Telah ditemukan korban hanyut di gaharu timur sungai Deli glugur an. Nurdin (lk) 14thn . Medan,17/09/2018 . Menurut info Awal kejadian hari Minggu,16/09/2108 Sekitar pukul 13.00 Wib korban bermain air di sungai sehabis main futsal. . Timsar @sar_medan mendapat laporan dari keluarga korban pukul 14.00 Wib langsung melakukan pencarian. . Pencarian membuahkan hasil di hari kedua. Korban ditemukan kondisi meninggal dunia di daerah martubung Senin sekitar pukul 12.45 Wib Dan langsung diantar kerumah duka. . Sumber : @sar_medan Jangan lupa Like, comment pendapat anda, share post ini dan mention kawan kawan anda •• Punya foto/video yang anda ingin berbagi? Silakan LINE ke @medantalk untuk di sharing bersama •• Follow @MakanTalk untuk info wisata kuliner •• Follow @OtomTalk untuk video otomotif lainnya •• Mau cari rumah? Inspirasi design? Follow @RumahTalk •• Untuk Medan Punya Cerita Follow @medanku •• Bingung Cari Kerja atau Cari karyawan? Cek info Lowongan Kerja. Follow @KarirGram

Telah ditemukan korban hanyut di gaharu timur sungai Deli glugur an. Nurdin (lk) 14thn . Medan,17/09/2018
.
Menurut info Awal kejadian hari Minggu,16/09/2108 Sekitar pukul 13.00 Wib korban bermain air di sungai sehabis main futsal.
.
Timsar @sar_medan mendapat laporan dari keluarga korban pukul 14.00 Wib langsung melakukan pencarian.
.
Pencarian membuahkan hasil di hari kedua. Korban ditemukan kondisi meninggal dunia di daerah martubung Senin sekitar pukul 12.45 Wib Dan langsung diantar kerumah duka.
.
Sumber : @sar_medan
Jangan lupa Like, comment pendapat anda, share post ini dan mention kawan kawan anda
•• Punya foto/video yang anda ingin berbagi? Silakan LINE ke @medantalk untuk di sharing bersama
•• Follow @MakanTalk untuk info wisata kuliner
•• Follow @OtomTalk untuk video otomotif lainnya
•• Mau cari rumah? Inspirasi design? Follow @RumahTalk
•• Untuk Medan Punya Cerita Follow @medanku
•• Bingung Cari Kerja atau Cari karyawan? Cek info Lowongan Kerja. Follow @KarirGram

Banjir di Deliserdang, Bocah 10 Tahun Hanyut Terbawa Arus . JawaPos.com – Banjir yang melanda Kota Medan, Minggu (16/9) menyisakan duka. Bocah berumur 10 tahun hanyut terbawa arus. Bocah malang yang hanyut di Sungai Bengkel itu bernama Wahyu Setiawan. . Dia tercatat sebagai warga Pasar VII, Desa Sambirejo Timur, Kecamatan Percut Seituan, berbatasan dengan Jalan Makmur, Desa Sena, Kecamatan Batangkuis, Kabupaten Deliserdang. . Hingga saat ini, jasad korban belum ditemukan. Pihak Polsek Percut Seituan bersama Basarnas terus melakukan pencarian. . Kapolsek Percut Seituan, Kompol Faidil Zikri menjelaskan, saat itu korban bersama empat rekannya sedang mandi-mandi di sungai Bengkel. Padahal, debit air sungai itu sedang naik karena hujan semalam suntuk. . Warga sekitar Yono, 46 sempat melihat dan melarang kelimanya berenang di sungai. Namun kelimanya tidak mengindahkan larangan Yono. . Sekitar pukul 12.30 WIB ada teriakan minta tolong dari sungai. Yono langsung mendekati lokasi. Yono melihat korban sedang tenggelam dan terbawa arus. Karena derasnya air, korban tidak berhasil selamat. . Yono pun memberitahukan kepada warga lainnya. Hingga laporan masuk ke Polsek Percut Sei Tuan. “Polisi langsung bergerak ke lokasi bersama Basarnas dan melakukan pencarian,” kata Fadil. . Pencarian terhambat karena tingginya air. Pencarian rencananya akan dilanjutkan keesokan harinya. . “kata kawan-kawannya, korban memang tidak pandai berenang. Sehingga tdak bisa menyelamatkan diri,” tandasnya. . Sumber Video : @shellaamandaputrii Teks : https://www.jawapos.com/jpg-today/16/09/2018/banjir-di-deliserdang-bocah-10-tahun-hanyut-terbawa-arus

Banjir di Deliserdang, Bocah 10 Tahun Hanyut Terbawa Arus
.
JawaPos.com – Banjir yang melanda Kota Medan, Minggu (16/9) menyisakan duka. Bocah berumur 10 tahun hanyut terbawa arus. Bocah malang yang hanyut di Sungai Bengkel itu bernama Wahyu Setiawan.
.
Dia tercatat sebagai warga Pasar VII, Desa Sambirejo Timur, Kecamatan Percut Seituan, berbatasan dengan Jalan Makmur, Desa Sena, Kecamatan Batangkuis, Kabupaten Deliserdang.
.
Hingga saat ini, jasad korban belum ditemukan. Pihak Polsek Percut Seituan bersama Basarnas terus melakukan pencarian.
.
Kapolsek Percut Seituan, Kompol Faidil Zikri menjelaskan, saat itu korban bersama empat rekannya sedang mandi-mandi di sungai Bengkel. Padahal, debit air sungai itu sedang naik karena hujan semalam suntuk.
.
Warga sekitar Yono, 46 sempat melihat dan melarang kelimanya berenang di sungai. Namun kelimanya tidak mengindahkan larangan Yono.
.
Sekitar pukul 12.30 WIB ada teriakan minta tolong dari sungai. Yono langsung mendekati lokasi. Yono melihat korban sedang tenggelam dan terbawa arus. Karena derasnya air, korban tidak berhasil selamat.
.
Yono pun memberitahukan kepada warga lainnya. Hingga laporan masuk ke Polsek Percut Sei Tuan. “Polisi langsung bergerak ke lokasi bersama Basarnas dan melakukan pencarian,” kata Fadil.
.
Pencarian terhambat karena tingginya air. Pencarian rencananya akan dilanjutkan keesokan harinya.
.
“kata kawan-kawannya, korban memang tidak pandai berenang. Sehingga tdak bisa menyelamatkan diri,” tandasnya.
.
Sumber
Video : @shellaamandaputrii
Teks : https://www.jawapos.com/jpg-today/16/09/2018/banjir-di-deliserdang-bocah-10-tahun-hanyut-terbawa-arus

Normalisasi sungai di lakukan di jalan pinggir sungai dekat kampus panca budi jalan.gatot subroto medan hari ini 08/09/2018 masih terus berlangsung. . pekerjaan di lakukan dengan menggunakan alat berat dilakukan bertahap, diharapakan dengan pembersihan sungai ini akan membuat debit air yg biasa nya hampir sama dengan jalan ketika hujan deras datang dapat berkurang . Video kiriman deldelkomik melalui line @medantalk . Jangan lupa Like, comment pendapat anda, share post ini dan mention kawan kawan anda •• Punya foto/video yang anda ingin berbagi? Silakan LINE ke @medantalk untuk di sharing bersama •• Follow @MakanTalk untuk info wisata kuliner •• Follow @OtomTalk untuk video otomotif lainnya •• Mau cari rumah? Inspirasi design? Follow @RumahTalk •• Untuk Medan Punya Cerita Follow @medanku •• Bingung Cari Kerja atau Cari karyawan? Cek info Lowongan Kerja. Follow @KarirGram

Normalisasi sungai di lakukan di jalan pinggir sungai dekat kampus panca budi jalan.gatot subroto medan hari ini 08/09/2018 masih terus berlangsung.
.
pekerjaan di lakukan dengan menggunakan alat berat
dilakukan bertahap, diharapakan dengan pembersihan sungai ini akan membuat debit air yg biasa nya hampir sama dengan jalan ketika hujan deras datang dapat berkurang
.
Video kiriman deldelkomik melalui line @medantalk
.
Jangan lupa Like, comment pendapat anda, share post ini dan mention kawan kawan anda
•• Punya foto/video yang anda ingin berbagi? Silakan LINE ke @medantalk untuk di sharing bersama
•• Follow @MakanTalk untuk info wisata kuliner
•• Follow @OtomTalk untuk video otomotif lainnya
•• Mau cari rumah? Inspirasi design? Follow @RumahTalk
•• Untuk Medan Punya Cerita Follow @medanku
•• Bingung Cari Kerja atau Cari karyawan? Cek info Lowongan Kerja. Follow @KarirGram

Pengerukan sungai atau normalisasi sungai Sei Sikambing hari ini dengan menggunakan alat berat. . •• Jangan lupa Like, comment pendapat anda, share post ini dan mention kawan kawan anda •• Punya foto/video yang anda ingin berbagi? Silakan LINE ke @medantalk untuk di sharing bersama •• Follow @MakanTalk untuk info wisata kuliner •• Follow @OtomTalk untuk video otomotif lainnya •• Mau cari rumah? Inspirasi design? Follow @RumahTalk •• Untuk Medan Punya Cerita Follow @medanku •• Bingung Cari Kerja atau Cari karyawan? Cek info Lowongan Kerja. Follow @KarirGram

Pengerukan sungai atau normalisasi sungai Sei Sikambing hari ini dengan menggunakan alat berat.
.
•• Jangan lupa Like, comment pendapat anda, share post ini dan mention kawan kawan anda
•• Punya foto/video yang anda ingin berbagi? Silakan LINE ke @medantalk untuk di sharing bersama
•• Follow @MakanTalk untuk info wisata kuliner
•• Follow @OtomTalk untuk video otomotif lainnya
•• Mau cari rumah? Inspirasi design? Follow @RumahTalk
•• Untuk Medan Punya Cerita Follow @medanku
•• Bingung Cari Kerja atau Cari karyawan? Cek info Lowongan Kerja. Follow @KarirGram

Hujan deras yang mengguyur Kota Medan pada Rabu (22/8/2018) malam berdampak terhadap peningkatan debit air sungai, Kamis (23/8/2018) pagi. Pusdalops Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Medan mencatat, berdasarkan hasil monitoring yang mereka lakukan, ketinggian 4 Daerah Aliran Sungai (DAS) di Kota Medan naik, dari kondisi normalnya. “Berdasarkan pemantauan terhadap tinggi air muka DAS Kota Medan pada pagi ini ada mengalami peningkatan,” ungkap Koordinator Pusdalops BPBD Medan M Yunus kepada wartawan. Yunus memaparkan, untuk hasil monitoring yang dilakukan di DAS Sunggal PDAM, kenaikan tinggi air muka sungai mengalami kenaikan 20-40 cm. “Warna air pada sungai ini berwarna kecoklatan. Sedangkan untuk arus, normal,” jelasnya. Kemudian untuk hasil monitoring yang dilakukan di DAS Babura, tepatnya dilakukan di jembatan Jalan AH Nasution, ketinggian sungai mengalami kenaikan sejauh 70 cm. “Untuk warna air kuning, dan arus terpantau deras,” terangnya. Sedangkan untuk monitoring yang dilakukan di DAS Deli, tepatnya dilakukan di jembatan Jalan Juanda, tinggi sungai ini tercatat mengalami kenaikan sebanyak 20-30 cm. “Di sini warna air sungai kecoklatan, dan arus normal,” sebutnya. Begitupun, monitoring yang dilakukan terhadap DAS Denai, tinggi muka air pada sungai ini tercatat mengalami kenaikan 20-40 cm. “Warna air juga kecoklatan. Sedangkan untuk arus juga normal,” pungkasnya. . Sumber : http://www.medanbisnisdaily.com/m/news/online/read/2018/08/23/48638/ketinggian_debit_air_sungai_di_medan_meningkat/

Hujan deras yang mengguyur Kota Medan pada Rabu (22/8/2018) malam berdampak terhadap peningkatan debit air sungai, Kamis (23/8/2018) pagi. Pusdalops Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Medan mencatat, berdasarkan hasil monitoring yang mereka lakukan, ketinggian 4 Daerah Aliran Sungai (DAS) di Kota Medan naik, dari kondisi normalnya. “Berdasarkan pemantauan terhadap tinggi air muka DAS Kota Medan pada pagi ini ada mengalami peningkatan,” ungkap Koordinator Pusdalops BPBD Medan M Yunus kepada wartawan.

Yunus memaparkan, untuk hasil monitoring yang dilakukan di DAS Sunggal PDAM, kenaikan tinggi air muka sungai mengalami kenaikan 20-40 cm. “Warna air pada sungai ini berwarna kecoklatan. Sedangkan untuk arus, normal,” jelasnya.

Kemudian untuk hasil monitoring yang dilakukan di DAS Babura, tepatnya dilakukan di jembatan Jalan AH Nasution, ketinggian sungai mengalami kenaikan sejauh 70 cm. “Untuk warna air kuning, dan arus terpantau deras,” terangnya.

Sedangkan untuk monitoring yang dilakukan di DAS Deli, tepatnya dilakukan di jembatan Jalan Juanda, tinggi sungai ini tercatat mengalami kenaikan sebanyak 20-30 cm. “Di sini warna air sungai kecoklatan, dan arus normal,” sebutnya.

Begitupun, monitoring yang dilakukan terhadap DAS Denai, tinggi muka air pada sungai ini tercatat mengalami kenaikan 20-40 cm. “Warna air juga kecoklatan. Sedangkan untuk arus juga normal,” pungkasnya.
.
Sumber :
http://www.medanbisnisdaily.com/m/news/online/read/2018/08/23/48638/ketinggian_debit_air_sungai_di_medan_meningkat/

Warga Kota Medan sempat digegerkan dengan adanya penemuan beberapa mayat di aliran Sungai Deli, pada Rabu (11/7/2018). . Bukan tidak tanggung, lima mayat ditemukan di aliran Sungai Deli. . Menanggapi banyaknya penemuan mayat yang terjadi kemarin, Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja mengatakan pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan penyebab kematian, dari penemuan mayat-mayat di aliran sungai tersebut. . “Ini kan ada beberapa TKP dan tidak semuanya di Kota Medan. Ada juga yang di daerah Belawan. Jadi harap bersabar, karena kita masih menunggu hasil Labfor,” kata Tatan, Kamis (12/7/2018). . Terkait banyaknya penemuan mayat pada Rabu (11/7/2018) kemarin, apakah ada dugaan korban pembunuhan? . Tatan belum bisa memastikan dugaan tersebut. . “Yang jelas kita masih menunggu hasil pemeriksaan dari rumah sakit,” ujar Tatan. . Perlu diketahui, penemuan 5 mayat laki-laki di aliran Sungai Deli, di antaranya dua mayat di Medan Barat tepatnya di Lingkungan XII daj VII. Satu mayat di belakang Selecta Kelurahan Sukamulya dan satu mayat di aliran Sungai Deli menuju Belawan. . Sumber : http://medan.tribunnews.com/2018/07/12/5-mayat-ditemukan-di-aliran-sungai-deli-polisi-tunggu-hasil-pemeriksaan-rumah-sakit

Warga Kota Medan sempat digegerkan dengan adanya penemuan beberapa mayat di aliran Sungai Deli, pada Rabu (11/7/2018).
.
Bukan tidak tanggung, lima mayat ditemukan di aliran Sungai Deli.
.
Menanggapi banyaknya penemuan mayat yang terjadi kemarin, Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja mengatakan pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan penyebab kematian, dari penemuan mayat-mayat di aliran sungai tersebut.
.
“Ini kan ada beberapa TKP dan tidak semuanya di Kota Medan. Ada juga yang di daerah Belawan. Jadi harap bersabar, karena kita masih menunggu hasil Labfor,” kata Tatan, Kamis (12/7/2018).
.
Terkait banyaknya penemuan mayat pada Rabu (11/7/2018) kemarin, apakah ada dugaan korban pembunuhan?
.
Tatan belum bisa memastikan dugaan tersebut.
.
“Yang jelas kita masih menunggu hasil pemeriksaan dari rumah sakit,” ujar Tatan.
.
Perlu diketahui, penemuan 5 mayat laki-laki di aliran Sungai Deli, di antaranya dua mayat di Medan Barat tepatnya di Lingkungan XII daj VII. Satu mayat di belakang Selecta Kelurahan Sukamulya dan satu mayat di aliran Sungai Deli menuju Belawan.
.
Sumber : http://medan.tribunnews.com/2018/07/12/5-mayat-ditemukan-di-aliran-sungai-deli-polisi-tunggu-hasil-pemeriksaan-rumah-sakit

Penemuan mayat seorang pria disungai Deli didaerah jalan sekata, kecamatan Medan barat pagi ini 11/07/2018. . Penemuan mayat ini bermula saat anak – anak yang bermain sungai melihat ada mayat disungai dan langsung melaporkan pada warga sekitar. . Mayat pria yang belum diketahui identitas nya ini menggunakan baju kaos dan celana jeans langsung di bawa ke rumah sakit. . Video kiriman Dimas Aditya Adjie melalui Line @medantalk

Penemuan mayat seorang pria disungai Deli didaerah jalan sekata, kecamatan Medan barat pagi ini 11/07/2018.
.
Penemuan mayat ini bermula saat anak – anak yang bermain sungai melihat ada mayat disungai dan langsung melaporkan pada warga sekitar.
.
Mayat pria yang belum diketahui identitas nya ini menggunakan baju kaos dan celana jeans langsung di bawa ke rumah sakit.
.
Video kiriman Dimas Aditya Adjie melalui Line @medantalk

Bocah 4 Tahun Tewas Terseret Arus Sungai Deli . Meluapnya aliran air sungai deli yang terjadi akibat hujan dengan intensitas tinggi di Kota Medan mengakibatkan tewasnya seorang Bocah berusia 4 tahun . Bocah Bernama Noval ini merupakan salah satu warga yang tinggal di Kelurahan Sei Mati, Kecamatan Medan Maimun . Noval ditemukan tewas terseret arus sungai Deli yang meluap setelah sebelumnya Korban disuruh orang tuanya untuk menunggu di salah satu gang tak jauh dari rumahnya yang terendam banjir, sementara kedua orang tuanya yaitu Irwanto dan Khadijah kembali kerumah untuk melihat situasi banjir yang melanda rumah mereka. . Namun ketika suami-istri itu kembali, Noval yang memang tidak diawasi itu sudah tidak lagi berada di tempat.dimana ia ditinggalkan . “Kemudian orangtua korban yang dibantu oleh TRC BPBD Kota Medan bersama sebagian warga mencari keberadaan korban. Korban ditemukan di Gang Merdeka yang tidak jauh dari lokasi korban menunggu,” kata Manajer Pusdalops BPBD Medan, M Yunus, Minggu siang. . Setelah ditemukan, korban kemudian dievakuasi ke RS Teratai. “Namun nyawa korban tak tertolong,” terangnya.(red) . Sumber : http://medanheadlines.com/2017/12/03/bocah-4-tahun-tewas-terseret-arus-sungai-deli/

Bocah 4 Tahun Tewas Terseret Arus Sungai Deli
.
Meluapnya aliran air sungai deli yang terjadi akibat hujan dengan intensitas tinggi di Kota Medan mengakibatkan tewasnya seorang Bocah berusia 4 tahun
.
Bocah Bernama Noval ini merupakan salah satu warga yang tinggal di Kelurahan Sei Mati, Kecamatan Medan Maimun
.
Noval ditemukan tewas terseret arus sungai Deli yang meluap setelah sebelumnya Korban disuruh orang tuanya untuk menunggu di salah satu gang tak jauh dari rumahnya yang terendam banjir, sementara kedua orang tuanya yaitu Irwanto dan Khadijah kembali kerumah untuk melihat situasi banjir yang melanda rumah mereka.
.
Namun ketika suami-istri itu kembali, Noval yang memang tidak diawasi itu sudah tidak lagi berada di tempat.dimana ia ditinggalkan
.
“Kemudian orangtua korban yang dibantu oleh TRC BPBD Kota Medan bersama sebagian warga mencari keberadaan korban. Korban ditemukan di Gang Merdeka yang tidak jauh dari lokasi korban menunggu,” kata Manajer Pusdalops BPBD Medan, M Yunus, Minggu siang.
.
Setelah ditemukan, korban kemudian dievakuasi ke RS Teratai. “Namun nyawa korban tak tertolong,” terangnya.(red)
.
Sumber : http://medanheadlines.com/2017/12/03/bocah-4-tahun-tewas-terseret-arus-sungai-deli/

Munculnya banjir dan genangan air dibeberapa titik di Kota Medan, selain tanggung jawab pemerintah, ini juga menjadi tanggung jawab masyarakat. Sebaiknya kita bersama menjaga kebersihan kungkungan dengan cara jangan buang sampah ke kali, sungai, atau parit, sehingga tidak menyebabkan penyumbatan saat hujan.(yu

Munculnya banjir dan genangan air dibeberapa titik di Kota Medan, selain tanggung jawab pemerintah, ini juga menjadi tanggung jawab masyarakat.

Sebaiknya kita bersama menjaga kebersihan kungkungan dengan cara jangan buang sampah ke kali, sungai, atau parit, sehingga tidak menyebabkan penyumbatan saat hujan.(yu