Dephub: Kuala Namu Selesai Juli 2011

Dephub: Kuala Namu Selesai Juli 2011

kuala namu progressPemerintah Pusat melalui Departemen Perhubungan (Dephub) Republik Indonesia menargetkan pembangunan Bandar Udara (Bandara) Kuala Namu selesai pada Juli 2011. Demikian disampaikan Ketua Komisi D DPRD Sumut H Ajib Shah, usai bertemu Dirjen Perhubungan Udara di Jakarta.

Menurut Ajib, kedatangan Komisi D DPRD Sumut ke Dephub pada Rabu 25 November 2009 untuk konsultasi percepatan pembangunan Bandara Kuala Namu. Kepada Komisi D DPRD Sumut, Dirjen Perhubungan Udara Heri Bakhti menyampaikan Dephub tetap konsen menyelesaikan pembangunan Bandara Kuala Namu.

Target realisasi, ungkap Heri, pada 2010 pembangunan Bandara Kuala Namu sudah harus 80 persen dan 20 persen finishing di 2011 sehingga Juli 2011 Bandara Kuala Namu sudah dioperasionalkan.

Tapi jangan senang dulu. Ternyata pemerintah baru memberikan anggaran sebesar Rp 600 miliar dari anggaran yang diusulkan sebesar Rp 2 triliun untuk pengerjaan pembangunan Bandara Kuala Namu di tahun 2010. Artinya, masih ada kekurangan anggaran sebesar Rp 1,4 triliun. Padahal, untuk finishing di tahun 2011 masih dibutuhkan lagi anggaran sebesar Rp 1 triliun.

Penjelasan ini membuat anggota DPRD Sumut, Analisman Zalukhu pesimis. Dengan uang hanya sebesar itu, pencapaian target seperti yang disampaikan Heri, menjadi mustahil. “Jika melihat kondisi di lapangan yang sudah kami tinjau langsung, dengan anggaran sebesar Rp 600 miliar lebih itu, apa yang bisa dilakukan untuk menyelesaikan pembangunan bandara tersebut,” ujar Analisman.

Komisi D meminta pemerintah pusat melalui Dephub agar dapat mengalokasikan kekurangan anggaran sebesar Rp 1,4 triliun yang dibutuhkan untuk pengerjaan di tahun 2010, agar apa yang telah diprogramkan dapat terealisasi.

Kalau begini ceritanya, bandara baru di Sumatera Utara masih sekadar mimpi namanya. (Sumber: Analisa/ Foto: hangkesturi.blogspot)

0
Like
Save

Comments

nida says:

semoga segera selesai dan bermanfaat untuk semua!

sumitro says:

Jika proyek terkendala yang di akibatkan diantaranya oleh makhluk2 gaib disekitar bandara kuala namu, bisa minta bantuan Bp. Edi Prawita yang beralamat di Jl. Binjai KM 11,5 / Jl. Sukabumi Lama Gg. II. HP. 0812-6542756, karena sudah sering melakukan pemindahan makhluk gaib dari satu tempat ke tempat lain. Untuk membuktikannya silahkan menghubunginya …………

Romi Agus says:

Pemerintah jangan hanya bisa memberikan angin surga dengan memberikan kalkulasi teknis dengan tidak mempertimbangkan alasan lapangan, prosedure atau perundang2an ( Perda No.2 tahun 2011) yang menghambat pembangunan Bandar udara Medan Baru kualanamu,
Dan Masyarakat Samatera Utara meminta kepada Pihak Pemerintah pusat kepada Dephub cq Dirjend Perhubungan Udara dan para anggota DPRD komisi D Sumatera Utara harus segera mempercepat pembangunan bandar udara tersebut yang merupakan angan-angan dan dambaan Masyarakat Sumut.
Baik itu masalah Kekurangan Anggaran Pembangunan Tersebut dan masalah teknis lapangan yang selama ini menghambat proses structur pembangunan lebih cepat diselesaikan ( masalah Prosedur, izin penambangan Tanah dan Pasir ) kepada pihak Pemkab. Deli Serdang sesuai apa tidak….?
kalau cerita pembangunan Proyek bandar udara Medan Baru kualanamu dapat diselesaikan itu hanya kira-kira saja atau angan-angan atau ramalan yang setiap tahun dilontarkan baik itu oleh Pejabat pusat maupun daerah tetapi Bandara Kualanamu belum siap juga …..
hal ini sebetulnya disebab kan oleh :
1. Anggaran yang kurang deras kucurnya.
2. Terlalu Banyaknya Prosedur yang dibuat-buat ( baik izin maupun yang lainnya )
3. dan lain-lain.
jadi merilah kita memberikan persefsi yang satu Bandara Kualanamu harus cepat diselesaikan tanpa ada unek-unek dibelakangnya.

Ratna Sari says:

Sudah sekian lama semua rakyat Medan menunggu persiapan projek mega ini tetapi sampai hari in pun belum siap2 lagi.

Silakan Berbagi / Komentar

%d bloggers like this: