Bukan Bom, Benda Meledak di Dekat Debat Pilpres Ternyata Petasan Polisi menyatakan ledakandi dekat lokasi Debat Pilpres di Parkir Timur Senayan adalah petasan , bukan bom . Hal itu dipastikan oleh penjinak bom atau gegana. . Kapolda Metro Jaya Irjen Gatot Eddy Pramono menjelaskan polisi menyatakan sampai kini belum menemukan pemilik petasan itu. . “Sementara ini dari hasil olah TKP yang dilakukan oleh teman-teman dari jibom itu adalah petasan,” kata Gatot di kawasan Senayan. Teks : www.suara.com

Bukan Bom, Benda Meledak di Dekat Debat Pilpres Ternyata Petasan

Polisi menyatakan ledakandi dekat lokasi Debat Pilpres di Parkir Timur Senayan adalah petasan , bukan bom . Hal itu dipastikan oleh penjinak bom atau gegana.
.
Kapolda Metro Jaya Irjen Gatot Eddy Pramono menjelaskan polisi menyatakan sampai kini belum menemukan pemilik petasan itu.
.
“Sementara ini dari hasil olah TKP yang dilakukan oleh teman-teman dari jibom itu adalah petasan,” kata Gatot di kawasan Senayan.

Teks : www.suara.com

Petugas gabungan melaksanakan Penertiban pedagang Petast atau Mercon yang berlangsung sore ini 27/12/2018 sekitar pukul 17.00 wib. . Terlihat para Pedagang yang menggelar dagangannya disepanjang trotoar jalan Zainul Arifin Medan menutup sendiri dagangannya. . . •• Punya foto/video yang anda ingin berbagi? Silakan LINE ke @medantalk untuk di sharing bersama •• Follow @MakanTalk untuk info wisata kuliner •• Follow @OtomTalk untuk video otomotif lainnya •• Mau cari kost / rumah? Inspirasi design? Follow @RumahTalk •• Untuk Medan Punya Cerita Follow @medanku •• Bingung Cari Kerja atau Cari karyawan? Cek info Lowongan Kerja. Follow @KarirGram . . Video kiriman DIP melalui line @medantalk

Petugas gabungan melaksanakan Penertiban pedagang Petast atau Mercon yang berlangsung sore ini 27/12/2018 sekitar pukul 17.00 wib.
.
Terlihat para Pedagang yang menggelar dagangannya disepanjang trotoar jalan Zainul Arifin Medan menutup sendiri dagangannya.
.
.
•• Punya foto/video yang anda ingin berbagi? Silakan LINE ke @medantalk untuk di sharing bersama
•• Follow @MakanTalk untuk info wisata kuliner
•• Follow @OtomTalk untuk video otomotif lainnya
•• Mau cari kost / rumah? Inspirasi design? Follow @RumahTalk
•• Untuk Medan Punya Cerita Follow @medanku
•• Bingung Cari Kerja atau Cari karyawan? Cek info Lowongan Kerja. Follow @KarirGram
.
.
Video kiriman DIP melalui line @medantalk

Penggunaan semua jenis petasan tertuang dalam Undang Undang Kembang Api Tahun 1932 LN No.9 dan PP nya Tahun 1932 LN 1940 No.4. . Dijelasakan, bunga api atau kembang api kurang dari 2 inci tidak memerlukan izin pembelian maupun penggunaan. . Kepada Analisadaily.com, Kasubbid Penmas Polda Sumut, AKBP MP. Nainggolan mengatakan, importir atau produsen bunga api dengan ukuran kurang dari 2 inci memiliki izin dari Kapolri atau Kabaintelkam Polri. . “Jadi, agen dan sub agen yang memasarkannya harus dengan memiliki surat keterangan serta daftar jenis barang yang di tandatangani oleh Dirintelkam,” ujar MP. Nainggolan, Kamis (17/5). . Bunga api atau kembang api petasan yang tidak memiliki izin dilarang diperjualbelikan dan dipergunakan. Apabila, ditemukan akan dilakukan tindakan. . Kembang api yang lebih dari 2 inci harus memiliki izin pembelian dan penggunaannya dari Kapolri atau Kabaintelkam dan hanya dapat dipergunakan untuk pertunjukan. . “Kalau kembang api untuk pertunjukan itu harus ada izin dari kepolisian,” ujarnya. . Polda Sumut juga melarang penggunaan petasan di sekitar rumah ibadah, pemukiman, rumah sakit, sekolah, bandara, terminal, pelabuhan dan stasiun kereta api. . Pelarangan penggunaan petasan juga diberlakukan di pusat perbelanjaan, bank, perkantoran dan jalan raya. . “Pihak kepolisian akan memberikan dan memberlakukan sanksi pidana jika ada yang ketahuan melanggar ketentuan,” tegas MP. Nainggolan. . Sumber : http://m.analisadaily.com/read/penggunaan-petasan-di-atas-2-inci-harus-punya-izin/556671/2018/05/17

Penggunaan semua jenis petasan tertuang dalam Undang Undang Kembang Api Tahun 1932 LN No.9 dan PP nya Tahun 1932 LN 1940 No.4.
.
Dijelasakan, bunga api atau kembang api kurang dari 2 inci tidak memerlukan izin pembelian maupun penggunaan.
.
Kepada Analisadaily.com, Kasubbid Penmas Polda Sumut, AKBP MP. Nainggolan mengatakan, importir atau produsen bunga api dengan ukuran kurang dari 2 inci memiliki izin dari Kapolri atau Kabaintelkam Polri.
.
“Jadi, agen dan sub agen yang memasarkannya harus dengan memiliki surat keterangan serta daftar jenis barang yang di tandatangani oleh Dirintelkam,” ujar MP. Nainggolan, Kamis (17/5).
.
Bunga api atau kembang api petasan yang tidak memiliki izin dilarang diperjualbelikan dan dipergunakan. Apabila, ditemukan akan dilakukan tindakan.
.
Kembang api yang lebih dari 2 inci harus memiliki izin pembelian dan penggunaannya dari Kapolri atau Kabaintelkam dan hanya dapat dipergunakan untuk pertunjukan.
.
“Kalau kembang api untuk pertunjukan itu harus ada izin dari kepolisian,” ujarnya.
.

Polda Sumut juga melarang penggunaan petasan di sekitar rumah ibadah, pemukiman, rumah sakit, sekolah, bandara, terminal, pelabuhan dan stasiun kereta api.
.
Pelarangan penggunaan petasan juga diberlakukan di pusat perbelanjaan, bank, perkantoran dan jalan raya.
.
“Pihak kepolisian akan memberikan dan memberlakukan sanksi pidana jika ada yang ketahuan melanggar ketentuan,” tegas MP. Nainggolan.
.
Sumber :
http://m.analisadaily.com/read/penggunaan-petasan-di-atas-2-inci-harus-punya-izin/556671/2018/05/17

Tanggerang: Ledakan Pabrik Mercon atau Petasan mengakibatkan 47 karyawan meninggal dunia dan 46 karyawan luka-luka. Kecelakaan tersebut telah disorot oleh berbagai media internasional. Ledakan terjadi di pabrik petasan, wilayah Pergudangan 99, Kosambi, Kabupaten tangerang menyisakan luka mendalam. Ledakan ini mengakibatkan 47 korban meninggal dunia. Sebanyak 47 korban itu adalah pekerja pabrik yang berjumlah 103 orang. Mayoritas korban meninggal ditemukan dengan kondisi sulit dikenali. “Total pegawai setelah didata 103 yang kerja di pabrik ini,” kata Dirkrimum Polda Metro Jaya Nico Afinta kepada wartawan di lokasi ledakan, Kamis (26/10/2017). . Punya foto/video yang anda ingin berbagi ? Silakan LINE ke @medantalk untuk di sharing bersama. Bingung Cari Kerja atau Cari karyawan? Cek info Lowongan Kerja. Follow @KarirGram Sumber: https://m.detik.com/news/berita/d-3702076/ledakan-pabrik-petasan-yang-memilukan-dari-kosambi-hingga-india

Tanggerang: Ledakan Pabrik Mercon atau Petasan mengakibatkan 47 karyawan meninggal dunia dan 46 karyawan luka-luka. Kecelakaan tersebut telah disorot oleh berbagai media internasional.
Ledakan terjadi di pabrik petasan, wilayah Pergudangan 99, Kosambi, Kabupaten tangerang menyisakan luka mendalam. Ledakan ini mengakibatkan 47 korban meninggal dunia.

Sebanyak 47 korban itu adalah pekerja pabrik yang berjumlah 103 orang. Mayoritas korban meninggal ditemukan dengan kondisi sulit dikenali. “Total pegawai setelah didata 103 yang kerja di pabrik ini,” kata Dirkrimum Polda Metro Jaya Nico Afinta kepada wartawan di lokasi ledakan, Kamis (26/10/2017).
.
Punya foto/video yang anda ingin berbagi ? Silakan LINE ke @medantalk untuk di sharing bersama.
Bingung Cari Kerja atau Cari karyawan? Cek info Lowongan Kerja. Follow @KarirGram
Sumber: https://m.detik.com/news/berita/d-3702076/ledakan-pabrik-petasan-yang-memilukan-dari-kosambi-hingga-india

Meriam Bambu, yang melagenda dan mulai terlupakan Meriam bambu merupakan salah satu permainan tradisional cukup populer serta dikenal di berbagai daerah, bahkan hampir diseluruh wilayah nusantara pada umumnya walau dengan nama yang berbeda – beda, seperti di Gorontalo bernama Bunggo, di Jawa Tengah bernama Long Bumbung, Sumatera Barat bernama meriam betung, Yogyakarta bernama mercon bumbung. Selain diwilayah Nusantara, meriam bambu bahkan juga dikenal dinegara – negara tetangga seperti Malaysia, Singapore, Brunai, bahkan Philipina juga turut memainkan permainan yang sudah dapat dikatakan langka ini. Meriam bambu yang dibuat dengan bambu berukuran besar yng dilubagi, lalu lubang tersebut disulut dengan api sehingga menghasilkan suara yang menggelegar seperti suara senjata meriam, itulah sebabnya disebut dengan meriam bambu dan terinspirasi dari senjata meriam yang dimiliki oleh Portugis. Permainan meriam bambu yang biasa dimainkan oleh anak laki -laki ini, umumnya biasa terdengar hanya dibulan Ramadhan dan pada peringatan – peringatan hari besar lainnya. Pada bulan Ramadhan meriam bambu ini digunakan untuk membangunkan sahur serta permainan selepas taraweh. Mungkin permainan yang satu ini agak sedikit terlupakan, disebabkan telah tergantikan dengan petasan karena pengoperasiannya terbikang mudah, tetapi masih adasaja masyarakat didaerah tertentu yang masih memainkan permainan yang telah ada sejak abad ke 17 ini. (ISD) Yuk, siapa yang pernah main permainan Lagend ini?

Meriam Bambu, yang melagenda dan mulai terlupakan

Meriam bambu merupakan salah satu permainan tradisional cukup populer serta dikenal di berbagai daerah, bahkan hampir diseluruh wilayah nusantara pada umumnya walau dengan nama yang berbeda – beda, seperti di Gorontalo bernama Bunggo, di Jawa Tengah bernama Long Bumbung, Sumatera Barat bernama meriam betung, Yogyakarta bernama mercon bumbung. Selain diwilayah Nusantara, meriam bambu bahkan juga dikenal dinegara – negara tetangga seperti Malaysia, Singapore, Brunai, bahkan Philipina juga turut memainkan permainan yang sudah dapat dikatakan langka ini.

Meriam bambu yang dibuat dengan bambu berukuran besar yng dilubagi, lalu lubang tersebut disulut dengan api sehingga menghasilkan suara yang menggelegar seperti suara senjata meriam, itulah sebabnya disebut dengan meriam bambu dan terinspirasi dari senjata meriam yang dimiliki oleh Portugis.

Permainan meriam bambu yang biasa dimainkan oleh anak laki -laki ini, umumnya biasa terdengar hanya dibulan Ramadhan dan pada peringatan – peringatan hari besar lainnya. Pada bulan Ramadhan meriam bambu ini digunakan untuk membangunkan sahur serta permainan selepas taraweh.

Mungkin permainan yang satu ini agak sedikit terlupakan, disebabkan telah tergantikan dengan petasan karena pengoperasiannya terbikang mudah, tetapi masih adasaja masyarakat didaerah tertentu yang masih memainkan permainan yang telah ada sejak abad ke 17 ini. (ISD)

Yuk, siapa yang pernah main permainan Lagend ini?

Jangan Bermain Petasan di Jalan, sangat berbahaya buat semua pihak… berikut video laporan yang kami dapat… “Apakah kejadian ini diperbolehkan, Bermain petasan dijalan tol…? Kan bisa mengakibatkan kecelakaan bagi pengendara mobil dijalan tol..” @muntheharahap

Jangan Bermain Petasan di Jalan, sangat berbahaya buat semua pihak… berikut video laporan yang kami dapat… “Apakah kejadian ini diperbolehkan, Bermain petasan dijalan tol…?
Kan bisa mengakibatkan kecelakaan bagi pengendara mobil dijalan tol..” @muntheharahap

Kapolda Sumut Keluarkan Maklumat Larangan Penggunaan Semua Jenis Petasan Kapolda Sumut Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel mengeluarkan maklumat tertulis tentang pengaturan penggunaan bunga api dan larangan penggunaan semua jenis petasan. Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Rina Sari Ginting mengatakan, maklumat Kapolda Sumut No : Mak/ 03/ V/ 2017 dikeluarkan di Medan, Jumat (26/05/2017). . “Maklumat dikeluarkan dalam rangka memelihara situasi kamtibmas yang kondusif serta dalam memberikan pemahaman tentang bahaya penggunaan bunga api dan petasan, pada perayaan bulan Ramadan dan Idul Fitri 1438 H di wilayah Sumut,” ujar Rina. Adapun isi maklumat Kapolda Sumut tersebut adalah: 1. Bahwa penggunaan bungan api dan petasan diatur dalam undang-undang bunga api Tahun 1932; lembaran negara no 41 tahun 1940 tentang pelaksanaan Undang-Undang bunga api tahun 1939, pasal 2; undang-undang darurat nomor 12 tahun 1951; pasal 359 KUHP; pasal 188 KUHP; serta peraturan kapolri nomor 2 tahun 2008 tentang pengawasan, pengendalian dan pengamanan bahan peledak komersial. 2. Bahwa sesuai dengan peraturan kapolri nomor 2 tahun 2008, penggunaan bunga api oleh masyarakat diatur sebagai berikut: a. Bunga api mainan yang berikuran diameternya kurang dari 2 inci dan kandungan mesiunya kurang dari 20 gram; tidak menggunakan izin pembelian dan penggunaan dari kepolisian. b. Bunga api untuk pertunjukan (show) berukuran mulai dari 2 inci sampai dengan 8 inci; harus mendapatkan izin dari kepolisian. c. DILARANG menggunakan bunga api di tempat-tempat sebagai berikut: 1. Peribadatan 2. Perumahan/Pemukiman 3. Rumah Sakit 4. Sekolah 5. Bandara 6. Terminal/Stasiun/Pelabuhan 7. Pusat Perbelanjaan 8. Bank 9. Perkantoran Pemerintah/Swasta 10. Jalan Raya 3. Untuk semua jenis petasan, DILARANG untuk digunakan. 4. Bahwa apabila ketentuan-ketentuan sebagaimana di atas dilanggar, maka bagi pelakunya dapat dikenakan sanksi pidana. Sumber : https://beritasumut.com/peristiwa/Kapolda-Sumut-Keluarkan-Maklumat-Larangan-Penggunaan-Semua-Jenis-Petasan

Kapolda Sumut Keluarkan Maklumat Larangan Penggunaan Semua Jenis Petasan

Kapolda Sumut Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel mengeluarkan maklumat tertulis tentang pengaturan penggunaan bunga api dan larangan penggunaan semua jenis petasan.

Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Rina Sari Ginting mengatakan, maklumat Kapolda Sumut No : Mak/ 03/ V/ 2017 dikeluarkan di Medan, Jumat (26/05/2017).
.
“Maklumat dikeluarkan dalam rangka memelihara situasi kamtibmas yang kondusif serta dalam memberikan pemahaman tentang bahaya penggunaan bunga api dan petasan, pada perayaan bulan Ramadan dan Idul Fitri 1438 H di wilayah Sumut,” ujar Rina.

Adapun isi maklumat Kapolda Sumut tersebut adalah:

1. Bahwa penggunaan bungan api dan petasan diatur dalam undang-undang bunga api Tahun 1932; lembaran negara no 41 tahun 1940 tentang pelaksanaan Undang-Undang bunga api tahun 1939, pasal 2; undang-undang darurat nomor 12 tahun 1951; pasal 359 KUHP; pasal 188 KUHP; serta peraturan kapolri nomor 2 tahun 2008 tentang pengawasan, pengendalian dan pengamanan bahan peledak komersial.

2. Bahwa sesuai dengan peraturan kapolri nomor 2 tahun 2008, penggunaan bunga api oleh masyarakat diatur sebagai berikut:
a. Bunga api mainan yang berikuran diameternya kurang dari 2 inci dan kandungan mesiunya kurang dari 20 gram; tidak menggunakan izin pembelian dan penggunaan dari kepolisian.
b. Bunga api untuk pertunjukan (show) berukuran mulai dari 2 inci sampai dengan 8 inci; harus mendapatkan izin dari kepolisian.
c. DILARANG menggunakan bunga api di tempat-tempat sebagai berikut:
1. Peribadatan
2. Perumahan/Pemukiman
3. Rumah Sakit
4. Sekolah
5. Bandara
6. Terminal/Stasiun/Pelabuhan
7. Pusat Perbelanjaan
8. Bank
9. Perkantoran Pemerintah/Swasta
10. Jalan Raya

3. Untuk semua jenis petasan, DILARANG untuk digunakan.

4. Bahwa apabila ketentuan-ketentuan sebagaimana di atas dilanggar, maka bagi pelakunya dapat dikenakan sanksi pidana.

Sumber : https://beritasumut.com/peristiwa/Kapolda-Sumut-Keluarkan-Maklumat-Larangan-Penggunaan-Semua-Jenis-Petasan