Penangkapan kasus narkotika jenis ganja terhadap warga asing salah satu tempat penginapan di Kelurahan Sudirejo 2 Medan pada 25/07/2019 sekitar pukul 02.00 wib. . Pelaku yang merupakan warga Negara Jerman berusia 39 tahun ini ditangkap dengan barang bukti 1 ons ganja kering dama bungkus kertas, saat dilakukan test urine positif. . Dari kronologi penangkapan, pelaku sempat berusaha melarikan diri sambil memasukkan barang bukti kedam saku celana. Saat diinterogasi pelaku mengkui barang bukti tersebut adalah miliknya. . •• Follow @MakanTalk untuk info wisata kuliner •• Follow @OtomTalk untuk video otomotif lainnya •• Mau cari kost / rumah? Inspirasi design? Follow @RumahTalk •• Untuk Medan Punya Cerita Follow @medanku •• Bingung Cari Kerja atau Cari karyawan? Cek info Lowongan Kerja. Follow @KarirGram

Penangkapan kasus narkotika jenis ganja terhadap warga asing salah satu tempat penginapan di Kelurahan Sudirejo 2 Medan pada 25/07/2019 sekitar pukul 02.00 wib.
.
Pelaku yang merupakan warga Negara Jerman berusia 39 tahun ini ditangkap dengan barang bukti 1 ons ganja kering dama bungkus kertas, saat dilakukan test urine positif.
.
Dari kronologi penangkapan, pelaku sempat berusaha melarikan diri sambil memasukkan barang bukti kedam saku celana. Saat diinterogasi pelaku mengkui barang bukti tersebut adalah miliknya.
.
•• Follow @MakanTalk untuk info wisata kuliner
•• Follow @OtomTalk untuk video otomotif lainnya
•• Mau cari kost / rumah? Inspirasi design? Follow @RumahTalk
•• Untuk Medan Punya Cerita Follow @medanku
•• Bingung Cari Kerja atau Cari karyawan? Cek info Lowongan Kerja. Follow @KarirGram

Video viral hari ini . . Video : @ghandynovember . •• Follow @MakanTalk untuk info wisata kuliner •• Follow @OtomTalk untuk video otomotif lainnya •• Mau cari kost / rumah? Inspirasi design? Follow @RumahTalk •• Untuk Medan Punya Cerita Follow @medanku •• Bingung Cari Kerja atau Cari karyawan? Cek info Lowongan Kerja. Follow @KarirGram

Video viral hari ini
.
.
Video : @ghandynovember
.
•• Follow @MakanTalk untuk info wisata kuliner
•• Follow @OtomTalk untuk video otomotif lainnya
•• Mau cari kost / rumah? Inspirasi design? Follow @RumahTalk
•• Untuk Medan Punya Cerita Follow @medanku
•• Bingung Cari Kerja atau Cari karyawan? Cek info Lowongan Kerja. Follow @KarirGram

Tolak Celup Tinta, Seorang Warga Bacok Petugas KPPS di Blitar . Keributan yang berakibat penyerangan terjadi di sebuah TPS di Kota Blitar. Seorang pemilih menolak mencelupkan jarinya ke tinta hingga menimbulkan cekcok dengan petugas KPPS. . Parahnya, usai cekcok reda, pemilih itu kembali ke TPS dengan membawa senjata tajam dan langsung membacok seorang petugas KPPS. Bacokan itu mengenai dagu petugas. . Insiden itu terjadi di TPS 16 Jalan Mayang Tengah, Kelurahan/Kecamatan Sukorejo, Kota Blitar. Kejadian sekitar pukul 10.00 WIB itu membuat proses pencoblosan terhambat. Saat itu, pelaku berinisial YA (38) datang ke TPS dan melakukan pencoblosan. Setelah itu pelaku menolak untuk dicelupkan tangannya ke dalam tinta. . “Akhir pencoblosan itu kan celup tinta. Tapi pelaku gak mau. Mereka lalu cekcok, tapi pelaku mau celup tinta di jarinya. Tapi, setelah itu pelaku pulang terus kembali lagi bawa senjata tajam,” kata Kasi Pemerintahan, Keamanan, Trantibum Kelurahan Sukorejo, Kota Blitar Iwan Purwanto pada detikcom di lokasi, Rabu (17/4/2019). . Pelaku langsung menyerang petugas KPPS bagian pencelupan tinta. Akibatnya, seorang petugas bernama Luki Setia (40), mengalami luka sayat di bagian dagunya. Sedangkan pelaku YA langsung melarikan diri. . Kapolsek Sukorejo Kompol Agus Fauzi membenarkan insiden tersebut. Polisi kini tengah memburu YA yang kabur usai melukai petugas KPPS tersebut. . “Benar. Ini masih dalam proses penyelidikan,” jawab Agus melalui pesan di WhatsApp

Tolak Celup Tinta, Seorang Warga Bacok Petugas KPPS di Blitar
.
Keributan yang berakibat penyerangan terjadi di sebuah TPS di Kota Blitar. Seorang pemilih menolak mencelupkan jarinya ke tinta hingga menimbulkan cekcok dengan petugas KPPS.
.
Parahnya, usai cekcok reda, pemilih itu kembali ke TPS dengan membawa senjata tajam dan langsung membacok seorang petugas KPPS. Bacokan itu mengenai dagu petugas.
.
Insiden itu terjadi di TPS 16 Jalan Mayang Tengah, Kelurahan/Kecamatan Sukorejo, Kota Blitar. Kejadian sekitar pukul 10.00 WIB itu membuat proses pencoblosan terhambat. Saat itu, pelaku berinisial YA (38) datang ke TPS dan melakukan pencoblosan. Setelah itu pelaku menolak untuk dicelupkan tangannya ke dalam tinta.
.
“Akhir pencoblosan itu kan celup tinta. Tapi pelaku gak mau. Mereka lalu cekcok, tapi pelaku mau celup tinta di jarinya. Tapi, setelah itu pelaku pulang terus kembali lagi bawa senjata tajam,” kata Kasi Pemerintahan, Keamanan, Trantibum Kelurahan Sukorejo, Kota Blitar Iwan Purwanto pada detikcom di lokasi, Rabu (17/4/2019).
.
Pelaku langsung menyerang petugas KPPS bagian pencelupan tinta. Akibatnya, seorang petugas bernama Luki Setia (40), mengalami luka sayat di bagian dagunya. Sedangkan pelaku YA langsung melarikan diri.
.
Kapolsek Sukorejo Kompol Agus Fauzi membenarkan insiden tersebut. Polisi kini tengah memburu YA yang kabur usai melukai petugas KPPS tersebut.
.
“Benar. Ini masih dalam proses penyelidikan,” jawab Agus melalui pesan di WhatsApp

Warga Kelurahan Sei Dendang, Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat menyerahkan seekor anak Harimau Akar berusia 1,5 tahun yang ditemukannya kepada pihak Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA). . “Anak Harimau Akar itu diserahkan sekitar pukul 10.00 WIB tadi. Anak Harimau Akar itu diduga peliharaan warga yang lepas. Hewan itu diterima perwakilan BBKSDA Adi Maulana Ramli bersama drh Fatimah Sari,” kata Evi Susanti, warga yang menemukan anak Harimau Akar tersebut, di Stabat, Sabtu (30/3). . Disampaikan Evi Susanti yang didampingi keluarganya, pada Jumat (29/3) subuh ada sebuah mobil pick up parkir di depan rumahnya, dimana anjing keluarga tersebut menyalak. Pada saat itulah ditemukan seekor anak Harimau Akar tersebut. . Kemudian atas inisiatif keluarga, anak harimau itu dimasukkan ke dalam kandang, lalu pihak keluarga karena tidak ingin berurusan dengan hukum menghubungi instansi terkait agar datang mengambil binatang tersebut. . Saat dilihat oleh tim mereka lalu berinisiatif untuk membawa anak harimau itu untuk segera diselamatkan. . “Kemungkinan anak Harimau Akar ini peliharaan warga yang lepas,” katanya. . Walaupun tampak dalam kondisi lemas, tapi anak Harimau Akar ini masih memperlihatkan kegarangannya. . Usai diserahterimakan, anak harimau itu dibawa ke Pusat Penyelamat Satwa di Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Tanah Karo. . Sumber : https://sumut.antaranews.com/berita/203865/warga-stabat-serahkan-anak-harimau-akar-ke-bbksda

Warga Kelurahan Sei Dendang, Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat menyerahkan seekor anak Harimau Akar berusia 1,5 tahun yang ditemukannya kepada pihak Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA).
.
“Anak Harimau Akar itu diserahkan sekitar pukul 10.00 WIB tadi. Anak Harimau Akar itu diduga peliharaan warga yang lepas. Hewan itu diterima perwakilan BBKSDA Adi Maulana Ramli bersama drh Fatimah Sari,” kata Evi Susanti, warga yang menemukan anak Harimau Akar tersebut, di Stabat, Sabtu (30/3).
.
Disampaikan Evi Susanti yang didampingi keluarganya, pada Jumat (29/3) subuh ada sebuah mobil pick up parkir di depan rumahnya, dimana anjing keluarga tersebut menyalak. Pada saat itulah ditemukan seekor anak Harimau Akar tersebut.
.
Kemudian atas inisiatif keluarga, anak harimau itu dimasukkan ke dalam kandang, lalu pihak keluarga karena tidak ingin berurusan dengan hukum menghubungi instansi terkait agar datang mengambil binatang tersebut.
.
Saat dilihat oleh tim mereka lalu berinisiatif untuk membawa anak harimau itu untuk segera diselamatkan.
.
“Kemungkinan anak Harimau Akar ini peliharaan warga yang lepas,” katanya.
.
Walaupun tampak dalam kondisi lemas, tapi anak Harimau Akar ini masih memperlihatkan kegarangannya.
.
Usai diserahterimakan, anak harimau itu dibawa ke Pusat Penyelamat Satwa di Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Tanah Karo.
.
Sumber : https://sumut.antaranews.com/berita/203865/warga-stabat-serahkan-anak-harimau-akar-ke-bbksda

Jagat maya dihebohkan dengan video pendek keranda mayat dihanyutkan warga di Sungai Lamong, Kabupaten Gresik, Jawa Timur (Jatim). Warga Dusun Gorean Lor, Desa Cermen Lerek, Kecamatan Kedamean, terpaksa melakukan hal tersebut agar bisa cepat mencapai lokasi tempat pemakaman umum (TPU) yang berada di seberang Kali Lamong. . Informasi yang dirangkum, keranda mayat itu membawa jenazah Bu Sayu, seorang warga setempat. Keranda itu ditempatkan di atas ban mobil yang dijadikan sebagai pelampung. Tampak ada tujuh warga yang mengikutinya dari belakang dengan cara mencemplungkan badan ke Kali Lamong yang kedalamannya mencapai 1,5 meter. . “Ini masih lumayan tidak begitu dalam,” ujar Ketua GP Ansor Ranting Cermen Lerek Nur Huda (34), seperti dilansir oleh wartawan, Kamis (14/2/2019). . Perangkat Bidang Kesra Cermen Lerek Marzuki mengatakan, upaya menghanyutkan keranda jenazah itu karena merupakan cara paling cepat untuk sampai TPU. Sebab, jika mengikuti jalur normal melalui darat harus menempuh jarak 6 Kilometer (Km). . “Dulu kan TPU jadi satu. Tapi karena Cermen Lerek kena banjir tahunan Kali Lamong. Akhirnya kena sodetan dan TPU nya terpisah kena Kali Lamong,” katanya. . Marzuki menambahkan, menghanyutkan keranda jenazah dilakukan pada saat Kali Lamong sedang pasang. Kalau surut, bisanya langsung dibawa berantai untuk menyeberanginya. . “Karena memang tidak ada jembatan. Kami sudah lama mengeluhkan ke Pemkab tapi tidak pernah direspons,” tuturnya. . Diketahui, biasanya hal seperti ini tidak pernah diekspos. Namun, saat meninggalnya Sayu ada upaya sengaja di-viralkan untuk menarik perhatian pihak berwenang . Sumber : http://matatelinga.com/Nasional/Keranda-Mayat-Dihanyutkan-di-Sungai-Sontak-Viral-di-Kalangan-Warga-Net # net

Jagat maya dihebohkan dengan video pendek keranda mayat dihanyutkan warga di Sungai Lamong, Kabupaten Gresik, Jawa Timur (Jatim). Warga Dusun Gorean Lor, Desa Cermen Lerek, Kecamatan Kedamean, terpaksa melakukan hal tersebut agar bisa cepat mencapai lokasi tempat pemakaman umum (TPU) yang berada di seberang Kali Lamong.
.
Informasi yang dirangkum, keranda mayat itu membawa jenazah Bu Sayu, seorang warga setempat. Keranda itu ditempatkan di atas ban mobil yang dijadikan sebagai pelampung. Tampak ada tujuh warga yang mengikutinya dari belakang dengan cara mencemplungkan badan ke Kali Lamong yang kedalamannya mencapai 1,5 meter.
.
“Ini masih lumayan tidak begitu dalam,” ujar Ketua GP Ansor Ranting Cermen Lerek Nur Huda (34), seperti dilansir oleh wartawan, Kamis (14/2/2019).
.
Perangkat Bidang Kesra Cermen Lerek Marzuki mengatakan, upaya menghanyutkan keranda jenazah itu karena merupakan cara paling cepat untuk sampai TPU. Sebab, jika mengikuti jalur normal melalui darat harus menempuh jarak 6 Kilometer (Km).
.
“Dulu kan TPU jadi satu. Tapi karena Cermen Lerek kena banjir tahunan Kali Lamong. Akhirnya kena sodetan dan TPU nya terpisah kena Kali Lamong,” katanya.
.
Marzuki menambahkan, menghanyutkan keranda jenazah dilakukan pada saat Kali Lamong sedang pasang. Kalau surut, bisanya langsung dibawa berantai untuk menyeberanginya.
.
“Karena memang tidak ada jembatan. Kami sudah lama mengeluhkan ke Pemkab tapi tidak pernah direspons,” tuturnya.
.
Diketahui, biasanya hal seperti ini tidak pernah diekspos. Namun, saat meninggalnya Sayu ada upaya sengaja di-viralkan untuk menarik perhatian pihak berwenang
.
Sumber : http://matatelinga.com/Nasional/Keranda-Mayat-Dihanyutkan-di-Sungai-Sontak-Viral-di-Kalangan-Warga-Net # net

Terduga aksi pencurian sepeda motor yang terjadi di jalan beringin pasar VII Tembung siang ini sekitar pukul 11.30 wib. . Terduga pelaku sempat tarik menarik tas dengan korban sehingga didengar oleg tetangga dan langsung menangkap terduga langsung menjadi sasaran kekesalan warga. . Video kiriman @Arya_bagus17 melalui Line @medantalk . •• Punya foto/video yang anda ingin berbagi? Silakan LINE ke @medantalk untuk di sharing bersama •• Follow @MakanTalk untuk info wisata kuliner •• Follow @OtomTalk untuk video otomotif lainnya •• Mau cari kost / rumah? Inspirasi design? Follow @RumahTalk •• Untuk Medan Punya Cerita Follow @medanku •• Bingung Cari Kerja atau Cari karyawan? Cek info Lowongan Kerja. Follow @KarirGram

Terduga aksi pencurian sepeda motor yang terjadi di jalan beringin pasar VII Tembung siang ini sekitar pukul 11.30 wib.
.
Terduga pelaku sempat tarik menarik tas dengan korban sehingga didengar oleg tetangga dan langsung menangkap terduga langsung menjadi sasaran kekesalan warga.
.
Video kiriman @Arya_bagus17 melalui Line @medantalk
.
•• Punya foto/video yang anda ingin berbagi? Silakan LINE ke @medantalk untuk di sharing bersama
•• Follow @MakanTalk untuk info wisata kuliner
•• Follow @OtomTalk untuk video otomotif lainnya
•• Mau cari kost / rumah? Inspirasi design? Follow @RumahTalk
•• Untuk Medan Punya Cerita Follow @medanku
•• Bingung Cari Kerja atau Cari karyawan? Cek info Lowongan Kerja. Follow @KarirGram

Aksi protes warga Jalan Pancing 1 Kelurahan Besar Kecamatan Medan Labuhan menuntut perbaikan jalan yang menurut mereka rusak akibat truk-truk besar dan container yang melintas dan juga menuntut relokasi gudang – gudang truck yang ada di kelurahan besar hari ini 29/01/2019. . Video kiriman melalui Line @medantalk . •• Punya foto/video yang anda ingin berbagi? Silakan LINE ke @medantalk untuk di sharing bersama •• Follow @MakanTalk untuk info wisata kuliner •• Follow @OtomTalk untuk video otomotif lainnya •• Mau cari kost / rumah? Inspirasi design? Follow @RumahTalk •• Untuk Medan Punya Cerita Follow @medanku •• Bingung Cari Kerja atau Cari karyawan? Cek info Lowongan Kerja. Follow @KarirGram

Aksi protes warga Jalan Pancing 1 Kelurahan Besar Kecamatan Medan Labuhan menuntut perbaikan jalan yang menurut mereka rusak akibat truk-truk besar dan container yang melintas dan juga menuntut relokasi gudang – gudang truck yang ada di kelurahan besar hari ini 29/01/2019.
.
Video kiriman melalui Line @medantalk
.
•• Punya foto/video yang anda ingin berbagi? Silakan LINE ke @medantalk untuk di sharing bersama
•• Follow @MakanTalk untuk info wisata kuliner
•• Follow @OtomTalk untuk video otomotif lainnya
•• Mau cari kost / rumah? Inspirasi design? Follow @RumahTalk
•• Untuk Medan Punya Cerita Follow @medanku
•• Bingung Cari Kerja atau Cari karyawan? Cek info Lowongan Kerja. Follow @KarirGram

Keluarga Miskin Bisa Dapat Bantuan Rp 10 Juta Tahun Depan . Kabar gembira buat keluarga miskin di Indonesia. Mulai 2019 pemerintah akan melipatgandakan bantuan sosial melalui program keluarga harapan (PKH). . Hal itu juga terkonfirmasi dari alokasi anggaran PKH naik hampir dua kali lipat dari Rp 19,3 triliun di tahun 2018 menjadi Rp 34,4 triliun di tahun 2019. . Pemerintah juga memutuskan untuk mengubah skema dari yang semula flat menjadi sesuai kondisi dan komponen. . Menteri Sosial Agus Gumiwang mengatakan skema pemberian PKHpada tahun depan menggunakan skema yang baru dan ditujukan kepada 10 juta KPM. . Agus menyebut, jika sebelumnya dana PKH yang diterima KPM sebesar Rp 1,89 juta per keluarga per tahun. Kini, dananya disesuaikan berdasarkan indeks bantuan sosial PKH tahun 2019. Di mana, untuk bantuan tetap satu keluarga, reguler Rp 550.000 per keluarga per tahun, PKH Akses atau khusus keluarga yang sulit terjangkau sebesar Rp 1 juta per keluarga per tahun. . Dari angka tersebut, para keluarga penerima manfaat pun masih bisa mendapatkan tambahan yang besar. Yaitu berasal dari bantuan komponen setiap jiwa. Jika dalam satu keluarga ada ibu hamil dan balita akan mendapatkan tambahan sebesar Rp 2,4 juta. . Selanjutnya, jika terdapat anak SD sederajat mendapat tambahan Rp 900 ribu, anak SMP sederajat sebesar Rp 1,5 juta, anak SMA sebesar Rp 2 juta, penyandang disabilitas sebesar Rp 2,4 juta, dan lansia di atas 60 tahun sebesar Rp 2,4 juta. . Jika dihitung, untuk keluarga miskin reguler total dalam satu tahun bisa menerima Rp 9,75 juta per keluarga. Dengan hitungan maksimal empat komponen. Angka tersebut berasal dari komponen dengan nilai paling tinggi. . Sedangkan untuk PKH akses atau keluarga sulit terjangkau bisa mendapatkan bantuan mencapai Rp 10,2 juta per keluarga per tahun. Itu pun dengan komponen yang nilainya paling tinggi. . Sumber : www.detik.com

Keluarga Miskin Bisa Dapat Bantuan Rp 10 Juta Tahun Depan
.
Kabar gembira buat keluarga miskin di Indonesia. Mulai 2019 pemerintah akan melipatgandakan bantuan sosial melalui program keluarga harapan (PKH).
.
Hal itu juga terkonfirmasi dari alokasi anggaran PKH naik hampir dua kali lipat dari Rp 19,3 triliun di tahun 2018 menjadi Rp 34,4 triliun di tahun 2019.
.
Pemerintah juga memutuskan untuk mengubah skema dari yang semula flat menjadi sesuai kondisi dan komponen.
.
Menteri Sosial Agus Gumiwang mengatakan skema pemberian PKHpada tahun depan menggunakan skema yang baru dan ditujukan kepada 10 juta KPM.
.
Agus menyebut, jika sebelumnya dana PKH yang diterima KPM sebesar Rp 1,89 juta per keluarga per tahun. Kini, dananya disesuaikan berdasarkan indeks bantuan sosial PKH tahun 2019. Di mana, untuk bantuan tetap satu keluarga, reguler Rp 550.000 per keluarga per tahun, PKH Akses atau khusus keluarga yang sulit terjangkau sebesar Rp 1 juta per keluarga per tahun.
.
Dari angka tersebut, para keluarga penerima manfaat pun masih bisa mendapatkan tambahan yang besar. Yaitu berasal dari bantuan komponen setiap jiwa. Jika dalam satu keluarga ada ibu hamil dan balita akan mendapatkan tambahan sebesar Rp 2,4 juta.
.
Selanjutnya, jika terdapat anak SD sederajat mendapat tambahan Rp 900 ribu, anak SMP sederajat sebesar Rp 1,5 juta, anak SMA sebesar Rp 2 juta, penyandang disabilitas sebesar Rp 2,4 juta, dan lansia di atas 60 tahun sebesar Rp 2,4 juta.
.
Jika dihitung, untuk keluarga miskin reguler total dalam satu tahun bisa menerima Rp 9,75 juta per keluarga. Dengan hitungan maksimal empat komponen. Angka tersebut berasal dari komponen dengan nilai paling tinggi.
.
Sedangkan untuk PKH akses atau keluarga sulit terjangkau bisa mendapatkan bantuan mencapai Rp 10,2 juta per keluarga per tahun. Itu pun dengan komponen yang nilainya paling tinggi.
.
Sumber : www.detik.com

Aksi terduga jambret yang terjadi pagi ini dijalan Ngumban Surbakti Medan 01/09/2018 sekitar pukul 07.00 wib . Terlihat seorang pria dihakimi massa ditengah jalan yang ditelanjangi, menurut warga yang ada disekitar, iya merupakan diduga begal atau jambret yang dikejar dan berhasil ditangkap dijalan ngumban Surbakti. . Masyarakat yang mengetahui hal ini langsung melampiaskan kekesalan terhadap terduga dan langsung mengikat nya sambil menunggu petugas tiba dilokasi karena lalu lintas seketika menjadi macet karena banyak pengguna jalan memperlambat laju kendaraannya untuk melihat kejadian ini. . Video kiriman Faiz, melalui Line @medantalk

Aksi terduga jambret yang terjadi pagi ini dijalan Ngumban Surbakti Medan 01/09/2018 sekitar pukul 07.00 wib
.
Terlihat seorang pria dihakimi massa ditengah jalan yang ditelanjangi, menurut warga yang ada disekitar, iya merupakan diduga begal atau jambret yang dikejar dan berhasil ditangkap dijalan ngumban Surbakti.
.
Masyarakat yang mengetahui hal ini langsung melampiaskan kekesalan terhadap terduga dan langsung mengikat nya sambil menunggu petugas tiba dilokasi karena lalu lintas seketika menjadi macet karena banyak pengguna jalan memperlambat laju kendaraannya untuk melihat kejadian ini.
.
Video kiriman Faiz, melalui Line @medantalk

Aksi terduga pencurian yang terjadi malam tadi sekitar pukul 20.00 di daerah Sei Mencirim dijalan Johar. . Terduga pelaku mencuri sepeda motor yang sedang terparkir dihalaman rumah yang berpagar. . Menurut informasi, terduga pelaku berjumalah 2 orang, salah satu masuk kedalam halaman untuk mengambil sepeda motor dan salah seorang lagi menunggu di sepeda motor diluar rumah. . Saat ketahuan warga, terduga pelaku langsung melarikan diri, tetapi yang berada didalam halaman berhasil ditangkap oleh warga dan sempat menjadi saaaran kemarahan warga. . Sepeda motor mereka yang ditinggal lari oleh terduga langsung dibakar dilokasi. . Bideo kiriman Refha Sahnofi melalui Line @MedanTalk

Aksi terduga pencurian yang terjadi malam tadi sekitar pukul 20.00 di daerah Sei Mencirim dijalan Johar.
.
Terduga pelaku mencuri sepeda motor yang sedang terparkir dihalaman rumah yang berpagar.
.
Menurut informasi, terduga pelaku berjumalah 2 orang, salah satu masuk kedalam halaman untuk mengambil sepeda motor dan salah seorang lagi menunggu di sepeda motor diluar rumah.
.
Saat ketahuan warga, terduga pelaku langsung melarikan diri, tetapi yang berada didalam halaman berhasil ditangkap oleh warga dan sempat menjadi saaaran kemarahan warga.
.
Sepeda motor mereka yang ditinggal lari oleh terduga langsung dibakar dilokasi.
.
Bideo kiriman Refha Sahnofi melalui Line @MedanTalk

Aksi protes warga siang ini yang berada disekitar Veteran pasar 6 dan pasar 7 hari ini 29/03/2018, dikarenakan proyek pembangunan tersebut memimbulkan debu dan menurut warga paku bumi diduga menjadi rumah warga retak. . Video kiriman Tina Nainggolan melalui Line @medantalk

Aksi protes warga siang ini yang berada disekitar Veteran pasar 6 dan pasar 7 hari ini 29/03/2018, dikarenakan proyek pembangunan tersebut memimbulkan debu dan menurut warga paku bumi diduga menjadi rumah warga retak.
.
Video kiriman Tina Nainggolan melalui Line @medantalk

Kepala Bidang Pengelolaan Administrasi Kependudukan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Medan, Arpian Saragih menyebutkan, hingga kini 209 ribu lagi warga Kota Medan belum melakukan perekaman elektronik Kartu Tanda Penduduk (e-KTP). . Biasanya, kata Arpian saat acara Diskusi Publik Sengkarut Pelayanan Pengurusan e-KTP dan Adminduk lainnya dalam rangka memeringati hari ulang tahun ke-18 Ombudsman RI di Kantor Ombudsman Medan, Sabtu (10/3/2018) masyarakat akan mengurus saat sudah mendesak. , “Uruslah saat belum butuh. Karena banyak warga yang mengurus pas lagi butuh sehingga terburu-buru minta siap. Malah tiap hari seluruh ada saja yang marah-marah dan kami sudah berupaya menyelesaikannya dengan bekerja selama 24 jam. Kami juga punya program dan anggaran rekaman keliling,” katanya. . Ia menyebutkan, Pemerintah Kota (Pemko) Medan mendapat jatah blanko e-KTP dari Kementerian Dalam Negeri (Kemndagri) sekitar 30.000-an blanko. Jumlah itu, ucapnya, siap mencukupi kebutuhan e-KTP masyarakat Kota Medan. . Sumber : http://www.medanbisnisdaily.com/m/news/online/read/2018/03/10/28511/disdukcapil_209_000_warga_medan_belum_rekam_e_ktp/

Kepala Bidang Pengelolaan Administrasi Kependudukan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Medan, Arpian Saragih menyebutkan, hingga kini 209 ribu lagi warga Kota Medan belum melakukan perekaman elektronik Kartu Tanda Penduduk (e-KTP).
.
Biasanya, kata Arpian saat acara Diskusi Publik Sengkarut Pelayanan Pengurusan e-KTP dan Adminduk lainnya dalam rangka memeringati hari ulang tahun ke-18 Ombudsman RI di Kantor Ombudsman Medan, Sabtu (10/3/2018) masyarakat akan mengurus saat sudah mendesak.
,
“Uruslah saat belum butuh. Karena banyak warga yang mengurus pas lagi butuh sehingga terburu-buru minta siap. Malah tiap hari seluruh ada saja yang marah-marah dan kami sudah berupaya menyelesaikannya dengan bekerja selama 24 jam. Kami juga punya program dan anggaran rekaman keliling,” katanya.
.
Ia menyebutkan, Pemerintah Kota (Pemko) Medan mendapat jatah blanko e-KTP dari Kementerian Dalam Negeri (Kemndagri) sekitar 30.000-an blanko. Jumlah itu, ucapnya, siap mencukupi kebutuhan e-KTP masyarakat Kota Medan.
.
Sumber : http://www.medanbisnisdaily.com/m/news/online/read/2018/03/10/28511/disdukcapil_209_000_warga_medan_belum_rekam_e_ktp/