Iran agaknya semakin mempertajam dirinya. Sehari setelah pengisian bahan bakar reaktor nuklir Busher untuk segera diaktifkan, kini Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad meresmikanpesawat pembom tak berawak pertama
buatan dalam negeri, Minggu (22/8).
Pesawat pembom yang dijuluki “ambassador of death (duta kematian)” untuk musuh-musuh Iran itu, berukuran panjang 4-meter. Dapat mengusung sampai empat rudal jelajah dan kemampuan jangkauan terbang sampai 620 mil (seribu kilometer), menurut laporan TV Iran. Walau pun cukup mengejutkan namun drone itu tidak cukup jauh untuk bisa mencapai Israel.
“Jet itu, juga sebagai duta kematian bagi musuh-musuh kemanusiaan, membawa pesan utama perdamaian dan persahabatan,” kata Ahmadinejad
pada upacara peresmian, yang jatuh pada hari nasional Iran untuk industri pertahanannya.
Tujuan pesawat bernama “Karrar” (striker) itu adalah untuk “membuat musuh lumpuh di basisnya,” dengan mengedepankan operasi pencegahan dan defensif.
Iran meluncurkan program pengembangan senjata selama perang Iran-Irak (1980-1988) untuk mengimbangi embargo senjata AS. Kini Iran sudah mampu memproduksi tank, APC – Armored Personnel Carrier (kendaraan lapis baja pengangkut personel), misil dan bahkan pesawat tempur.
Pada Jumat lalu, Iran juga melakukan uji tembak sebuah bahan bakar cair rudal permukaan-ke-permukaan cair, Qiam-1, yang dilengkapi sistem pemandu lanjutan.
Nah, bagaimana dengan indsutri kesenjataan dan alutsista Indonesia? * (foto: Reuters/Dailymail.co.uk)
Popularity: 2% [?]
RSS Feeds
Twitter
Facebook
E-Mail













lorent ngl Says:
iran tambah maju n tambah sombong dgn tech merka, tp hati2 lho menggunakanny bisa2 jd senjata makan tuanny xixixixi
Posted on August 23rd, 2010 at 11:51 AM