Kalangan industri memutuskan tetap beroperasi meski ada anjuran menghentikan pemakaian listrik selama sejam, Sabtu (26/3/2011). Kegiatan dalam rangka perayaan hari bumi (Earth Hour) ini tak mungkin dipenuhi industri, mengingat ada pabrik yang tak mungkin menghentikan operasional.
“Asosiasi tidak ada melayangkan surat edaran, tapi kita sudah menganjurkan secara lisan kepada industri. Hanya saja, ada industri yang tak mungki mematikan mesinnya, selama operasi,” ucap Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) SUmut Parlindungan Purba, di Medan, Jumat (25/3).
Menurut Parlindungan, hari Sabtu umumnya industri tidak full bekerja secara penuh dan ini bisa dimanfaatkan untuk memadamkan listrik bagi industri yang berkenan. Yang pasti, sambung dia lagi, industri tidak dirugikan atas anjuran ini.
“Jangan sampai ada kerugian bagi industri, jika ada pabrik yang mau padamkan listrik sebab ini bukan suatu keharusan,” katanya.
Johan Brien, manager PT Sinar Oleochemical mengatakan, adalah suatu hal mustahil memadamkan listrik pabrik selama bekerja, terutama industri yang memakai tenaga listrik selama 24 jam penuh setiap hari.
“Sebab, ada pabrik untuk menghidupkan dan memanaskan mesin boilernya saja perlu dua hari seperti CPO, olein. Jadi gak mungkin dimatikan. Kalau ada sekalian perawatan mesin, listrik dimatikan, mungkin tak masalah,” katanya.
Johan berpendapat, industri tidak akan keberatan memadamkan listrik selama sejam sepanjang ada kesepakatan bersama, dan diatur lewat keputusan pemerintah.
Popularity: unranked [?]
RSS Feeds
Twitter
Facebook
E-Mail












