KONTRAK harga emas sudah mengalami penurunan selama dua hari berturut-turut di London. Pemicunya, penguatan dollar memangkas permintaan emas sebagai investasi alternatif.
Sekadar informasi, dollar perkasa ke level paling kuat dalam dua minggu terakhir versus euro seiring kecemasan investor kalau krisis utang Eropa akan kian memburuk.
“Sepertinya, penguatan dollar yang menyebabkan harga emas sedikit terkoreksi,” jelas Daniel Briesemann, analyst Commerzbank AG. Kendati begitu, dia tetap optimistis harga emas akan tetap naik. Sebab, “Tingkat permintaan emas masih relatif tinggi,” tambahnya.
Catatan saja, pada pukul 10.49 waktu London, kontrak harga emas untuk pengantaran cepat turun 0,4% menjadi US$ 1.818,47 per troy ounce. Pada 23 Agustus lalu, harga emas sempat mencetak rekor baru di posisi US$ 1.913,50.
Sepanjang Agustus lalu, harga emas sudah melonjak 12%, bulan performa terbaik emas sejak November 2009. Sementara, kontrak harga emas untuk pengantaran Desember turun 0,6% menjadi US$ 1.821,50 di Comex, New York. (Sumber: Kontan)
Popularity: 1% [?]
RSS Feeds
Twitter
Facebook
E-Mail












