Dua Anak Medan Dikirim ke Olimpiade Sains Internasional

Dua Anak Medan Dikirim ke Olimpiade Sains Internasional

MEDAN – Dua pelajar Medan secara meyakinkan berhasil menyingkirkan ratusan pelajar lain se-Indonesia demi mendapat tiket dalam tim Indonesia yang akan diberangkatkan mengikuti ajang olimpiade sains internasional.Keduanya, Adrian akan berangkat ke ajang Internasional Physics Olympiad (IPO) di Estonia 15-24 Juli 2012 dan Leonard akan mengikuti ajang International On Astronomy and Astrophysics (IOAA) di Brazil pada 4-14 Agustus 2012.

Adrian dan Leonard, keduanya siswa Yayasan Perguruan Sutomo Medan adalah peraih medali emas dalam Olimpiade Sains Nasional (OSN) 2011.

Karena itu,kedua siswa Yayasan Perguruan Sutomo Medan ini patut berbangga, karena berhasil menyingkirkan ratusan pelajar di Tanah Air.

Kepada Seputar Indonesia, Adrian dan Leonard mengatakan tidak melakukan persiapan khusus, selain serius membahas simulasi soal-soal yang akan dipertandingkan. “Masih terus latihan membahas soal-soal. Baik di rumah, maupun disekolah,” ujar keduanya.

Sebelum berangkat, Adrian dan Leonard akan dipersiapkan secara khusus dalam karantina selama sebulan di Jakarta. Bersama anggota tim lain yang akan berangkat, keduanya akan dilatih cara menyelesaikan dan memecahkan soal-soal yang kemungkinan ditanyakan di ajang olimpiade tersebut.

Menurut keduanya, persaingan mendapatkan medali emas tidak mudah. Untuk olimpiade fisika, peserta asal China merupakan pesaing terberat. Sedangkan untuk astronomi, Korea, China dan India merupakan pesang terberat.

“Tetapi bukan berarti kami tidak bisa. Kami berusaha agar bisa dapat emas,” kata Adrian.

Selain keilmuan, mental mereka juga dipersiapkan. Selama ini, keduanya berusaha menciptakan suasana santai dan tenang agar ilmu yang dipelajari mudah diserap otak. Plus, dukungan keluarga sebagai pendorong semangat.

Proses seleksi yang sudah mereka lalui juga tak mudah. Adrian dan Leonard harus menyingkirkan pelajar lain yang masuk dalam seleksi tim Indonesia. Padahal, seluruhnya adalah peraih medali dalam OSN.

Bagi Adrian, prestasi ini merupakan yang pertama. Namun, bagi Leonard sudah yang kedua kalinya. meski tahun lalu Leonard pulang dari ajang International Astronomy Olimpyad di Kazakhstan dengan tangan hampa.

Kini keduanya sedang mempersiapkan diri untuk membuktikan kemampuan mereka kepada dunia bahwa pelajar Medan layak diperhitungkan.

0
Like
Save

Comments

Silakan Berbagi / Komentar

%d bloggers like this: