Talenta Muda Asal Medan Ini Jadi Pemain Terbaik Piala Jenesys di Jepang . Indonesia membawa pulang dua gelar dari Piala Jenesys di Jepang. Timnas U-16 menjadi juara usai kalahakan Vietnam 1-0 di final, dan sang kapten, David Maulana melengkapi dengan meraih gelar pemain terbaik. . Pemain asal PPLP Medan ini mendapatkan penghargaan sebagai pemain terbaik pada turnamen yang melibatkan 12 peserta dari 11 negara. Inilah penghargaan individu internasional perdana yang diraih David Maulana bersama Tim Nasional Indonesia. . Pemain kelahiran Sei Rotan, Medan, Sumatera Utara pada 25 Februari 2002 itu, merupakan pemain gelandang tengah. Tipikal permainannya efektif, keras, pantang menyerah, dan memiliki umpan-umpan akurat khas jenderal lapangan tengah. . Atas penampilan apiknya di lini tengah, David punya idola pemain sepak bola, baik di dalam maupun luar negeri, yang berposisi sama dengannya. . “Kalau untuk pemain lokal, saya suka dengan Hariono. Sedangkan di internasional saya suka permainan Luka Modric. Keduanya adalah pemain yang bagus dan sama posisinya dengan saya,” ungkap pemain bernomor 6 itu dikutip dari pssi.org, Selasa (13/3/2018). . Profil Pemain . Nama: David Maulana Tempat tanggal lahir: Medan, 25 Februari 2002 Asal Akademi Saat Ini: PPLP Medan Pemain Idola: Hariono, Luca Modric Nomor Punggung: 6 . Karier . – SSB Medan – PPLP Medan – Tim Nasional Indonesia U-16 (Tien Phong Plastic Cup 2017, Piala AFF U-15 2017, Kualifikasi Piala AFC U-16 2017, Turnamen Jenesys) . Sumber : http://wartakota.tribunnews.com/2018/03/13/talenta-muda-asal-medan-ini-jadi-pemain-terbaik-piala-jenesys-di-jepang

Talenta Muda Asal Medan Ini Jadi Pemain Terbaik Piala Jenesys di Jepang
.
Indonesia membawa pulang dua gelar dari Piala Jenesys di Jepang. Timnas U-16 menjadi juara usai kalahakan Vietnam 1-0 di final, dan sang kapten, David Maulana melengkapi dengan meraih gelar pemain terbaik.
.
Pemain asal PPLP Medan ini mendapatkan penghargaan sebagai pemain terbaik pada turnamen yang melibatkan 12 peserta dari 11 negara. Inilah penghargaan individu internasional perdana yang diraih David Maulana bersama Tim Nasional Indonesia.
.
Pemain kelahiran Sei Rotan, Medan, Sumatera Utara pada 25 Februari 2002 itu, merupakan pemain gelandang tengah. Tipikal permainannya efektif, keras, pantang menyerah, dan memiliki umpan-umpan akurat khas jenderal lapangan tengah.
.
Atas penampilan apiknya di lini tengah, David punya idola pemain sepak bola, baik di dalam maupun luar negeri, yang berposisi sama dengannya.
.
“Kalau untuk pemain lokal, saya suka dengan Hariono. Sedangkan di internasional saya suka permainan Luka Modric. Keduanya adalah pemain yang bagus dan sama posisinya dengan saya,” ungkap pemain bernomor 6 itu dikutip dari pssi.org, Selasa (13/3/2018).
.
Profil Pemain
.
Nama: David Maulana
Tempat tanggal lahir: Medan, 25 Februari 2002
Asal Akademi Saat Ini: PPLP Medan
Pemain Idola: Hariono, Luca Modric
Nomor Punggung: 6
.
Karier
.
– SSB Medan
– PPLP Medan
– Tim Nasional Indonesia U-16 (Tien Phong Plastic Cup 2017, Piala AFF U-15 2017, Kualifikasi Piala AFC U-16 2017, Turnamen Jenesys)
.
Sumber : http://wartakota.tribunnews.com/2018/03/13/talenta-muda-asal-medan-ini-jadi-pemain-terbaik-piala-jenesys-di-jepang

Deliana Kaban Wasit Wanita asal Medan Berlisensi FIFA Ini Berharap Bisa Pimpin Liga 1 . Nama Deliana Kaban mungkin baru-baru ini masih hangat untuk didengar. Dia merupakan wasit wanita pertama berlisensi FIFA di Indonesia. Pada 2017 silam, PSSI merilis wasit yang berlisensi FIFA, dan dia baru saja didapuk menjadi wasit wanita pertama yang memiliki lisensi itu. . Ternyata, dara cantik ini merupakan asli anak Medan. Deliana asli puteri dari Sumut, hanya saja ia lebih sering menghabiskan waktunya di luar Kota Medan. Kini ia sudah bisa memimpin pertandingan berlebel FIFA. . Meski sudah berlisensi FIFA, Deliana tampaknya belum bisa memimpin pertandingan pada kompetisi bergengsi di Indonesia Liga 1. Deliana mengaku masih jauh bisa masuk untuk mempin pertandingan Liga 1. . Tapi, menurutnya hal itu bisa saja terjadi. Tidak ada yang tak mungkin menurutnya. Kalaupun tidak bisa menjadi wasit utama, setidaknya menjadi asisten wasit. . “Ya saya sudah berlisensi FIFA, baru-baru saja saya dapat. Ke depan sih berharap bisa jadi wasit Liga 1. Kenapa tidak? Wasit wanita kan juga bisa memimpin pertandingan, setidaknya jadi asisten wasit lah. Tapi kalau untuk jadi wasit di Liga 1 kayaknya masih berat. Masih ada Liga 2, Liga 3 dan seterusnya, jadi masih jauh untuk bisa ke sana sepertinya,” ujar Deliana kepada Tribun Medan saat berbincang lewat via seluler, Kamis (15/3/2018). . Pengalamannya di dunia si kulit bundar memang bukan hal baru. Dia pernah membela timnas sepak bola wanita Indonesia dalam level U-17. . Berposisi sebagai kiper, Deliana dua kali mewakili timnas wanita dalam ajang futsal di SEA Games 2011 dan 2013. Tak hanya itu, dia ternyata juga pernah membela Timnas Hoki pada SEA Games 2015 lalu. . Berawal kecintaannya dari sepak bola inilah ia ingin terus berkecimpung di dunia si kulit bundar. Pelan-pelan ia mengikuti kursus wasit. Hingga suatu saat dapat kesempatan mengikuti kursus berlisensi FIFA. . Sumber : http://medan.tribunnews.com/2018/03/15/deliana-kaban-wasit-wanita-asal-medan-berlisensi-fifa-ini-berharap-bisa-pimpin-liga-1 . [Bersambung dikomentar]

Deliana Kaban Wasit Wanita asal Medan Berlisensi FIFA Ini Berharap Bisa Pimpin Liga 1
.
Nama Deliana Kaban mungkin baru-baru ini masih hangat untuk didengar. Dia merupakan wasit wanita pertama berlisensi FIFA di Indonesia. Pada 2017 silam, PSSI merilis wasit yang berlisensi FIFA, dan dia baru saja didapuk menjadi wasit wanita pertama yang memiliki lisensi itu.
.
Ternyata, dara cantik ini merupakan asli anak Medan. Deliana asli puteri dari Sumut, hanya saja ia lebih sering menghabiskan waktunya di luar Kota Medan. Kini ia sudah bisa memimpin pertandingan berlebel FIFA.
.
Meski sudah berlisensi FIFA, Deliana tampaknya belum bisa memimpin pertandingan pada kompetisi bergengsi di Indonesia Liga 1. Deliana mengaku masih jauh bisa masuk untuk mempin pertandingan Liga 1.
.
Tapi, menurutnya hal itu bisa saja terjadi. Tidak ada yang tak mungkin menurutnya. Kalaupun tidak bisa menjadi wasit utama, setidaknya menjadi asisten wasit.
.
“Ya saya sudah berlisensi FIFA, baru-baru saja saya dapat. Ke depan sih berharap bisa jadi wasit Liga 1. Kenapa tidak? Wasit wanita kan juga bisa memimpin pertandingan, setidaknya jadi asisten wasit lah. Tapi kalau untuk jadi wasit di Liga 1 kayaknya masih berat. Masih ada Liga 2, Liga 3 dan seterusnya, jadi masih jauh untuk bisa ke sana sepertinya,” ujar Deliana kepada Tribun Medan saat berbincang lewat via seluler, Kamis (15/3/2018).
.
Pengalamannya di dunia si kulit bundar memang bukan hal baru. Dia pernah membela timnas sepak bola wanita Indonesia dalam level U-17.
.
Berposisi sebagai kiper, Deliana dua kali mewakili timnas wanita dalam ajang futsal di SEA Games 2011 dan 2013. Tak hanya itu, dia ternyata juga pernah membela Timnas Hoki pada SEA Games 2015 lalu.
.
Berawal kecintaannya dari sepak bola inilah ia ingin terus berkecimpung di dunia si kulit bundar. Pelan-pelan ia mengikuti kursus wasit. Hingga suatu saat dapat kesempatan mengikuti kursus berlisensi FIFA.
.
Sumber : http://medan.tribunnews.com/2018/03/15/deliana-kaban-wasit-wanita-asal-medan-berlisensi-fifa-ini-berharap-bisa-pimpin-liga-1
.
[Bersambung dikomentar]