pada tahun 2005, putusan kasasi keluar dan menghukum Henry dengan pidana 4 tahun penjara dan denda sebesar Rp 200.000.000 subsider 6 bulan penjara dan membayar uang pengganti sebesar Rp 247 juta,” tuturnya. . Namun jaksa pada saat itu tidak langsung mengeksekusi Henry lantaran salinan putusan kasasi belum diterima. Kemudian pada tahun 2008 barulah jaksa menerima salinan putusan tersebut. . “Namun pada saat kita eksekusi, tersangka sudah melarikan diri,” ujar Ferzi. Belakangan Henry diketahui mengubah identitasnya termasuk alamat rumah. . Sumber : http://m.analisadaily.com/read/buron-11-tahun-terpidana-kasus-pasar-horas-diamankan-usai-sarapan/726832/2019/04/23 . [Bersambung dikolom Komentar]

Tim gabungan intelijen dari Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu) dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Siantar meringkus seorang buronan dalam kasus pembangunan kios darurat Pasar Horas Pematangsiantar pada tahun 2002.
.
Pelaku bernama Henry Panjaitan yang dinyatakan sebagai buronan sejak 11 tahun lalu akhirnya diamankan di Kota Medan.
“Terpidana 4 tahun penjara itu bernama Ir. Henry Panjaitan. Dia dinyatakan buron sejak 2008,” kata Kasi Penkum Kejati Sumut, Sumanggar Siagian, Selasa (23/4).
.
Sumanggar menjelaskan, pelaku diamankan pagi tadi sekitar pukul 7.30 WIB di sebuah warung kopi, Jalan Sei Silau, Kecamatan Medan Sunggal, Kota Medan.
“Yang bersangkutan sudah masuk dalam pemantauan kita sejak 17 April kemarin. Saat itu tim melihat yang bersangkutan melakukan pencoblosan tak jauh dari rumahnya di Jalan Sei Asahan. Namun tim kita gagal melakukan penangkapan saat itu,” jelasnya.
.
Pada saat diamankan, pelaku saat itu sedang sarapan. “Jadi memang selama 11 tahun terpidana yang dalam kasus ini sebagai rekanan kerap berpindah-pindah Jakarta dan Medan sehingga menyulitkan kita melakukan eksekusi,” ucap Sumanggar.
.
Sementara Kepala Kejari Pematangsiantar, Ferziansyah Sesunan, menuturkan bahwa sebelum dimasukan dalam daftar buronan, Henry pada tahun 2002 dinyatakan bebas oleh Pengadilan Negeri Siantar. Namun kemudian jaksa langsung mengajukan Kasasi.
.
“Nah pada tahun 2005, putusan kasasi keluar dan menghukum Henry dengan pidana 4 tahun penjara dan denda sebesar Rp 200.000.000 subsider 6 bulan penjara dan membayar uang pengganti sebesar Rp 247 juta,” tuturnya.
.
Namun jaksa pada saat itu tidak langsung mengeksekusi Henry lantaran salinan putusan kasasi belum diterima. Kemudian pada tahun 2008 barulah jaksa menerima salinan putusan tersebut.
.
“Namun pada saat kita eksekusi, tersangka sudah melarikan diri,” ujar Ferzi. Belakangan Henry diketahui mengubah identitasnya termasuk alamat rumah.
.
Sumber : http://m.analisadaily.com/read/buron-11-tahun-terpidana-kasus-pasar-horas-diamankan-usai-sarapan/726832/2019/04/23
.
[Bersambung dikolom Komentar]

Seorang pria di Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara (Sumut), nekat membunuh wanita teman kencannya lalu membuangnya ke perkebunan kelapa sawit. Pelaku emosi kepada korban karena menagih uang Rp100.000 sebagai biaya kencan. . Pelaku bernama Samidi alias Senen (45) tega menghabisi nyawa korban N (42), dengan sebilah pisau. Dia kemudian membuang mayat korban di perkebunan sawit. Namun, polisi berhasil menangkap pelaku setelah dihadiahi timah panas karena berusaha melawan saat ditangkap. . Kapolres Simalungun AKBP M Liberty Panjaitan mengatakan, pembunuhan ini berawal saat pelaku dan korban berkencan. Usai berkencan, korban menagih uang kencan yang kurang sebesar Rp100.000 kepada pelaku. . “Tersangka hanya memberikan uang sebesar Rp50.000 dari yang dijanjikan sebesar Rp150.000. Kemudian si korban menagih kekurangannya kepada tersangka,” . Pelaku yang emosi kemudian menganiaya korban. Dia menusuk punggung korban dengan menggunakan sebilah pisau yang diambil dari jok sepeda motornya. “Jasad korban lalu dibuang di perkebunan sawit. Sementara pelaku melarikan diri usai menghabisi nyawa korban,” kata Kapolres Simalungun. . Jasad korban baru ditemukan warga pada pertengahan bulan lalu. Namun pelarian pelaku yang juga residivis ini berakhir sebulan pascaditemukannya jasad korban. Tim Opsnal Jahtanras Polres Simalungun berhasil menangkap pelaku setelah menembak kakinya. . Sementara pelaku Samidi mengaku bersalah atas perbuatannya. Dia meminta maaf kepada keluarga korban atas tindakannya yang sudah tega menghilangkan nyawa korban Ngatinem. . “Saya menyesal sampai melakukan perbuatan itu. Saya minta maaf,” ujarnya. . Sebelumnya warga di Kecamatan Gunung Maligas, Kabupaten Simalungun, Sumut, dihebohkan dengan penemuan mayat di perkebunan kelapa sawit, pada pertengahan Maret lalu. Mayat perempuan itu ditemukan warga dengan tanda kekerasan berupa luka tusuk di punggung. . Sementara di lokasi penemuan jasad, ditemukan tas korban berisi dua telepon genggam. Hasil pemeriksaan dan penyelidikan, korban diduga dibunuh. Polisi akhirnya berhasil mengetahui identitas pelaku dan menangkapnya. . Sumber : https://www.inews.id/

Seorang pria di Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara (Sumut), nekat membunuh wanita teman kencannya lalu membuangnya ke perkebunan kelapa sawit. Pelaku emosi kepada korban karena menagih uang Rp100.000 sebagai biaya kencan.
.
Pelaku bernama Samidi alias Senen (45) tega menghabisi nyawa korban N (42), dengan sebilah pisau. Dia kemudian membuang mayat korban di perkebunan sawit. Namun, polisi berhasil menangkap pelaku setelah dihadiahi timah panas karena berusaha melawan saat ditangkap.
.
Kapolres Simalungun AKBP M Liberty Panjaitan mengatakan, pembunuhan ini berawal saat pelaku dan korban berkencan. Usai berkencan, korban menagih uang kencan yang kurang sebesar Rp100.000 kepada pelaku.
.
“Tersangka hanya memberikan uang sebesar Rp50.000 dari yang dijanjikan sebesar Rp150.000. Kemudian si korban menagih kekurangannya kepada tersangka,”
.
Pelaku yang emosi kemudian menganiaya korban. Dia menusuk punggung korban dengan menggunakan sebilah pisau yang diambil dari jok sepeda motornya. “Jasad korban lalu dibuang di perkebunan sawit. Sementara pelaku melarikan diri usai menghabisi nyawa korban,” kata Kapolres Simalungun.
.
Jasad korban baru ditemukan warga pada pertengahan bulan lalu. Namun pelarian pelaku yang juga residivis ini berakhir sebulan pascaditemukannya jasad korban. Tim Opsnal Jahtanras Polres Simalungun berhasil menangkap pelaku setelah menembak kakinya.
.
Sementara pelaku Samidi mengaku bersalah atas perbuatannya. Dia meminta maaf kepada keluarga korban atas tindakannya yang sudah tega menghilangkan nyawa korban Ngatinem. .
“Saya menyesal sampai melakukan perbuatan itu. Saya minta maaf,” ujarnya.
.
Sebelumnya warga di Kecamatan Gunung Maligas, Kabupaten Simalungun, Sumut, dihebohkan dengan penemuan mayat di perkebunan kelapa sawit, pada pertengahan Maret lalu. Mayat perempuan itu ditemukan warga dengan tanda kekerasan berupa luka tusuk di punggung.
.
Sementara di lokasi penemuan jasad, ditemukan tas korban berisi dua telepon genggam. Hasil pemeriksaan dan penyelidikan, korban diduga dibunuh. Polisi akhirnya berhasil mengetahui identitas pelaku dan menangkapnya.
.
Sumber : https://www.inews.id/

Polsek Medan Baru berhasil mengungkap Kasus pembunuhan bayi dalam waktu 6 jam yang mayatnya ditemukan ditempat pembuangan sampah pada 19/03/2019 kemarin dijalan antariksa, Sari Rejo Medan Polonia. . Pelaku yang merupakan ibu kandung bayi tersebut bernama DPS berusia 28 tahun asal Lampung yang bekerja sebagai PRT di Salah satu perumahan di Medan ini tega membunuh bayinya karena malu dan ingin tetap bekerja, padahal anak tersebut merupakan anak dari Suami Sah nya yang berada di Lampung. . Pelaku mengaku tidak mengetahui kalau sedang hamil, sehingga tetap melakukan aktifitas bekerja seperti biasa. Pelaku melahirkan anak keduanya ini sendirian didalam kamar tanpa bantuan orang lain lalu memotong tali pusar dengan alat cukur. . Setelah bayinya lahir pelaku langsung mencekik dan memasukkan dalam kantong plastik dan langsung membuangnya ditempat sampah. Pelaku sempat mengalami pendarahan dan dibawa kerumah sakit. . Mengetahui pelaku berada dirumah sakit, Kepolisian langsung datang untuk menindahkan pelaku kerumah sakit bhayangkara medan, Pelaku terjerat pasal 342 sub 341 dengan hukuman 9 tahun. . •• Punya foto/video yang anda ingin berbagi? Silakan LINE ke @medantalk untuk di sharing bersama •• Follow @MakanTalk untuk info wisata kuliner •• Follow @OtomTalk untuk video otomotif lainnya •• Mau cari kost / rumah? Inspirasi design? Follow @RumahTalk •• Untuk Medan Punya Cerita Follow @medanku •• Bingung Cari Kerja atau Cari karyawan? Cek info Lowongan Kerja. Follow @KarirGram

Polsek Medan Baru berhasil mengungkap Kasus pembunuhan bayi dalam waktu 6 jam yang mayatnya ditemukan ditempat pembuangan sampah pada 19/03/2019 kemarin dijalan antariksa, Sari Rejo Medan Polonia.
.
Pelaku yang merupakan ibu kandung bayi tersebut bernama DPS berusia 28 tahun asal Lampung yang bekerja sebagai PRT di Salah satu perumahan di Medan ini tega membunuh bayinya karena malu dan ingin tetap bekerja, padahal anak tersebut merupakan anak dari Suami Sah nya yang berada di Lampung.
.
Pelaku mengaku tidak mengetahui kalau sedang hamil, sehingga tetap melakukan aktifitas bekerja seperti biasa. Pelaku melahirkan anak keduanya ini sendirian didalam kamar tanpa bantuan orang lain lalu memotong tali pusar dengan alat cukur.
.
Setelah bayinya lahir pelaku langsung mencekik dan memasukkan dalam kantong plastik dan langsung membuangnya ditempat sampah. Pelaku sempat mengalami pendarahan dan dibawa kerumah sakit.
.
Mengetahui pelaku berada dirumah sakit, Kepolisian langsung datang untuk menindahkan pelaku kerumah sakit bhayangkara medan, Pelaku terjerat pasal 342 sub 341 dengan hukuman 9 tahun.
.
•• Punya foto/video yang anda ingin berbagi? Silakan LINE ke @medantalk untuk di sharing bersama
•• Follow @MakanTalk untuk info wisata kuliner
•• Follow @OtomTalk untuk video otomotif lainnya
•• Mau cari kost / rumah? Inspirasi design? Follow @RumahTalk
•• Untuk Medan Punya Cerita Follow @medanku
•• Bingung Cari Kerja atau Cari karyawan? Cek info Lowongan Kerja. Follow @KarirGram

Aksi pencurian Sepeda motor yang terjadi pada salah satu warnet didaerah jalan.bromo pada hari selasa,12/02/2019 sekitar pukul 17.23 wib. . . Pelaku beraksi karna diduga mengetahui kunci kontak sepeda motor yang tertinggal diatas meja warnet , karena korban sedang ingin kekamar mandi dan lupa membawa kunci sepeda motornya. . . Dalam rekaman cctv terlihat pelaku diduga berjumlah dua orang dengan memperhatikan kunci yang tertinggal , saat korban masuk kedalam kamar mandi dalam hitungan detik sepeda motor Scoopy warna putih Nopol BK 4199 AHV langsung dibawa oleh salah satu pelaku. . Video kiriman @pak_regar_01 melalui Line @medantalk . •• Punya foto/video yang anda ingin berbagi? Silakan LINE ke @medanku untuk di sharing bersama •• Follow @MakanTalk untuk info wisata kuliner •• Follow @OtomTalk untuk video otomotif lainnya •• Mau cari kost / rumah? Inspirasi design? Follow @RumahTalk •• Untuk Medan Punya Cerita Follow @medanku •• Bingung Cari Kerja atau Cari karyawan? Cek info Lowongan Kerja. Follow @KarirGram

Aksi pencurian Sepeda motor yang terjadi pada salah satu warnet didaerah jalan.bromo pada hari selasa,12/02/2019 sekitar pukul 17.23 wib. .
.
Pelaku beraksi karna diduga mengetahui kunci kontak sepeda motor yang tertinggal diatas meja warnet , karena korban sedang ingin kekamar mandi dan lupa membawa kunci sepeda motornya. .
.
Dalam rekaman cctv terlihat pelaku diduga berjumlah dua orang dengan memperhatikan kunci yang tertinggal , saat korban masuk kedalam kamar mandi dalam hitungan detik sepeda motor Scoopy warna putih Nopol BK 4199 AHV langsung dibawa oleh salah satu pelaku.
.
Video kiriman @pak_regar_01 melalui Line @medantalk
.
•• Punya foto/video yang anda ingin berbagi? Silakan LINE ke @medanku untuk di sharing bersama
•• Follow @MakanTalk untuk info wisata kuliner
•• Follow @OtomTalk untuk video otomotif lainnya
•• Mau cari kost / rumah? Inspirasi design? Follow @RumahTalk
•• Untuk Medan Punya Cerita Follow @medanku
•• Bingung Cari Kerja atau Cari karyawan? Cek info Lowongan Kerja. Follow @KarirGram

Kasus pembunuhan sadis terhadap Lina alias Nunuy (56), yang menggegerkan warga Gang Belimbing, Jalan Zainal Zakze, Kota Binjai, Sumatera Utara (Sumut), Minggu (10/2/2019), masih terus didalami polisi. Polres Binjai menduga pembunuhan korban bermotif aksi pencurian barang berharga. . Kasat Reskrim Polres Binjai AKP Wirhan mengatakan, dugaan ini berdasarkan keterangan sejumlah saksi. Selain itu, dari hasil pemeriksaan, polisi menemukan sejumlah perhiasan milik korban hilang. . “Dugaan sementara motifnya pencurian. Dari informasi yang kami terima, korban kerap memakai perhiasan jika keluar rumah. Namun saat ditemukan meninggal, kerabat korban tidak menemukan perhiasan tersebut,” kata Wirhan, Senin (11/2/2019). . Namun, Wirhan menegaskan saat ini Polres Binjai masih terus melakukan penyelidikan untuk mencari jejak pelaku pembunuhan sadis itu. Sejauh ini, polisi sudah mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga terkait dengan kasus pembunuhan ini. . “Tak hanya itu, kami juga tengah melakukan pemeriksaan CCTV milik tetangga korban untuk menelusuri jejak tersangka,” kata Wirhan. . Sebelumnya Lina ditemukan tewas bersimbah darah di kamar mandi rumahnya. Kasus pembunuhan ini pertama kali diketahui dari temannya, Lulu, yang hendak berkunjung ke rumah. Saat hendak membuka pintu rumah korban, dia kaget melihat ada bercak darah di pintu depan. . Lulu ditemukan dengan kondisi luka di bagian leher dan luka di bagian tubuh lain, seperti di bagian jemari. Lina diduga sempat memberikan perlawanan sebelum dibunuh pelaku. . Sumber : https://www.inews.id/daerah/sumut/pembunuhan-sadis-di-binjai-motifnya-diduga-karena-pencurian/455397

Kasus pembunuhan sadis terhadap Lina alias Nunuy (56), yang menggegerkan warga Gang Belimbing, Jalan Zainal Zakze, Kota Binjai, Sumatera Utara (Sumut), Minggu (10/2/2019), masih terus didalami polisi. Polres Binjai menduga pembunuhan korban bermotif aksi pencurian barang berharga.
.
Kasat Reskrim Polres Binjai AKP Wirhan mengatakan, dugaan ini berdasarkan keterangan sejumlah saksi. Selain itu, dari hasil pemeriksaan, polisi menemukan sejumlah perhiasan milik korban hilang.
.
“Dugaan sementara motifnya pencurian. Dari informasi yang kami terima, korban kerap memakai perhiasan jika keluar rumah. Namun saat ditemukan meninggal, kerabat korban tidak menemukan perhiasan tersebut,” kata Wirhan, Senin (11/2/2019).
.
Namun, Wirhan menegaskan saat ini Polres Binjai masih terus melakukan penyelidikan untuk mencari jejak pelaku pembunuhan sadis itu. Sejauh ini, polisi sudah mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga terkait dengan kasus pembunuhan ini.
.
“Tak hanya itu, kami juga tengah melakukan pemeriksaan CCTV milik tetangga korban untuk menelusuri jejak tersangka,” kata Wirhan.
.
Sebelumnya Lina ditemukan tewas bersimbah darah di kamar mandi rumahnya. Kasus pembunuhan ini pertama kali diketahui dari temannya, Lulu, yang hendak berkunjung ke rumah. Saat hendak membuka pintu rumah korban, dia kaget melihat ada bercak darah di pintu depan.
.
Lulu ditemukan dengan kondisi luka di bagian leher dan luka di bagian tubuh lain, seperti di bagian jemari. Lina diduga sempat memberikan perlawanan sebelum dibunuh pelaku.
.
Sumber : https://www.inews.id/daerah/sumut/pembunuhan-sadis-di-binjai-motifnya-diduga-karena-pencurian/455397

Polsek Medan Sunggal berhasil membekuk pelaku pembunuhan Rajem, (75) warga Jalan Abdul Hakim Gg. Setia. Medan Selayang, Pada kamis 24/1/2019 di Komplek Pemda Kel. Simpakata Selayang ll sekira pukul 10.00 Wib. . Kasus pembunuhan terhadap korban Rajem pada Selasa 01/01/2019 berhasil diungkap oleh polsek sunggal dan menangkap pelaku dan dilakukan gelar rekonstruksi perkara ditempat kejadian. . Video kiriman @itsraniandriani dan @dekfee melalui Line @medantalk

Polsek Medan Sunggal berhasil membekuk pelaku pembunuhan Rajem, (75) warga Jalan Abdul Hakim Gg. Setia. Medan Selayang, Pada kamis 24/1/2019 di Komplek Pemda Kel. Simpakata Selayang ll sekira pukul 10.00 Wib.
.
Kasus pembunuhan terhadap korban Rajem pada Selasa 01/01/2019 berhasil diungkap oleh polsek sunggal dan menangkap pelaku dan dilakukan gelar rekonstruksi perkara ditempat kejadian.
.
Video kiriman @itsraniandriani dan @dekfee melalui Line @medantalk

Polisi Temukan Video Porno Vanessa Angel, Hukuman Bisa Memberatkan . Polda Jawa Timur terus mengungkap kasus prostitusi online yang menjerat artis Vanessa Angel. Yang terbaru, tim penyidik dari Subdit V Cyber Polda Jawa Timur menemukan barang bukti lain berupa foto dan video mesum yang diduga diperankan oleh Vanessa Angel. . Bukti berupa foto dan video tersebut ditemukan penyidik dari muncikari berinisial ES yang kini sudah ditetapkan sebagai tersangka. Menurut pengakuan ES, foto dan video itu digunakan untuk menawarkan jasa esek-esek tersebut kepada para pria hidung belang. . “Foto dan Video tak pantas itu yang bisa memberatkan VA dalam kasus prostitusi online ini,” kata Kepala Bidang Humas Polda Jawa Timur Kombes Frans Barung Mangera, Rabu (16/1/2019). . Atas temuan baru tersebut, penyidik terus menyelidiki asal foto dan video tak senonoh tersebut. “Ada dugaan foto dan video itu dikirim oleh VA. Ini yang sedang kami dalami,” terang Barung. . Jika benar ada proses pengiriman gambar-gambar porno tersebut, maka Vanessa bisa dijerat dengan Undang-Undang ITE. “Ada banyak sekali gambar-gambar asusila tersebut, sehingga tidak pantas kami ungkap ke publik,” imbuhnya. . Sebagaimana diketahui, artis FTV Vanessa Angel ditangkap polisi di sebuah hotel di Kota Surabaya pada 5 Januari 2019. Diduga kuat ia sedang “melayani” pengusaha yang menyewa jasa layanan prostitusinya. . Selain Vanessa, polisi juga menciduk artis Avriella Shaqqila yang juga sedang bersama pria hidung belang. Vanessa dan Avriellia diduga terlibat perostitusi online. . Polisi mengungkapkan tarif sekali kencan dengan Vanessa Angel mencapai Rp80 juta. Sedangkan Avriella Shaqqila Rp25 juta. Namun, keduanya tak menerima bayaran secara utuh, karena dipotong oleh muncikari yang menjajakannya ke pelanggan. . Sumber : https://celebrity.okezone.com/read/2019/01/16/33/2005178/polisi-temukan-video-porno-vanessa-angel-hukuman-bisa-memberatkan

Polisi Temukan Video Porno Vanessa Angel, Hukuman Bisa Memberatkan
.
Polda Jawa Timur terus mengungkap kasus prostitusi online yang menjerat artis Vanessa Angel. Yang terbaru, tim penyidik dari Subdit V Cyber Polda Jawa Timur menemukan barang bukti lain berupa foto dan video mesum yang diduga diperankan oleh Vanessa Angel.
.
Bukti berupa foto dan video tersebut ditemukan penyidik dari muncikari berinisial ES yang kini sudah ditetapkan sebagai tersangka. Menurut pengakuan ES, foto dan
video itu digunakan untuk menawarkan jasa esek-esek tersebut kepada para pria hidung belang.
.
“Foto dan Video tak pantas itu yang bisa memberatkan VA dalam kasus prostitusi online ini,” kata Kepala Bidang Humas Polda Jawa Timur Kombes Frans Barung Mangera, Rabu (16/1/2019).
.
Atas temuan baru tersebut, penyidik terus menyelidiki asal foto dan video tak senonoh tersebut. “Ada dugaan foto dan video itu dikirim oleh VA. Ini yang sedang kami dalami,” terang Barung.
.
Jika benar ada proses pengiriman gambar-gambar porno tersebut, maka Vanessa bisa dijerat dengan Undang-Undang ITE. “Ada banyak sekali gambar-gambar asusila tersebut, sehingga tidak pantas kami ungkap ke publik,” imbuhnya.
.
Sebagaimana diketahui, artis FTV Vanessa Angel ditangkap polisi di sebuah hotel di Kota Surabaya pada 5 Januari 2019. Diduga kuat ia sedang “melayani” pengusaha yang menyewa jasa layanan prostitusinya.
.
Selain Vanessa, polisi juga menciduk artis Avriella Shaqqila yang juga sedang bersama pria hidung belang. Vanessa dan Avriellia diduga terlibat perostitusi online.
.
Polisi mengungkapkan tarif sekali kencan dengan Vanessa Angel mencapai Rp80 juta. Sedangkan Avriella Shaqqila Rp25 juta. Namun, keduanya tak menerima bayaran secara utuh, karena dipotong oleh muncikari yang menjajakannya ke pelanggan.
.
Sumber : https://celebrity.okezone.com/read/2019/01/16/33/2005178/polisi-temukan-video-porno-vanessa-angel-hukuman-bisa-memberatkan