Dalam mengantisipasi banyaknya jumlah peserta di hari terakhir program tax amnesty periode II, kantor pelayanan pajak (KPP) membuka layanan hingga tengah malam. Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat Ditjen, Pajak Hestu Yoga Saksama mengungkapkan, pada hari terakhir ini seluruh KPP yang ada akan membuka pelayanan hingga pukul 24.00WIB. . “Kami sampai jam 24.00WIB, sampai tahun baru di sini kita. Itu semua kantor pajak,” ungkap Hestu saat berbincang dengan detikFinance di Kantor Pusat Ditjen Pajak di Jalan Gatot Soebroto, Jakarta Selatan, Sabtu (31/12/2016). . Hestu mengatakan, layanan pajak di hingga tengah malam tersebut akan diprioritaskan bagi wajib pajak yang mengikuti program tax amnesty secara pribadi, maupun dari luar Jakarta. . “Jadi misalnya dia (wajib pajak pribadi) datang jam 8 malam, jam 9 malam, masih tetap akan kita layani. Batasnya jam 12 malam pokoknya,” terang Hestu. . “Intinya, untuk wajib pajak pribadi yang datang langsung dan yang wajib pajak terdaftar di luar Jakarta silahkan saja (datang), enggak ada batasan,” lanjut dia. Sedangkan untuk para kuasa dari wajib pajak, akan dibatasi hingga 1.000 antrean. Selebihnya, kata Hestu, dapat pergi KPP Pratama yang ada. Itu dilakukan untuk menghindari jumlah peserta yang hanya terpusat di Kantor Pusat. . “Jadi orang enggak perlu harus nunggu jam 9 baru datang, tapi jam 4 baru dilayani, kalau antreannya sudah 600 kan, ya jam 4 baru bisa dilayani. Makanya kita minta mereka ke KPP. Jadi kita tetap minta kalau (antrean) sudah di atas 1.000, untuk pergi ke KPP,” tuturnya. [Detik.com

Dalam mengantisipasi banyaknya jumlah peserta di hari terakhir program tax amnesty periode II, kantor pelayanan pajak (KPP) membuka layanan hingga tengah malam.

Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat Ditjen, Pajak Hestu Yoga Saksama mengungkapkan, pada hari terakhir ini seluruh KPP yang ada akan membuka pelayanan hingga pukul 24.00WIB.
.
“Kami sampai jam 24.00WIB, sampai tahun baru di sini kita. Itu semua kantor pajak,” ungkap Hestu saat berbincang dengan detikFinance di Kantor Pusat Ditjen Pajak di Jalan Gatot Soebroto, Jakarta Selatan, Sabtu (31/12/2016).
.
Hestu mengatakan, layanan pajak di hingga tengah malam tersebut akan diprioritaskan bagi wajib pajak yang mengikuti program tax amnesty secara pribadi, maupun dari luar Jakarta.
.
“Jadi misalnya dia (wajib pajak pribadi) datang jam 8 malam, jam 9 malam, masih tetap akan kita layani. Batasnya jam 12 malam pokoknya,” terang Hestu.
.
“Intinya, untuk wajib pajak pribadi yang datang langsung dan yang wajib pajak terdaftar di luar Jakarta silahkan saja (datang), enggak ada batasan,” lanjut dia.

Sedangkan untuk para kuasa dari wajib pajak, akan dibatasi hingga 1.000 antrean. Selebihnya, kata Hestu, dapat pergi KPP Pratama yang ada. Itu dilakukan untuk menghindari jumlah peserta yang hanya terpusat di Kantor Pusat.
.
“Jadi orang enggak perlu harus nunggu jam 9 baru datang, tapi jam 4 baru dilayani, kalau antreannya sudah 600 kan, ya jam 4 baru bisa dilayani. Makanya kita minta mereka ke KPP. Jadi kita tetap minta kalau (antrean) sudah di atas 1.000, untuk pergi ke KPP,” tuturnya.
[Detik.com

MedanTalk: Talk of the Town, Berita Cerita Kota Medan selalu di Medan Talk

View in Instagram ⇒

Follow our social media: Instagram, Facebook & twitter @MedanTalk untuk berita dan cerita Kota Medan

Leave a Reply