Meski Sudah Minta Maaf, Pengendara Fortuner Tetap Ditahan Polisi . Pengendara mobil Toyota Fortuner yang dinilai arogan tetap ditahan Polda Metro Jaya, meski korban sudah memaafkan tersangka. Pelaku juga sudah minta maaf dan mengaku khilaf. . Sudah ditahan di rutan (Polda Metro Jaya). Setelah dilakukan penangkapan, lalu kita melakukan penyelidikan, dan yang bersangkutan langsung ditahan,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono,, Kamis (18/4/2019) . Masih menurut Argo, tersangka Oloan Nadeak (ON) dijerat Pasal 335 KUHP tentang pengancaman. “Ancaman hukumnya maksimal 1 tahun penjara,” ungkap Argo. . Seperti diketahui pengendara Toyota Fortuner itu videonya viral di media sosial usai melakukan aksi arogan di Tol Pancoran, Jakarta Selatan Senin 15 April. . Tersangka Oloan Nadeak saat mengendari Fortuner merasa kesal akibat keinginanya menyalip dari bahu jalan tak diberi akses oleh Ridho Laksamanan dan istrinya Siti Minanda Pulungan karena memang sedang berkendara di posisi jalur lambat. . Setelah berhasil menyusul, tersangka turun dari mobil sambil menggedor kaca, menendang mobil, bahkan berdiri di atas kap mobil Honda Brio milik Ridho. Ulah Oloan direkam olej Siti Minanda dan jadi viral lewat Instagram

Meski Sudah Minta Maaf, Pengendara Fortuner Tetap Ditahan Polisi
.
Pengendara mobil Toyota Fortuner yang dinilai arogan tetap ditahan Polda Metro Jaya, meski korban sudah memaafkan tersangka. Pelaku juga sudah minta maaf dan mengaku khilaf.
.
Sudah ditahan di rutan (Polda Metro Jaya). Setelah dilakukan penangkapan, lalu kita melakukan penyelidikan, dan yang bersangkutan langsung ditahan,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono,, Kamis (18/4/2019)
.
Masih menurut Argo, tersangka Oloan Nadeak (ON) dijerat Pasal 335 KUHP tentang pengancaman. “Ancaman hukumnya maksimal 1 tahun penjara,” ungkap Argo.
.
Seperti diketahui pengendara Toyota Fortuner itu videonya viral di media sosial usai melakukan aksi arogan di Tol Pancoran, Jakarta Selatan Senin 15 April.
.
Tersangka Oloan Nadeak saat mengendari Fortuner merasa kesal akibat keinginanya menyalip dari bahu jalan tak diberi akses oleh Ridho Laksamanan dan istrinya Siti Minanda Pulungan karena memang sedang berkendara di posisi jalur lambat.
.
Setelah berhasil menyusul, tersangka turun dari mobil sambil menggedor kaca, menendang mobil, bahkan berdiri di atas kap mobil Honda Brio milik Ridho. Ulah Oloan direkam olej Siti Minanda dan jadi viral lewat Instagram

Polda Sumatera Utara mencatat sebanyak 1.916 pengendara tewas akibat laka lantas di jalanan. Namun jumlah ini menurun dibanding tahun sebelumnya. . Kapolda Sumut, Irjen Pol Agus Andrianto pada Konferensi Pers Akhir Tahun 2018 Polda Sumut di Aula Tribrata mengatakan, jumlah pengendara tewas di jalan sepanjang 2018 menurun. “Jumlah korban tewas disebabkan laka lantas pada 2018 di Sumatera Utara cenderung menurun dibanding tahun sebelumnya,” kata Agus, Kamis (27/12/2018) . Agus merinci pada 2017 tercatat sebanyak 2.135 korban meninggal dunia (MD) disebabkan laka lantas. Jumlah itu menurun 11,4 persen jika dibanding pada 2018, yakni 1.916. Para korban terdiri pengendara roda 4 atau sejenisnya dan roda 2 (sepeda motor) serta pengguna jalan lainnya. . Namun, untuk jumlah laka lantas di 2018, yakni 5.686 justru mengalami kenaikan 0,8 persen dibanding 2017, sebanyak 5.636 kejadian. . Laka lantas itu dialami berbagai jenis kendaraan dan disebabkan oleh berbagai faktor, seperti kerusakan jalan, human eror, kelaikan kendaraan. Sedangkan korban luka berat (LB) pada 2018 tercatat 1.589, menurun 7 persen dibanding 2017, yakni 1.702. Luka ringan (LR) 2018 sebanyak 6.246, meningkat 2,6 persen dibanding 2017, yakni 6.082. “Kalau untuk jumlah total korban pada 2018 sebanyak 155.938, dan pada 2017 sebanyak 169.711,” jelas Agus. Sumber : tribunmedan.com #2018

Polda Sumatera Utara mencatat sebanyak 1.916 pengendara tewas akibat laka lantas di jalanan. Namun jumlah ini menurun dibanding tahun sebelumnya.
.
Kapolda Sumut, Irjen Pol Agus Andrianto pada Konferensi Pers Akhir Tahun 2018 Polda Sumut di Aula Tribrata mengatakan, jumlah pengendara tewas di jalan sepanjang 2018 menurun.
“Jumlah korban tewas disebabkan laka lantas pada 2018 di Sumatera Utara cenderung menurun dibanding tahun sebelumnya,” kata Agus, Kamis (27/12/2018)
.
Agus merinci pada 2017 tercatat sebanyak 2.135 korban meninggal dunia (MD) disebabkan laka lantas.
Jumlah itu menurun 11,4 persen jika dibanding pada 2018, yakni 1.916. Para korban terdiri pengendara roda 4 atau sejenisnya dan roda 2 (sepeda motor) serta pengguna jalan lainnya.
.
Namun, untuk jumlah laka lantas di 2018, yakni 5.686 justru mengalami kenaikan 0,8 persen dibanding 2017, sebanyak 5.636 kejadian.
.
Laka lantas itu dialami berbagai jenis kendaraan dan disebabkan oleh berbagai faktor, seperti kerusakan jalan, human eror, kelaikan kendaraan.
Sedangkan korban luka berat (LB) pada 2018 tercatat 1.589, menurun 7 persen dibanding 2017, yakni 1.702. Luka ringan (LR) 2018 sebanyak 6.246, meningkat 2,6 persen dibanding 2017, yakni 6.082.
“Kalau untuk jumlah total korban pada 2018 sebanyak 155.938, dan pada 2017 sebanyak 169.711,” jelas Agus.

Sumber : tribunmedan.com #2018

Dalam Operasi Patuh Toba 2018 yang telah berlangsung selama dua hari, Satuan Polisi Lalu Lintas (Satlantas) Polrestabes Medan mencatat banyak pelanggaran yang dilakukan oleh para pengendara yang menggunakan sepeda motor. . “Untuk pelanggaran terhadap kendaraan roda dua Satlantas Polrestabes Medan banyak menindak, seperti tidak menggunakan helm, lawan arus, tidak pakai spion, lampu mati, melanggar marka jalan, dan tidak membawa surat kendaraan seperti STNK,” kata Wakasat Lantas Polrestabes Medan, Kompol Effendi, Jumat (27/4). . Effendi juga mengungkapkan, pada Kamis (26/4) kemarin, Satlantas Polrestabes Medan mengamankan barang bukti hasil Operasi Patuh Toba 2018 sebanyak 276 set diantaranya adalah 120 set SIM, 151 set STNK, dan 5 unit sepeda motor. . “Hari ini, kita mengamankan barang bukti Operasi Patuh Toba 2018 sebanyak 302 set diantaranya adalah 116 set SIM, 136 set STNK, 47 unit sepeda motor, dan 3 unit mobil,” ungkapnya. . Effendi menghimbau kepada masyarakat Kota Medan untuk selalu mematuhi peraturan lalu lintas dalam berkendara. . “Baik pengendara sepeda motor dan mobil agar selalu membawa surat-surat dan kelengkapan lainnya dalam berlalu lintas agar masyarakat nyaman dalam berkendara,” imbaunya. . Effendi juga menjelaskan, untuk pengendara roda empat, petugas juga banyak menemukan pelanggaran terhadap pengendara mobil seperti tidak memakai sabuk pengaman, kelebihan muatan, dan tidak membawa surat-surat kendaraan. . “Kalau untuk pengendara mobil, banyak kita jumpai pengendara yang tidak pakai sabuk pengaman,” jelasnya. . Sumber : http://m.analisadaily.com/read/operasi-patuh-toba-2018-pelanggaran-banyak-dilakukan-pengendara-sepeda-motor/546297/2018/04/27

Dalam Operasi Patuh Toba 2018 yang telah berlangsung selama dua hari, Satuan Polisi Lalu Lintas (Satlantas) Polrestabes Medan mencatat banyak pelanggaran yang dilakukan oleh para pengendara yang menggunakan sepeda motor.
.
“Untuk pelanggaran terhadap kendaraan roda dua Satlantas Polrestabes Medan banyak menindak, seperti tidak menggunakan helm, lawan arus, tidak pakai spion, lampu mati, melanggar marka jalan, dan tidak membawa surat kendaraan seperti STNK,” kata Wakasat Lantas Polrestabes Medan, Kompol Effendi, Jumat (27/4).
.
Effendi juga mengungkapkan, pada Kamis (26/4) kemarin, Satlantas Polrestabes Medan mengamankan barang bukti hasil Operasi Patuh Toba 2018 sebanyak 276 set diantaranya adalah 120 set SIM, 151 set STNK, dan 5 unit sepeda motor.
.
“Hari ini, kita mengamankan barang bukti Operasi Patuh Toba 2018 sebanyak 302 set diantaranya adalah 116 set SIM, 136 set STNK, 47 unit sepeda motor, dan 3 unit mobil,” ungkapnya.
.
Effendi menghimbau kepada masyarakat Kota Medan untuk selalu mematuhi peraturan lalu lintas dalam berkendara.
.
“Baik pengendara sepeda motor dan mobil agar selalu membawa surat-surat dan kelengkapan lainnya dalam berlalu lintas agar masyarakat nyaman dalam berkendara,” imbaunya.
.
Effendi juga menjelaskan, untuk pengendara roda empat, petugas juga banyak menemukan pelanggaran terhadap pengendara mobil seperti tidak memakai sabuk pengaman, kelebihan muatan, dan tidak membawa surat-surat kendaraan.
.
“Kalau untuk pengendara mobil, banyak kita jumpai pengendara yang tidak pakai sabuk pengaman,” jelasnya.
.
Sumber :
http://m.analisadaily.com/read/operasi-patuh-toba-2018-pelanggaran-banyak-dilakukan-pengendara-sepeda-motor/546297/2018/04/27