Medan – Juara bertahan, China, gagal meraih hasil sempurna dalam pertandingan pendahuluan Kejuaraan Bolabasket Asia U-18 Kelompok Putri XIX-2008 Level I. Setelah memenangi empat laga terdahulu, China akhirnya terjungkal 71-87 (32-46) saat menghadapi Jepang pada penampilan kelima mereka di GOR Angkasa Lanud, Polonia, Medan, Kamis (6/11).
Kekalahan itu memang tak berpengaruh terhadap langkah China yang telah lebih dulu memastikan tempat di semifinal. Namun tim Negeri Tirai Bambu yang sebelum pertandingan lebih dijagokan bakal memetik kemenangan itu, gagal mempertahankan kedudukannya di puncak klasemen dan tergeser ke posisi kedua dengan nilai 9 dari 5 lagi.
Sebaliknya, Jepang yang sebelumnya hanya membayangi China dari posisi kedua, kini menjadi pemuncak klasemen akhir. Tim Negeri Matahari Terbit itu mengoleksi nilai 10 dari lima kali bertanding tanpa kalah.
Meski didukung materi pemain yang rata-rata berpostur lebih jangkung, China tampak kesulitan menghadapi Jepang sejak awal pertandingan. Permainan cepat dan akurasi shooting lebih akurat yang diperagakan para pemain Jepang membuat Chenrui Zhang dan kawan-kawan kewalahan.
Di kuarter I, China sempat tercecer enam bola, 16-18. Kuarter kedua pun kembali dimenangi Jepang 18-16. Meski pada 10 menit kuarter III tim asuhan Li Yaguang tersebut berbalik unggul 22-18, namun itu ternyata menjadi akhir dari perlawanan keras mereka. Di kuarter IV (terakhir), Jepang yang kembali tampil garang, tanpa ampun menyudahi perlawanan China 23-17, sehingga keluar sebagai pemenang dengan skor total 87-71.
“Para pemain Jepang tampil sangat bagus dalam pertandingan ini. Mereka memang pantas menang. Kami sebenarnya sudah melakukan persiapan yang baik menjelang laga ini. Tapi sayang, kami kurang beruntung,” komentar pelatih China, Li Yaguang, usai pertandingan.
Pelatih Jepang, Tatsushi Isshiko, mengaku kaget dengan hasil yang dipetik tim asuhannya. Tetapi menurutnya, itu baru hasil laga pendahuluan yang belum menentukan. “Untuk meraih hasil maksimal dalam event ini, kami tentu akan berupaya tetap bermain baik pada pertandingan dua pertandingan selanjutnya (semifinal dan final-red),” tambahnya.
Pada pertandingan lain di Level I, kemarin, Korea Selatan (Korsel) menang besar 108-52 (48-29) atas tim lemah, India, dan Taiwan menekuk Malaysia 91-50. Hasil itu menempatkan Korsel di posisi ketiga klasemen akhir, Taiwan dan Malaysia di urutan keempat dan kelima.
Di semifinal, Sabtu (8/11) besok, China akan menghadapi Korsel, sedangkan Jepang ditantang Taiwan.
Sementara itu, dalam lanjutan pertandingan di Level II, tim tangguh Kazakhstan memetik kemenangan 81-74 atas Thailand dan Hong Kong menjinakkan tim “langganan kalah”, Singapura, dengan skor 75-70.
Kazahkstan kini mengambilalih puncak pimpinan klasemen sementara Level II, melangkahi posisi Thailand dan Filipina. Tim negara pecahan Uni Soviet itu mengoleksi nilai 6 hasil tiga laga tanpa kalah, sama dengan jumlah nilai yang dikumpulkan Filipina.
Dengan demikian, peluang Kazahkstan untuk mendampingi Filipina ke partai play-off melawan dua tim papan bawah Level I, kian terbuka. Hasil lengkap pertandingan Kamis (6/11); Level I: Korsel vs India 108-52, Jepang vs China 87-71, Taiwan vs Malaysia 91-50. Level II: Hong Kong vs Singapura 75-70, Kazakhstan vs Thailand 81-74.
Jumat (7/11) ini mulai pukul 11.00 WIB, digelar tiga pertandingan di Level II mempertemukan Kazahstan dengan Filipina, Hong Kong kontra Indonesia dan Thailand versus Singapura.
Popularity: 1% [?]
RSS Feeds
Twitter
Facebook
E-Mail












