LOWONGAN KERJA . Joy exchange adalah perusahaan yang bergerak di bidang smatphone dan kami sedang membuka lowongan untuk posisi : 1. Tutor ( Sales ) 2. Promotor . Bagi yang berminat dan memenuhi syarat – syarat segera kirimkan laraman lengkap melalui email : qiuufelicia11@gmail.com Dengan subject : Nama_posisi yang di lamar Contoh : Budi_tutor . Atau dikirimkan langsung ke alamat Jln. Sekip no 92 C – D , Medan . . •• Untuk informasi motivasi dan Lowongan Kerja lainnya Follow @KarirGram

LOWONGAN KERJA .

Joy exchange adalah perusahaan yang bergerak di bidang smatphone dan kami sedang membuka lowongan untuk posisi :
1. Tutor ( Sales )
2. Promotor
.
Bagi yang berminat dan memenuhi syarat – syarat segera kirimkan laraman lengkap melalui email :
qiuufelicia11@gmail.com
Dengan subject : Nama_posisi yang di lamar
Contoh : Budi_tutor
.
Atau dikirimkan langsung ke alamat
Jln. Sekip no 92 C – D , Medan
.
.
•• Untuk informasi motivasi dan Lowongan Kerja lainnya Follow @KarirGram

Bergelut pada aktivitas diluar jam sekolah, seperti menjadi seorang konseptor dan poromotor event adalah hal yang biasa dilakukan oleh seorang, Mita Tasya. Wanita kelahiran 5 September 2002 ini menggeluti bidang enterpreneur event sejak mengerti apa yang tengah digeluti orang tuanya dibidang Event Organizer, dan ternyata ia menjadi konseptor nasional music day yang diselenggarakan 09/03/2019 di Pardede Hall Medan mendatang. . Mita semakin memantapkan langkahnya bertemu dengan para musisi, menjaring banyak orang dan pertemanan sejak diberi kepercayaan oleh Papanya untuk pertama kali menghandle salah satu event musik di Kota Medan, yang membuatnya bertekad untuk lebih mandiri seperti sekarang ini. . Saat bisa menghasilkan sendiri diusia dini itu menjadi motivasi untuk Mita tersendiri. Dengan ketekunanya itu pula, gadis yang masih berusia 16 tahun ini diberi keprcayaan untuk menjadi Koseptor Nasional Musik Day Indonesia dan Promotor Tulus yg akan dilaksanakan pada tanggal 9 Maret 2019 nanti di Pardede Hall. . Menurutnya, Konser Tulus yang diadakan tepat saat Hari Musik Nasional itu merupakan salah satu bentuk apresiasi kepada insan musik Indonesia, khususnya yang ada di Kota Medan. . Tidak hanya lihai pada enterpreneur event, Mita yang sekarang merupakan siswa kelas 2 Safiatul Medan ini juga bergelut didunia bisnis lain, yakni fashion online. Meski terbilang baru terjun pada bisnis ini, Mita tetap optimis untuk menjalankan bisnisnya tersebut. . Baginya menjadi seorang enterpreneur terutama pada ranah event di usia yang terbilang masih sangat muda bukanlah hal yang sulit. Jika ada kemauan semua hal bisa kita lakukan. . “Intinya niat. Gagal sekali coba lagi, karena nggak ada sesuatu hal yang diperoleh dengan instan. Semua butuh proses, jatuh lalu kita harus bangkit. Bukan terpuruk,” tutupnya

Bergelut pada aktivitas diluar jam sekolah, seperti menjadi seorang konseptor dan poromotor event adalah hal yang biasa dilakukan oleh seorang, Mita Tasya. Wanita kelahiran 5 September 2002 ini menggeluti bidang enterpreneur event sejak mengerti apa yang tengah digeluti orang tuanya dibidang Event Organizer, dan ternyata ia menjadi konseptor nasional music day yang diselenggarakan 09/03/2019 di Pardede Hall Medan mendatang.
.
Mita semakin memantapkan langkahnya bertemu dengan para musisi, menjaring banyak orang dan pertemanan sejak diberi kepercayaan oleh Papanya untuk pertama kali menghandle salah satu event musik di Kota Medan, yang membuatnya bertekad untuk lebih mandiri seperti sekarang ini.
.
Saat bisa menghasilkan sendiri diusia dini itu menjadi motivasi untuk Mita tersendiri. Dengan ketekunanya itu pula, gadis yang masih berusia 16 tahun ini diberi keprcayaan untuk menjadi Koseptor Nasional Musik Day Indonesia dan Promotor Tulus yg akan dilaksanakan pada tanggal 9 Maret 2019 nanti di Pardede Hall.
.
Menurutnya, Konser Tulus yang diadakan tepat saat Hari Musik Nasional itu merupakan salah satu bentuk apresiasi kepada insan musik Indonesia, khususnya yang ada di Kota Medan.
.
Tidak hanya lihai pada enterpreneur event, Mita yang sekarang merupakan siswa kelas 2 Safiatul Medan ini juga bergelut didunia bisnis lain, yakni fashion online. Meski terbilang baru terjun pada bisnis ini, Mita tetap optimis untuk menjalankan bisnisnya tersebut.
.
Baginya menjadi seorang enterpreneur terutama pada ranah event di usia yang terbilang masih sangat muda bukanlah hal yang sulit. Jika ada kemauan semua hal bisa kita lakukan.
.
“Intinya niat. Gagal sekali coba lagi, karena nggak ada sesuatu hal yang diperoleh dengan instan. Semua butuh proses, jatuh lalu kita harus bangkit. Bukan terpuruk,” tutupnya