Lembaga pengawas nuklir PBB kembali “mendesak” Iran untuk menghentikan program nuklirnya, Jumat (27/11). Kali ini lembaga itu sudah didukung 25 negara yang siap untuk mengeluarkan resolusi penghentian proyek pengayaan uranium Iran.

Namun Iran tetap berkeras. Bahkan perwakilan Iran di lembaga tersebut, Ali Asghar Soltanieh, menegaskan kepada International Atomic Energy Agency (IAEA) bahwa negerinya tak akan menghentikan program nuklir damainya dan telah siap untuk menghadapi semua tekanan, resolusi, sanksi-sanksi, bahkan terhadap kemungkinan
serangan militer.
Iran berargumen bahwa program nuklir yang mereka lakukan ditujukan untuk tujuan damai dengan membangun jaringan rekator nuklir demi memenuhi kebutuhan energi dan pertumbuhan populasi di negerinya. Sementara Amerika Serikat dan sejumlah negara lainnya sangat yakin bahwa program nuklir Iran adalah untuk mengembangkan senjata nuklir.
Resolusi IAEA mengkritisi Iran atas pengabaian negara itu terhadap Dewan Keamanan PBB mengenai “ban” pengayaan uranium yang biasanya dipakai dalam pembuatan senjata nuklir sekaligus kepentingan pembangkit energi. (BS/Yahoo)
Popularity: 1% [?]
RSS Feeds
Twitter
Facebook
E-Mail












