4
February , 2012
Saturday
Pamera mobil
macanlink-web-600px
blackberry shop
kartu diskon
kost modern medan
macan delivery
<< >>

Ekspedisi Tabur Abu Hillary di Everest Dibatalkan

Posted by Baday| Medan Talk On April - 10 - 2010

Rencana untuk menabur abu Edmund Hillary – orang pertama mencapai puncak Everest- terpaksa dibatalkan. Alasannya, para pendeta Buddha di Nepal memperingatkan bahwa tindakan itu akan membawa sial.

Rencana penaburan abu itu digagas Apa Sherpa, pemegang rekor dunia 19 kali mencapai puncak Everest. Ia berharap tindakan itu merupakan penghormatan terhadap Edmund Hillary yang telah memberikan kontribusi besar terhadap masyarakat Sherpa – suku yang mendiami wilayah Pegunungan Everest yang sering menjadi pemandu bagi pendakian ke puncak tertinggi dunia itu.

Tapi pada Jumat (8/4), penyelenggara ekspedisi penaburan abu oleh Apa Sherpa itu mengatakan mereka telah memutuskan untuk membatalkan rencan tersebut atas saran dari para sherpa, orang-orang Buddha yang memuja Gunung Everest sebagai tempat suci.

Edmund Hillary dan Tenzing Norgay Sherpa mencatat sejarah pada 29 Mei 1953, sebagai orang pertama yang berdiri di puncak puncak 8.848 meter (29.028 kaki) Gunung Everest.

Sebagian besar abu Hillary ditebar di laut lepas Auckland di Selandia Baru sebagai kota asalnya, setelah ia meninggal dunia pada 2008 dalam usia 88
tahun. Penebaran abu di laut itu sesuai dengan keinginannya yang tertera dalam bukunya, “Lihat View from the Summit”.

Namun tak semua abu jenazahnya yang ditabur di laut, sebagaian diberikan pada komunitas Sherpa yang ditempatkan di sebuah biara Buddha kecil di
desa Kunde.

Setelah pembatalan penaburan abunya di puncak Everest, kemungkinan abu akan ditabur di taman yang sedang dibangun untuk memperingati pendaki gunung paling terkenal di dunia itu dekat desa Khumjung, persis di bawah bayangan gunung yang pernah ia taklukkan.* (AFP/YN)

Popularity: 1% [?]

Berita Cerita Berkaitan

You can skip to the end and leave a response. Pinging is currently not allowed.

Silakan Berikan Komentar




Copyright by: MedanTalk.com | SiteMap | Twitter | Facebook | Contact | Supported by: MedanKu | Macan Group | All rights reserved Worldwide.