Penemuan ikan mas seberat 7 Kg, di sungai daerah binjai Penemuan Ikan Mas ini oleh wak nas warga Lk IV kelurahan mencirim kota binjai di sungai mencirim senin 22 april 2019. Menurut pengalaman wak nas ini kali ke 2 mendapatkan ikan mas sebesar ini namun yang sebelumnya hanya seberat 6 kg saja . Siapa yang pernah menemukan atau memancing ikan mas sebesar ini? . Medan Punya Cerita dikirim oleh @shalihin_94 ke @medantalk . •• Follow @MakanTalk untuk info wisata kuliner •• Follow @OtomTalk untuk video otomotif lainnya •• Mau cari kost / rumah? Inspirasi design? Follow @RumahTalk •• Untuk Medan Punya Cerita Follow @medanku •• Bingung Cari Kerja atau Cari karyawan? Cek info Lowongan Kerja. Follow @KarirGram

Penemuan ikan mas seberat 7 Kg, di sungai daerah binjai
Penemuan Ikan Mas ini oleh wak nas warga Lk IV kelurahan mencirim kota binjai di sungai mencirim senin 22 april 2019. Menurut pengalaman wak nas ini kali ke 2 mendapatkan ikan mas sebesar ini namun yang sebelumnya hanya seberat 6 kg saja
.
Siapa yang pernah menemukan atau memancing ikan mas sebesar ini?
.
Medan Punya Cerita dikirim oleh
@shalihin_94 ke @medantalk .
•• Follow @MakanTalk untuk info wisata kuliner
•• Follow @OtomTalk untuk video otomotif lainnya
•• Mau cari kost / rumah? Inspirasi design? Follow @RumahTalk
•• Untuk Medan Punya Cerita Follow @medanku
•• Bingung Cari Kerja atau Cari karyawan? Cek info Lowongan Kerja. Follow @KarirGram

Mobil Fortuner yang mau menyebrang sungai terjebak dan tenggelam. Menurut pengirim video, Kronologisnya kejadian, Segerombol keluarga ingin menyebrangi sungai barumun, yang biasanya memang sering dilalui. Tetapi karena mereka salah jalan, mobilnya terpuruk dan terjebak. Masyarakat telah membantu tarik naik kembali mobil tersebut Buat yang pernah melintas atau ada rencana menyebrang sungai, agar lebih berhati hati Kejadian di kec. sibuhuan Kab. padang lawas Laporan video dikirim oleh @rajaapermataa_ 13.30 WIB 21 Apr 2019 . •• Follow @MakanTalk untuk info wisata kuliner •• Follow @OtomTalk untuk video otomotif lainnya •• Mau cari kost / rumah? Inspirasi design? Follow @RumahTalk •• Untuk Medan Punya Cerita Follow @medanku •• Bingung Cari Kerja atau Cari karyawan? Cek info Lowongan Kerja. Follow @KarirGram

Mobil Fortuner yang mau menyebrang sungai terjebak dan tenggelam.
Menurut pengirim video, Kronologisnya kejadian, Segerombol keluarga ingin menyebrangi sungai barumun, yang biasanya memang sering dilalui. Tetapi karena mereka salah jalan, mobilnya terpuruk dan terjebak. Masyarakat telah membantu tarik naik kembali mobil tersebut
Buat yang pernah melintas atau ada rencana menyebrang sungai, agar lebih berhati hati
Kejadian di kec. sibuhuan Kab. padang lawas
Laporan video dikirim oleh @rajaapermataa_ 13.30 WIB 21 Apr 2019
.
•• Follow @MakanTalk untuk info wisata kuliner
•• Follow @OtomTalk untuk video otomotif lainnya
•• Mau cari kost / rumah? Inspirasi design? Follow @RumahTalk
•• Untuk Medan Punya Cerita Follow @medanku
•• Bingung Cari Kerja atau Cari karyawan? Cek info Lowongan Kerja. Follow @KarirGram

Jagat maya dihebohkan dengan video pendek keranda mayat dihanyutkan warga di Sungai Lamong, Kabupaten Gresik, Jawa Timur (Jatim). Warga Dusun Gorean Lor, Desa Cermen Lerek, Kecamatan Kedamean, terpaksa melakukan hal tersebut agar bisa cepat mencapai lokasi tempat pemakaman umum (TPU) yang berada di seberang Kali Lamong. . Informasi yang dirangkum, keranda mayat itu membawa jenazah Bu Sayu, seorang warga setempat. Keranda itu ditempatkan di atas ban mobil yang dijadikan sebagai pelampung. Tampak ada tujuh warga yang mengikutinya dari belakang dengan cara mencemplungkan badan ke Kali Lamong yang kedalamannya mencapai 1,5 meter. . “Ini masih lumayan tidak begitu dalam,” ujar Ketua GP Ansor Ranting Cermen Lerek Nur Huda (34), seperti dilansir oleh wartawan, Kamis (14/2/2019). . Perangkat Bidang Kesra Cermen Lerek Marzuki mengatakan, upaya menghanyutkan keranda jenazah itu karena merupakan cara paling cepat untuk sampai TPU. Sebab, jika mengikuti jalur normal melalui darat harus menempuh jarak 6 Kilometer (Km). . “Dulu kan TPU jadi satu. Tapi karena Cermen Lerek kena banjir tahunan Kali Lamong. Akhirnya kena sodetan dan TPU nya terpisah kena Kali Lamong,” katanya. . Marzuki menambahkan, menghanyutkan keranda jenazah dilakukan pada saat Kali Lamong sedang pasang. Kalau surut, bisanya langsung dibawa berantai untuk menyeberanginya. . “Karena memang tidak ada jembatan. Kami sudah lama mengeluhkan ke Pemkab tapi tidak pernah direspons,” tuturnya. . Diketahui, biasanya hal seperti ini tidak pernah diekspos. Namun, saat meninggalnya Sayu ada upaya sengaja di-viralkan untuk menarik perhatian pihak berwenang . Sumber : http://matatelinga.com/Nasional/Keranda-Mayat-Dihanyutkan-di-Sungai-Sontak-Viral-di-Kalangan-Warga-Net # net

Jagat maya dihebohkan dengan video pendek keranda mayat dihanyutkan warga di Sungai Lamong, Kabupaten Gresik, Jawa Timur (Jatim). Warga Dusun Gorean Lor, Desa Cermen Lerek, Kecamatan Kedamean, terpaksa melakukan hal tersebut agar bisa cepat mencapai lokasi tempat pemakaman umum (TPU) yang berada di seberang Kali Lamong.
.
Informasi yang dirangkum, keranda mayat itu membawa jenazah Bu Sayu, seorang warga setempat. Keranda itu ditempatkan di atas ban mobil yang dijadikan sebagai pelampung. Tampak ada tujuh warga yang mengikutinya dari belakang dengan cara mencemplungkan badan ke Kali Lamong yang kedalamannya mencapai 1,5 meter.
.
“Ini masih lumayan tidak begitu dalam,” ujar Ketua GP Ansor Ranting Cermen Lerek Nur Huda (34), seperti dilansir oleh wartawan, Kamis (14/2/2019).
.
Perangkat Bidang Kesra Cermen Lerek Marzuki mengatakan, upaya menghanyutkan keranda jenazah itu karena merupakan cara paling cepat untuk sampai TPU. Sebab, jika mengikuti jalur normal melalui darat harus menempuh jarak 6 Kilometer (Km).
.
“Dulu kan TPU jadi satu. Tapi karena Cermen Lerek kena banjir tahunan Kali Lamong. Akhirnya kena sodetan dan TPU nya terpisah kena Kali Lamong,” katanya.
.
Marzuki menambahkan, menghanyutkan keranda jenazah dilakukan pada saat Kali Lamong sedang pasang. Kalau surut, bisanya langsung dibawa berantai untuk menyeberanginya.
.
“Karena memang tidak ada jembatan. Kami sudah lama mengeluhkan ke Pemkab tapi tidak pernah direspons,” tuturnya.
.
Diketahui, biasanya hal seperti ini tidak pernah diekspos. Namun, saat meninggalnya Sayu ada upaya sengaja di-viralkan untuk menarik perhatian pihak berwenang
.
Sumber : http://matatelinga.com/Nasional/Keranda-Mayat-Dihanyutkan-di-Sungai-Sontak-Viral-di-Kalangan-Warga-Net # net

Aksi percobaan bunuh diri yang menurut informasi beredar terjadi di Kota Siantar pada 31/01/2019 kemarin. . Berdasarkan informasi pengirim, terjadi dijalan Kapt Sitorus (Marhean) Kota Siantar dijembatan, terlihat kondisi sungai yang dasarnya batu – batu terjal dan seorang pria dengan 2 orang anak yang balita yang tepat sisi sungai. . •• foto/video yang anda ingin berbagi? Silakan LINE ke @medantalk untuk di sharing bersama •• Follow @MakanTalk untuk info wisata kuliner •• Follow @OtomTalk untuk video otomotif lainnya •• Mau cari kost / rumah? Inspirasi design? Follow @RumahTalk •• Untuk Medan Punya Cerita Follow @medanku •• Bingung Cari Kerja atau Cari karyawan? Cek info Lowongan Kerja. Follow @KarirGram

Aksi percobaan bunuh diri yang menurut informasi beredar terjadi di Kota Siantar pada 31/01/2019 kemarin.
.
Berdasarkan informasi pengirim, terjadi dijalan Kapt Sitorus (Marhean) Kota Siantar dijembatan, terlihat kondisi sungai yang dasarnya batu – batu terjal dan seorang pria dengan 2 orang anak yang balita yang tepat sisi sungai.
.
•• foto/video yang anda ingin berbagi? Silakan LINE ke @medantalk untuk di sharing bersama
•• Follow @MakanTalk untuk info wisata kuliner
•• Follow @OtomTalk untuk video otomotif lainnya
•• Mau cari kost / rumah? Inspirasi design? Follow @RumahTalk
•• Untuk Medan Punya Cerita Follow @medanku
•• Bingung Cari Kerja atau Cari karyawan? Cek info Lowongan Kerja. Follow @KarirGram

Mayat tanpa identitas ditemukan warga Kabupaten Asahan, Sumatera Utara (Sumut). Jenazah tersebut mengambang di Sungai Silau Kecamatan Kisaran, Minggu (27/1/2019) kemarin. . Penemuan mayat ini ditemukan warga di Kelurahan Kedai Ledang, saat sedang melintas di pinggir sungai. Kemudian, tercium bau busuk yang cukup menyengat, sehingga mereka mencari tahu sumber bau itu. . Kepala Lingkungan II, Kelurahan Kedai Ledang, Kaharuddin Marpaung mengatakan, warga kemudian menemukan mayat mengapung di sungai menggunakan celana pendek berwarna kuning. . “Mereka kemudian mengabari saya, lalu kami melaporkan ke polisi,” kata Kaharuddin saat dikonfirmasi wartawan, di rumahnya, Kelurahan Kedai Ledang, Kecamatan Kisaran Timur, Kabupaten Asahan, Senin (28/1/2019). . Kapolsek Kota Kisaran, Iptu Edy Siswoyo mengatakan, setelah mendapat laporan dari warga, petugas kepolisian langsung menuju lokasi. Mereka kemudian mengevakuasi dan mengidentifikasi korban. Dari hasil pemeriksaan sementara di Rumah Sakit Umum H. Abdul Manan Simatupang Kisaran, kata dia, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. . “Dugaan kita, korban tersebut meninggal karena hanyut terbawa arus sungai,” ujar Edy. Sementara, kata dia, korban masih berada di kamar jenazah rumah sakit. Petugas kepolisian pun masih menelusuri identitas korban, namun menurut warga sekitar Lingkungan II, mayat tersebut bukan warga mereka. “Kita juga menghimbau kepada masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarganya untuk segera mengecek ke rumah sakit,” kata Kapolsek Edy. . Sumber : https://www.inews.id/daerah/sumut/tanpa-identitas-mayat-mengapung-di-sungai-gegerkan-warga-asahan/442581

Mayat tanpa identitas ditemukan warga Kabupaten Asahan, Sumatera Utara (Sumut). Jenazah tersebut mengambang di Sungai Silau Kecamatan Kisaran, Minggu (27/1/2019) kemarin.
.
Penemuan mayat ini ditemukan warga di Kelurahan Kedai Ledang, saat sedang melintas di pinggir sungai. Kemudian, tercium bau busuk yang cukup menyengat, sehingga mereka mencari tahu sumber bau itu.
.
Kepala Lingkungan II, Kelurahan Kedai Ledang, Kaharuddin Marpaung mengatakan, warga kemudian menemukan mayat mengapung di sungai menggunakan celana pendek berwarna kuning.
.
“Mereka kemudian mengabari saya, lalu kami melaporkan ke polisi,” kata Kaharuddin saat dikonfirmasi wartawan, di rumahnya, Kelurahan Kedai Ledang, Kecamatan Kisaran Timur, Kabupaten Asahan, Senin (28/1/2019).
.
Kapolsek Kota Kisaran, Iptu Edy Siswoyo mengatakan, setelah mendapat laporan dari warga, petugas kepolisian langsung menuju lokasi. Mereka kemudian mengevakuasi dan mengidentifikasi korban.
Dari hasil pemeriksaan sementara di Rumah Sakit Umum H. Abdul Manan Simatupang Kisaran, kata dia, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
.
“Dugaan kita, korban tersebut meninggal karena hanyut terbawa arus sungai,” ujar Edy.
Sementara, kata dia, korban masih berada di kamar jenazah rumah sakit. Petugas kepolisian pun masih menelusuri identitas korban, namun menurut warga sekitar Lingkungan II, mayat tersebut bukan warga mereka.
“Kita juga menghimbau kepada masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarganya untuk segera mengecek ke rumah sakit,” kata Kapolsek Edy.
.
Sumber : https://www.inews.id/daerah/sumut/tanpa-identitas-mayat-mengapung-di-sungai-gegerkan-warga-asahan/442581

Warga yang berdomisili di sekitar Sungai Kualuh di Kelurahan Guntingsaga, Kecamatan Kualuhselatan, Kabupaten Labuhanbatu Utara heboh, Sabtu (26/1) malam. . Pasalnya di sungai itu disebut-sebut muncul dua ekor ikan Lumba-lumba putih. . Salah satu grup media sosial SekitarLabura melakukan siaran langsung dari jembatan Sungai Kualuh pada malam tersebut. . Dalam rekaman itu terlihat banyak warga berada di jembatan sungai terbesar di Labura tersebut mengarahkan perhatian ke arah air yang kondisinya gelap.Komentar netizen menanggapi kabar munculnya sepasang Lumba-lumba Putih di Sungai Kualuh yang diposting SekitarLabura, Sabtu. (Foto Antara/Istimewa) . Namun dalam video berdurasi hampir tiga menit itu sama sekali tak terlihat ikan Lumba-lumba. Yang terdengar hanya pembicaraan warga yang menyebutkan tentang adanya ikan yang biasanya disebut hanya bisa hidup di air asin tersebut. . Beberapa jam sebelumnya akun yang sama juga memosting gambar yang disebut ikan lumba-lumba. . Foto yang dibagikan dari postingan akun bernama Syahri Fadli Samosir itu menyebutkan kedua ikan itu muncul di Dusun Kilang Samin yang berada di bagian hilir Sungai Kualuh. Sejumlah warga netizen meragukan informasi itu karena dalam video.tidak terlihat adanya lumba-lumba tersebut. . Tapi ada juga yang memercayainya dengan menyebutkan, hal serupa pernah terjadi di Sungai Kanan Labusel beberapa waktu lalu. . “Di Sungai Kanan Labusel jg prnah kjadian kyk gitu..spasang jg..cm psangan nya ditembak wrga…” tulis akun Rika Avriana Hamonangan Daulay mengomentari postingan SekitarLabura tersebut. . Sumber : https://sumut.antaranews.com/berita/187550/warga-labura-dihebohkan-kemunculan-lumba-lumba-putih-di-sungai-kualuh-lumba

Warga yang berdomisili di sekitar Sungai Kualuh di Kelurahan Guntingsaga, Kecamatan Kualuhselatan, Kabupaten Labuhanbatu Utara heboh, Sabtu (26/1) malam.
.
Pasalnya di sungai itu disebut-sebut muncul dua ekor ikan Lumba-lumba putih.
.
Salah satu grup media sosial SekitarLabura melakukan siaran langsung dari jembatan Sungai Kualuh pada malam tersebut.
.
Dalam rekaman itu terlihat banyak warga berada di jembatan sungai terbesar di Labura tersebut mengarahkan perhatian ke arah air yang kondisinya gelap.Komentar netizen menanggapi kabar munculnya sepasang Lumba-lumba Putih di Sungai Kualuh yang diposting SekitarLabura, Sabtu. (Foto Antara/Istimewa)
.
Namun dalam video berdurasi hampir tiga menit itu sama sekali tak terlihat ikan Lumba-lumba. Yang terdengar hanya pembicaraan warga yang menyebutkan tentang adanya ikan yang biasanya disebut hanya bisa hidup di air asin tersebut.
.
Beberapa jam sebelumnya akun yang sama juga memosting gambar yang disebut ikan lumba-lumba.
.
Foto yang dibagikan dari postingan akun bernama Syahri Fadli Samosir itu menyebutkan kedua ikan itu muncul di Dusun Kilang Samin yang berada di bagian hilir Sungai Kualuh.
Sejumlah warga netizen meragukan informasi itu karena dalam video.tidak terlihat adanya lumba-lumba tersebut.
.
Tapi ada juga yang memercayainya dengan menyebutkan, hal serupa pernah terjadi di Sungai Kanan Labusel beberapa waktu lalu.
.
“Di Sungai Kanan Labusel jg prnah kjadian kyk gitu..spasang jg..cm psangan nya ditembak wrga…” tulis akun Rika Avriana Hamonangan Daulay mengomentari postingan SekitarLabura tersebut.
.
Sumber : https://sumut.antaranews.com/berita/187550/warga-labura-dihebohkan-kemunculan-lumba-lumba-putih-di-sungai-kualuh-lumba

Proses pengangkatan Mobil Taft warna putih BK yang kecebur kedalam sungai sat hendang menyeberang menggunakan perahu getek , 5 penumpang berhasil ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dan 2 orang dinyatakan hilang hingga saat ini masih dilakukan pencarian oleh warga dan Tim Evakuasi. . Peristiwa ini terjadi di penyeberangan Getek Selayang Pulo-Stungkit, tenggelam di Dusun V Stungkit, Kecamatan Wampu, Kabupaten Langkat, Jum’at (18/1) sekira pukul 13.00 Wib. . Video kiriman Novita Sari dan Arya Kurniawan melalui Line @medantalk . •• Punya foto/video yang anda ingin berbagi? Silakan LINE ke @medantalk untuk di sharing bersama •• Follow @MakanTalk untuk info wisata kuliner •• Follow @OtomTalk untuk video otomotif lainnya •• Mau cari kost / rumah? Inspirasi design? Follow @RumahTalk •• Untuk Medan Punya Cerita Follow @medanku •• Bingung Cari Kerja atau Cari karyawan? Cek info Lowongan Kerja. Follow @KarirGram

Proses pengangkatan Mobil Taft warna putih BK yang kecebur kedalam sungai sat hendang menyeberang menggunakan perahu getek , 5 penumpang berhasil ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dan 2 orang dinyatakan hilang hingga saat ini masih dilakukan pencarian oleh warga dan Tim Evakuasi.
.
Peristiwa ini terjadi di penyeberangan Getek Selayang Pulo-Stungkit, tenggelam di Dusun V Stungkit, Kecamatan Wampu, Kabupaten Langkat, Jum’at (18/1) sekira pukul 13.00 Wib.
.
Video kiriman Novita Sari dan Arya Kurniawan melalui Line @medantalk
.
•• Punya foto/video yang anda ingin berbagi? Silakan LINE ke @medantalk untuk di sharing bersama
•• Follow @MakanTalk untuk info wisata kuliner
•• Follow @OtomTalk untuk video otomotif lainnya
•• Mau cari kost / rumah? Inspirasi design? Follow @RumahTalk
•• Untuk Medan Punya Cerita Follow @medanku
•• Bingung Cari Kerja atau Cari karyawan? Cek info Lowongan Kerja. Follow @KarirGram

Tengku Azhar kakek berusia 71 tahun dikabarkan hanyut di Sungai Denai, Gang Wakaf, kelurahan Tegal Sari Mandala II Kecamatan Denai, Minggu (30/12/2018) siang tadi. . Manajer Pusdalops Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Medan Muhammad Yunus menyampaikan, hanyutnya korban bermula ketika korban mendatangi kediaman keluarganya di Gang Wakaf, Kecamatan Medan Denai. . Namun karena letak rumah kerabat korban tak jauh dari aliran sungai, lanjut Yunus korban pun tanpa alasan yang diketahui tiba-tiba beranjak ke pinggir sungai. “Lalu korban terpeleset dan terjatuh ke dalam sungai, kemudian terseret oleh arus sungai,” ujarnya. . Dikatakan Yunus, warga sekitar yang mengetahui kejadian ini lewat Kepling kemudian melaporkannya ke Basarnas Medan. “Korban diketahui warga Jalan Pipit 6 Perumnas Mandala. Sampai saat ini masih dilakukan pencarian menggunakan perahu karet menyisir aliran arus sungai,”ujarnya. . Sumber : www.medan.tribunnews.com

Tengku Azhar kakek berusia 71 tahun dikabarkan hanyut di Sungai Denai, Gang Wakaf, kelurahan Tegal Sari Mandala II Kecamatan Denai, Minggu (30/12/2018) siang tadi.
.
Manajer Pusdalops Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Medan Muhammad Yunus menyampaikan, hanyutnya korban bermula ketika korban mendatangi kediaman keluarganya di Gang Wakaf, Kecamatan Medan Denai.
.
Namun karena letak rumah kerabat korban tak jauh dari aliran sungai, lanjut Yunus korban pun tanpa alasan yang diketahui tiba-tiba beranjak ke pinggir sungai. “Lalu korban terpeleset dan terjatuh ke dalam sungai, kemudian terseret oleh arus sungai,” ujarnya.
.
Dikatakan Yunus, warga sekitar yang mengetahui kejadian ini lewat Kepling kemudian melaporkannya ke Basarnas Medan.
“Korban diketahui warga Jalan Pipit 6 Perumnas Mandala. Sampai saat ini masih dilakukan pencarian menggunakan perahu karet menyisir aliran arus sungai,”ujarnya.
.
Sumber : www.medan.tribunnews.com

Warga Jalan Menteng pinggir aliran Sungai Denai Dihebohkan Dengan penemuan mayat seorang wanita. . Mayat berjenis kelamin wanita tersebut ditemukan oleh warga dengan menggunakan celana legging dan tangtop. Diperkirakan usia wanita tersebut 18 sampai 22 tahun. . Begitu juga penyebab kematian korban pihaknya belum dapat memastikan apakah terkait pembunuhan atau tidak. Oleh Polisi jasad korban dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Jalan KH Wahid Hasyim untuk kepentingan penyelidikan dan memastikan penyebab korban tewas. . Video : SAR Medan Jangan lupa Like, comment pendapat anda, share post ini dan mention kawan kawan anda •• Punya foto/video yang anda ingin berbagi? Silakan LINE ke @medantalk untuk di sharing bersama •• Follow @MakanTalk untuk info wisata kuliner •• Follow @OtomTalk untuk video otomotif lainnya •• Mau cari kost / rumah? Inspirasi design? Follow @RumahTalk •• Untuk Medan Punya Cerita Follow @medanku •• Bingung Cari Kerja atau Cari karyawan? Cek info Lowongan Kerja. Follow @KarirGram

Warga Jalan Menteng pinggir aliran Sungai Denai Dihebohkan Dengan penemuan mayat seorang wanita.
.
Mayat berjenis kelamin wanita tersebut ditemukan oleh warga dengan menggunakan celana legging dan tangtop. Diperkirakan usia wanita tersebut 18 sampai 22 tahun.
.
Begitu juga penyebab kematian korban pihaknya belum dapat memastikan apakah terkait pembunuhan atau tidak. Oleh Polisi jasad korban dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Jalan KH Wahid Hasyim untuk kepentingan penyelidikan dan memastikan penyebab korban tewas.
.
Video : SAR Medan
Jangan lupa Like, comment pendapat anda, share post ini dan mention kawan kawan anda
•• Punya foto/video yang anda ingin berbagi? Silakan LINE ke @medantalk untuk di sharing bersama
•• Follow @MakanTalk untuk info wisata kuliner
•• Follow @OtomTalk untuk video otomotif lainnya
•• Mau cari kost / rumah? Inspirasi design? Follow @RumahTalk
•• Untuk Medan Punya Cerita Follow @medanku
•• Bingung Cari Kerja atau Cari karyawan? Cek info Lowongan Kerja. Follow @KarirGram

Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi menabur sedikitnya 3.000 benih ikan di Sungai Deli. Diharapkan, benih ikan berbagai jenis itu dapat berkembang biak dan berdampak positif bagi masyarakat, khususnya di sekitar sungai. . Acara penaburan benih ikan yang dilakukan di Dermaga Go River Institut Avros, Sungai Deli, Medan itu juga dihadiri Wakil Wali Kota Medan, Akhyar Nasution, Ketua Yayasan Budaya Hijau Indonesia, Bathara Surya Yusuf, dan sejumlah komunitas peduli sungai. . Edy Rahmayadi mengapresiasi kegiatan penaburan benih ikan yang dimotori oleh Yayasan Budaya Hijau Indonesia dan sejumlah komunitas, serta relawan peduli sungai lainnya. Karena kegiatan tersebut merupakan salah satu upaya yang dapat mewujudkan Sumut bermartabat. . Edy juga sadar, bahwa kegiatan penaburan benih ikan di sungai menjadi sindiran bagi pemerintah daerah (Pemda). Meski begitu, pihaknya akan menindaklajuti upaya pelestarian lingkungan dan kawasan sungai yang sudah dilakukan LSM dan komunitas peduli sungai. . “Hari ini kegiatannya, menabur benih ikan di sungai, nah ini yang harus kita lanjuti. Tapi yang saya minta sungainya dulu dibenerin baru kita tabur ikan,” ucapnya. . Acara penaburan benih ikan berlangsung lancar. Sejumlah komunitas yang hadir tampak antusias dan saling bekerjasama untuk menyukseskan kegiatan, yang ditandai dengan penaburan benih ikan oleh Gubernur Edy Rahmayadi dan perwakilan komunitas, serta para relawan dari atas boat. . Sumber : http://m.analisadaily.com/read/3000-benih-ikan-ditabur-di-sungai-deli/626100/2018/09/30

Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi menabur sedikitnya 3.000 benih ikan di Sungai Deli. Diharapkan, benih ikan berbagai jenis itu dapat berkembang biak dan berdampak positif bagi masyarakat, khususnya di sekitar sungai.
.
Acara penaburan benih ikan yang dilakukan di Dermaga Go River Institut Avros, Sungai Deli, Medan itu juga dihadiri Wakil Wali Kota Medan, Akhyar Nasution, Ketua Yayasan Budaya Hijau Indonesia, Bathara Surya Yusuf, dan sejumlah komunitas peduli sungai.
.
Edy Rahmayadi mengapresiasi kegiatan penaburan benih ikan yang dimotori oleh Yayasan Budaya Hijau Indonesia dan sejumlah komunitas, serta relawan peduli sungai lainnya. Karena kegiatan tersebut merupakan salah satu upaya yang dapat mewujudkan Sumut bermartabat.
.
Edy juga sadar, bahwa kegiatan penaburan benih ikan di sungai menjadi sindiran bagi pemerintah daerah (Pemda). Meski begitu, pihaknya akan menindaklajuti upaya pelestarian lingkungan dan kawasan sungai yang sudah dilakukan LSM dan komunitas peduli sungai.
.
“Hari ini kegiatannya, menabur benih ikan di sungai, nah ini yang harus kita lanjuti. Tapi yang saya minta sungainya dulu dibenerin baru kita tabur ikan,” ucapnya.
.
Acara penaburan benih ikan berlangsung lancar. Sejumlah komunitas yang hadir tampak antusias dan saling bekerjasama untuk menyukseskan kegiatan, yang ditandai dengan penaburan benih ikan oleh Gubernur Edy Rahmayadi dan perwakilan komunitas, serta para relawan dari atas boat.
.
Sumber :
http://m.analisadaily.com/read/3000-benih-ikan-ditabur-di-sungai-deli/626100/2018/09/30

Hujan kemarin mengakibatkan Sungai Deli meluap tepatnya di Titipapan. Jembatan hampir rusak. Medan Punya Cerita dikirim oleh @adriannsurya ke @medantalk . •• Jangan lupa Like, comment pendapat anda, share post ini dan mention kawan kawan anda •• Punya foto/video yang anda ingin berbagi? Silakan LINE ke @medantalk untuk di sharing bersama •• Follow @MakanTalk untuk info wisata kuliner •• Follow @OtomTalk untuk video otomotif lainnya •• Mau cari rumah? Inspirasi design? Follow @RumahTalk •• Untuk Berita Medan Follow @medantalk •• Bingung Cari Kerja atau Cari karyawan? Cek info Lowongan Kerja. Follow @KarirGram

Hujan kemarin mengakibatkan Sungai Deli meluap tepatnya di Titipapan. Jembatan hampir rusak.
Medan Punya Cerita dikirim oleh @adriannsurya ke @medantalk
.
•• Jangan lupa Like, comment pendapat anda, share post ini dan mention kawan kawan anda
•• Punya foto/video yang anda ingin berbagi? Silakan LINE ke @medantalk untuk di sharing bersama
•• Follow @MakanTalk untuk info wisata kuliner
•• Follow @OtomTalk untuk video otomotif lainnya
•• Mau cari rumah? Inspirasi design? Follow @RumahTalk
•• Untuk Berita Medan Follow @medantalk
•• Bingung Cari Kerja atau Cari karyawan? Cek info Lowongan Kerja. Follow @KarirGram

Telah ditemukan korban hanyut di gaharu timur sungai Deli glugur an. Nurdin (lk) 14thn . Medan,17/09/2018 . Menurut info Awal kejadian hari Minggu,16/09/2108 Sekitar pukul 13.00 Wib korban bermain air di sungai sehabis main futsal. . Timsar @sar_medan mendapat laporan dari keluarga korban pukul 14.00 Wib langsung melakukan pencarian. . Pencarian membuahkan hasil di hari kedua. Korban ditemukan kondisi meninggal dunia di daerah martubung Senin sekitar pukul 12.45 Wib Dan langsung diantar kerumah duka. . Sumber : @sar_medan Jangan lupa Like, comment pendapat anda, share post ini dan mention kawan kawan anda •• Punya foto/video yang anda ingin berbagi? Silakan LINE ke @medantalk untuk di sharing bersama •• Follow @MakanTalk untuk info wisata kuliner •• Follow @OtomTalk untuk video otomotif lainnya •• Mau cari rumah? Inspirasi design? Follow @RumahTalk •• Untuk Medan Punya Cerita Follow @medanku •• Bingung Cari Kerja atau Cari karyawan? Cek info Lowongan Kerja. Follow @KarirGram

Telah ditemukan korban hanyut di gaharu timur sungai Deli glugur an. Nurdin (lk) 14thn . Medan,17/09/2018
.
Menurut info Awal kejadian hari Minggu,16/09/2108 Sekitar pukul 13.00 Wib korban bermain air di sungai sehabis main futsal.
.
Timsar @sar_medan mendapat laporan dari keluarga korban pukul 14.00 Wib langsung melakukan pencarian.
.
Pencarian membuahkan hasil di hari kedua. Korban ditemukan kondisi meninggal dunia di daerah martubung Senin sekitar pukul 12.45 Wib Dan langsung diantar kerumah duka.
.
Sumber : @sar_medan
Jangan lupa Like, comment pendapat anda, share post ini dan mention kawan kawan anda
•• Punya foto/video yang anda ingin berbagi? Silakan LINE ke @medantalk untuk di sharing bersama
•• Follow @MakanTalk untuk info wisata kuliner
•• Follow @OtomTalk untuk video otomotif lainnya
•• Mau cari rumah? Inspirasi design? Follow @RumahTalk
•• Untuk Medan Punya Cerita Follow @medanku
•• Bingung Cari Kerja atau Cari karyawan? Cek info Lowongan Kerja. Follow @KarirGram