Seorang pelajar di kota Medan, Sumatera Utara, ditangkap tim Pegasus Satreskrim Polrestabes Medan, karena terlibat dalam kasus pencurian sepeda motor, di sejumlah tempat. . Pelaku pada akhirnya ditangkap bersama seorang temannya, setelah polisi mengidentifikasi ciri-ciri pelaku berdasarkan rekaman kamera pengawas. . Polisi, saat ini masih memburu pelaku lain, yang terlibat dalam kasus ini. . •• Punya foto/video yang anda ingin berbagi? Silakan LINE ke @medanku untuk di sharing bersama •• Follow @MakanTalk untuk info wisata kuliner •• Follow @OtomTalk untuk video otomotif lainnya •• Mau cari kost / rumah? Inspirasi design? Follow @RumahTalk •• Untuk Medan Punya Cerita Follow @medanku •• Bingung Cari Kerja atau Cari karyawan? Cek info Lowongan Kerja. Follow @KarirGram . . Sumber : @kompastvmedan

Seorang pelajar di kota Medan, Sumatera Utara, ditangkap tim Pegasus Satreskrim Polrestabes Medan, karena terlibat dalam kasus pencurian sepeda motor, di sejumlah tempat.
.
Pelaku pada akhirnya ditangkap bersama seorang temannya, setelah polisi mengidentifikasi ciri-ciri pelaku berdasarkan rekaman kamera pengawas.
.
Polisi, saat ini masih memburu pelaku lain, yang terlibat dalam kasus ini.
.
•• Punya foto/video yang anda ingin berbagi? Silakan LINE ke @medanku untuk di sharing bersama
•• Follow @MakanTalk untuk info wisata kuliner
•• Follow @OtomTalk untuk video otomotif lainnya
•• Mau cari kost / rumah? Inspirasi design? Follow @RumahTalk
•• Untuk Medan Punya Cerita Follow @medanku
•• Bingung Cari Kerja atau Cari karyawan? Cek info Lowongan Kerja. Follow @KarirGram
.
.
Sumber : @kompastvmedan

Hobi Trail dan Punya Nyali Besar, Ayo Ikuti Ngegas Bareng Komunitas Trail Polda Sumut . Hobi sepeda motor Trail. Buat masyarakat Sumatera Utara mendapat kabar gembira bagi komunitas sepeda motor trail. . Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Agus Andrianto mengajak seluruh masyarakat se- Sumatera Utara yang hobi dan mempunyai nyali besar untuk mengikuti event Ngegas Bareng Komunitas Trail Polda Sumut 2019 yang akan dilaksanakan pada Sabtu (16/2/2019) mendatang. . Untuk pemenang akan diberikan hadiah utama 14 motor dengan rincian 1 motor trail YZ, 3 motor honda CRF dan 10 motor matik. . Selain itu, panitia juga menyiapkan hadiah doorprize menarik yakni 30 sepeda dengan rincian 10 sepeda gunung, 10 sepeda lipat dan 10 sepeda santai

Hobi Trail dan Punya Nyali Besar, Ayo Ikuti Ngegas Bareng Komunitas Trail Polda Sumut
.
Hobi sepeda motor Trail. Buat masyarakat Sumatera Utara mendapat kabar gembira bagi komunitas sepeda motor trail.
.
Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Agus Andrianto mengajak seluruh masyarakat se- Sumatera Utara yang hobi dan mempunyai nyali besar untuk mengikuti event Ngegas Bareng Komunitas Trail Polda Sumut 2019 yang akan dilaksanakan pada Sabtu (16/2/2019) mendatang.
.
Untuk pemenang akan diberikan hadiah utama 14 motor dengan rincian 1 motor trail YZ, 3 motor honda CRF dan 10 motor matik.
.
Selain itu, panitia juga menyiapkan hadiah doorprize menarik yakni 30 sepeda dengan rincian 10 sepeda gunung, 10 sepeda lipat dan 10 sepeda santai

Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto bersama pejabat utama bersilaturahmi ke Babussalam (Besilam) di Tanjung Pura, Kabupaten Langkat. . Di tempat persulukan tersebut, Agus bertemu dengan Syekh H Hasyim Al Syarwani (Tuan Guru), Sabtu (20/10/2018). . “saya datang kemari untuk bersilaturahmi, silaturahmi itu obat memperpanjang usia,” katanya. . Ia bersama Syekh Al Syarwani berdiskusi tentang perkembangan keindonesiaan. Dan berdoa agar Indonesia tetap aman, damai dan kondusif. . “Kita hanya diskusi bagaimana menjaga persatuan dan kesatuan, agar umat Islam tidak gampang dipecah belah, intinya semua untuk Indonesia,” ucapnya. . Sejumlah pejabat utama dalam rombongan tersebut yaitu Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dadang Hartanto, DirIntelkam Kombes Dedi Kusuma Bakti, Kabid Humas Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja, dan sejumlah Kapolres. . Orang nomor satu di Polda Sumut dan rombongan juga melaksanakan salat Ashar berjamaah bersama Tuan Guru. . Usai salat, jamaah dan warga berfoto bersama dan selfie

Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto bersama pejabat utama bersilaturahmi ke Babussalam (Besilam) di Tanjung Pura, Kabupaten Langkat.
.
Di tempat persulukan tersebut, Agus bertemu dengan Syekh H Hasyim Al Syarwani (Tuan Guru), Sabtu (20/10/2018).
.
“saya datang kemari untuk bersilaturahmi, silaturahmi itu obat memperpanjang usia,” katanya.
.
Ia bersama Syekh Al Syarwani berdiskusi tentang perkembangan keindonesiaan. Dan berdoa agar Indonesia tetap aman, damai dan kondusif.
.
“Kita hanya diskusi bagaimana menjaga persatuan dan kesatuan, agar umat Islam tidak gampang dipecah belah, intinya semua untuk Indonesia,” ucapnya.
.
Sejumlah pejabat utama dalam rombongan tersebut yaitu Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dadang Hartanto, DirIntelkam Kombes Dedi Kusuma Bakti, Kabid Humas Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja, dan sejumlah Kapolres.
.
Orang nomor satu di Polda Sumut dan rombongan juga melaksanakan salat Ashar berjamaah bersama Tuan Guru.
.
Usai salat, jamaah dan warga berfoto bersama dan selfie

Kapolda Sumut Irjen Pol. Drs. Agus Andrian, SH didampingi Ketua Bhayangkari Daerah Sumut Ny. Evi Agus Andrianto melaksanakan penanaman mangrove massal bertempat di Pantai Mangrove Kec. Serdang Bedagai, Senin (15/10/18) pukul 10.00 Wib . Acara tersebut juga mencatatkan rekor MURI atas penanaman Mangrove terbanyak 280.000, bahkan acara tersebut juga memecahkan rekor dunia penanaman mangrove. . Penanaman mangrove massal ini dilaksanakan di 5 Kabupaten yaitu Serdang Bedagai, Deli Serdang, Langkat, Asahan, dan Batubara dengan total sebanyak 280 ribu tanaman mangrove ditanam secara serentak. . Bersamaan dengan itu, turut juga dilaksanakan bakti kesehatan dari Bhayangkari Sumatera Utara dengan mengadakan Pengobatan Gratis bagi masyarakat termasuk sunatan massal. . Kapolda Sumut mengatakan kegiatan ini merupakan salah satu rangkaian program 100 hari kerja Kapolda Sumut  dimana kegiatan ini bertujuan sebagai salah satu upaya pelestarian lingkungan di wilayah pesisir. “Kegiatan ini bertujuan sebagai bentuk penghijauan atau reboisasi yang memiliki banyak manfaat dengan harapan sebagai pelindung masyarakat di sekitar pesisir apabila terjadi tsunami maupun abrasi serta tempat hidup biota laut”, jelas Kapolda Sumut

Kapolda Sumut Irjen Pol. Drs. Agus Andrian, SH didampingi Ketua Bhayangkari Daerah Sumut Ny. Evi Agus Andrianto melaksanakan penanaman mangrove massal bertempat di Pantai Mangrove Kec. Serdang Bedagai, Senin (15/10/18) pukul 10.00 Wib
.
Acara tersebut juga mencatatkan rekor MURI atas penanaman Mangrove terbanyak 280.000, bahkan acara tersebut juga memecahkan rekor dunia penanaman mangrove.
.
Penanaman mangrove massal ini dilaksanakan di 5 Kabupaten yaitu Serdang Bedagai, Deli Serdang, Langkat, Asahan, dan Batubara dengan total sebanyak 280 ribu tanaman mangrove ditanam secara serentak.
.
Bersamaan dengan itu, turut juga dilaksanakan bakti kesehatan dari Bhayangkari Sumatera Utara dengan mengadakan Pengobatan Gratis bagi masyarakat termasuk sunatan massal.
.
Kapolda Sumut mengatakan kegiatan ini merupakan salah satu rangkaian program 100 hari kerja Kapolda Sumut  dimana kegiatan ini bertujuan sebagai salah satu upaya pelestarian lingkungan di wilayah pesisir. “Kegiatan ini bertujuan sebagai bentuk penghijauan atau reboisasi yang memiliki banyak manfaat dengan harapan sebagai pelindung masyarakat di sekitar pesisir apabila terjadi tsunami maupun abrasi serta tempat hidup biota laut”, jelas Kapolda Sumut

Polda Sumut Kirim Bantuan Logistik ke Banjir Bandang Mandailing Natal . Polda Sumatera Utara mengirim bantuan logistik kepada korban banjir bandang di Mandailing Natal, Sumatera Utara. Berbagai jenis sembako diangkut menggunakan empat unit truk, Senin (15/10/2018) Medan. . Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Agus Andrianto SH mengatakan sembako yang dikirim ini nantinya akan didistribusikan oleh Polres daerah setempat. . “Bantuan ini dikirim sebanyak empat truk, ada beras, minyak, telur dan sembako lainnya,” katanya. . Selain sembako, ucap Agus, Polda juga sudah mengirim personil untuk membantu evakuasi dan pemulihan pasca terjadinya bencana banjir bandang yang menewaskan belasan orang. . Ia berharap bantuan ini dapat meringankan beban warga yang menjadi korban bencana banjir bandang

Polda Sumut Kirim Bantuan Logistik ke Banjir Bandang Mandailing Natal
.
Polda Sumatera Utara mengirim bantuan logistik kepada korban banjir bandang di Mandailing Natal, Sumatera Utara. Berbagai jenis sembako diangkut menggunakan empat unit truk, Senin (15/10/2018) Medan.
.
Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Agus Andrianto SH mengatakan sembako yang dikirim ini nantinya akan didistribusikan oleh Polres daerah setempat.
.
“Bantuan ini dikirim sebanyak empat truk, ada beras, minyak, telur dan sembako lainnya,” katanya.
.
Selain sembako, ucap Agus, Polda juga sudah mengirim personil untuk membantu evakuasi dan pemulihan pasca terjadinya bencana banjir bandang yang menewaskan belasan orang.
.
Ia berharap bantuan ini dapat meringankan beban warga yang menjadi korban bencana banjir bandang

Anak dibawah umur mengendari sepeda motor berbonceng tiga: . Kanit Patroli Polres Tebing tinggi Polda Sumut menemukan anak dibawah umur mengendarai sepeda motor berbonceng tiga. Selanjutnya sepeda motor diamankan dan anak anak tersebut diantar ke rumah keluarganya dengan mobil Patroli Polantas . Medan Punya Cerita @kusumonanank . . . Jangan lupa Like, comment pendapat anda, share post ini dan mention kawan kawan anda •• Punya foto/video yang anda ingin berbagi? Silakan LINE ke @medanku untuk di sharing bersama •• Follow @MakanTalk untuk info wisata kuliner •• Follow @OtomTalk untuk video otomotif lainnya •• Mau cari kost / rumah? Inspirasi design? Follow @RumahTalk •• Untuk Medan Punya Cerita Follow @medanku •• Bingung Cari Kerja atau Cari karyawan? Cek info Lowongan Kerja. Follow @KarirGram

Anak dibawah umur mengendari sepeda motor berbonceng tiga:
.
Kanit Patroli Polres Tebing tinggi Polda Sumut menemukan anak dibawah umur mengendarai sepeda motor berbonceng tiga. Selanjutnya sepeda motor diamankan dan anak anak tersebut diantar ke rumah keluarganya dengan mobil Patroli Polantas
.
Medan Punya Cerita @kusumonanank
.
.
.
Jangan lupa Like, comment pendapat anda, share post ini dan mention kawan kawan anda
•• Punya foto/video yang anda ingin berbagi? Silakan LINE ke @medanku untuk di sharing bersama
•• Follow @MakanTalk untuk info wisata kuliner
•• Follow @OtomTalk untuk video otomotif lainnya
•• Mau cari kost / rumah? Inspirasi design? Follow @RumahTalk
•• Untuk Medan Punya Cerita Follow @medanku
•• Bingung Cari Kerja atau Cari karyawan? Cek info Lowongan Kerja. Follow @KarirGram

Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr. Dadang Hartanto SH, SIK, MSi. turut mengerahkan dan mengarahkan seluruh Perwira dijajaran Polrestabes Medan agar dapat memimpin Personil memberikan pelayanan yang humanis dalam rangka pengamanan aksi unjuk rasa agar terciptanya Kota Medan yang kondusif . Kapolrestabes Medan juga akan menurunkan personil dengan skala besar untuk mengantisipasi unjukrasa di Kota Medan. . Jangan lupa Like, comment pendapat anda, share post ini dan mention kawan kawan anda •• Punya foto/video yang anda ingin berbagi? Silakan LINE ke @medantalk untuk di sharing bersama •• Follow @MakanTalk untuk info wisata kuliner •• Follow @OtomTalk untuk video otomotif lainnya •• Mau cari kost / rumah? Inspirasi design? Follow @RumahTalk •• Untuk Medan Punya Cerita Follow @medanku •• Bingung Cari Kerja atau Cari karyawan? Cek info Lowongan Kerja. Follow @KarirGram

Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr. Dadang Hartanto SH, SIK, MSi. turut mengerahkan dan mengarahkan seluruh Perwira dijajaran Polrestabes Medan agar dapat memimpin Personil memberikan pelayanan yang humanis dalam rangka pengamanan aksi unjuk rasa agar terciptanya Kota Medan yang kondusif
.
Kapolrestabes Medan juga akan menurunkan personil dengan skala besar untuk mengantisipasi unjukrasa di Kota Medan.
.
Jangan lupa Like, comment pendapat anda, share post ini dan mention kawan kawan anda
•• Punya foto/video yang anda ingin berbagi? Silakan LINE ke @medantalk untuk di sharing bersama
•• Follow @MakanTalk untuk info wisata kuliner
•• Follow @OtomTalk untuk video otomotif lainnya
•• Mau cari kost / rumah? Inspirasi design? Follow @RumahTalk
•• Untuk Medan Punya Cerita Follow @medanku
•• Bingung Cari Kerja atau Cari karyawan? Cek info Lowongan Kerja. Follow @KarirGram

Ibu Mariana, umur 82 tahun,Ibu rumah tangga, Ibu Mariana adalah seorang janda sudah 50 tahun lamanya menderita sakit tumor di wajah. Ibu Mariana mempunyai 6 orang anak tinggal bersama anaknya yang bernama Iwan. . Karena keterbatasan ekonomi pengobatan tidak bisa dilanjutkan oleh pihak keluarga. Sampai saat ini belum sembuh dan berobat apa adanya. Ibu Mariana tinggal di sebuah rumah yang sangat sederhana di Jl. Sehati Gang Sabar Lingkungan VII Kel. Tegal Rejo Kecamatan Medan Perjuangan. . Begitu juga dengan kondisi Ibu Fauziah, 67 tahun, adalah seorang janda. Ibu Fauziah tinggal dirumah sewa bersama anaknya dan cucunya yang bernama Fani. Ibu Fauziah menderita penyakit kanker di bagian wajahnya. Sudah 15 tahun lamanya Ibu Fauziah menderita kanker. Karena keterbatasan ekonomi, kegiatan berobat tidak lagi bisa dilanjutkan. Ibu Fauziah dan keluarga tinggal di sebuah rumah yang sangat sederhana di Jl. Sehati Gang Sabar Lingkungan VII Kel. Tegal Rejo Kecamatan Medan Perjuangan yang juga merupakan tetangga dari Ibu Mariana. . •• Jangan lupa Like, comment pendapat anda, share post ini dan mention kawan kawan anda •• Punya foto/video yang anda ingin berbagi? Silakan LINE ke @medantalk untuk di sharing bersama •• Follow @MakanTalk untuk info wisata kuliner •• Follow @OtomTalk untuk video otomotif lainnya •• Mau cari rumah? Inspirasi design? Follow @RumahTalk •• Untuk Medan Punya Cerita Follow @medanku •• Bingung Cari Kerja atau Cari karyawan? Cek info Lowongan Kerja. Follow @KarirGram

Ibu Mariana, umur 82 tahun,Ibu rumah tangga, Ibu Mariana adalah seorang janda sudah 50 tahun lamanya menderita sakit tumor di wajah. Ibu Mariana mempunyai 6 orang anak tinggal bersama anaknya yang bernama Iwan.
.
Karena keterbatasan ekonomi pengobatan tidak bisa dilanjutkan oleh pihak keluarga. Sampai saat ini belum sembuh dan berobat apa adanya. Ibu Mariana tinggal di sebuah rumah yang sangat sederhana di Jl. Sehati Gang Sabar Lingkungan VII Kel. Tegal Rejo Kecamatan Medan Perjuangan.
.
Begitu juga dengan kondisi Ibu Fauziah, 67 tahun, adalah seorang janda. Ibu Fauziah tinggal dirumah sewa bersama anaknya dan cucunya yang bernama Fani. Ibu Fauziah menderita penyakit kanker di bagian wajahnya. Sudah 15 tahun lamanya Ibu Fauziah menderita kanker. Karena keterbatasan ekonomi, kegiatan berobat tidak lagi bisa dilanjutkan. Ibu Fauziah dan keluarga tinggal di sebuah rumah yang sangat sederhana di Jl. Sehati Gang Sabar Lingkungan VII Kel. Tegal Rejo Kecamatan Medan Perjuangan yang juga merupakan tetangga dari Ibu Mariana.
.
•• Jangan lupa Like, comment pendapat anda, share post ini dan mention kawan kawan anda
•• Punya foto/video yang anda ingin berbagi? Silakan LINE ke @medantalk untuk di sharing bersama
•• Follow @MakanTalk untuk info wisata kuliner
•• Follow @OtomTalk untuk video otomotif lainnya
•• Mau cari rumah? Inspirasi design? Follow @RumahTalk
•• Untuk Medan Punya Cerita Follow @medanku
•• Bingung Cari Kerja atau Cari karyawan? Cek info Lowongan Kerja. Follow @KarirGram

STNK Mati 2 Tahun, Polisi: Belum Dianggap ‘Bodong’ . Sesuai dengan ketentuan Undang-undang (UU) No.22 tahun 2009 Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) yang tidak diperpanjang selama dua tahun berturut-turut, bisa berakibat dianggap bodong. Namun kepolisian belum akan menerapkan kebijakan itu. . Kasi STNK Subdit Regident Dilantas Polda Metro Jaya Kompol Bayu Pratama Gubunagi membenarkan aturan tersebut diatur dalam undang-undang. Namun untuk penerapanny amasih dalam tahap rencana dan belum disosialisasikan kepada masyarakat. . “Belum, masih dalam tahap rencana dan pembicaraan di tingkat tim pembina Samsat,” jelas Bayu. . Bagi pengendara bermotor roda dua atau roda empat yang sengaja membiarkan STNK-nya tidak diperpanjang, akan dihapus dari daftar registrasi dan identifikasi (regident) kendaraan bermotor. Jadi kendaraan belum bisa dikatakan ‘bodong’ jika belum ada penghapusan Regindent kendaraan bermotor. . “Belum, belum bisa dikatakan ‘bodong’ kalau belum dihapuskan datanya,” ujar dia. . Sementara itu, sesuai ketentuan peraturan Kapolri No.5 tahun 2012, bahwa kendaraan bermotor yang sudah dihapus dari daftar Regident tidak dapat diregistrasi kembali. Hal ini berdampak pada kendaraan bermotor yang tidak dapat memiliki fungsi untuk beroperasi kembali. . Sumber :https://www.jawapos.com/jpg-today/05/09/2018/stnk-mati-2-tahun-polisi-belum-dianggap-bodong

STNK Mati 2 Tahun, Polisi: Belum Dianggap ‘Bodong’
.
Sesuai dengan ketentuan Undang-undang (UU) No.22 tahun 2009 Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) yang tidak diperpanjang selama dua tahun berturut-turut, bisa berakibat dianggap bodong. Namun kepolisian belum akan menerapkan kebijakan itu.
.
Kasi STNK Subdit Regident Dilantas Polda Metro Jaya Kompol Bayu Pratama Gubunagi membenarkan aturan tersebut diatur dalam undang-undang. Namun untuk penerapanny amasih dalam tahap rencana dan belum disosialisasikan kepada masyarakat.
.
“Belum, masih dalam tahap rencana dan pembicaraan di tingkat tim pembina Samsat,” jelas Bayu.
.
Bagi pengendara bermotor roda dua atau roda empat yang sengaja membiarkan STNK-nya tidak diperpanjang, akan dihapus dari daftar registrasi dan identifikasi (regident) kendaraan bermotor. Jadi kendaraan belum bisa dikatakan ‘bodong’ jika belum ada penghapusan Regindent kendaraan bermotor.
.
“Belum, belum bisa dikatakan ‘bodong’ kalau belum dihapuskan datanya,” ujar dia.
.
Sementara itu, sesuai ketentuan peraturan Kapolri No.5 tahun 2012, bahwa kendaraan bermotor yang sudah dihapus dari daftar Regident tidak dapat diregistrasi kembali. Hal ini berdampak pada kendaraan bermotor yang tidak dapat memiliki fungsi untuk beroperasi kembali.
.
Sumber :https://www.jawapos.com/jpg-today/05/09/2018/stnk-mati-2-tahun-polisi-belum-dianggap-bodong

Kapolrestabes Medan Kombes Pol DR. Dadang Hartanto, S.I.K, MSi makan bersama masyarakat, anak jalanan dan pengemudi becak dipinggir jalan. . Kapolrestabes Medan yang memang dikenal dekat dengan masyarakat ini menjadi sasaran foto masyarakat yang ada dilokasi, bahkan banyak petugas kebersihan dan pedagang asongan yang sengaja menunggu Kapolrestabes datang. . Masyarakat menyambut Kapolrestabes dan langsung bercengkrama dan bercerita

Kapolrestabes Medan Kombes Pol DR. Dadang Hartanto, S.I.K, MSi makan bersama masyarakat, anak jalanan dan pengemudi becak dipinggir jalan.
.
Kapolrestabes Medan yang memang dikenal dekat dengan masyarakat ini menjadi sasaran foto masyarakat yang ada dilokasi, bahkan banyak petugas kebersihan dan pedagang asongan yang sengaja menunggu Kapolrestabes datang.
.
Masyarakat menyambut Kapolrestabes dan langsung bercengkrama dan bercerita

Direktorat Reserse Narkoba Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Utara menggagalkan peredaran narkotika jaringan internasional dengan barang bukti 9 kilogram sabu-sabu yang dibawa dari Malaysia ke Indonesia. . Dalam penangkapan itu polisi mengamankan enam tersangka, tiga diantaranya meninggal dunia karena mencoba melarikan diri saat diamankan. . Keenam tersangka itu adalah MAA (47) warga Desa Masjid, Kecamatan Suka Mulia Bendahara, Kabupaten Aceh Tamiang; MZ (40) Warga Negara Asing (WNA) asal Pulau Penang, Malaysia; S (42) warga Serbelawan, Kecamatan Dolok Batu Nanggar, Kabupaten Simalungun; MRl (32), MAR (32) dan Z (43) yang ketiga merupakan warga Tanjung Keramat, Kecamatan Bandar Mulia, Kabupaten Aceh Tamiang. . “Dari keenam orang itu, tiga diantaranya meninggal dunia karena melawan dan melarikan diri saat hendak diamankan, yakni MAA, S dan MZ WNA asal Malaysia,” ‎‎kata Kapolda Sumatera Utara, Brigjen Pol Agus Andrianto di depan Kamar Jenazah Rumah Sakit Bhayangkara Medan, Jumat (24/8). . Agus menjelaskan, penangkapan itu berawal ketika MAA diketahui sebagai pengatur masuknya sabu-sabu dari Malaysia ke Indonesia. Kemudian pada Minggu (19/9) sekitar pukul 16.00 WIB dilakukan penangkapan terhadap MAA di Simpang Opak Kabupaten Aceh Tamiang. . Selain barang bukti sabu-sabu 9 kilogram, petugas juga mengamankan 5 unit telepon genggang, 1 unit mobil double kabin BK 8397 CF dan satu unit sepeda motor BL 3060 WBR. . Atas perbuatannya pelaku yang hidup diancam dengan ‎Pasal 114 Ayat (2) dan/atau Pasal 112 Ayat (2) Jo. Pasal 132 Ayat (1) UU RI No 35 tahun 2009 tentang Narkotika dan Pasal 114 Ayat (2) dan/atau Pasal 111 Ayat (2) Jo. Pasal 132 Ayat (1) UU RI No 35 tahun 2009 tentang Narkotika. . “Untuk hukuman pidana, para tersangka itu dihukum mati dan pidana penjara seumur hidup,” pungkas Agus. . Sumber : http://m.analisadaily.com/read/polda-sumut-tembak-mati-3-gembong-narkoba-jaringan-internasional/607489/2018/08/24

Direktorat Reserse Narkoba Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Utara menggagalkan peredaran narkotika jaringan internasional dengan barang bukti 9 kilogram sabu-sabu yang dibawa dari Malaysia ke Indonesia.
.
Dalam penangkapan itu polisi mengamankan enam tersangka, tiga diantaranya meninggal dunia karena mencoba melarikan diri saat diamankan.
.
Keenam tersangka itu adalah MAA (47) warga Desa Masjid, Kecamatan Suka Mulia Bendahara, Kabupaten Aceh Tamiang; MZ (40) Warga Negara Asing (WNA) asal Pulau Penang, Malaysia; S (42) warga Serbelawan, Kecamatan Dolok Batu Nanggar, Kabupaten Simalungun; MRl (32), MAR (32) dan Z (43) yang ketiga merupakan warga Tanjung Keramat, Kecamatan Bandar Mulia, Kabupaten Aceh Tamiang.
.
“Dari keenam orang itu, tiga diantaranya meninggal dunia karena melawan dan melarikan diri saat hendak diamankan, yakni MAA, S dan MZ WNA asal Malaysia,” ‎‎kata Kapolda Sumatera Utara, Brigjen Pol Agus Andrianto di depan Kamar Jenazah Rumah Sakit Bhayangkara Medan, Jumat (24/8).
.
Agus menjelaskan, penangkapan itu berawal ketika MAA diketahui sebagai pengatur masuknya sabu-sabu dari Malaysia ke Indonesia. Kemudian pada Minggu (19/9) sekitar pukul 16.00 WIB dilakukan penangkapan terhadap MAA di Simpang Opak Kabupaten Aceh Tamiang.
.
Selain barang bukti sabu-sabu 9 kilogram, petugas juga mengamankan 5 unit telepon genggang, 1 unit mobil double kabin BK 8397 CF dan satu unit sepeda motor BL 3060 WBR.
.
Atas perbuatannya pelaku yang hidup diancam dengan ‎Pasal 114 Ayat (2) dan/atau Pasal 112 Ayat (2) Jo. Pasal 132 Ayat (1) UU RI No 35 tahun 2009 tentang Narkotika dan Pasal 114 Ayat (2) dan/atau Pasal 111 Ayat (2) Jo. Pasal 132 Ayat (1) UU RI No 35 tahun 2009 tentang Narkotika.
.
“Untuk hukuman pidana, para tersangka itu dihukum mati dan pidana penjara seumur hidup,” pungkas Agus.
.
Sumber :
http://m.analisadaily.com/read/polda-sumut-tembak-mati-3-gembong-narkoba-jaringan-internasional/607489/2018/08/24