Hai sobat Indomaret Bagi Anda Pelaku Usaha UMKM, mari bergabung & bermitra bersama kami Disini Indomaret Medan memberikan Anda Kesempatan untuk berwirausaha di teras Indomaret Bagi Anda yang berminat, Anda bisa memilih lokasi toko dimanapun Anda ingin berwirausaha & nikmati promosinya Untuk Info lebih lanjut, dapat menghubungi Contact Person Deni : 0811 6284 465 / 0821 6245 4160 Dimas : 0811 6029 707 / 0821 2776 6003 Anggi : 0811 6029 480 / 0821 8001 5983 Mirza : 0813 7650 7065 Rudi (Aceh) : 0811 6029 260 / 0853 6172 4402

Hai sobat Indomaret
Bagi Anda Pelaku Usaha UMKM, mari bergabung & bermitra bersama kami
Disini Indomaret Medan memberikan Anda Kesempatan untuk berwirausaha di teras Indomaret
Bagi Anda yang berminat, Anda bisa memilih lokasi toko dimanapun Anda ingin berwirausaha & nikmati promosinya
Untuk Info lebih lanjut, dapat menghubungi Contact Person
Deni : 0811 6284 465 / 0821 6245 4160
Dimas : 0811 6029 707 / 0821 2776 6003
Anggi : 0811 6029 480 / 0821 8001 5983
Mirza : 0813 7650 7065
Rudi (Aceh) : 0811 6029 260 / 0853 6172 4402

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) tengah melakukan finalisasi aturan pembentukan papan akselerasi. Papan ini disediakan untuk perusahaan rintisan (startup) dan UKM yang ingin mengakses dana di pasar modal. . Direktur Penilaian Perusahaan BEI, I Gede Nyoman Yetna Setia mengatakan, sebelumnya BEI telah menyerahkan draft aturan tersebut untuk dikaji oleh OJK dan pihak terkait termasuk pelaku usahanya. Hasilnya ada beberapa aturan teknis yang diubah. . “Peraturan ini sudah proses making rule. Sudah disampaikan pelaku juga, kita sudah dapat masukan dari OJK dan pelaku. Kita sedang revisi di bursanya,” tuturnya di Gedung BEI, Jakarta, Kamis (6/9/2018). . Nyoman menerangkan beberapa aturan yang direvisi di antaranya seperti syarat perusahaan rintisan dan UKM yang masuk papan akselerasi harus bisa cetak laba enam tahun setelah sahamnya dicatatkan. Sebelumnya BEI mengusulkan 10 tahun. . “Itu usulan mereka, jadi perusahaan yang masuk bisa reaktif cepat,” tuturnya. . Dalam prakteknya, BEI akan melakukan monitoring terhadap emiten-emiten di papan akselerasi nantinya. Setiap tahunnya mereka harus menyampaikan laporan keuangan untuk dipantau progres bisnisnya. . Jika progres dari perusahaannya tidak menunjukkan hal yang positif, BEI akan memanggil perusahaan tersebut untuk mempertanyakan strategi bisnisnya. . “Apakah fokus bisnis modelnya akan diubah, kalau belum progres kan ada yang salah,” tambahnya. . Jika selama 6 tahun tidak akan progres, maka BEI akan menerapkan ketentuan yang berlaku, termasuk penghapusan pencatatan saham (delisting). Namun yang terpenting BEI diawal akan melakukan validasi apakah perusahaan rintisan itu bisa mencetak laba selama 6 tahun. . Kemudian revisi yang lainnya adalah ketentuan penggunaan standar akuntansi. Untuk perusahaan yang masuk papan akselerasi tidak diharuskan menggunakan standar akuntansi PSAK melainkan standar akuntasi keuangan Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik (SAK ETAP). . Aturan papan akselerasi itu ditargetkan selesai pada tahun ini. BEI juga berharap penerapan papan akselerasi bisa dilakukan segera setelah aturannya terbit. . Sumber : www.detik.com

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) tengah melakukan finalisasi aturan pembentukan papan akselerasi. Papan ini disediakan untuk perusahaan rintisan (startup) dan UKM yang ingin mengakses dana di pasar modal.
.
Direktur Penilaian Perusahaan BEI, I Gede Nyoman Yetna Setia mengatakan, sebelumnya BEI telah menyerahkan draft aturan tersebut untuk dikaji oleh OJK dan pihak terkait termasuk pelaku usahanya. Hasilnya ada beberapa aturan teknis yang diubah.
.
“Peraturan ini sudah proses making rule. Sudah disampaikan pelaku juga, kita sudah dapat masukan dari OJK dan pelaku. Kita sedang revisi di bursanya,” tuturnya di Gedung BEI, Jakarta, Kamis (6/9/2018).
.
Nyoman menerangkan beberapa aturan yang direvisi di antaranya seperti syarat perusahaan rintisan dan UKM yang masuk papan akselerasi harus bisa cetak laba enam tahun setelah sahamnya dicatatkan. Sebelumnya BEI mengusulkan 10 tahun.
.
“Itu usulan mereka, jadi perusahaan yang masuk bisa reaktif cepat,” tuturnya.
.
Dalam prakteknya, BEI akan melakukan monitoring terhadap emiten-emiten di papan akselerasi nantinya. Setiap tahunnya mereka harus menyampaikan laporan keuangan untuk dipantau progres bisnisnya.
.
Jika progres dari perusahaannya tidak menunjukkan hal yang positif, BEI akan memanggil perusahaan tersebut untuk mempertanyakan strategi bisnisnya.
.
“Apakah fokus bisnis modelnya akan diubah, kalau belum progres kan ada yang salah,” tambahnya.
.
Jika selama 6 tahun tidak akan progres, maka BEI akan menerapkan ketentuan yang berlaku, termasuk penghapusan pencatatan saham (delisting). Namun yang terpenting BEI diawal akan melakukan validasi apakah perusahaan rintisan itu bisa mencetak laba selama 6 tahun.
.
Kemudian revisi yang lainnya adalah ketentuan penggunaan standar akuntansi. Untuk perusahaan yang masuk papan akselerasi tidak diharuskan menggunakan standar akuntansi PSAK melainkan standar akuntasi keuangan Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik (SAK ETAP).
.
Aturan papan akselerasi itu ditargetkan selesai pada tahun ini. BEI juga berharap penerapan papan akselerasi bisa dilakukan segera setelah aturannya terbit.
.
Sumber : www.detik.com